Cinta Lama Berlabuh Kembali

Cinta Lama Berlabuh Kembali
CLBK2_ Berbaikan


__ADS_3

" kau bohong.." suara tsya sekarang sudah melunak.


" aku berani bersumpah apapun sayang, aku hanya mencintaimu tak ada wanita lain."


" aku tak percaya dengan mulut manis mu."


" tapi kamu menyukai mulut manis ini."


" tidak.." bantah tsya dengan posisi mereka berpelukan. Tsya membalas pelukan dari suami nya dan zen tersenyum merasakan tanggan istrinya membalas pelukan itu.


" kita akan mengkonfirmasi hubungan rumah tangga kita, dan gosip murahan itu."


" kenapa harus aku juga, seharus nya kamu dan aku tak mau ikut.." jawab tsya dengan cemberut.


Tsya melepaskan pelukan nya berjalan ke arah balkon, melihat sekeliling rumahnya ia mengerutkan kening nya.


" zen, kenapa banyak orang di luar rumah serta halaman rumah.." tsya yang bertanyak menatap suami nya dengan binggung.



Zen mendekat memeluk istri nya dari belakang, menempelkan dagunya di bahu istrinya. " mereka menjaga nyoya muda nya agar tak bisa kabur lagi.." jawab zen dengan menginggit pelan telingga tsya.


Tsya hanya mengeliat merasakan geli di sekujur tubuhnya. " zen.." panggil tsya lagi.


" kau harus di hukum.." kata zen dengan membalikan tubuh tsya dan segera meluma* rakus bibir istrinya yang begitu ia rindukan.


Tsya tak membalasnya ia masih gengsi karna rasa marahnya, zen mengingit bibir tsya agar terbuka, ketika terbuka zen tak menyiayiakan kesempatan, menjelajahi bibir istrinya yang ia rindukan.

__ADS_1


Ciuman yang lembut, kini menjadi ciuman yang menuntut ketika tsya sudah membalas ciuman itu, saling mengikis jarak, saling berbagi salvinanya, saling melepaskan kerinduan selama satu minggu ini.


Tsya mengalungkan tanggan nya ke leher zen ketika zen mengangkat tubuh kecil istrinya dan kaki nya sudah bergelayut manja di pinggang zen. Zen berjalan kearah kasur tanpa melepaskan ciuman itu, merebahkan pelan tubuh istrinya.


Zen melepaskan semua lain yang menempel di tubuh mereka, zen menyesap semua bagian tubuh istrinya dengan lembut, tsya hanya bisa mengeram, mendesa* menikmati setiap sentuhan suami nya.


Ia merindukan suami nya, sangat merindukan nya, hingga dalam hitungan menit tsya sudah mengeram panjang, ketika jemari zen mengoda bagian bawah nya.



" kamu lebih merindukan ku sayang.." goda zen ketika menyadari bahwa jemari nya basah dengan cai*an dari istrinya.


" aku tak merindukan mu zen.." bantah tsya dan mempengahlikan wajahnya.


" kau nakal sekarang sayang, mulut mu itu perlu aku gigit sampai bengkak, karna kau selalu memanggil nama ku hem, aku suami mu sayang.." kata zen dengan lembut.


" hubby.." panggil tsya ketika ia menginginkan lebih dari sekedar godaan ini.


Zen memasukan benda yang sudah mengeras dari tadi, memompa nya dengan lembut. Saling menikmati setiap sentuhan, saling mencari menikmatan. Permainan yang lama terkadang di pimpin zen terkadang di pimpin tsya, bergelut di atas ranjang dengan nikmat, tak ada habis nya mereka mendesah ke nikmatan.


Satu jam mereka bermain, dan pada akhirnya mereka mendesah panjang, sama sama mengeluarkan lahar panas.


Mereka mengatur nafas nya yang, zen tetap ambruk di atas tubuh istri nya, mencium kening tsya cukup lama.



" aku mencintai mu sayang, jangan pergi lagi dari ku.." zen bicara begitu lembut dengan menatap manik istrinya. " kita akan berkonsultasi dengan dokter dokter terbaik untuk masalah kita, apapun keputusan nya nanti kita akan melalui bersama, jangan berfikir aku membuang mu, atau mencampakan mu, ada anak atau tidak kita tetap bersama, kita bisa mengadopsi anak lain.." sambung zen dengan begitu lembut.

__ADS_1


" kau tahu hubby, dunia ku seakan runtuh ketika kau mengabaikan ku, dunia ku hancur ketika aku melihat berita kau berselingkuh dari ku, aku mungkin kuat dalam hal lain, tapi tidak dengan hati ku.." jawab tsya dengan meneteskan air mata nya.


Zen menghapus air mata nya tsya " maafkan aku sudah menyakiti mu sayang, ini pertama dan yang terakhir, jika aku mengulangi nya, maka kamu bisa menembak jantung ku atau otak ku saat itu juga.." kata zen dengan tegas.


" aku akan memintak jantung mu.." jawab tsya dengan tegas juga.


Dan mereka saling tersenyum. " jangan pergi lagi dari ku, kali ini aku maafkan, tapi lain kali jika kamu bersama exel lagi apalagi satu apartemen aku akan menembak nya tepat di depan mu.." ucap zen dengan dingin.


Tsya tertawa mendorong tubuh zen, ia segera berlari menujuh kamar mandi. " hubby aku ingin mandi bersama mu.." teriakan tsya membuat zen tersenyum dan segera menyusul istrinya yang sudah berada di dalam kamar mandi.


Terdengar suara tawa tsya ketika zen sudah berada di dalam kamar mandi. Kini mereka mengulangi permainan mereka yang begitu panas dan bergairah.


Saling melepaskan rindu yang terpendam begitu lama, satu minggu berpuasa seakan tak ada hentinya mereka mengulangi permainan panas mereka.


Sedangkan orang orang yang berjaga di luar rumah serta halaman tetap siaga agar tak kecolongan jika nyoya muda nya kabur, mereka berjaga jaga sedangkan yang dijaga sedang asik menuntaskan gairah mereka. Menikmati setiap kegiatan yang mereka ciptakan.


Kamar mewah menjadi saksi bisu mereka bertengkar, menjadi saksi bisu mereka berdamai dan melepaskan kerinduan yang begitu dalam.


_________


Berakhir ya salah paham nya, author gak mau ambil masalah yang berat yang simple simple aja ya beb.


Selamat pagi dan selamat melakukan aktifitas kalian ya gaes,


Tinggalkan jempol kalian ya gaes


Like komen atau vote

__ADS_1


Kasih hadiah juga ga pa pa


__ADS_2