
Hari senin setiap orang semua akan melakukan aktivitas seperti biasa, segala kesibukan sudah memenuhi jadwal semua orang. Kemacetan jalan sudah terlihat di beberapah jalan meskipun jam masih menunjukan pagi hari.
Wanita cantik yang terlihat duduk di kursi kebesaran nya tengah melihat beberapah dokumen yang sudah berada di meja kerja pagi ini. Kaca mata khas yang bertereng di hidungnya menambah kesan dewasa yang di tampilkan oleh wajah cantiknya.
Beberapah orang yang kini menghadap di depan CEO cantik serta dingin merasa sedikit takut karna CEO tersebut tak berbicara sama sekali, hanya membolak balik laporan serta mengerutkan kening nya.
“ keluarlah persetujuan ini perlu aku bicarakan dulu dengan direktur kita..” suara tsya yang dingin membuat semua orang tersebut segera melarikan diri dari ruangan panas yang mereka rasakan.
Sedangkan sang seketaris anabel hanya tersenyum tipis melihat beberapah orang itu segera melarikan diri dari ruangan itu. Anabel yang biasa di panggil bela itu seketaris tsya yang menemani tsya berada di perusahan itu maupun dimana pun tsya berada.
“ bela nanti jika pak direktur datang kabari aku..” kata tsya yang matanya masih membaca laporan.
“ memang pak abraham akan datang non..” kini bela yang bertanyak. Mereka akan bersikap biasa ketika tak ada orang karna bela sendiri adalah putri dari orang kepercayaan sang ayah.
“ hmm, ayah akan datang hari ini.”
“ apa ada masalah yang tak aku tahu non.”
“ kau lihat saja nanti dan satu bel nanti siang aku akan makan siang dengan temanku di cafe depan kantor jadi kamu makan siang sendiri nanti.”
__ADS_1
“ baik buk bos..” kata bela yang kemudian berjalan meninggalkan ruangan bosnya.
Sedangkan tsya masih bergelut dengan beberapah dokumen, tak butuh waktu lama sang ayah atau direktur perusahan itu kini telah datang, banyak beberapah staff yang berbisik dan ketakutan. Karna sang direktur akan datang keperusahan ketika perusahan ada masalah atau ada rapat yang sengaja rahasia.
“ apa ada masalah di perusahan ya, kok pak abraham datang..” kata salah satu staff.
“ aku juga gak tahu, penjualan kita juga naik, saham juga naik, beberapah cilen seperti nya tak ada yang membatalkan kontra juga..” jawab salah satu staff yang bagian penjualan.
“ apa laporan keuanganmu bro yang tak sama.”
“ ke uangan ku juga aman bro..” kini staff bagian keuangan yang menjawab.
Tak butuh lama sang seketaris dari sang direktur memberikan pengumuman untuk semua staff harus datang kesemua aula akan ada pengumuman penting. Tak hanya satu atau dua staff yang merasakan ketakutan tentang pengumaman tersebut bahkan hampir semua staff yang berada di sana sangat takut. Exel juga merasakan ketakutan karna exel tahu apa yang akan di katakan oleh sang direktur.
“ selamat siang semuannya..” kata pak abraham dengan suara yang menahan marah.
Semua orang yang mengerti dengan suara bos besarnya seperti marah hanya saling terdiam dan menjawab serempak sapaan yang di ucapkan beliau. “ selamat siang.”
“ maaf jika saya menganggu aktivitas kalian semua, apa kalian tahu kenapa saya mengumpulkan kalian semua disini..” sambung lagi pak abraham dan mereka hanya saling melihat kesemua orang dan bersamaan dengan menggeleng kepala karna memang semua orang tak ada yang tahu.
“ dua bulan lalu saya mengumkan pertunangan putri saya yang sekarang CEO kalian dengan wakil CEO saat ini. Tepat hari ini saya sebagai ayah anatsya nugraha membatalkan pertunangan nya dengan exel buana..” kata pak abraham dengan tegas dan kata kata nya membuat semua staff terkejut dan saling melihat kearah exel dengan tatapan bertanyak.
__ADS_1
“ meskipun saya membatalkan pertunangan ini saya akan tetap profesional dalam masalah pekerjaan, exel buana akan tetap menjabat sebaik wakil CEO jadi saya harap kalian tetap menghormati dia karna dia tetap wakil CEO kalian meskipun sudah bukan menjadi tunangan putri saya. Saya hanya menyampaikan itu dan silahkan kembal ke pekerjaan kalian lagi dan terimah kasih..” kata pak abraham lagi dan menatap exel dengan tatapan marah.
Semua staff kini telah bubar dan kembali ke meja pekerjaan mereka masing meskipun masih ada beberapah orang yang penasaran dengan pembatalan pertungan tersebut.
“ ehh kenapa ya tuan exel dan nona tsya batal.. apa tuan exel melakukan kesalahan yang membuat pak abraham marah kepadanya..” kata staff lain.
“ kenapa exel jadi beg* sampai melakukan kesalahan hingga harus di buang dari menantu keluarga nugroho.. sudah dapat putrinya yang cantik dapat jabatan yang tinggi..” kata staff yang lain.
“ tapi tuan exel gak bakal sombong lagi karna dia hanya wakil CEO bukan calon suami dari nona tsya..” sambung yang lain.
“ sudah sudah kita kembali bekerja nanti kita ketahuan ibu tsya bisa di marahin kita..” kata staff yang lain dan yang lain hanya menganggukan kepala dan kemudian membubarkan dan kembali ke pekerjaan mereka masing masing.
Sedangkan exel yang mengejar pak abraham. “ pak saya bisa jelaskan semuanya..” kata exel yang menyusul langkah pak abraham dari arah belakang.
“ sayang ayah akan berada di ruangan jika ada dokumen yang kita bahas ayah tunggu..” kata sang ayah yang kemudian berajalan menujuh ruangan nya dan tak menghiraukan ucapan dari exel.
Sedangkan tsya yang juga berjalan menujuh ruangan nya yang di ikuti oleh exel yang juga masuk kedalam ruangan tsya. “ sya aku bisa jelaskan semuanya..” kata exel ketika pintu tertutup.
“ penjelasan?” tsya mengulangi kata kata exel dengan menyilangkan tanggan nya ke dada. “ hahahaha apa kau pikir aku peduli dengan penjelasanmu.. kau harus ingat exel aku juga tak mengingginkan pertunanggan ini jika ayah membatalkan nya maka orang yang bahagia adalah aku..” sambung tsya lagi dengan tersenyum lebar.
__ADS_1
“ kau bahagia karna laki laki yang menyekap ku bukan?, seharus nya kau yang bersalah bukan aku,, kau berselingkuh di belakangku selama ini..” kata exel yang membuat tsya mengerutkan keningnya tak mengerti tapi tak butuh lama tsya mengerti dengan maksud laki laki ini.
Sambung part 2