Cinta Lama Berlabuh Kembali

Cinta Lama Berlabuh Kembali
CLBK2_ Pemeriksaan


__ADS_3

“ nanti kita akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut lagi nyoya, kita akan pap smear lebih dulu untuk memastikan lebih lanjut lagi..” sambungnya lagi.


“ dok apa rahim saya akan di angkat?” kata pertama yang di tanyakan tsya ketika mereka sudah selesai dengan usg nya.


“ banyak pengobatan yang akan saya arahkan ke anda nyoya, tapi yang jelas tidak dengan pengangkatan rahim anda..” penjelasan sang dokter membuat tsya dan zen sedikit tersenyum.


“ nanti kita akan bahas tentang ini, ketika kita sudah tahu seberapah besar polip anda nyoya.”


“ baik dok.”


“ mari kita akan melakukan pap smear lebih dulu, tapi sebelom nya saya ingin menanyakan hal yang lebih pribadi.”


“ tanyakan dok..” jawab tsya.


“ kapan terakhir kali kalian berdua berhubungan..” pertanyakan sang dokter tentu membuat kedua anak manusia ini sangat malu. Terutama tsya yang malu nya bukan main.


“ berhubungan badan maksud anda..” zen memperjelas pertanyakan sang dokter.


“ iya, berhubungan badan, kapan terakhir kali kalian berhubungan.”


“ kemarin..” jawab zen tanpa rasa malu sama sekali.


“ maaf kan saya tuan dan nyoya, tapi untuk sekarang kita belom bisa melakukan pap smear, karna hal yang di larang 2 hari sebelom pap smear adalah dilarang berhubungan badan, jadi saya mintak sementara jangan berhubungan badan terlebih dulu selama dua hari.”


“ hanya dua hari kan dok..” suara zen kini seakan terdengar dingin.


“ sementara hanya dua hari tuan..” jawab sang dokter ani dengan tersenyum, sedangkan briyan dan tsya hanya geleng geleng tak percaya. “ pap smear ini untuk melihat lebih lanjut penyakit anda, apa ada penyakit lain di dinding rahim, atau tidak. Saya harap tidak ada penyakit lain..” sambungnya lagi.


“ baik dok terimah kasih..” kata tsya dan mereka saling berjabat lagi.


“ mari nyoya dan tuan saya antar keluar..” timpal briyan dan di angguki mereka berdua.


Tsya dan zen kini berjalan keluar rumah sakit dengan perasan mereka masing masing. “ bri kau atur sang dokter ani tetap di sini selama pemeriksaan ini berlanjut, berikan fasilitas yang pantas untuk beliau..” zen yang menyuruh briyan untuk mejamu dokter tamu tersebut.


“ siap bos, serahkan pada saya. Saya juga akan membeli alat alat yang di perlukan untuk pemeriksaan lebih lanjut.”

__ADS_1


“ lakukan yang terbaik..” zen bicara dan di angguki oleh briyan.


*****


Dua hari berlalu, kini tsya dan zen sudah siap di ruang tunggu untuk melakukan pap smear yang di sarankan dokter ani.


“ nyoya mari kita lakukan..” suara dokter ani mengejutkan tsya yang dari tadi melamun.


“ahh baik dok..” jawab tsya dengan gugup.


“ tuan tolong tunggu di sini, biarkan saya dan nyoya yang berada di dalam..” dokter ani menghentikan langkah zen yang juga ingin masuk kedalam.


“ tuan biarkan dokter yang melakukan nya..” timpal briyan ketika melihat raut wajah bos nya seakan marah karna di larang menemani istrinya.


“ hubby aku sendiri saja tak apa..” suara tsya yang lembut membuat zen melunak wajahnya dengan seketika.


Tsya dan sang dokter melakukan pap smear, sedangkan briyan dan zen hanya menunggu di luar ruangan tersebut. Zen hanya bisa berjalan mondar mandir dari tadi, nampak jelas wajah ke khawatiran dan begitu cemas.


“ kenapa sangat lama bri, apa saja yang di lakukan di dalam..” zen bicara dengan suara tak sabar menunggu.


Suara pintu terbuka hanya menampahkan sang dokter dengan membawah sempel di tanggan nya. “ dokter briyan ini sampel nya, segera bawah ke lab..” dokter ani bersuara dengan menyerahkan sampel di tanggan nya. “ berapah lama hasil nya dok..” sambungnya lagi.


“ saya usahakan satu sampai dua jam dok..” jawab briyan.


“ baik saya akan tunggu.”


“ dokter di mana istri saya..” zen bertanyak dengan mata yang mencari istrinya yang tak keluar keluar dari ruangan tersebut.


“ nyoya tsya sedang istirahat tuan, karna kita melakukan pap smear mungkin nyoya akan sedikit pendarahan tapi itu tidak masalah..” penjelasan sang dokter membuat zen segera masuk kedalam ruangan tersebut dengan menerobos dokter ani dan briyan yang berdiri di sana.


“ makhlum dok, mereka baru menikah..” timpal briyan dan hanya dapatan senyuman dari dokter ani.


Briyan yang sedang meneliti sampel yang di berikan dokter ani, sedangkan zen mendekap erat istrinya yang sedang menunggu hasil sampel tadi.


“ sayang kamu tidak lapar..” pertanyakan zen hanya dapat gelengan dari istrinya. “ apa kamu haus?”sambungnya lagi dan lagi lagi hanya gelengan kepala.

__ADS_1


“ hubby kenapa lama sekali menunggu hasil nya, apa ada penyakit lain yang bahaya?”


“ tidak sayang, tadi kata briyan dua jam hasil nya akan keluar, para dokter akan meneliti dengan sangat hati hati..” zen menenangkan istrinya, sebenarnya ia juga takut hal lain yang terjadi.


“ kalau andai kata rahim ku harus di angkat bagaimana?”


“ tak masalah sayang, kita bisa mengapdopsi bayi lain.”


“ apa kamu tak ingin penerus dari darah danging mu hubby?”


“ kamu lebih penting sayang.”


“ jika rahim ku harus di ambil, kamu bisa menikah lagi atau tinggalkan aku hubby..” kata kata tsya seakan menusuk ke jantung zen saat ini.


“ jika aku yang berada di posisi mu, sperm* ku tak bisa membuahi rahim mu, apa kamu akan meninggalkan ku dan menikah dengan laki laki lain lagi?”


“ tentu saja tidak, aku akan ada di samping mu..” jawab tsya.


“ maka aku juga tak akan pergi meninggalkan mu sayang, jadi buang pikiran konyol mu itu, sekarang pejamkan mata mu, tidurlah..” kata zen dengan pelan dengan mengusap punggung istrinya.


Kini mereka berdua tengah berbaring di bad rumah sakit, menunggu hasil lab yang telah di teliti oleh dokter dokter handal di bagian nya masing masing.


Briyan mendatangkan dokter dokter handal di setiap pemeriksaan nyoya muda nya, ia juga berharap agar tak ada apa apa yang lebih lanjut lagi, meskipun ia juga bergetar ketika ia menyaksikan dan menunggu hasil nya keluar.


_______


Sebenarnya aku sudah kasih penjelasan tentang pap smear tapi karna gak bisa lulus review jadi aku hapus bagian penjelasan nya.


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya gaes


like komen atau vote juga ga papa


Jangan pelit dong biar aku semangat up nya.


mampir juga di cerita ku yang wanita nakal ya, aku bakal up juga, banyak adengan dewasa tapi tidak terlalu vulgar.

__ADS_1


Makasih banyak gaes


__ADS_2