
“ aku tak tahu bahwa nanda ada di perusahan ku sayang, di pindahkan dari anak cabang. Aku juga terkejut awal nya tapi karna dia kepala devinisi oprasional jadi aku tak bisa memecat nya karna masalah pribadi kita..” penjelasan zen dengan lembut.
“ kau tak lagi berbohong kan zen.”
“ tidak sayang, buat apa aku berbohong dengan mu.”
“ kau senang bukan teman lama mu ada di sekitarmu..” kata tsya dengan menekan kata kata nya.
Zen hanya tersenyum melihat wanita nya tetap cemburu dengan wanita yang bernama nanda. “ tentu aku senang..” goda zen yang membuat tsya melotot kearahnya. “ aku senang kamu ada di sini sayang, dengarkan dulu aku bicara..” sambung zen lagi dengan memeluknya tsya dengan erat.
“ awas saja jika kamu berani macam macam..” ancam tsya kepada laki laki yang sedang memeluknya dengan erat.
“ aku tak akan berani macam macam sayang, aku hanya milikmu.”
“ gombal..” kata tzya dengan melepaskan pelukan nya itu. Mereka sedang berbincang tentang kegiatan masing masing dengan di selipi canda tawa antara mereka.
*******
Sedangkan di ruangan nya nanda geram karna melihat musuhnya yang selama ini berdiri di antara dirinya dan zen tengah bersama laki laki yang di cintai dari dulu.
“ agggghhhh, lihat saja kau tsya aku akan menghancurkan mu..” teriak nanda dengan nada marah. “ jika aku tak bisa bersama zen maka kamu juga tak akan bisa bersama nya, akan ku pastikan hubungan kalian hancur lagi di tanggan ku..” sambung nanda dengan dada yang naik turun.
Nanda dengan amarah yang masih di puncak menyenderkan punggungnya ke kursi nya dengan memejamkan matanya, dia masih ingat betul bahwa zen ketika itu menolaknya karna tsya.
__ADS_1
“ minggir nan, aku ingin keluar..” kata zen dengan mengusir nanda yang waktu itu mengurung zen di dalam toilet.
“ kau selalu senang ketika bersama ku dulu zen.”
“ itu dulu tapi tidak sekarang.”
“ bahkan kau masih mencintai adik kelas kita, apa kau lupa bahwa dia meninggalkanmu zen.”
“ jika dia pergi meninggalkan ku maka aku yang akan mencarinya.”
“ jika kau tak dapat ku miliki maka dia juga tak bisa memilikimu zen..” teriakan nanda membuat zen menatapnya dengan mata yang tajam.
“ jika kau berani menyentuh rambutnya saja, dapat ku pastikan kau akan mati di tanggan ku hari itu juga..” kata zen dengan sinis dan kemudian mendorong tubuh nanda dengan kasar hingga nanda sedikit terbentur tembok.
Semenjak kejadian itu orang orang yang di suruh oleh zen adtya adam memindah tugaskan sang papa nanda berpindah kesebuah pulau yang sangat jauh. Hingga suatu hari dia bekerja di sebuah anak cabang perusahan yang di miliki oleh keluarga adam.
Nanda membuka matanya serasa marah dengan tsya yang sudah merusak semua momen bersama zen. “ jika saja dia tak datang, maka aku dan zen saat ini pasti sudah memiliki anak..” kata nanda dengan tersenyum. “ kau harus pergi sya bagaimana pun caranya, dulu aku sudah berhasil mengusirmu dari hidup zen, maka sekarang aku juga akan bisa mengusirmu dari hati zen..” sambungnya lagi dengan tawa yang mengema di ruangan nya.
Nanda mempunyai obsesi yang sangat tinggi terhadap zen, dari dulu nanda mencintai zen hingga dia mau melakukan hal apapun demi zen. Tapi dengan datangnya adik kelas yang bernama anatsya semuanya menjadi berantakan. Sebuah mimpi yang di miliki nanda kini hilang bagaikan di buang di dasaran laut.
Bedahkan cinta yang tulus dan obsesi ya gaes, kalian harus tahu mana yang cinta dan mana yang obsesi semata.
__ADS_1
“ sayang aku ingin ketoilet sebentar..” kata tsya ketika mereka sedang berada di kantin kantor milik dari zen.
Dan dapat dipastikan semua mata menujuh kemeja yang dimana sang direktur utama yang di kenal dingin, tegas dan kejam bisa luluh dengan satu wanita yang bertubuh tinggi, putih mulus, hidung manjung bibir yang ranum dan wajahnya sangat cantik.
Semua orang yang di sana hanya berani melihat kemesraan mereka tanpa berani membicarakan mereka, bahkan hanya berbisik saja mereka tak ada yang berani. Dengan sekali tatapan elang yang di berikan zen bisa membuat semua staff merinding seketika.
“ aku antar sayang..” zen yang menawarkan mengantar wanita nya kedalam toilet.
“ aku hanya ke toilet sayang bukan untuk pergi perang..” canda tsya dan dibalas tawa oleh zen.
Semua mata yang di sana merasa terkejut bahwa bos nya bisa tersenyum tulus kepada wanita yang tengah berdiri di depan nya. tsya yang sudah berada di dalam toilet dan sedang mencuci tanggan nya. “ kau terlalu pandai mengambil simpatik orang dengan wajah lugumu itu..” kata pedas yang di lontarkan wanita di sebelahnya.
Tsya tentu saja tetap tenang menghadapi wanita yang di sampingnya. “ kau tak tahu malu bermesraan di kantor orang lain..” sambungnya lagi yang memancing emosi dari anatsya.
Tsya yang tertawa kecut mendengar celoteh wanita di sampingnya. “ yang kau katakan orang lain itu adalah kekasihku, calon suami ku..” perkataan tsya dengan menekan setiap katanya dan kemudian berjalan. “ ahh satu lagi bahkan aku kesini untuk mengumumkan bahwa aku dan zen akan segera melangsungkan pertunangan kami dan aku akan mengumumkan di sini agar semua staff dari kekasih ku bisa datang semua..” sambungnya lagi dan kemudia berjalan meninggalkan nanda yang masih terdiam menjadi patung mendengar ucapan dari tsya.
Sedangkan tsya mengutuk kebodohan nya karna berbohong kepada nanda soal acara pertunangan nya, tapi nasi sudah menjadi bubur tak akan bisa di ubah lagi, dan semua sudah terlanjur. Bagaimana pun zen adalah calon suami nya meskipun tsya masih menimbang semuanya.
__________
Jangan pelit buat ninggalin jejak dong gaes
like, coment atau jadikan favorit yukk kasih vote atau hadiah juga boleh kok.
Salam sayang dari outhor
__ADS_1
Cium jauh dari babang zen 😘