Cinta Lama Berlabuh Kembali

Cinta Lama Berlabuh Kembali
KEGELISAHAN


__ADS_3

Pagi ini sean terbangun lebih awal seperti biasa nya. Elmas masih terlelap di alam mimpinya. Sean melihat ke arah elmas yang tenang dalam tidur nya.


Sean lelaki kejam ,, lelaki dingin ,, dia bisa melakukan apapun dalam dunia bisnis nya dia bisa menghacurkan apapun yang meghalangi nya tetapi sean hanyalah manusia yang mempunyai kekuatan dan ketakutan. Kelemahan nya saat ini adalah keluarga nya.


Elmas terbangun karna merasa ada jemari yang menelusuri wajah nya. " Hubby kau membuat ku terbagun ". Ucap elmas tanpa membuka mata nya.


" Ehh kamu tahu aku yang menelusuri wajamu ". Ucap sean denga tersenyum


" Siapa lagi yang akan memengang wajahku hubby ".


" Sayang jangan tinggalkan aku apapun yang terjadi ". Ucap sean dan elmas membuka mata nya lalu menatap sean.


" Hubby sudah aku katakan bukan aku tak akan meninggalkanmu apapun yang terjadi hubby,, kita akan slalu bersama menghadapi ini semua ".


" Aku takut terjadi yang tak aku ingin kan ".


" Jika kamu masih berada di sisi ku tak akan ada yang bisa menyakiti ku hubby ". Ucap elmas dengan memengang kedua pipi sean.


" Aku tak pernah takut dengan semua hal tapi kau dan keluarga kita adalah kelemahan ku saat ini ".


" Aku percaya bahwa kamu akan menjaga keluarga kita agar kita tetep menjadi keluarga untuh hubby ".


Ucapan elmas memenangkan hati sean yang tengah gelisah. Sean mendekap erat tubuh sang istri.



****


Sean dan erlan kini tengah berada di ruangan nya. Erlan menatap ke arah bos nya ketika sean membaca setiap laporan keuangan yang erlan berikan.



" Kenapa hasil nya berbeda dengan punya mu,, kenapa hasil nya lebih kecil dari milik akun keuangan kita ".


" Saya tidak tau bos tapi saya memiliki semua copy nota nya ".


Sean menatap erlan dengan melepas kaca mata putih yang bertereng di hidung nya.


" Apa slama ini kita di tipu erlan ".


" Tidak bos ".


" Lalu mulai kapan perusahan kita mengalami banyak penyusup ".


" Semenjak ada nya OB wanita bernama erina bos ,, tapi saya tidak mau menangkap nya tanpa ada nya bukti ".


" Kau panggil bagian keuangan ,, dan satu lagi kirim OB itu keluar kantor untuk membeli apapun jangan biar kan dia tau bahwa kita memanggil bagian keuangan ".


" Siap bos ,, saya permisi ". Ucap erlan.


Sean masih meneliti beberapah masalah keuangan yang ada di depannya. Sean menghentikan aktifitas nya ketika melihat ponsel nya berdering dan elmas lah yang menghubunginya.



" Hubby ". Ucap elmas ketika panggilan vidio itu di jawab.

__ADS_1


" Sayang ,, ada apa ?"


" Aku - tak ada hubby ". Ucap elmas dengan malu malu.


" Ehh ada apa ?, kenapa malu seperti itu ". Ucap sean dengan tersenyum ketika melihat istri nya bertingkah malu malu.


" Tak ada apa apa lupakan saja ".


" Kau lupa dengan janji kita sayang ".


" Aku merindukanmu kenpa kau tak pulang pulang hubby ,, kenapa malam begitu lama sekarang ". Ucap elmas dengan menutup wajah nya.


Sean yang mendengar ucapan dari sang istri tersenyum bahagia. Wanita yang dia puja kini mengatakan merindukannya.


" Kau hanya tersenyum saja hubby,, kau menyebalkan ". Ucap elmas dengan cemberut.


" Jangan cemberut sayang ,, kau tau aku bahagia mendengar kau mengatakan merindukan ku,, padahal baru beberapah jam aku pergi ke kantor ".


" Cepat pulang hubby ".


Sean ingin menjawab terdengar suara ketokan pintu.


" Masuk ". Ucap sean dan nampak lah erlan serta staff dua lelaki yang tak sean kenal.


" Sayang nanti setelah semua selesai aku segera pulang,, sekarang kamu istirahat lah atau ke butik,, atau kerumah papa juga tak apa hem ".


" Benarkah hubby ,, aku boleh keluar ".


" Benar sayang ,, pergi lah jika kamu bosan ,, aku harus - ".


Tut


Tut


Sean menatap ke arah dua lelaki yang tengah menunduk gugup. Sean menatap erlan seakan bertanyak.



" Bos mereka bagian keuangan,, ini pak steve bagian keuangan secara langsung,, sedangkan ini pak herman bagian pembukuan berperan hanya di bagian belakang pak steve ". Ucap erlan.


" Duduklah kenapa kalian tengang sekali. Bukan kalian juga ikut serta dalam liburan kemarin ".


" Iya bos kami ikut dengan serta anak anak kami ". Ucap pak steve.


" Pak herman katakan dengan pembukuan ini ,, kenapa di catatan mu berbedah jauh dengan catatan erlan ". Ucap sean dengan nada dingin nya, sedangkan pak herman tak berani menatap bos nya atau pun menjawabnya


" Baik pak herman tak ingin menjawabnya tak masalah ,, sekarang giliran pak steve anda yang secara langsung berurusan dengan bendahara kita bukan begitu ".


" Iya bos ".


" Anda juga yang tahu keluar masuk nya uang kita dari bendahara kita ,, Bendahara tak akan mengeluarkan uang sebanyak ini kalau bukan tanda tanggan anda dan tanda tanggan saya,, tapi karna kebijakan saya cukup tanda tanggan anda dan erlan uang akan cair ".


" Iya bos,, tapi maafkan saya,, saya mendatangani berkas ke uangan dari pak herman,, Kalau boleh saya tahu pada tanggal berapah keuangan yang tidak sama dengan milik tuan erlan. Saya bisa mencocok an nya karna setiap apapun yang di ajukan oleh tuan herman maka saya juga menyalin nya ".


" Pada tanggal 1 hingga tanggal 25 bulan ini catatan tak sama ". Ucap sean dengan melihat kedua staff nya.

__ADS_1


Pak steve menjawab semua pertanyak an yang di ajukan untuk nya tanpa ada rasa gugup sama sekali. Sedangkan pak herman tak berani menatap bos nya,, menjawab pun dia tak berani sama sekali.


" Ini bos berkas nya ,, coba saya cocok an ".


" Bawah sini biar saya yang mencocok an ". Ucap sean dengan mengulur kan tanggannya mengambil berkas yang ada di tanggan staff nya.


Sean mencocokannya dan berkas pak steve sama dengan berkas erlan. Sean menatap kearah erlan dan erlan tahu apa yang di maksud dengan bos nya. Hanya saja tatapan erlan paham betul.


" Pak herman saya bertanyak,, kenapa pembukuan anda tidak sama dengan milik erlan serta milik pak steve ". Ucap sean dengan sedikit berteriak.


" JAWAB !! Jangan membisu kau bisa bicara bukan ". Teriak sean kepada staff nya.


" Kalau kau tetap tak bisa bicara maka saya pastikan keluarga mu yang menerimah ulah mu ". Ucap erlan juga tak kalah dingin.


" Jangan bos maafkan saya ,, saya hanya di suruh ". Ucap staff itu.


" Siapa yang menyuruhmu ".


" Nyoya amanda bos tapi saya tidak bertemu langsung dengan nya.. saya hanya menemui seseorang yang ada di perusahan ".


" Siapa yang kau maksud ".


" Erina bos saya berurusan dengan erina tapi yang menyuruh saya pertama kali nyoya amanda ".


" Amanda kau ingin menghancurkan siapa ?, kau salah orang jika ingin menghancurkan ku ". Ucap sean dengan menahan amarah nya.


" Tolong bos jangan sangkut pautkan dengan keluarga saya,, mereka tak tahu apa apa bos ". Ucap pak herman dengan memohon.


" Aku tak akan menyentuh keluarga mu jika kau mau bekerja sama dengan kami dan pak steve jaga rahasia ini juga,, kalian berdua harus bekerja sama untuk membongkar kejahatan ini ". Ucap sean dan di angguki oleh mereka berdua.


" Jangan gugup oke,, anggap saja aku tak tahu apapun saat ini ,, kapan kau akan memberi uang pada erina ".


" Nanti bos jam makan siang di ruangan ku ".


" Baik nanti erlan akan mengatur semua nya.Tetap lah tenang jangan sampai dia curiga ".


" Baik bos ".


" Erlan kau pasti kan dulu bahwa wanita itu belom kembali ".


" Tenang saja bos saya menyuruh erina untuk membelikan anda makan jepang yang ada di pusat kota ".


" Itu jauh sekali erlan ,, pasti dia masih menunggu ,, ya sudah kalian pergi lah dan jangan gugup ".


" Baik bos ". Ucap ke dua staff itu.


Dan mereka keluar serta erlan mengikuti dari arah belakang nya. Erlan akan memasang camera kecil di sudut ruangan pak herman.


Sedangkan erina tentu saja masih menunggu makanan yang dia pesan. Erina senang tentu saja karna dia kira bahwa sean menyuruhnya. Padahal sean serta erlan tengah menyusun rencana untuk menjebak nya.



Amanda hari ini tengah gelisah karna usaha nya agar tuan chan berada di pihak nya hanya 10%. Tetapi amanda hari ini akan mendapatkan pemasukan dari perusahan seam paulo.


" Kita akan hancur sama sama sean.. sebentar lagi kita akan menanggis bersama.. dan aku akan menanggis bahagia melihat kehancuran mu ".

__ADS_1



__ADS_2