Cinta Lama Berlabuh Kembali

Cinta Lama Berlabuh Kembali
CLBK2_ Launching Produk


__ADS_3

Satu minggu sudah berlalu dengan cepat, hari ini adalah hari yang di tunggu oleh tsya karna hari ini adalah louncing produk terbaru dari tsya sendiri. Banyak orang penting yang datang kesini, tentu saja untuk menjalin kerja sama dengan perusahan tsya saat ini.


Semua perusahan serta semua orang yang pemengang saham banyak yang kagum dengan anatsya, CEO wanita yang sukses menaikan harga saham 4% dalam beberapah bulan.


Tsya kali ini menggunakan gaun berwarna merah panjang untuk menutupi kaki jenjangnya, belahan dada yang sedikit terbuka dan mengexpose punggung mulus nya dengan sempurna, semua yang melihat akan terpesona dengan kecantikan yang di pancarkan oleh tsya.



“ kamu sangat cantik nak, seperti almarhuma ibumu..” kata sang ayah ketika pertama melihat putri semata wayang nya.


“ terimah kasih ayah, dan ayah juga tetap tampan.”


“ sekarang kita turun, tamu sudah banyak yang datang..” kata sang ayah lagi dan di angguki oleh tsya.


Tsya dan sang ayah memasuki aula dengan senyum tipis di bibirnya, semua mata seakan menatap kearah tsya dengan kagum. Kecantikan nya, serta memiliki tubuh yang sempurna adalah idaman semua wanita.


Tsya yang sudah membaur ke rekan bisnis nya, serta ayah nya juga yang menyapa beberapah orang di sana. Kini sorotan lampu itu kembali menyala dan semua mata juga tertujuh dengan tamu yang berjalan masuk dengan mengandeng wanita cantik di sebelah nya dengan mesra.



Tsya berjalan kearah samping untuk melihat nya lebih dekat, dan sedikit terkejut bahwa tamu itu adalah zen yang bersama wanita cantik serta tubuh yang tak kalah bagus.


Tsya tersenyum sinis. “ satu minggu yang lalu dia mengatakan cinta pada ku dan sekarang lihatlah dia datang bersama wanita haha dasar laki laki playboy..” ucap tsya dengan pelan.


Tsya berjalan menghampiri seketaris nya yang sedang berbincang dengan salah satu staff yang lain. “ bela..” panggil tsya.


“ iya buk..” jawab bela.

__ADS_1


“ siapa yang mengundang laki laki itu..” tanyak tsya dengan menunjuk kearah zen.


“ maaf buk saya yang mengundang.”


“ kamu cari mati dengan saya.”


“ tidak buk, kata ibu bukan nya untuk mengundang semua direktur utama atau CEO semua perusahan yang ada di kota ini..” jawaban tsya membuat nya tak bisa menjawab dan segera meninggal kan nya.


Tsya yang berjalan dengan raut wajah kesalnya seakan di rencanakan oleh zen. “ nona tsya selamat malam..” sapa zen dengan tersenyum.


Tentu saja tsya membalas senyuman itu. “ selamat malam tuan zen dan nona siapa?”


“ cyntya..” ucap perempuan itu yang memperkenalkan dirinya.


“ ouh ya nona cyntya.”


“ aku akan mengontrak produk ini tanpa harus melihat launching ini..” kata zen dengan tenang.


“ sayang kamu yakin ingin mengontrak produk ini, aku sangat senang karna aku yakin ini produk akan laris di masyarakat dan aku akan membeli nya langsung setelah launching ini selesai.”


“ terimah kasih nona cyntya, nanti pihak saya akan mendatangi anda..” ucap tsya dengan tersenyum.



Zen tak sengaja melihat pak abrham yang berjalan mendekat ke arah mereka dari arah belakang punggung tsya. “ tya kamu bisa gabung dengan yang lain atau kamu makan dulu,, aku harus bicara bisnis dengan beberapah orang..” usir halus yang di katakan zen kepada wanitanya.


“ hem, mari nona tsya..” kata cyntya dengan tersenyum dan di balas dengan anggukan oleh tsya.

__ADS_1


Tsya yang ingin bicara terpotong ketika mendengar suara yang memanggilnya. “ tsya nak..” panggil sang ayah yang membuat tsya melihat ke arah belakang.


“ ayah, ada apa?”


“ acara akan di mulai sayang, kita di suruh ke arah belakang panggung..” kata sang ayah yang kemudian melihat ke arah laki laki yang berdiri dengan tersenyum. “ hallo anak muda..” sambung sang ayah lagi yang langsung berjabat tanggan dengan zen.


“ selamat malam tuan, saya zen adtya adam.”


“ zen?, astaga kamu putra dari ahmad adam?, senang bertemu dengan pengusaha muda yang sukses.”


“ terimah kasih tuan, saya juga satu kehormatan bisa datang ke acara besar dari putri cantik anda tuan..” kata zen.


“ terimah kasih nak,, kita tak bisa mengobrol banyak karna kami sudah di tunggu,, aku harap kita bisa berjumpa lagi untuk mengobrol banyak lagi.”


“ saya janji tuan, kita akan bertemu lagi lebih dekat..” ucap zen dengan menatap tsya dengan tersenyum sedangkan tsya merasa kesal.


“ ayah kita harus pergi..” ucap tsya dan di angguki oleh sang ayah dan mereka berdua sudah berjalan meninggalkan zen.


Tsya yang hati nya bergemuruh dengan rasa marah dari tadi seakan tak bisa fokus dengan acara hari ini, mata nya dari tadi selalu menangkap zen dengan cyntya yang bermesraan di depan umum.


“ shit.” Umpat tsya dengan rasa kesal.


“ nak kamu kenapa?” tanyak sang ayah ketika mendengar umpatan dari putrinya.


“ aku gak apa yah.. aku mau ke toilet dulu..” kata tsya dengan cepat menghindar dari pertanyakan sang ayah, sedangkan zen tentu saja menangkap gerak gerik dari tsya yang dari tadi tak fokus dengan acara louncing produk nya.


Zen memang sengaja membawah cyntya bersama dirinya untuk melihat reaksi tsya, awalnya zen tak yakin ini akan berhasil karna zen tahu tsya tak mudah di provokasi tapi siapa sangka tsya sangat marah terlihat jelas dari raut wajahnya yang sudah berubah dari tadi.

__ADS_1



Zen yang mengikuti langkah tsya hingga masuk kedalam toilet wanita. “ dasar playboy laki laki kurang ajar,, dia berani mencium ku sekarang dia membawah kekasih nya di depan ku..” amarah tsya sudah tak terbendung lagi ketika dia berada di dalam toilet. “ aku harus kuat oke, gak boleh lemah..” sambung nya lagi dengan menguatkan dirinya lagi. “ arghhhhhh sial..” teriak tsya yang sedikit tertahan. “ awas saja ketemu aku lagi akan ku pukul pakai sandal tu orang.” Ucap tsya lagi, tanpa tsya sadari bahwa zen tengah mendengar semua yang dia katakan, dengan senyum yang mengembang dia meninggalkan toilet wanita itu.


__ADS_2