
Pagi ini tepat jam 8.00 am elmas dan bayi nya telah di pindahan di ruangan VVIP agar mudah di jenguk oleh para keluarga nya. Sean dan erlan yang menunggu bangun nya elmas dan si baby kecil nya dengan mengerjakan beberapah pekerjaan.
Erik yang baru bangun dari tidur nya segera bangun dan membersihkan badan nya agar segera menujuh rumah sakit. Erik yang sudah siap berangkat ke rumah sakit mencari ponsel nya yang dari semalam belom melihat nya.
" sayang kau lihat ponsel ku ". Tanyak erik kepada sang istri.
" mungkin ada di ruang kerja mu ".
Erik segera menujuh ruang kerja nya dan melihat ponsel nya yang berada di atas meja.
" astaga kenapa mereka menghubungi ku sebanyak ini,, jangan jangan kakak ipar ku melahir kan,, aku pasti dapat bencana hari ini ". Umpat erik dengan panik menghubungi pihak rumah sakit.
Tut
Tut
" selamat pagi ini dari - ".
" saya tuan erik manager rumah sakit ".
" iya tuan erik ada yang bisa saya bantu ".
" apa semalam ada pasien yang bernama elmas paulo ".
" biarkan saya melihat daftar nya dulu tuan". Ucap sang suster dengan melihat data data pasien. " tuan erik semalam ada yang masuk atas nama nyoya elmas aurora paulo dengan suami yang bernama tuan sean paulo,, melahirkan semalam dan baru di pindah kamar tadi pagi jam 8.00 am ".
Erik segera memutus panggilan tersebut dengan wajah panik nya. Erik berlari dengan menuruni anak tangga dengan memanggil nomer erlan.
Tut
Tut
Tut
" hem,, apa kau cari mati tuan erik ". Ucap erlan dengan nada sinis nya.
" maafkan aku lan,, aku semalam tidur dan ponse- ".
" jangan banyak alasan dan sekarang jam berapah kau belom tiba di sini ".
" aku akan segera tiba,, bagaimana kabar kakak ipar ku dan ke ponakan ku ".
" cihh !!! Jam 9.00 am kau tak datang maka aku akan memintak kepada bos sean agar kau sama sekali tak mendapatkan sepeser pun gaji mu dalam satu tahun ini ".
" kau gila lan ,, ini sudah hampir jam 9.00 am tinggal 15 menit ".
" itu urusan mu ".
Tut
Erlan mengakiri panggilan itu dengan wajah yang sangat senang sedangkan erik sangat ketakutan.
" kamu tak sarapan sayang ".
" aku tak mungkin bisa sarapan sayang,, kita sedang dalam bencana besar hari ini ".
" apa yang terjadi ".
" berdoa lah agar tak jadi huru hara di rumah sakit dan aku berangkat ".
" hati hati ". Ucap sang istri erik yang tak mengerti bahaya apa yang akan menimpah nya sedangkan erik sudah melajukan mobil nya dengan cepat meskipun jalanan sangat macet dia harus tiba di sana dalam 15 menit.
Sedangkan sean yang keluar dari kamar mandi mengerutkan kening nya melihat erlan tertawa dengan penuh kesenangan.
" apa kau mendaptkan lotrei hari ini ". Ucap sean dengan duduk di sebelahnya.
" tidak bos,, erik menghubungi ku dan aku menyuruh nya datang dalam 15 menit jika tidak maka anda tidak akan memberi kan dia gaji dalam satu tahun ini ".
__ADS_1
" aku bisa pastikan wajah nya dia dengan segala riweh nya dia ketika mendapatkan ultimatum itu ".
" anda benar tuan ". Erlan dan sean kini sama sama tertawa membayangkan wajah erik yang begitu panik nya.
Sedangkan elmas sedikit membuka mata nya ketika mendengar sayup suata gelak tawa dari dua laki laki.
" hubby ".
Sean yang merasa di panggil oleh istri nya segera berjalan ke arah nya dan duduk di ranjang.
" selamt pagi sayang ,, apa aku membangunkan mu ".
" apa yang kalian tertawakan hingga kalian berdua saling tertawa seperti itu ".
" tak ada sayang,, tak penting ,, apa kau lapar ".
" hem,, aku sangat lapar ".
" tunggu lah sebentar oke,, papa dan yang lain akan datang kesini dengan membawah masakan dari pak han ".
" iya hubby,, apa kau sudah memiliki nama untuk putra kita ".
Sean membisikan nama putra nya ke telingga sang istri dan elmas tersenyum mendengar nama yang di pilihan suami nya.
" apa kau suka ".
" nama yang bagus hubby ".
Keluarga dari mereka membuka pintu dengan wajah yang gembira terutama sang papa richand yang tersenyum langsung ke arah putri nya yang berjuang melahirkam seorang cucu untuk nya.
" mamiiii ". Teriak icha dengan sedikit berlari.
" hai sayang ". Ucap elmas ketika icha sudah berada di dekat elmas.
Selamat pagi semua nya ".
" pagi prin ". Ucap kak bean.
" pagi putri papa ". Ucap richand.
" selamat ya nak kamu sekarang sudah menjadi seorang ibu dan kamu bisa melahirkan putra yang sangat tampan seperti ini ".
" terimah kasih pa ".
" selamat ya el kau bisa menjadi wanita sempurna ". Ucap kak prilly dengan nada getir.
" kakak nanti pasti bisa hanya belom di kasih ".
" jangan sedih nak,, ini juga seperti anak mu ".
" papa benar kak,, kita keluarga kita akan merawat baby ini bersama sama ". Ucap sean.
" terimah kasih sport nya ". Ucap prilly dan mereka semua tersenyum. Sebenar nya bean juga tersakiti karna melihat istri bersedih.
" ganteng banget baby nya el,, siapa nama nya ". Ucap nur ketika melihat si kecil tidur.
" nama nya masih rahasia ,, tapi kami sepakat akan memberi nama panggilan baby khan,, apa papa suka?, atau papa punya nama juga ".
" papa suka nak,, papa akan mengikuti kalian berdua ".
" jadi kita sepakat nama panggilan nya adalah khan ". Ucap sean.
" jangan hanya mengobrol aku lapar ". Ucap elmas dengan cemberut dan mereka semua tertawa.
Mereka masih bergantian mengendong si baby khan. Sedangkan elmas,, sean serta erlan juga tengah menikmati sarapan pagi nya.
Erik yang sudah tiba di rumah sakit segera mencari kamar di mana sahabat nya berada. Erik membuka pintu dengan terburu buru serta nafas nya terputus putus.
Bruk
__ADS_1
Semua orang segera menatap ke arah pintu yang di buka paksa oleh laki laki yang mereka kenal erik sang manager rumah sakit. Erik hanya bisa tersenyum sok manis ketika semua mata tertujuh kepada nya.
" maaf kan aku yang telat datang ". Ucap erik dengan berjalan. " kakak ipar bagaimana kabar mu ".
" erlan ". Ucap sean yang menanggil erlan.
" iya bos ".
" jangan berkata apa pun tuan sean,, maafkan aku yang ketiduran dan tak tahu jika kalian menghubungi ku,, maafkan kebodohan ku,, maafkan aku yang lalai,, please jangan menyuruh erlan untuk melakukan hal yang aneh aneh ". Ucap erik dengan wajah memelas sedangkan semua orang di sana hanya bisa menatap ke arah nya.
Sedangkan erlan dan sean masih menikmati wajah erik yang ketakutan. " kau enak enak an tidur di kasur mu sedangkan istri dari bos mu berjuang di melahirkan ".
" aku salah aku salah,, sungguh aku minta maaf ,, please jangan hukum aku atau jangan kirim aku ".
" erlan kau sudah tahu apa yang harus kau lakukan ".
" sudah bos ". Ucapan sean dan erlan membuat erik semakin ketakutan. Keringat panas dalam sekujur tubuh nya serasa keluar dengan banyak.
Erik memeluk sean dengan erat. " lepaskan aku apa kau ingin aku pecat sekarang ". Ucap sean dengan tegas.
" jangan bos,, maafkan aku ". Ucap erik dengan melepas pelukaan nya.
" hubby ". Panggil elmas untuk sean.
" ya sayang ". Ucap sean dengan berjalan menujuh istri nya.
Sean duduk di ranjang. " apa yang kalian lakukan,, apa kalian tak kasihan melihat wajah nya yang seperti itu,, kalian adalah sahabat bukan,, tak baik mengerjai orang seperti itu hubby,, lagian buat apa dia kesini semalam aku tak membutuhkan nya,, aku hanya membutuhkan kamu di samping ku ".
" ehhm kakak ipar benar sekali ".
" jangan sombong kau di bela istri ku ".
" hubby ".
" iya sayang,, erlan bawah dia keluar ".
" baik bos ". Ucap erlan lalu berdiri. " ayo keluar ".
" kakak ipar please ".
Erlan segera menarik tanggan nya erik karna sean menatap ke arah nya dengan tatapan membunuh.
" hubby aku mau pulang,, aku tak betah di sini".
" nanti aku tanyakan dokter ".
" suruh saja erik tadi mengurus nya , pokok nya aku mau pulang ".
" iya sayang ".
Sean yang berjalan keluar dan menghampiri erlan dan erik yang di sana tengah duduk dengan wajah yang tak di mengerti sean.
" ada apa ,, kenapa wajah kalian di tekuk seperti itu ". Suara sean membuat erik terkejut.
" bos anda harus tahu bahwa lelaki ini membuat ulah lagi ".
" apa ?, aku hanya membagi kebahagian kalian ".
" ada apa lan ".
" dia memberi tahu banyak media bahwa nyoya tengah melahirkan dan melahirkan seorang putra ".
" APA ?, kau ".
" ampun bos ".
" cepat urus sana kepulangan istri ku ".
_____________
Jangan lupa tinggal kan jejak kalian ya para sayang ku
terimah kasih masih setia membaca hingga bab ini
__ADS_1
tapi sebentar lagi kita akan berpisah dan kita akan bertemu di novel kedua ku Cinta Buta
😘😘😘