Cinta Lama Berlabuh Kembali

Cinta Lama Berlabuh Kembali
CLBK2_ Tenggelam


__ADS_3

Kini mereka berdua tengah duduk di sofa dengan posisi kepala tsya yang bersandar d lenggan kekar tunangan nya. sedangkan zen mengotak atik ponselnya menunggu kabar orang orang nya yang mencari kapal pribadinya yang khusus untuk mengirimkan barang barang nya. tsya yang menonton telivisi.


“ sebuah kapal yang berukuran sedang nampak tenggelam di lautan tiongkok selatan, pihak kepolisian masih menelusuri nama kapal yang tenggelam.”


Deg


‘ tiongkoh selatan ‘ batin zen


“ mudah mudahan tak ada korban jiwa..” kata tsya yang mendoakan kapal yang baru ia tahu. “ sayang doain orang orang yang ada di kapal itu selamat semuanya..” ajak tsya sedangkan zen sama sekali tak mendengarakan nya karna ia sibuk menghubungi malik untuk memastikan itu bukan kapalnya dan anak buah nya.


“ sayang kamu tak dengarkan aku bicara..” kata tsya dengan jengkel dan zen tentu saja terkejut.


“ maaf sayang aku tak mendengarkan nya, apa kamu bilang apa hem.”


“ kamu kenapa?, kenapa kamu seperti orang khawatir.”


“ tak ada, aku hanya ada masalah di kantor, aku tinggal dulu untuk menghubungi malik..” ia yang langsung pergi masuk kedalam ruang kerja nya membuat tsya binggung.


‘ apa sebegitu berat masalahnya hingga tanpa menunggu ku mengatakan ia sudah pergi, cih ‘ batin tsya lalu melanjutkan ia menonton beritanya.



Sedangkan di ruangan kerjanya ia segera menghubungi malik untuk mengkonfirmasi berita tersebut. 📞 '' malik aku melihat be- “


📞 “ maaf kan kami tuan, tapi berita yang anda dengar memang benar dan orang orang kita sudah berada di sana..” kata malik dengan segera memotong perkataan bos nya.


📞 “ lakukan apapun untuk menyelamatkan orang orang kita.”


📞 “ kami sudah mengirim penyelam handalan kita tuan.”


📞 “ dengar malik, aku tak butuh barang barang kita yang terpenting orang orang kita harus selamat, aku tak ingin mendengara kabar ada korban..” kata zen dengan tegas.


📞 “ kami akan berusaha tuan.”

__ADS_1


📞 “ aku tak mau tahu malik mereka harus selamat..” perintah zen dengan tegas yang kemudian mematikan panggilan tersebut. Zen mengusap kasar wajahnya.


‘ mereka harus selamat aku tak butuh barang barang itu, yang aku butuhakan nyawa mereka tuhan, selamatkan nyawa mereka ‘ batin zen dengan memohon.



Zen keluar ruangan nya ketika ia sadar bahwa ada wanitanya yang menunggu di ruang tamunya, tsya yang menunggu terlalu lama hingga membuat nya ketiduran di sofa panjangnya.


Zen tersenyum melihat wanitanya tertidur dengan damai, zen segera memidahkan nya kedalam kamarnya, sekali mencium keningnya sebelom ia juga tertidur di sebelah wanitanya.


Zen dengan segera menekan tombol hijaunya ketika panggilan masuk kedalam ponselnya. 📞 “ ya hallo..” suara zen yang serak menandahkan ia baru tertidur.


📞 “ kabar buruk tuan..” malik yang bersuara dari arah sebrang dengan nada cemas nya.


📞 “ tunggu sebentar malik..” kata zen yang melepaskan pelukan nya kebadan tsya yang kemudia ia keluar dari kamarnya menujuh ruang kerjanya. “ katakan ada apa..” sambungnya lagi ketika ia sudah berada jauh dari wanitanya yang tengah tidur.


📞 “ pihak kepolisian datang terlebih dulu dari kita tuan, dan orang orang kita yang di bawah ke kantor polisi bisa kita selamatkan meskipun harus ada baku tembak dengan mereka, tapi barang barang kita tak bisa kami selamatkan tuan.”


📞 “ tak apa malik yang terpenting orang orang kita selamat, barang masih bisa kita buat tapi orang orang kita sanga penting bagi kita dan keluarga nya.”


📞 “ mereka sudah perjalanan menujuh pesawat pribadi kita untuk di terbangkan ke sini.”


📞 “ baik, jika sudah sampai, tanyakan apa yang terjadi, aku yakin ada kesalahan.”


📞 “ baik tuan..” dan panggilan itu berakhir.


Sedangkan aiden marah karna hari ini ia gagal mengirim barang barang itu dan ini pertama kalinya ia gagal dalam misi dan ia juga harus baku tembak dengan polisi yang mencoba membawah orang orangnya. Sedangkan bryan sudah mengobati orang orang yang terkenak tembak atau luka luka.


“ aku yakin ini ada yang salah..” kata aiden kepada bryan yang tengah mengobatinya di dalam pesawat pribadinya.


“ maaf tuan, kapal kita memang di sabotase, ada pengkhianat di antara kami..” sebuah perkataan yang membuat aiden dan bryan melihat kearah nakoda nya.


“ pengkhianat, apa kamu yakin?”

__ADS_1


“ saya yakin tuan, karna waktu kami tenggelam ia sudah memakai pelampung dan berhasil melarikan diri.”


“ sialan, akan ku bunuh orang itu, beraninya ia berkhianat dan main main dengan kita, kalian tahu siapa orangnya..” tanyak aiden yang wajahnya seketika merah menahan amarahnya.


“ iya tuan aiden.”


“ kita harus lapor pada tuan malik dan bos besar..” timpal brayen dan di angguki oleh semua orang.


Sedangkan berita yang sedang ramai adalah tenggelam nya kapal dan di sana banyak barang senjata serta ada beberapah paket ganja yang siap dikirim. Dan yang membuat ramai lagi adalah perampasan paksa orang orang yang polisi bahwa untuk introgasi lebih lanjut.


Berita dua kota besar ini sekarang menjadi pusat, mata elang zen membaca setiap kata berita online yang ia baca, sedangkan malik yang mendengar penuturan nakodanya yang selamat segera mencari orang yang berhianat.


Tsya yang terbangun dan melihat zen sedang memakai handuk di pinggangnya dan sebuah pistol di tanggan nya dengan memandang kearah jendela, ia harus susah payah menahan rasa ingin menyentuhnya.



‘ astaga pikiran ku terlalu mesum ‘ batin tsya dan ia harus pura pura tidur lagi.


📞 “ hallo katakan malik..” suara zen yang tengah berbisik mengangkat sebuah panggilan masuk.


📞 “ ada seseorang yang berkhianat di antara mereka bos dan kami sudah mencarinya..” malik yang segera menceritakan kejandian pada zen membuat nya seketika berubah wajahnya dengan wajah dinginnya.


📞 “ lalu mereka sudah datang?”


📞 “ sudah bos, meskipun mereka terluka tapi nyawa mereka bisa di tolong.”


📞 “ baik cari mereka yang ingin mencoba bermain main dengan kita, seberapah jauh mereka bersembunyi dari kita..” seringai zen dengan senyum devilnya muncur di bibirnya. Sedangkan zen yang masih berbicara setengah berbisik tetapi masih bisa di dengar oleh tsya yang hanya pura pura tertidur.


‘ apa yang terjadi dengan perusahan nya, apa mereka akan bangkrut?, dan siapa yang ingin main main dengan nya ‘ batin tsya yang sedang berdialok sendiri di dalam hatinya.


______


Jangan lupakan jejak kalian ya gaes

__ADS_1


like coment atau vote


makasih


__ADS_2