
Satu bulan setelah kejadian di paris kini tsya dan zen tengah terduduk santai di sebuah ruangan yang besar milik dari zen. Tsya yang datang kesini karna sesuatu pekerjaan yang akan mereka bahas.
“ senang bekerja sama dengan perusahan anda ibu tsya..” kata zen dengan mengedipkan mata.
“ kami akan menjaga agar kita selalu bekerja sama dan kami harap kita sama sama menguntungkan satu sama lain..” jawab tsya dengan tersenyum dan di angguki oleh zen. “ kalau begitu kami permisi..” sambung tsya karna mereka berdua membawah tim mereka masing masing.
Mereka saling berjabat dan saling meninggalkan ruangan besar untuk meeting. “ ibu tsya bisa kita bicara sebentar..” kata zen ketika mereka berjalan.
“ tentu..” jawab tsya dan semua tim pergi meninggalkan mereka sisa tsya, zen dan exel yang berada di belakang tsya.
“ maaf ibu tsya tapi kita masih memiliki pertemuan lain di restoran dengan salah satu clien..” kini suara axel yang menyela ucapan mereka.
“ kau bisa wakilan exel.”
“ tapi tidak sopan jika kamu tak datang juga dengan kami.”
“ apa gunanya anda jika tetap ibu tsya yang menghandle semua nya, bukan kah wakil ceo juga mencangkup semua pekerjaan yang tak bisa di kerjakan oleh ceo sendiri, apalagi ceo sendiri memiliki urusan lain..” timpal zen dengan nada dingin.
“ bukankah urusan nya sudah selesai tuan zen adtya adam..” jawab exel tak kalah dingin.
“ aku masih memiliki urusan lain dengan ibu tsya, tunangan ku.”
“ urusan cinta jangan di campur dengan urusan pekerjaan.”
“ astaga kenapa kalian harus bertengkar..” kata tsya yang berdiri di tengah tengah mereka. “ exel kau bisa wakilkan, dan kau katakan pada mereka besok aku akan datang secara pribadi ke perusahan nya..” sambung tsya lagi.
“ tapi ib-“
“ exel..” potong tsya dengan menatap kearah exel.
“ baik bu, seperti nya saya harus pergi karna mungkin tim sudah menunggu di mobil..” jawab exel yang kemudian berlalu meninggalkan mereka berdua.
__ADS_1
Zen yang berjalan dengan aura dingin ketika exel pergi tadi dan tsya mengikuti langkah kaki tunangan nya dengan terburu buru. “ zen aku memakai haigh hels tak bisa kah kamu pelan jalan nya..” perkataan tsya membuat langkah zen berhenti dan melihat kearah belakang.
“ maafkan aku sayang.”
Dan mereka berdua masuk kedalam ruangan yang berwarna hitam tsya yang duduk di sofa sedangkan zen mengambil sebuah remot kecil untuk mengunci pintunya.
“ jangan menatap ku seperti itu, bahkan aku tak melakukan kesalahan apapun..” perkataan tsya yang polos membuat zen semakin kesal dengan dirinya.
“ apa kamu tak tahu bahwa aku cemburu he.”
“ jangan bodo* zen, kau cemberu dengan orang yang salah.”
“ salah?, apa kamu tak tahu bahwa dia mencintaimu ana.”
“ aku tahu, bahkan dia pernah mengatakan cinta. Tapi aku tak mencintai nya aku hanya mencintai dirimu..” ungkap tsya dengan mengoda laki laki nya yang sedang cemburu.
“ sebaik nya kamu pecat saja dia.”
“ tapi aku takut dia akan merebut mu dari ku.”
“ dengar sayang, jika salah satu dari kami tak ada yang mau maka tak ada yang terjadi apapun, aku yang menolak cinta nya dari dulu bukti nya kami tetap tak terjadi apapun. Suatu tamu tak akan bisa masuk kedalam rumah ketika pemilik rumah tak mengijinkan tamu tersebut..” kata tsya dengan sabar menjelaskan pada tunangan nya.
“ apa itu sebuah perumpamaan?”
“ itu perumpaan kata kata suara hati istri ketika suami nya di goda olah pelakor..” jawab asal tsya dengan wajah cemberutnya.
Zen yang merasa gemas dengan secepat kilat menyambar bibi* tsya dengan bibi* nya, ciuman kerinduan yang bercampur rasa cemburu, ciuman yang lembut saling membalas saling membelitkan lida* saling bertukar salvina, saling memeluk mengikis jarak di atara mereka.
Ciuma* yang membuat api gairah mereka berjalan keotak, alarm berbahaya berbunyi hingga membuat mereka menghentikan ciuma* tersebut. Saling berpandangan dengan kabut gairah yang terlihat jelas di kedua mata mereka. Dengan susah payah menahan gairah.
__ADS_1
“ sayang aku akan datang malam ini kerumah dan aku akan memintak langsung kepada ayah, untuk segera menikahi mu..” kata zen dengan bersungguh sungguh.
“ aku akan menunggu kedatangan mu.”
“ apa kamu tak masalah jika kita segera menikah.”
“ tak masalah.”
“ kita akan tentukan tanggal nya setelah itu kita akan memilih WO nya.”
“ hem, aku tak sabar menunggu momen kita menikah sayang, kau tahu aku ingin pernikahan yang sempurna dan keluarga yang sempurna.”
“ kita akan menjadi keluarga yang bahagia seperti kedua orang tua kita yang selalu menjaga cinta mereka, aku mungkin bukan laki laki yang sempurna dan banyak kekurangan, serta aku bukan laki laki baik di masa lalu ku, tapi aku akan menjaga keluarga kita kelak dengan nyawa ku, dan aku mencintai mu serta anak anak kita dengan cinta ku yang akan ku buat sempurna.”
“ kamu berada di samping kami pun itu adalah hal yang sempurna di keluarga kita kelak zen..” jawab tsya dengan saling bertatapan ketulusan dari mata mereka.
______
Itu tadi perumpaan ya sayang, pelakor atau pebinor di ibaratkan tamu, ketika mereka mencoba mengetuk pintu rumah kita, jika tuan rumah tak mengijinkan mereka masuk maka tak akan ada seorang tamu yang akan masuk kedalam rumah.
Jika mereka masih bersikeras masuk kedalam dengan berbagai cara, jika tuan rumah nya tetap bersikekeh tak memberikan pintu maka seorang pelakor atau pebinor tak akan masuk kedalam lingkaran keluarga kita.
Ketika kita membuat janji di depan tuhan dan di depan keluarga maka kamu harus menjaga nya, menempati janji setia, suka maupun duka. Jangan karna kata bosan, pertengkaran yang selalu terjadi setiap hari membuat rumah itu rutuh apalagi mencari yang lain.
Di setiap hubungan akan ada krikil kecil yang akan menerjang setiap waktu, batu besar yang akan menjegal kita di tengah jalan tapi ketika kita tetap saling berpengang tanggan dan saling memberi dukungan, karna keluarga bukan hanya suami yang bekerja tapi seorang istri juga bekerja dalam rumah untuk mengurus segala nya, karna kasih sayang orang tua adalah pengaruh yang penting bagi seorang anak.
Maafkan author yang gak up beberapah hari ini, karna masih lebaran kerumah saudara saudara jadi gak sempat up ya gaes.
Author mau ucapin minal aidzin wal faizin mohon maaf lahir batin. Jika author banyak salah pada kalian, kata kata author ada yang meyinggung kalian, nama dan tempat juga ada yang sama, author mohon maaf sebesar besar nya.
Jangan lupa link, coment, vote kasih hadiah juga ga papa
Tanpa kalian semua author bukan siapa siapa.a
__ADS_1
Sementara up 1 dulu ya