CEO Dingin Yang Bucin

CEO Dingin Yang Bucin
Pulang


__ADS_3

Jingga terbangun karena alarmnya berbunyi,padahal hari ini dia tidak ada jadwal kuliah, semalam gadis itu lupa mematikan alarmnya.


Jingga beranjak dari tidurnya sambil mengangkat tangannya untuk meregangkan otot ototnya.dan gadis itu dikejutkan dengan sosok pria yang sedang duduk di kursi dekat jendela, Lucas yang sedang duduk sambil bermain ponsel. Jingga bahkan mengucek matanya untuk memastikan.


" Jadi gini penampilan lo kalau gue gak ada di rumah ? sana mandi ?" ucap Lucas yang membuat Jingga melotot.


Ini beneran dia !


Jingga pun melihat penampilannya yang bisa dibilang kurang baik, gadis itu memakai baju tidur terusan selutut berbahan cukup tipis tanpa lengan yang gak pernah dipakainya lagi setelah dia menikah karena bentuknya terlalu mengundang menurutnya.


Ditambah lagi dia tidak menggunakan bra dan juga rambut yang sudah kayak singa karena dia belum sempat mengikatnya.


Jingga segera masuk kedalam kamar mandi dengan sedikit membanting pintu.


Kok dia bisa di rumah ? kapan dia pulang ? kok aku ngak tau ?


Jingga merutuki diri sendiri akan kejadian hari ini, setelah 2 hari tidak bertemu kenapa dia harus bertemu dengan cara yang canggung begini.


Jingga keluar dari kamar mandi dengan tampilan yang lebih baik dan juga segar tentunya, dan Lucas masih tidak beranjak dari tempatnya masih asyik dengan ponsel ditangannya.


"Kamu ngak kuliah ?" tanya Lucas dingin tanpa menatap Jingga.


" Nggak, hari ini kamu libur. kapan kamu pulang ? "

__ADS_1


" Tadi malam ." jawab Lucas cuek


tadi malam ? dan udah dari tadi malam lihat penampilan gue yang horor tadi.


"Hari ini aku juga libur." ucap Lucas


Ini maksud dia apa nih bilang kayak gitu ? cuma buat informasi atau malah dia ngajak jalan ? kayaknya option kedua itu agak gak mungkin deh.


" Terus ?" tanya Jingga bingung


Jingga bisa melihat Lucas sempat melirik nya sekilas.


" kamu mau pergi ke mana hari ini ? aku akan mengantar kemana saja kamu mau."


" kebetulan gue mau beli buku."


"Ok gue tunggu dibawah." ucap Lucas sembari berjalan keluar dari kamar


Tunggu ! gue ngak lagi mimpi kan ?


Jingga menepuk pipinya mencoba percaya. gadis itu tersenyum kecil. dia senang Lucas pulang.


Tanpa menunggu lama gadis itu bersiap memakai riasan natural dan mengikat tinggi rambutnya kebelakang, memakai celana jeans dan kaos polos warna hitam, terlihat manis.

__ADS_1


Dengan cepat berjalan keluar kamar menuju garasi.


" Masuk ." suruh Lucas yang sedang duduk didalam mobil dikursi kemudinya.


" Jimmy gag ikut." tanya jingga polos sambil jarinya menunjuk ke arah Jimmy yang berdiri tidak jauh dari mobil.


"Ngak." jawab Lucas dingin.


Cuek banget sih ini orang, kalau ngak ikhlas nganter mending gag usah deh. Dasar es batu.


" Duduk depan, gue bukan sopir." ucap Lucas menghentikan Jingga yang sedang membuka pintu belakang mobil.


Dengan malas Jingga membuka pintu dan duduk dikursi depan sebelah Lucas yang duduk dikursi kemudi.


Sumpah . Mending gue ngak keluar kalau dia dingin kayak es batu.


Flasback on


Lucas bergegas pulanh setelah mendengar kata kangen dari Jingga. Entah bagaimana dia seakan lupa tentang marahnya saat dia menerima telpon dari gadis yang di cintainya, apalagi mendengar kata kangen keluar dari mulut Jingga.


Dengan pelan dia membuka pintu kamar, matanya langsung tertuju pada gadis yang sedang tidur pulas di atas kasur.


Dengan langkah pelan berjalan mendekat, di pandangannya dalam-dalam wajah gadis yang sangat dirindukannya dibelainya lembut rambut Jingga dengan lembut dan mengecup kening Jingga dengan mesra.

__ADS_1


I miss you to


__ADS_2