Cinta Lama Berlabuh Kembali

Cinta Lama Berlabuh Kembali
CLBK2_ Penjelasan


__ADS_3

Zen yang memutar badannya untuk mengelilingi unit tunangan nya, dan orang orang nya membersihkan sisa bekas darah yang berada di lantai.


“ zen kemana orang orang..” tanyak tsya ketika ia melihat tak ada orang sama sekali.


“ pergi?”


“ ohh..” jawab tsya dengan santai dan singkat.


“ kamu sungguh tak apa sayang, mereka tak melukai mu kan..” tanyak zen dengan duduk di sebelah tunangannya.


“ tak apa sayang, hanya tadi dia menamparku.”


“ jelaskan ini unit siapa sayang?”


“ unit ku, kadang aku berada di sini ketika aku lelah dan malas untuk pulang kerumah karna terlalu jauh..”jawab tsya.


“ kenapa aku tak tahu, malah musuh ku yang tahu.”


“kau yang bodo* atau memang musuhmu yang terlalu pintar.”



“ ehh kau mengatakan aku apa sayang?” tanyak zen dengan menyipitkan matanya.


“ tak ada..” jawab tsya dengan cuek dan zen mencuri mencium pipinya dengan berulang ulang. “ zen berhentilah..” protes tsya membuat zen memeluk tsya dengan erat.


“ kamu tahu tadi aku hampir jantungan ketika aku melihat vidio yang banyak darah di lantai dan aku kira yang mengirimnya adalah musuh ku, bukan wanita bar bar ku..”kata zen dengan masih memeluk tsya dengan erat.


Tsya tentu saja membalas pelukan hangat itu. “ dia pikir aku kelemahan mu cih!!! “ jawab tsya.


Zen melepaskan pelukan nya dan menatap kearahnya dengan tatapan penuh cinta. “ terimah kasih masih berada di sini sayang.”


“ tak akan ada yang bisa menyentuh ku zen, jangan jadikan aku kelemahan mu, tapi jadikan aku kekuatanmu untuk melawan semua musuh musuh mu..” jawab tsya dengan serius.


“ kamu adalah kekuatan ku sayang, tapi jika musuh ku menjadikan mu sandra maka aku tetap tak berdaya.”

__ADS_1


“ aku akan menjaga diri agar mereka tak bisa menyentuhku zen, aku janji.”


“ kau harus janji tetap berada di sisi ku sayang, aku bisa menggila jika terjadi apa apa denganmu..” kata zen dengan serius, dan tsya melihat ketulusan di mata zen.


Tsya menarik baju zen dengan pelan dan mulai mencium ketika kedua bibi* tersebut saling menempel, meluma* dengan mesra, saling mencicipi, saling melepaskan rasa rindu yang mereka tahan.


Ciuma* yang berawal dari tsya kini telah berubah menjadi zen yang memimpin, saling menyesa* hingga membuat badan tsya dengan mudahnya berbaring di sofa panjang tersebut.


“ don’t tease me honey, I can lose my mind..” kata zen ketika mereka saling melepaskan tautan bibi* mereka.


( jangan mengoda ku sayang, aku bisa hilang akal )


“ zen can’t we get married soon..” kata tsya dengan malu dan zen tentu saja terkejut mendengar perkataan dari tunangan nya.


( zen,apa kita tak bisa untuk segera menikah )


“ why..” kata zen dengan gugup. “ why do you ask, even tomorrow I can register our marriage honey..” sambung zen dengan bahagia.


( kenapa.. kenapa kamu harus bertanyak, bahkan besok aku bisa mendaftarkan pernikahan kita)


Zen dengan mengubah posisinya dengan kembali duduk serta membuat tsya bangit dari posisi nya tidur tadi. “ katakan ada apa sebenarnya, apa yang kamu pikirkan hem..” kata zen dengan menyentuh pipi tsya.


“ aku hanya ingin- aku menjadi kekuatanmu bukan kelemahanmu, aku tadi sadar orang orang yang menyerangku memintak ku untuk bekerja sama menghancurkan dirimu, karna itu aku gak ingin kamu jadi lemah karna aku, tapi aku ingin dirimu menjadikan ku kekuatan mu untuk melawan semua musuh yang mencoba menganggu ku..” tsya yang menjelaskan dan zen dengan tersenyum mendengarkan nya.


“ jika keputusanmu seperti itu maka kita akan bicaran dulu pada ayah dan papa..” kata zen dan tsya menganggukan kepalanya.



Sedangkan malik telah mengetahui kemana keberadaan andrew hu.


Ting tong


Suara bel yang berbunyi membuat tsya melihat kearah pintu. “ aku buka pintu dulu sayang.”


“ do not open the door carelessly dear, yes if guests are criminals like that..” zen yang mencegah wanitanya. “ let me open it..” sambung zen yang sudah berdiri dan mengeluarkan pistol nya.

__ADS_1


Tsya hanya duduk di sofanya dengan melihat kearah pintu dengan penasaran. ‘ hidup ku seperti nya akan banyak perkelahian ‘ batin tsya.


Ceklek


“ angkat tanggan..” kata zen dengan menodongkan pistol nya.


Malik yang terkejut mendapatkan bosnya tengah menodongkan pistolnya sedikit terkejut begitu juga dengan zen. “ hahahaha kau mau membunuh orang mu sendiri zen..” kata tsya dengan tertawa.


“ kau, aku kira orang orang tadi..” jawab zen dengan meletahkan pistolnya kembali.


“ maaf tuan, saya kesini untuk memberi tahu bahwa andrew hu sudah kita dapatkan, aiden dan briyan sudah terbang kesana tuan..” malik yang menjelaskan nya dengan menunduk.


“ kita akan kesana menyusul mereka..” kata zen dengan dingin. “ sayang aku antar kamu pulang, kamu harus pulang kerumah?” perintah zen pada tsya.


“ no, I’II just stay here..”


( tidak, aku disini saja )


“ di sini bahaya sayang, aku tak bisa membiarkan mu sendiri di sini.”


“ maka ajak aku kesana.” Kata nya dengan tenang.


“ akan lebih bahaya di sana sayang, bagaimana bisa perempuan-“


“ bahkan aku yang membunuh ke lima laki laki tadi..” perkataan tsya membuat zen tak bisa membantahnya. “ jika kamu menyuruhku pulang lebih baik aku ikut denganmu membunuh orang itu.” sambungnya ketika melihat kebinggungan wajah tunangannya.


“ saya akan menyuruh orang orang kita berjaga lebih ketat tuan..” kini malik yang berbicara.


“ baiklah kamu tetap di sini sayang, tapi biarkan ada yang menjagamu..” kata zen dan di angguki oleh tsya.


Zen berjalan mendekat kearah tsya dan mencium keningnya. “ aku pergi, aku akan membalas andrew dengan tanggan ku, aku akan tiba besok hem..” kata zen dengan lembut.


Tsya menatap kearah mata zen dengan tulus. “ kembali lah zen, aku menunggumu disini dan pasword unit ku sama seperti punyamu..” kata tsya dan zen tersenyum dan melangkahkan pergi meninggalkan unit tsya.


Dan beberapah orang sudah berada di luar apartemennya dan ada dua wanita yang juga berjaga menjaga nyoya besarnya dengan sangat hati hati.

__ADS_1


__ADS_2