Cinta Berjarak Lima Tahun

Cinta Berjarak Lima Tahun
Jika aku harus memilih


__ADS_3

"Kau belum tidur?"suara seorang pria mengagetkan pemuda Itu. Kendra mendekat ke arah pemuda itu.


"Apa kau gugup karena akan bertemu keluargamu, Faldi?"


"Iya Bang. Sudah tiga tahun aku tidak melihat mereka. Bagaimana keadaan Bang Gerry?"


"Kecelakaan itu membuatnya cacat. Meski sebenarnya ia bisa disembuhkan dengan terapi, tapi ia menolak karena merasa bersalah padamu. Ia terus menyewa orang untuk mencarimu. Hingga sekarang kamu biasa ditemukan." Kendra menghentikan ceritanya sebentar. " Kamu sendiri kenapa menghilang? Kenapa tidak memberi kabar kalau masih hidup?"


"Panjang ceritanya Bang. Aku jatuh ke jurang, dan aku tidak tahu apa yang terjadi. Saat bangun, aku sudah ada di rumah sakit di Singapura. Kata orang yang menolongku aku koma selama enam bulan. Beruntung tidak ada organ tubuhku yang rusak. Hanya ada luka pada wajah dan beberpa bagian tubuh yang lain serta gangguan pada syaraf ya g bisa dipulihkan dengan perawatan teratur. Aku memutuskan melakukan perawatan itu dan akan kembali jika sudah sembuh. Aku tidak menghubungi keluarga karena takut jika perawatan ku tidak berhasil makan hanya akan menambah beban keluarga. Orang yang menolongku yang sudah kuanggap seperti seorang ayah itu selalu memantau keluargaku Bang. Ia selalu menceritakan berita tentang keluargaku. Termasuk kegigihan Bang Gerry yang terus mencariku."


"Apa yang kau lakukan dengan wajahmu?"


"Luka diwajahku lumayan Bang. Ayah angkat memutuskan melakukan operasi plastik. Jadi ada beberapa bagian yang bentuknya berubah. Tap aku masih tampan kan Bang?" Faldi tersenyum.

__ADS_1


"Iya. Tapi aku jadi tidak bisa mengenalimu dengan tampilan barumu ini." Hanya bagian mata dan hidungmu yang tidak berubah. Jika kau pake masker, aku baru yakin kalau kau Faldi. Pipimu jadi lebih tirus dan bibirmu lebih tipis. Sekarang akan sangat mudah membedakan antar kau dan Gerry."


"Bukankah itu menyenangkan Bang. Tidak akan ada lagi cewek Bang Gerry yang mengejarku karena menyangka aku adalah kakakku yang playboy itu!"


Tapi cewekmu yang sekarang menempel padanya karena mengira dia adalah kamu . batin Kendra.


"Bang, kau bilang kakak sudah menikah ya? Aku penasaran cewek seperti apa yang bisa menaklukan kakakku itu"


"Dia cewek baik dan polos. Saking polosnya jadi sedikit bodoh sehingga gampang dibohongi. Dia terlalu baik hati sehingga menganggap semua orang itu baik dan tulus. Dia benar benar gadis yang patut dikasihani. " Ada kesedihan dalam suara Kendra.


"Bukankah seleramu juga sama? "


"Aku suka cewek yang lebih dewasa Bang. Yang mandiri dan tidak manja. Dan akau sudah menemukannya. Semoga ia masih menungguku."

__ADS_1


Kendra menatap penuh rasa kasihan pada Faldi.


Apa yang akan kau lakukan jika kau tahu cewek idamanmu sudah jadi milik kakakmu. Batin Kendra resah.


"Fal, jika kau harus memilih antar wanita itu dan kakakmu, mana yang kau pilih?"


"Bang Kendra ini, ngasih pertanyaan yang susah. Malas ah."


"Hidup tidak semulus yang kita mau Fal. Kadang kita dihadapkan pada pilihan yang sulit. Jika muncul pilihan seperti yang aku tanyakan, mana yang kau pilih? "


"Tergantung pilihannya Bang. Jika aku harus memilih antara hidup dan mati, maka aku lebih memilih menyelamatkan Bang Gerry, lalu aku akan mati bersama kekasihku. Jika aku harus memilih siapa yang harus aku bahagiakan. Aku ingin mereka berdua bahagia Bang."


'Meski kau menderita demi kebahagiaan mereka?"

__ADS_1


Faldi mengangguk. Tiba tiba ia merasakan ada yang sakit jauh di dalam lubuk hatinya.


__ADS_2