
Aiden yang baru saja tiba ke apartemen nya segera masuk karna tak sabar melihat wajah kesal yang di tampakan oleh alicia, aiden yakin betul bahwa wanita itu akan merasa kesal, bagaimana tak kesal aiden sengaja menyuruh alicia memakai lingerie berwarna merah, warna kesukan aiden.
Aiden membuka pintunya dan tak ada siapapun. “ apa dia tak datang kesini..” kata nya dengan berjalan menujuh kamar nya.
Ceklek !! ceklek !! dan pintu itu tak bisa di buka sama sekali, di kunci siapa lagi yang mengunci kalau bukan wanita yang di dalam nya, ia takut kalau bukan aiden yang datang melainkan laki laki lain, sedangkan ia sudah memakai baju tidur yang sangat memalukan.
“ siapa yang di dalam..” teriak nya aiden dengan mengedor gedor pintu kamarnya, alicia yang di dalam sana tentu saja sudah sangat susah menetralkan jantungnya yang begitu tak karuan.
Ceklek
Suara pintu terbuka dan nampak lah alicia yang berdiri dengan membukus tubuhnya mengunakan selimut, sedangkan aiden hanya terdiam menjadi patung karna tak menyangka bahwa alicia akan datang kesini dan mengunci pintu kamar nya.
Aiden ya beb
“ kenapa kau kunci pintunya?”
“ tak ada, aku hanya takut bukan kau yang datang..” jawab alicia dengan masuk kedalam dan di ikuti oleh aiden dari belakang.
“ kau mempunyai rasa takut juga, aku kira kau tak pernah takut sama sekali..” ejek aiden.
“ kau pikir aku takut kenapa he, aku takut bukan kau yang datang ketika aku memakai baju yang memalukan ini..” kata alicia dengan membuka selimut yang membungkus tubuhnya.
Dan tentu saja aiden hanya tersenyum melihat ke indahan tubuh alicia yang sungguh menerawang, alicia dengan sigap menutupnya kembali.
“ hahahaha kau menuruti semua ke inginan ku, wanita pintar..” kata aiden dengan mengelus rambut alicia dengan lembut. “ tunggulah sebentar aku akan mandi, lalu kita lihat seberapah hebatnya permainan mu di ranjang..” goda aiden begitu vulgar dan membuat alicia malu.
Aiden segera masuk kedalam kamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya, sedangkan alicia begitu gugup, mungkin ini bukan hal pertama kali nya untuk dia, tapi setelah kepergian kekasihnya yang di tembak musuh nya untuk melindunginya, dia tak pernah berniat membuka hati nya atau pun bercinta lagi.
Suara gemricik air terhenti, menandahkan bahwa tuan nya yang di dalam telah usai melakukan mandi nya, aiden yang keluar mengunakan kimoni nya, melihat alicia yang berdiri melihat indahnya malam hari dari dalam kamar laki laki yang menginginkan tubuhnya saat ini.
Aiden melihat dari arah belakang, mengamati setiap tubuh alicia yang nyata di depan nya, aiden menghampirinya berjalan pelan, memeluknya dari belakang membuat alicia tersentak.
__ADS_1
alicia putri
“ kau terkejut..” suara aiden begitu dekat.
“ jangan berlaku kita sepasang kekasih..” suara alicia begitu dingin.
“ lalu kau ingin aku seperti gimana..” suara nya begitu dekat dengan telingga nya, basahnya rambut aiden yang jatuh di tanggan alicia semakin membuat nya merinding seketika.
Ketika aiden mengigit pelan telingga alicia dari belakang, seakan gairah alicia terpancing, alicia memejamkan mata nya, ia ingin memberontak tapi seakan tubuhnya merindukan sentuhan laki laki.
Aiden yang melihat tak ada reaksi apapun, ia membalikan badan alicia, saling bertatapan dengan lembut, saling terpancar gairah di mata mereka, aiden meraih tengkuh alicia meluma* bibi* nya yang selalu berkata dingin pada dirinya, awalnya alicia terkejut tapi ia mulai membiarkan semua nya, jantungnya mereka sudah tak karuan dan ini untuk pertama kali nya aiden merasakan jantung yang serasa ingin melompat ketika mencium wanita.
Ciuman yang awalnya tak ada respon dari alicia, kini alicia merespon apa yang di berikan aiden, tentu saja aiden tak menyiayiakan kesempatan ini bukan, aiden semakin memperdalam ciuman itu, mereka berjalan mundur menujuh kasur dengan tetap berciuman.
Ciuman yang penuh gairah mereka berdua, aiden membuka kimono nya hanya meninggalkan ****** ***** nya dan yang di dalam telah menengak. Ciuman itu kini pindah ke leher jenjang milik alicia sedikit meninggalkan bekas di sana.
“ kau sudah basah sayang..” kata pertama aiden dengan tersenyum ketika ia menyentuh are* bawah.
“ aku ingin dirimu aiden..” jawab alicia yang sudah tak bisa menahan gairah nya sendiri.
“ tak semudah itu alicia, berjanjilah menjadi milik ku, wanita ku..” kata nya dengan tegas.
“tidak..” tolak tegas juga alicia.
Aiden tetap mengoda nya tanpa berniat memasukan nya, “ maka kita akan hanya bermain seperti ini, sebelom kau setujuh bahwa kita akan bersama.”
“ kau licik, kau memaksa ku ketika kita sedang ingin bercinta.”
“ aku menyukai mu dari awal kita bertemua, jadilah wanita ku, aku akan menjaga mu..” ungkapan cinta dari aiden membuat alicia membeku, sekian tahun ia tak mendengar lagi kata cinta dari laki laki mana pun. “ kau tak menjawab nya, diam mu adalah jawaban iya..” sambungnya lagi dan aiden dengan segera memasukan benda yang sudah on dari tadi.
Kini mereka berdua tengah menikmati setiap adengan ranjang, menikmati setiap posisi yang berubah ubah, alicia yang sudah sekian lama tak merasakan kenikmatan bersetubu*, telah berulang kali mencampai puncak nya.
__ADS_1
Hampir tengah malam mereka menyudahi adengan ranjang, alicia yang sudah terlelap karna rasa lelah nya, dengan posisi memunggui aiden dan aiden memeluk nya begitu erat dari belakang.
“ kau tak akan bisa lari mulai sekarang, kau akan menjadi milik ku alicia putri..” kata nya dengan pelan dan menginggit leher alicia dan meninggalkan satu kiss mark lagi di sana.
Aiden telah menyelediki siapa wanita yang sudah mempora porandakan hati nya beberapah minggu ini, kini kesombongan yang selalu di lihat di wajahnya telah pudar dengan wajah yang menikmati sentuhan yang di berikan aiden.
Aiden adalah laki laki kedua setelah kekasihnya yang meninggal yang bisa menaiki ranjang dan menghangat kan ranjang alicia. Wanita mana yang tak akan tergoda dengan godaan kenikmatan yang di tawarkan oleh laki laki tampan seperti aiden, apalagi alicia yang terlalu lama merindukan sentuhan laki laki.
Malam ini adalah saksi dimana kedua pasangan telah bermadu cinta dengan begitu hangat, tsya dan zen juga telah menikmati malam nya begitu hangat dan malam ini juga menjadi saksi air mata tsya ketika suami nya menginginkan anak dari nya.
Dan malam ini juga telah menjadi saksi bahwa alicia dan aiden melebur menjadi satu, meskipun alicia belom mengatakan apapun setelah mendengar uangkapan aiden, tapi malam ini aiden dapat melunturkan wajah garang dan wajah sombong nya alicia. Tapi aiden begitu menyukai alicia dari pertama ia lihat dan seiring nya waktu rasa sayang itu tumbuh meskipun alicia selalu berkata kasar dan dingin.
_____
Malam yang hangat untuk kedua pasangan ini ya beb, kalau malam kalian gimana beb ?, dingin atau panas ya beb hehehehe
Jangan di hujat ya beb nanti di tembak dan di beri racun sama alicia
Hehehehe
Terimah kasih yang sudah baca
Jadikan favorit ya gaes
Tap jempol kalian mana ni
Kasih vote atau hadiah jug ga pa pa
besok aothor gak up dulu ya
di usahakan up rabu malam ya
__ADS_1