
Mereka memasuki mobil dan di kendari oleh sang supir dan mereka tiba di sebuah vila kecil dan sederhana. Mereka turun dengan bergandengan tanggan dan masuk kedalam villa. Sean menutup pintu dan menarik elmas kedalam dekapan nya.
Memeluk elmas dengan erat dan mereka saling tersenyum dalam pelukan tersebut. Di pandang wajah elmas yang kini memancarkan kecantikannya. Sean mencium kening elmas secara refleks elmas memejamkan mata nya. Ciuaman dari kening kini turun ke bibir yang dari tadi menggoda menurut sean.
Ciuman yang lembut dan lama membuat elmas lemas seketika jika saja tak di tahan oleh sean tentu saja elmas akan terjatuh. Sean mengendong elmas tanpa melepas kan ciuman itu. Merebahkan elmas ke ranjang dengan pelan.
Ciuman itu kini ciuaman yang menuntut. Menuntut ingin menyelesaikan hasrat yang terpendam sedari kemarin. Ciuman itu berpindah ke leher jenjang elmas. Elmas yang merasakan sensasi seperti ini hanya bisa memejamkan mata dengan sedikit mende*ah.
Sean melepaskan ciuman itu dan menatap elmas dengan penuh gairah. " Apa aku boleh melakukannya sayang ". Ucap sean terdengar serak.
"Lakukan sean bukan kah aku jadi milik mu ". Ucap elmas dengan malu.
Tanpa menyianyiakan kesempatan sean segera mempertemukan bibir nya penuh gairah sedangkan elmas hanya bisa memejamkan mata menikmati apa yang di berikan sean.
Elmas sungguh tak paham tentang hubungan ranjang sedangkan sean tentu saja sudah paham tentang setiap urusan ranjang. Mereka melepaskan semua kain yang menempel di tubuh mereka. Sean menikmati setiap jengkal tubuh sang istri nya.
Tanggan sean yang sudah berkeliaran dimana mana dan sedikit mempermainkan benda yang di bawah sana. Benda tumpul itu kini siap bersarang.
Sean telah siap memasuki tubuh elmas. Mengarahkan benda yang di bawah sana. Sean cukup kesusahan. Dengan hentakan kasar sean dapat membobol apa yang di pertahankan elmas.
Elmas sedikit menjerit dan menahan rasa sakit yang luar biasa. Mencengkram sprei dengaan erat. Sean sedikit mencernah apa yang terjadi. Sean juga menyadari ada warna merah yang mengalir dari bawah. " Sayang kau masih virgin ". Ucap sean dengan menatap elmas.
Sedangkan elmas masih mengatur nafas nya yang menerimah rasa sakit dan tanpa sadari elmas menitikan air mata di ujung matanya.
" Hem. Aku akan memberikan nya pada suami ku dan itu kamu ". Ucap elmas dengan menatap sean.
Sean yang mendengar perkataan elmas tersenyum bahagia dan segera mencium bibir elmas dengan bahagia. Dan terjadi lah adengan ranjang di antara mereka.
Seam dan elmas kini berada di puncak gairah dan bergelut di atas kasar seakan tak ada hari esok. Sean dengan masih perkasa nya mengujani elmas dan jangan tanyak lagi elmas yang kewalahan di buat nya lemas tak berdaya.
Hingga satu jam mereka bermain di atas ranjang sean yang sudah tak bisa menahan lagi akhir nya menumpahkan cairan pada rahim elmas. Sean yang sudah ambruk di sebelah tubuh elmas.
" Terimah kasih karna sudah menjaganya untuk ku ". Ucap sean dan mencium kening elmas. " Istirahat lah sayang kau pasti lelah ". Ucap sean kemudian dengan mendekap elmas ke dalam dekapannya.
__ADS_1
Elmas pun karna rasa lelah nya terlelap dalam tidurnya. Dan sean sangat bahagia rasa curiga slama ini hilang begitu saja.
Pikiran negatif yang menghantui nya kini lenyap dengan sendirinya. Sean masih dapat merasakan ketika cairan berwarna merah tadi membasahi pusaka nya.
" maaf kan aku sayang yang sempat curiga padamu. Seharus nya aku tak meragukan mu hingga membuat ku merasa ketakutan setiap saat jika ada lelaki yang kau pilih. Sekarang kau menjadi milik ku selama nya elmas. Apapun yang terjadi aku tak akan melepaskanmu sayang ". Ucap sean dengan mencium kening elmas dalam dalam.
Tak terasa sean juga terlelap. Sean dan elmas kini tidur dengan tenang. Pikiran yang menghantui sean serta beban pikiran nya selama ini hilang dengan bukti yang telah sean lakukan sendiri. Meskipun sean akan tetap menerimah apapun yang terjadi.
Karna sean sangat mencintai elmas apapun kekuranggannya sean bakal tetap mencintainya.
*****
Tak terasa mereka telah tidur cukup lama hingga jam 7 malam mereka telah terbangu. Elmas memandang wajah sean dengan senyum serta malu di wajahnya jika menginggat kejadian yang tadi sungguh membuat elmas malu.
Di pegang pipi sean serta menelusuri wajahn sean menggunakan jemarinya. Sean terbangun karna ada yang menganggu tidur nya. Baru kali ini sean sangat lama tidur nya. Sejak elmas menghilang dari tidur nya sean tak pernah senyeyak ini tidur nya.
Elmas pun tersenyun dengan malu. " Apa aku menganggu tidur mu sayang ".
" Tak ada yang menganggu tidur ku sayang. Bahkan aku suka jika kau yang menganggu tidur ku dan kenapa dengan pipimu kenapa memarah ".
Elmas tak menjawab nya malah menyembunyikan wajah nya di dada bidang suami nya.
Sean yang merasa hasrta nya kembali lagi karna terlalu dekat badan mereka menempel.
" Sayang apa masih sakit ". Ucap sean dengan suara yang menahan hasrat nya.
" Sedikit tapi tak apa emang itu hak mu dan aku hanya memberikan apa yang sudah menjadi hak mu bukan ".
Perkataan elmas membuat sean tersenyum penuh arti. " Benarkah itu hak ku sayang ".
" Hem benar. Kau bisa minta kapan pun sean ". Ucapan elmas membuat sean langsung merebahkan badan elmas dan sean suda berada di atas elmas.
__ADS_1
" Apa yang kau lakukan sean ". Ucap elmas dengan gugup.
" Memintak hak ku yang kau katakan tadi ". Ucap sean dengan senyum di bibir nya.
" Bukan kah tadi sudah ". Ucap elmas dan tak di jawab oleh sean.
Sean segera melakukan apa yang seharus nya di lakukan oleh mereka berdua. Elmas hanya bisa pasrah ketika sang suami meminta nya lagi. Elmas hanya bisa menikmati apa yang di lakukan sean meskipun yang di bawah sana masih sangat sakit.
Meskipun elmas menahan rasa sakit nya tapi elmas masih bisa menikmati hubungan mereka di atas ranjang. Setelah hampir satu jam sean dan elmas bersamaan mengeluarkan ****** ***** mereka. Dengan masih mengatur nafas mereka sean masih tetap berada di atas tubuh elmas dengan siku menjadi tumpuhan.
" Sean minggir aku rasa badan ku sangat lengket karna kringat ". Ucap elmas.
" Tapi kau kelihatan sangat se**i jika di penuhi dengan banyak kringat seperti ini ". Ucap sean dengan masih memandang elmas.
" Kau sungguh mesum sean. Minggir aku ingin mandi lalu ingin makan karna aku lapar dan kau tak memberi ku makan sama sekali ". ucap elmas dengan cemberut.
" Jangan pasang wajah seperti itu aku bisa memakan mu lagi ".
" Sean kau ". ucap elmas dan di ketawain oleh sean.
" Baiklah mandi saja dulu lalu kita makan ". Ucap elmas dan di angguki oleh elmas.
_______
tinggalin like atau komentar kalian
Selamat beraktifitas ya sayang
Salam cium dari elmas dan sean.
Kasih bintang dong sayang.
Makasih ya sayang 😍😍😍
__ADS_1