Cinta Lama Berlabuh Kembali

Cinta Lama Berlabuh Kembali
CLBK2_ Pembalasan


__ADS_3

Zen dengan segera terbang ke negara di mana andrew hu berada, sedangkan orang orang yang sudah tiba di mansion besar andrew hu telah mengintai dari jauh dan sudah siap di posisi mereka masing masing.


Aiden yang menjadi pemimpin penyerangan telah stanbay menunggu kedatangan dari tuan besarnya. Mereka tak berani ada yang menyentuhnya karna bos nya sendiri yang ingin membalas nya mengunakan tanggannya sendiri.


“ dimana orangnya..” sebuah suara yang dingin membuat semua anak buahnya merinding ketika zen yang bertanyak ketika ia sudah tiba di tempat mereka mengintai.


“ bos lihat saja..” kata briyan yang menyodorkan sebuah teropong kecil yang bermerk teropong leica ultravid, meskipun ukuran kecil tapi jangan ditanyak masalah fasilitas maupun harganya.


Zen yang melihat musuhnya yang sedang melakukan hubungan intim dengan seorang wanita yang mungkin umurnya sama dengan dirinya. “ ch bahkan dia masih bisa melakukannya..” kata zen dengan menyerahkan teropong tersebut.


“ apa kita sergap sekarang bos, orang orang kita sudah siap di posisi mereka masing masing..” tanyak briyan.


“ biarkan ia menyelesaikan misinya terlebih dahulu, karna ini adalah yang terakhir untuk melakukannya..” jawab zen dengan duduk di bangku sedangkan yang lain juga menunggu perintah dari zen.


Dua jam berlalu dengan sangat lama bagi zen. “ kita sergap sekarang aiden..” perintah zen kepada aiden melalui panggilan ponselnya.


Aiden yang sudah mendapatkan perintah dengan segera bergerak dengan cepat. “ 10 menit saya akan melumpuhkan mereka bos..” jawab aiden.


“ 5 menit atau kau akan aku hukum..” jawab zen dengan dingin. Sedangkan aiden tentu saja putus asa. “ kenapa bos tak mau bersabar..” kata aiden dengan geleng geleng kepala.


Aiden dengan segera menyuruh anak buahnya segera menyergap mansion yang juga penuh dengan penjaganya. Alarm bahaya berbunyi ketika orang aiden membuka paksa gerbang depan. Suara tembakan tak bisa di hindari lagi, baku tembak terjadi di depan gerbang mansion dari andrew hu.


Andrew hu yang sedang menikmati berendamnya segera bangkit ketika seseorang kepercayaannya masuk kedalam kamar mandi. “ tuan kita harus segera pergi, kita di serang musuh..” kata orang tersebut dengan khawatir.


Andrew hu yang tak sempat berganti baju hanya mengunakan handuk kimono dengan langkah cepat mereka melarikan diri, keluar kamar dengan tergesa gesa.


Dor


Dor


Suara tembakan yang membuat andrew hu dan kepercayaan nya menundukan kepalanya untuk melindungi dirinya. Orang orang aiden yang sudah melumpuhkan penjagaan yang berada di gerbang dengan segera masuk kedalam mencari andrew hu yang ternyata ingin melarikan diri.

__ADS_1


Aiden yang melihatnya dengan segera berlari menujuh andrew hu yang kesusahan berdiri karna orang orang aiden membrondong timpah panas yang sengaja di leset kan ke tembok.


Aiden yang berlari menujuh andrew hu yang tengah berjongkok di lantai tanpa ada yang menyadari penjaga andrew hu yang berada di lantai paling atas menembaki aiden hingga ia harus bersembunyi.


“ sialan, aku tak melihatnya..” umpat aiden yang bersembunyi di sebelah sofa panjang.


Dor


Dor


Dor


Suara tembakan yang kini terdengar lebih banyak membuat aiden melihat berapah musuh yang ia hadapi, orang orang aiden adalah orang orang yang ahli dalam menembak.


Dor


Dor


“ lindungi aku, aku akan menujuh kearah andrew hu..” kata aiden dengan cepat. Dan anak buah nya menganggukan kepalanya.


“ katakan pada orang orang mu untuk mundur kalau ingin kau hidup..” bisik aiden.


“ mundur..” teriakan andrew hu membuat semua orang yang fokus saling menembak berhenti seketika. “ mundur, buang senjata kalian..” sambungnya lagi dengan masih berteriak.


Orang orang andrew hu dengan cepat membuang semua senjatanya dengan tak rela, sedangkan anak buah dari aiden memukul mundur musuh mereka.


“ jalan..” kata aiden.


“ kenapa tak kau tembak saja aku..” kata andrew hu dengan mata mereka saling menatap tajam.


“ itu bukan tugas ku, tapi tugas dari bos ku.”

__ADS_1


“ bahkan bos mu tak ada di sini, kita bisa bekerja sama untuk menghancurkan nya..” andrew hu yang menawarkan sebuah kesapatan.


Bugh


Pukulan yang tepat mengenai wajah nya membuat andrew hu meringis kesakitan yang ia rasakan. “ kau pikir aku bodoh menyodorkan nyawa ku sendiri he..” jawab aiden dengan tertawa sinis.


“ aku akan melindungimu..” andrew hu masih tak mau kalah untuk bernegosiasi.


“ bahkan kekuatanmu tak ada tandingan nya dengan kami, bahkan anak buah mu saja mati di tanggan nyoya besar kami..” kata aiden dengan senyum meremehkan nya andrew hu.


Prok


Prok


Prok


Suara tepuk tanggan yang membuat semua orang yang ditodongkan senjata menatap kearah sumber suara dengan sedikit bergetar. Mata elang yang seakan mengelupasi mereka hidup hidup, suara sepatu yang sangat nyaring membua semua orang yang berlutut di lantai seakan merasakan getaran langkah kaki nya. senyuman yang sinis membuat mereka menelan kasar harapan mereka untuk hidup.



“ bagaimana kejutan ku andrew hu, bahkan dalam hitungan jam aku bisa membalas kejutan yang kau berikan untuk aku..” kata zen dengan berdiri tepat di depan nya.


“ cih, kau mendapatkan ku lebih cepat dari yang aku duga..” jawab andrew hu dengan tersenyum sinis.


“ aku tak ingin memberi balasan kejutanmu terlalu lama, bukan kah tak sopan bahwa seorang teman lama tak segera membalas kejutan yang kamu berikan padaku..” kata zen dengan tetap tenang dan dingin.


“ kau tak akan bisa membunuh ku..” kata andrew hu dengan sangat yakin.


Zen tertawa dengan mengelengar membuat semua sudut ruangan mansion tersebut bergema karna tawa zen yang menakutkan. “ hahaha kau yakin sekali jika kali ini aku tak akan membunuhmu lagi..” zen yang bertanyak dengan berjongkok di depan nya.


“ karna aku adalah sahabat mu..” kata andrew hu yang membuat zen malah tertawa semakin kencang.

__ADS_1


Semua orang yang mendengar tawa nya yang keras membuat semua orang yang di sana merinding ketakutan, malik yang tahu bos nya tenang meskipun dia akan mudah meluapkan emosi nya jika laki laki yang memang dulu sahabat nya bos ini salah berbicara.


“ mantan sahabat yang sudah aku anggap mati. Aku dulu tak membunuhmu karna aku memberi mu kesempatan tapi sayangnya beberapah tahun ini kau tak berubah. Kau tahu aku adalah laki laki yang tak suka milik ku di ganggu dan kau telah menganggu wanita ku, maka aku sendiri yang membalas nya..” kata zen dengan berubah wajahnya menjadi dingin.


__ADS_2