
"Bukanya kamu di kota Y sama Tsania ?" Tanya Jingga sedikit ketus.
Lucas hanya menganggukkan kepalanya mendengar pertanyaan Jingga dan langsung memeluk Jingga.
Jingga yang masih memendam rasa kesal,mencoba menjauhkan tubuh Lucas dari tubuhnya.Tapi sayang Lucas semakin mempererat pelukannya.
"Diamlah sebentar,rasanya aku hampir mati satu hari ini tidak bertemu dan mendengar suaramu." Ucap Lucas lirih.Rasanya Lega setelah bertemu dengan gadis yang sangat dirindukannya.
"Owh,aku kira kamu lupa." Jawab Jingga ketus.
"aku sangat merindukanmu." Lucas melepas pelukannya dan menatap Jingga.Tapi Jingga membuang muka,saat ini dia masih kesal dengan Lucas.
"Terus kemana aja tadi sampai ngak bisa hubungi dan ngasih kabar istrinya ?"
"Maaf, tadi di sana aku benar-benar sibuk.Dan tidak sempat menelponmu."
"Segitu sibuknya ya? it's ok."
"Apa kamu marah ?"
"Ngak." Jawab Jingga cuek.
Melihat Jingga sedang merajuk terlihat mengemaskan.Lucas mencubit mesra kedua pipi istrinya.
"Kenapa kamu begitu mengemaskan."
__ADS_1
"Lepaskan sakit." Ucap Jingga sambil tangannya menarik tangan Lucas dari pipinya.
Tanpa sadar Jingga pandangan Jingga tertuju pada bekas lipstik di kemeja putih yang dipakai Lucas.
"Ini apa ?" Tanya Jingga sedikit menekan,sambil menunjuk bekas lipstik dipakainya Lucas.
Lucas yang masih tidak mengerti dengan pertanyaan Jingga,mencoba melihat kemeja yang dipakainya.
Pria itu kaget dengan apa yang ada di kemeja putihnya.
Bekas Lipstik.Tunggu ? ini pasti ulah Tsania tadi.
Lucas teringat dengan kejadian di kota Y ketika dia berdebat dengan Tsania tadi.Tsania tiba-tiba memeluknya hingga meninggalkan bekas lipstik di kemejanya.
"Ini bekas Lipstik Tsania." Jawab Lucas dengan polosnya.
"Apa yang kalian lakukan di sana sampai kayak gitu ?" Tanya Jingga Kesal.
" Kita ngak ngapain-ngapain.Tadi Tsania tiba-tiba meluk aku, dan aku ngak tau kalau sampai ada bekas lipstik kayak gini." Lucas mencoba menjelaskan.
"Kalian berpelukan ?" Tanya Jingga kesal.
"Ngak, dia yang meluk aku."
"Sudahlah terserah,aku mau pulang." Jingga yang kesal dengan jawaban Lucas berjalan meninggalkan pria itu.
__ADS_1
"Tunggu." Teriak Lucas sambil berlari mengikuti Jingga.
Di rumah
Di dalam kamar Jingga merebahkan tubuhnya di atas ranjang,rasanya tubuhnya sangat lelah dia ingin segera tidur.gadis itu mencoba memejamkan matanya tapi bayang-bayang bekas lipstik di kemeja Lucas masih menganggu pikirannya.Gadis itu masih kesal dengan jawaban Lucas yang polos seakan tanpa dosa.
Dan Lucas baru keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang melingkar di pinggangnya menutupi sebagian bawah tubuhnya.
Melihat Lucas yang berpakaian seperti itu jingga menutupi matanya dengan kedua tangannya.
"Kenapa kamu telanjang ?" Teriak Jingga.
"Emang kenapa ? kamu harus terbiasa melihat aku begini." Ucap Lucas sambil tersenyum melihat tingkah Jingga.
"Cepat pakai baju."Perintah Jingga.
"ngak,aku mau tidur kayak gini." Lucas mencoba menggoda Jingga,pria itu berjalan mendekati Jingga yang masih menutup matanya sambil mencuri pandang ke arah Lucas.
Perlahan Lucas melepas handuk yang dipakainya.
"Aaaaaaa.Kenapa kamu melepas handukmu" Teriak Jingga.Melihat tingkah Jingga Lucas tertawa.
"Lihatlah aku pakai bokser, aku tidak telanjang." Ucap Lucas disela tawanya.
Mendengar Ucapan Lucas Jingga menurunkan tangannya dan melihat kearah Lucas.Gadis itu kesal karena Lucas sedang mengerjainya.
__ADS_1
"Ngak Lucu." Ucap Jingga merajuk sambil pura-pura tidur membelakangi Lucas.