
Matahari pagi semakin tinggi,membuat Jingga terbangun dilihat pria yang tidur disampingnya masih tertidur pulas.dan guling sebagai pemisah masih ditempatnya, tidak ada adegan mesra yang mengejutkan untuk pagi ini mungkin perasaan sedih tadi malam membuat jingga berpikir cuek dan ngak peduli mencoba menerima nasib.
Masuk kamar mandi membersihkan muka gosok gigi lalu mandi selesai mandi dilihatnya Lucas masih tertidur pulas tidak ada niat untuk membangunkan pria entah kenapa dia merasa kesal.
Turun tangga berjalan menuju meja makan menyantap sarapan roti dan bebagai macam selai seperti biasanya.
Ini kenapa tiap hari sarapannya roti sih.kenapa gak nasi goreng nasi uduk atau bubur ayam.
Memikirkan semua makanan itu membuat jingga menelan air liurnya.Sudah lama dia tidak sarapan dengan makanan makanan itu setiap hari sarapan selalu roti.setelah kehidupannya berubah kebiasaan makan Jingga yang dulu mewah menjadi merakyat.
Lucas menuruni tangga sambil mengancingkan lengan bajunya.seperti biasa terlihat tampa tanpa cela.setiap pagi Jingga selalu di suguhkan dengan pemandangan indah itu.
Sejenak dia sadar dan membuatnya kesal gadis itu memakan roti ditangannya dengan tidak berselera.
melihat Jingga yang bersikap aneh Lucas penasaran.
"lo kenapa pagi pagi pasang wajah serem kayak gitu ? tanya Lucas.
"Serem.lo itu yang Serem," gerutu jingga pelan.
"Kalau ngomong yang keras," ucap Lucas sambil mengoles selai di rotinya.
"Gak papa."ucap Jingga malas.
"Kamu gak kuliah ?" tanya Lucas
__ADS_1
"Kuliah."
"kamu kenapa sih ? dari tadi ditanya jutek banget." Lucas mulai kesal dengan setiap jawaban Jingga yang cuek.
"gak papa."
"Setelah selesai kuliah langsung pulang ?"
"iya."
"Jangan coba coba lepas itu cincin." ancam lucas
"iya tau.gag harus diingetin tiap hari kali." ucap Jingga kesal.
Lucas mulai kesal beranjak dari duduknya .Dia harus berangkat kerja pagi ini dia ada meeting dan tidak bisa meladeni jingga yang entah kenapa seakan merah padanya.
"apa tuan ada masalah ?"
"Aku gak ngerti sama wanita.gak tau aku salah apa.tiba tiba marah ." Lucas mengomel panjang.
melihat tuannya mengomel panjang membuat Jimmy tersenyum.baru pertama kali dia melihat Lucas yang biasanya dingin tanpa ekspresi bisa mengomel panjang.
dan Jingga tanpa menunggu lama langsung berangkat kuliah hari ini gadis itu ada kuliah pagi.berangakat seperti biasa sopir yang selalu mengantarnya dan menunggunya dan kalah penting terus mengawasinya.
Sesampainya di kampus gadis itu langsung masuk kelas.tak selang berapa lama sahabatnya riva datang dan menghampirinya.
__ADS_1
"Nanti pulang kuliah main ke kosanmu ya ?" ucap Riva
"Gak kosan ku jelek." jingga mencoba mencari alasan
"emang kosanmu yang lama bagus ? kamu kenapa sih ? ada yang kamu sembunyikan dari ku ya ? tanya Riva penasaran.
"Nggak."jawab jingga gugup.
"Terserah kamu deh oh ya kamu mau ngomong penting sama kamu "
"Ngomong apaan ? "
"Della hamil ? "
"Serius kamu ?" tanya Jingga tidak percaya.
"Iya kemarin, aku lihat dia ke apotik depan dan dia beli tespek ?" ucap riva mengebu gebu
"Ngarang kamu ah ? siapa tau di ngebeliin kakaknya atau temennya.
"Dasar bego kakak Della itu cowok,ngapain juga cowok pakek tespek."
"Iya juga ya." ucap Jingga sambil tertawa.
"Jangan jangan itu anaknya ilang."
__ADS_1
mendengar kata Gilang sontak wajah Jingga terlihat muram, nama Gilang mengingatkanya tentang luka lamanya.
"Ah udah lah gag usah ngurusin orang gak penting." Jingga mencoba mengehntikan pembicaraan itu dia tidak ingin berurusan lagi dengan dua orang yang sudah menghianatinya.