Cinta Lama Berlabuh Kembali

Cinta Lama Berlabuh Kembali
CLBK2_ Terkejut


__ADS_3

Tsya yang berjalan menujuh kantin dimana kekasihnya berda di sana. Tsya yang dari jauh melihat zen sedang berbicara dengan asistennya yang bernama malik. Terlihat jelas perubahan wajah zen ketika malik membisikan sesuatu.


Sedangkan nanda juga berjalan menyusul langkah dari tsya. “ kita lihat bahwa kau berbohong atau tidak tentang pertunangan yang kau bicarakan..” bisik nanda dengan tertawa mengejek yang sudah meninggalkan tsya.


“ cih dia pikir aku tak berani..” jawab tsya dengan pelan.


Zen yang melihat nanda dan tsya berjalan hampir bersamaan hanya mengerutkan keningnya penuh kecurigaan. “ sayang kamu tak apa..” tanyak zen ketika tsya sudah duduk di sebelahnya.


“ aku tak apa sayang, emangnya kenapa?, aku hanya ketoilet jadi aku tak apa, kecuali aku pergi berperang pasti aku luka luka..” canda tsya yang membuat zen gemas. Zen mengacak rambut tsya sedikit yang kemudian mencium pucuk kepalanya, meskipun semua mata melihat kearahnya tak membuat kedua orang yang sedang kasmaraan merasah risih.


“ zen aku datang kesini ingin mengatakan sesuatu..” perkataan tsya membuat zen kembali menatapnya.


“ jika itu penting kita bisa kembali keruangan ku, biar malik yang membawah makanan kita hem.”


“ tidak usah kita bicara di sini saja, pumpung banyak para staff mu yang juga makan siang..” perkataan tsya semakin membuat zen tak mengerti.


Tsya yang melirik kearah nanda dengan tersenyum,sedangkan nanda menahan amarahnya terlihat jelas dari wajahnya yang memerah. Tsya berdiri dan menarik nafas nya membuang pelang sebelom dia mulai berbicara, zen yang melihatnya hanya terdiam dan menyilangkan tanggan nya ke dada.



“ permisi semua nya tolong perhatian sebentar..” kata tsya dengan lantang membuat semua orang disana kembali menatap tsya dengan terheran heran. “ perkenalkan saya anatsya nugroho, saya disini ingin menyampaikan kabar bahagia saya dan bos kalian zen..” sebelom tsya melanjutkan ucapanya dia menatap kearah zen dengan mengedipkan mata nya satu dengan senyum yang manis.


“ kami berdua satu minggu lagi akan mengadakan pertunangan jadi kami harap kalian akan hadir dan menyasikan acara kami berdua..” sambung tsya lagi dengan menatap kearah zen, sedangkan zen tentu saja terkejut dan tak bisa berkata apapun.


Zen mengukir senyum di wajahnya ketika dia bisa kembali dari rasa terkejutnya dan tsya menatap kearah nanda penuh kemenangan, tetapi nanda membalas tsya dengan senyum penuh pengejekan karna dia melihat zen tak beraksi sama sekali.

__ADS_1


‘ ini hanya akal akal mu saja agar membuat ku panas , lihat saja zen tak bergeming dari duduknya‘ kata nanda dalam hati.


Zen yang akhirnya tersadar segera berdiri dan menarik tsya dan meluma* bibir tsya dengan lembut dan semua oraang yang melihatnya memberi tepuk tanggan yang bahagia.


Prok


Prok


Prok


“ lanjut di kamar tuan agar lebih leluasa..”teriakan staffnya.


“ jiwa jomblo ku meronta ronta tuan dan nona..” teriak lagi staff yang lain.


Sedangkan zen dan tsya hanya berciuman dengan ketulusan dan kebahagian menyelimuti hati zen. Bagaimana tak bahagia zen yang dari kemarin mengajak wanitanya menikah banyak sekali drama hingga dia melukai tanggannya dan ada korban, tapi sekarang sang wanitanya mengumumkan pertunangan mereka satu minggu lagi. Dan ini adalah kejutan yang membahagiakan.



Tsya mendongar tubuh zen agar ciuman itu terlepas dan zen malah memeluknya dengan erat setelah ciuman itu terlepas. “ terimah kasih sayang, dan aku butuh penjelasan nya nanti..” kata zen dengan berbisik tepat di telingga tsya. Sedangkan nanda melihat adengan itu mengepalkan tanggannya.


Braakkk


Suara meja yang tiba tiba di gebrak membuat semua orang tertujuh melihat kearah sumber suara nya. “ maaf saya tak sengaja..” ucap nanda ketika semua fokus menatap nya dengan kebinggungan.


Sedangkan tsya tersenyum penuh kemenangan ketika mata tsya dan nanda saling bertatapan, nanda menatap tsya dengan tatapan sengitnya. Nanda yang ditatap oleh malik dengan tatapan tajam dengan segera melangkahkan kaki nya pergi dari kantin itu.

__ADS_1



*****


“ jadi kamu mau bertunagan dengan ku karna nanda tadi mengejek mu he..” kata zen dengan sinis ketika mereka sudah tiba di sebuah mansion mewah yang di tinggali oleh zen. Dan tsya tentu saja menceritakan semua awal bertemu dengan nanda hingga berada di dalam toilet.


“ tentu saja tidak zen, bagaimana mungkin kau bisa berpikir seperti itu..” jawab tsya dengan lembut.


“ bagaimana aku tak berfikir seperti itu sayang, kamu tiba tiba mengumumkan pertunagan kita dan aku sama sekali tak tahu rencanamu.”


“ jadi kamu gak mau, ya sudah batalkan saja pertuangan kita..” kata tsya dengan sinis dan berdiri.


Zen dengan segera menarik tanggan tsya agar kembali duduk di sebelahnya lagi. “ bukan nya aku tak mau sayang, aku hanya menyakinkan bahwa kamu memilihku bukan karna nanda.”


“ tentu saja tidak zen, aku ingin bertunangan dengan mu murni dari hatiku.”


“ ok oke jangan marah, aku bahagia dan aku akan menyiapkan segala sesuatu nya, nanti kita cari baju di butik salah satu kenalan ku. hmm ke tante elmas dan tante nur nanti kita kesana.”


“ terserah kamu saja..” jawab tsya dengan masih cemberut.


Zen segera menarik tsya agar bersandar di pundaknya. “ apapun alasan mu aku terimah sayang, jika nanda mengatakan apapun padamu, aku harus berterimah kasih karna ucapannya membuat aku dengan dirimu segera bertunangan..” kata zen dan membuat tsya tersenyum.


“ terimah kasih sayang..” kata tsya dengan mencium pipi laki laki nya yang sebentar lagi menjadi tunangan nya.


Meskipun tsya mengambil keputusan untuk bertunagan dengan nya karna ucapan dari nanda tapi zen tak mempermasalahkan nya sama sekali. Sedangkan tsya berharap keputusan yang di ambil tak salah, karna mengambil keputusan pertunangan karna ke adaan emosi dengan nanda.

__ADS_1


__ADS_2