Cinta Lama Berlabuh Kembali

Cinta Lama Berlabuh Kembali
KEPULANGAN


__ADS_3

Siang ini elmas sudah tiba di butiknya. Berbagai kesibukan yang mereka lakukan. Nur yang tengah mengirim semua foto kedalam sosial media sangat terkejut melihat ada foto bean dengan wanita lain.


terakhir berbulan madu.



^^^TERAKHIR BERBULAN MADU^^^


" El lihat lha ini ". Ucap nur sambil menyodorkan ponsel nya.


Elmas segera menyambar ponsenya nur. Dan betapa terkejutnya bahwa ada foto bean dan wanita dengan caption terakhir berbulan madu.


" Apa yang mereka lakukan ,, berbulan madu apa ,, kapan mereka menikah dan siapa wanita ini ". Sederet pertanyak an yang ada di benak ku.


" El tenang lah dulu,, mungkin hanya lelucon semata yang mereka lakukan ".


" Lelucon ,, sungguh tak masuk akal nur ,, kata sakral di anggap lelucon ". Ucap ku dengan memanggil nomer kak bean tapi tak ada sambungan hanya dering an semata. Tak berselang lama ada pesan masuk di ponsel ku.


Kak bean


Aku pulang nanti malam princes. Kita akan bicara besok. Bahkan aku akan membawa pulang seseorang di hadapan mama dan papa juga.


Aku tak membalas nya karna aku tak ingin berdebat di pesan masuk. Aku akan menunggu kepulangannya.


***


Siang ini aku sengaja tak datang kebutik dan sean masih sibuk dengan perceraiannya. Sedangkan icha dia harus kesekolah dengan pengasuhnya. Aku sengaja menyuruh papa dan mama mengosongkan jadwal nya. Mereka tahu apa yang tengah di hadapi.


Kami menungguh kedatangan nya. Hampir satu jam kami menunggu. Dan kami mendengar langkah masuk dan kami sama sama melihatnya. Yaa kak bean dengan seorang wanita yang tak asing bagiku. Tapi aku melupakannya bertemu di mana.


" Kau sudah pulang bean ". Ucap sang papa membuka suara dengan sebuah pertanyak an biasa. " Duduklah jangan berdiri,, ajalah wanitamu duduk ".

__ADS_1


Kak bean dan wanita itu duduk dengan menunduk. Tapi kak bean langsung menatap kami satu persatu. " Paa maa apa kalian tak mengingat wanita di sebelah ku ". Pertanyak an pertama yang di ajukan kak bean untuk kedua orang tua ku. " Princes kau juga tak menginggatnya ". Pertanyaak an selanjutnya untuk ku.


Kami hanya diam papa dan mama mungkin masih menginggat nya. " Aku tak menginggatnya kak ,, bahkan papa dan mama juga tak ingat ,, katakan dengan jelas siapa dia ".


" Dia adalah prilly amelia ,, kekasih ku dulu". Ucap nya dengan lantang. Seakan memory berputar di depan mata ku.


" APA !! yang kau katakan bean ". Ucap sang mama dengan nada tinggi.


" Apa kamu gila kak. Kamu lupa dengan pengkhianatannya. Dia menikah dengan laki lain ketika kalian menjadi sepasang kekasih". Ucap ku dengan nada marah.


" Bean ada apa ini nak ". Ucap papa dengan tegas dan lembut




" Kami hanya meminta restu paa maa ".


" Maafkan saya tante om ,, saya sungguh minta maaf. Saya dulu di jodohkan dan saya tak mampu menolak nya ". Ucapnya dengan suara terisak.


" Mama tetap tak merestui kalian berdua ". Ucap sang ibu dengan rasa marah dan memegang dadanya.


" Apa kakak lupa bahwa wanita ini sudah mengkhianatimu,, membuat kakak hampir bunuh diri ,, siapa yang memeluk mu kak ,, siapa yang ada di samping mu ,, bahkan wanita ini yang mengkhianatimu. Aku tak sudi - "


Plakk


Satu tamparan yang di layangkan bean untuk elmas. " Jaga bicara mu el,, dia kakak iparmu,, kami berdua sudah menikah ". Jederrr seperti bom perkataan nya.


" Bean ada apa ini,, kita bisa bicara baik baik, tanpa harus kau menampar adikmu ". Ucap sang papa richand. " Kau tak apa el ". Ucap nya yang memegang pipiku.


Bean yang merasa bersalah tlah menampar elmas. Bean berdiri dan menghampiri nya. "Jangan mendekat". Ucap ku seolah mengerti bahwa dia akan mendekat. Sebelom sempat menjawabnya terdengar suara prilly yang berteriak.

__ADS_1


" Tantee ". Ucap nya. Kami semua menoleh kearahnya mama elif. Dan mama elif sudah pingsan tak sadar kan diri.


" Mama bangun maa ,, bean siap kan mobil cepat ". Ucap papa dengan dengan nada khawatir.


Setela tiba kerumah sakit dan kita menunggu di luar sedangkan elmas menanggis dalam pelukannya sang papa.


" Tenanglah el ,, papa yakin mamamu kuat ". Ucapnya dengan menenangkan aku. Meskipun suara papa bergetar hebat.


Bean dan prilly juga ada di situ dengan rasa bersalah. " Om ,, elmas ,, maaf kan aku dan bean. Kami tlah bersalah ". Ucap prilly dengan masih menanggis di dekapan sang suami.


" Sudahlah,, semua sudah terjadi. Kalian sudah menikah tak perlu lagi di bahas." Ucap sang papa dengan tenang. Meskipun masih ada guratan kecemasan.


Tak berselang lama dokter pun keluar dan memberi tahu bahwa mama elif penyakit jantungnya kambuh.


" Keluarga pasien elif ." Semua orang berdiri dan menghapirinya.


" Saya suami nya dok,, bagaimana istri saya."


" Maafkan kami semua pak,, istri anda tidak bisa saya slamtkan,, penyakit jantungnya kambuh dan daranya naik."


Duoarrrrr bagaikan di sambar petir semua ucapan dokter bawah sang mama sudah tak bisa di selamatkan.


" Maksud dokter ." Ucap kak bean.


" Nyawa nya nyoya elif sama sekali gak bisa di tolong, maaf kan saya." Kaki ku terasa lemas badan ku terasa ringan sebelom sempat aku terjatuh ada tanggan kekar yang memegang ku. Bean sudah siap memegang tubuh adiknya yang seakan ingin pingsan.


" Mamaaaa." Teriak nya elmas dengan histeris. " gak mungkin mama meninggalkan kita ,, ini bohong,, katakan kak bean papa di bohong." Ucap ku dengan menanggis dan beteriak.


Bean hanya mampu terpaku diam dan memeluk elmas. Sedang richand hanya bisa diam tak mampu berkata apa pun.


Kebahagian bean dan prilly harus di bayar kepergian mama elif. Entah menyesal atau tidak. Di sini yang sangat terluka adalah bean. Pernikahan yang slalu dia bayangkan,, kebahagian yang slalu dia harapankan. Kini menjadi bumerang baginya. Pernikahan nya harus di ganti dengan duka yang mendalam.

__ADS_1


__ADS_2