CEO Dingin Yang Bucin

CEO Dingin Yang Bucin
Benda ini


__ADS_3

Sudah 20 menit Jingga dan Lucas duduk dibawah pohon.menikmati udara sejuk.Jingga sudah bisa menerima ada sosok pria yang sedang duduk bersandar dipundaknya, dia sendiri tidak tau kenapa dia merasa nyaman apalagi pemandangan sekitar yang hijau membuat matanya segar.


Dan Lucas masih tetap menikmati apa tang sekarang dia lakukan baru pertama dia bersandar pada orang lain.apalagi ini wanita sosoknya yang dingin sejak kecil membuatnya susah bergaul dia lebih suka menyendiri dia mencoba mengenang masa lalu di rumah kayu dibelakangnya.


Dulu waktu kakaknya masih hidup dia sering bermain disini.entah bermain bola atau sekedar bermain kejar kejaran bersama kakaknya meninggalnya Hiro membuat Lucas terpuruk dia merasa tidak dapat hidup tanpa kakaknya kalau saja gadis disampingnya tidak menolongnya mungkin Lucas akan melakukan kesalahan fatal.


Lucas mengangkat kepalanya mencoba bangun duduk tegak.dirogohnya saku celananya dan mengeluarkan benda dan memberikannya pada Jingga .


sontak gadis itu terkejut.


"Ini ,"ucap jingga lirih


"Ya, aku mau balikin kepemilikannya."


Jingga masih diam tidak bisa berkata kata dia masih tidak menyangka gantungan bintang miliknya ada ditangan Lucas.Gadis itu ingat gantungan kunci itu dibelikan ayah dan itu benda kesayangannya.Jingga kehilangan benda itu saat SMP.


"Kenapa benda ini ada ditanganmu ,"tanya Jingga masih tidak percaya.


"Kamu ingat pernah nolong pria yang mau bunuh diri di jembatan ?"


Jingga mencoba mengingat ingat berpikir sejenak dan sekarang dia ingat mencoba melihat tangannya.

__ADS_1


Bekas luka ini.


Jingga terus memandang bekas luka ditangannya.dia samar samar mengingat bekas luka ditangannya karena dia menolong seorang pria yang mau bunuh diri.


Lucas melirik Jingga menghela nafas berat, melihat bekas luka Jingga mengingatkannya saat terpuruknya.


"Itu aku," jawab Lucas


Sontak mata Jingga terbelalak tidak percaya bagaimana bisa pria yang dia tolong saat itu sekarang ada didepannya.


"Aku mau berterima kasih kalau saja waktu itu kamu nggak nyelametin aku, mungkin aku sekarang udah mati saat itu adalah saat terpuruk bagiku, kakakku meninggal karena kecelakaan.dan aku gag bisa hidup tanpa kakak," ucap Lucas pandangannya dingin kedepan .


Terlihat dari matanya memendam kesedihan.


"Dari mana kamu tau kalau benda ini milikku ? " tanya Jingga


"Kanu ingat waktu pertama kita bertemu waktu lo mabuk."


Flasback on


Club besar dikota X merupakan club besar yang sangat terkenal dan hari ini pemilik club berkunjung hanya sekedar untuk melihat hampir seluruh kota tau club itu milik Lucas arkana putra orang kaya yang bisa membeli apa saja yang dia mau.dan bisa menghancurkan apa saja yang membuat masalah dengannya.

__ADS_1


"Brukkk ." seorang wanita menabrak Lucas.


Berani sekali wanita bodoh ini.


Wanita itu mabuk barat dan tidak sadar dengan apa yang dilakukan semakin berani menyentuh Lucas.saat lucas mau mendorong wanita itu lucas menarik tanganya sontak dia kaget tidam percaya


Bekas luka ini.jangan jangan dia...


Dan mata lucas langsung tertuju pada tas wanita itu.


Gantungan bintang ini..


Lucas tidak percaya dengan apa yang dia lihat sekarang dia diam saat wanita itu meraba raba tubuhnya dia seolah tidak peduli dia masih diam berpikir mencoba mengingat ingat wajah gadis itu.


Ya dia sudah dewasa sekarang.


"Hweeeeeek," gadis itu memuntahkan semua isi perutnya ketubuh lucas dan menyadarkan lucas dari lamunannya.


Tanpa basa basi lucas mengendong keluar menuju mobilnya dan membawanya kehotel miliknya.Menyuruh Jimmy mencari tahu siapa gadis ini sebenarnya.


saat Jimmy memberika dokemen berisi informasi wanita itu lucas tersenyum tipis

__ADS_1


"Matahari jingga nama yang bagus,"ucap Lucas pelan.


__ADS_2