
Setelah kejadian malam itu sean dan elmas menjadi canggung. Sean yang sibuk dengan beberapah proyek yang di italia sedangkan elmas masih mengutuk kebodohannya. Jika saya akal sehat nya tak kembali maka apa yang slama ini di pertahankan akan hilang.
Sean yang malam itu merasa bersalah kepada sang wanita hanya bisa menahan diri agar tak merebohkan dinding nya lagi. Pikiran ketakutannya tentang elmas kini memenuhi otak nya.
Elmas yang merasa sean menghindari nya sejak kejadian malam itu membuatnya bersedih. Tak banyak percakapan antara mereka berdua meskipun setiap tidur sean slalu menidurkan elmas di dalam dekapanannya.
" Sayang besok kita pulang ". Ucap sean ketika baru datang dari cabang perusahannya. " Pekerjaan ku juga sudah selesai hari ini ". Ucap sean selanjutnya. Sedangkan elmas tak mengatakan apapun. Bahkan menatap nya pun tidak.
Sean yang merasa tak ada jawaban akhir nya menatap elmas dengan binggung. Sean pikir beberapah hari ini elmas terlalu pendiam. Sean tak berani menanyakan karna sean takut mendapatkan jawaban bahwa elmas menyesal tentang semuanya.
" sayang kamu mendengar kan aku ". Ucap sean ketika sudah duduk di samping elmas.
" Heem aku dengar ". Ucap elmas dan berdiri meninggalkan sean sedangkan sean menarik lembut elmas dan mendudukan elmas kedalam pangguannya.
Elmas hanya menatap ke arah lain ketika sean menatap elmas. Sean memegang dagunya agar mereka bertatapan. " Ada apa el,, seperti nya kau menghindai ku. Apa aku punya salah padamu ". Ucap sean dengan hati yang siap mendengar jawabannya sang wanita nya.
Elmas menatap mata nya sean dengan mata berkaca kaca. " Hee kenapa malah menaggis ".
Elmas hanya menjawab tanpa menjawabnya. "Apa aku seperti ja***g bagi mu sean ". Pertanyaak elmas membuat sean terkejut.
" Siapa yang mengatakan kau ja***g.. kau kekasih ku.. wanita ku.. calon istri ku dan calon ibu icha.. bagaimana kau bisa di sebut ja***g ". Ucap sean dengan mendekap elmas dengan erat.
" Kau menghindari ku sejak kejadian malam itu sean.. Apa kau tak menyadarinya jika aku terluka atas sikap mu yang tak peduli dengan ku ". Ucap elmas dengan suara bergetar.
Sean menghembus kan nafas nya dan mengelus rambut elmas dengan lembut. "Sayang dengar kan aku dulu jangan mengambil kesimpulan dahulu. Aku rasa kamu yang menghindari ku sejak malam itu. Aku takut kau menyesal. Aku tak menghindarimu sayang percayalah ".
Elmas menatap sean. " Benarkah kau tak menghindari ku ".
Sean tersenyum dengan menatap elmas dengan tenang. " Mana mungkin aku menghindarimu sayang kau wanita ku selamanya.. kau cinta ku.. jantung ku mana mungkin aku bisa jauh darimu ".
" Kau gombal sean. Kau perayu ulung ". Ucap elmas denga memeluk nya dengan erat.
" Kita akan pulang besok. Dan aku akan menghadap papamu serta kakakmu mintak ijin menikahi princessnya ".
__ADS_1
Elmas melepaskan pelukannya dan menatap sean. " Apa tidak terlalu cepat ".
" Apa yang cepat sayang. Ini sudah terlalu lama aku sudah menunda melamar mu terlalu lama ."
" Benarkah. Jika itu menurutmu baik maka aku setujuh. Tapi tunggu dulu bagaimana dengan amanda. Aku tak mau menikah denga mu jika kau belum resmi bercerai dengan amanda". Ucap elmas dengan masih menatap nya.
Sean tak menjawab pertayak an elmas. Sean mencium bibirnya elmas dengan lembut. Hanya mencium tak ada tanggan yang liar. Ciuman yang lama membuat nya akan lepas kendali sean melepaskan ciumannya dan menempelkan kening nya pada kening elmas.
" Jangan pikirkan itu. Percaya saja padaku ".
Elmas menganggukan kepalanya dan Elmas segara beranjak dari pangkuan sean dan merebahkan badannya ke atas kasur. Sedangkan sean tersenyum melihat wanita nya sudah kembali tersenyum.
***
Sean dan elmas kini berada di atas gedung CV PL. Mereka telah berhasil mendarat dengan selamat. Mereka berjalan kearah ruanga sean. Sean dan elmas melewati beberapah pegawai nya yang berkumpul.
" Aku tak mengaji kalian untuk menggosip ". Ucap sean dengan lantang serta dingin. Membuat para pegawainya menunduk dan ketakutan.
" Selamat datang bos dan nona ". Ucap seketarisnya denga menundukan kepalanya.
" Di mana erlan ". Ucap sean dingin.
" Tuan erlan ada meeting bulanan bos bersama para pegawai yang lain ".
" Hubungi erlan dan suruh keruangan saya. Dalam waktu 5 menit tak datang saya yang akan pastikan kalau kalian semua tak mendapatkan gaji dalam 3 bulan ". Suara sean dengan tegas serta dingin. Sean yang sudah mengatakannya segera masuk kedalam dengan tetap mengadeng tangga elmas.
" Sayang kau terlalu berlebihan ". Ucap elmas ketika mereka telah tiba di ruangannya. Dan sean sudah duduk di tempat kebesarannya. Elmas yang berdiri di sebelah sean hanya bisa diam.
Sean yang mengerutkan keningnya dan ingin menjawab perkataan elmas terdengar suara pintu terbuka dan menapaka sosok erlan dengan nafas yang terputus putus.
__ADS_1
" Apa kabar bos dan nona elmas ". Ucap erlan nafas terputus putus.
" saya baik tapi tidak dengan bosmu yang satu ini ". Ucap elmas denga menyenggol lenggan sean sedangkan sean masih menatap erlan dengan tatapan dingin dan menahan amarahnya.
Erlan hanya menatap bos nya dan menelan ludah nya dengan kasar. Tentu saja erlan tahu bahwa bos nya sedang menahan amarahnya.
" Apa yang kau kerjakan selama kerja bersama ku ". Perkataan sean membuat erlan merinding. " Apa kau tak memecat mereka yang suka bergosip di kantor ku ". Bentak sean dan mengebrak meja mengunakan majalah di depannya. Sedangkan elmas memundurkan langkahnya hingga menatap tembok di belakangnya.
" Maafkan saya bos. Saya akan memecatnya sekarang ". Ucap erlan dengan menunduk dan berfikir siapa yang bergosip dan di pergoki oleh bos nya hingga bos nya murka.
" black list dari semua perusahan ". Perintah sean yang tak bisa di bantah.
" Sayang aku takut jika kau marah marah ". Ucap elmas dengan jarak yang jauh di belakang sean. Sedangkan sean melihat kearah elmas.
" Sayang maafkan aku ". Ucap sean dengan berjalan ke arah nya dan langsung mendekap elmas dengan hangat.
" Cihh !! Bos ini manis sekali jika bersama nona elmas. Tadi saja marah marah sekarang langsung luluh ". Ucap erlan dalam hati.
" Pergi lah dan segera lakukan apa yang aku perintahkan ". Ucap sean dengan lembut dan masih mendekap elmas. Sedangkan erlan segera pergi dan mencari dalang siapa yang membuat bos nya marah besar.
" Maafkan aku sayang ,, aku hanya tak mau mendengar orang mencemoh mu atau apapun itu ". ucap sean dengan lembut.
Elmas melepaskan pelukannya dan menatap sean. " Aku tau kau melindungi ku sean dan terimah kasih untuk itu. Tapi kau berlebihan jika harus memecat pegawaimu. Mereka tentu saja mencemoh ku mereka tau kau memiliki istri dan aku hanya wanita sim- ".
Sean segera mencium bibir elmas sebelum elmas menyelesaikan ucapannya. Ciuman yang di pimpin sean membuat elmas melemas seketika. Ciuman itu segera di lepas oleh elmas.
" Jangan katakan kau wanita simpanan ku el. Dari dulu kau meninggalkan aku. Aku tak pernah setujuh kita putus. Hanya kau yang dulu memutuskan hubungana kita sedangkan aku tak mau. Jadi ku mohon jangan katakan mau wanita simpanan ku. Kau mengatakan seperti itu sungguh aku yang terlihat bre****k ". Ucap sean dengan menandan elmas.
" Maaf kan aku sean ". Ucap elmas dengan masuk kedalam dekapannya sean.
" Kau bukan wanita simpanan el aku lelaki bebas sekarang. Dan aku segera melamar mu ". Ucap sean dalam hati.
Sean memang sengaja tak memberi tahu elmas tentang status nya dia akan memberi kejutan untuk elmas ketika dia melamar wanita nya.
__ADS_1