Cinta Lama Berlabuh Kembali

Cinta Lama Berlabuh Kembali
CEMBURU


__ADS_3

Elmas dan prilly tiba di rumah dengan keadaan yang bahagia.



" Kalian baru pulang. Ini jam berapah." Bariton bean dengan dengan wajah yang datar.


" Honey kamu sudah pulang." Ujar prilly.


" Kak prilly aku masuk kamar dulu. Selesaikan urusan kalian ." Ucap ku berbisik pada kak prilly.


" Dasar adik kurang ajar." Ucap prilly dalam hati. " Kamu sudah makan bean." Bean tak menjawabnya dan pergi begitu saja masuk kedalam kamar.


Prilly yang merasa bean marah hanya menghembuskan nafasnya dengan kasar lalu ikutan masuk kedalam kamarnya. " Kau marah padaku." Ucap prilly ketika sudah tiba di dalam kamar. Bean masih enggan menjawab pertanyak an sang istri. Masih menutup rapat rapat mulutnya.


" Honey kau tak mau menjawab pertanyak an ku?. Baiklah kalau begitu aku juga tak akan mengobrol denganmu." Ucap sang istri yang membuat bean luluh. Mana mungkin bean akan bertahan jika tak bicara dengan istrinya.


" Seharusnya aku yang marah. Kenapa jadi kamu yang marah balik dengan ku." Ucap bean dengan mengigit leher sang istri dengan meninggal kan tanda merah.


Entah siapa yang memulai kini mereka tengah berada di atas ranjang dengan posisi prilly yang di bawah kungkungan sang bean alexander. Ruangan kamar hanya di penuh dengan geraman dan desahan dua insan yang sedang melakukan ritual panasnya.


" Aku mencintaimu prilly." Ucapnya bean ketika bean mencapai puncaknya dan menyemburkan benih cinta nya kepada rahimnya sang istri.


Sedangkan di kamar sebelah elmas menahan amarah ketika melihat ponsel nya bahwa sean sama sekali tak memberi kabar apapun.


" Apa kau kembali kepada amanda." Liriknya dengan nada pelan. Elmas yang lelah kini telah terlelap di alam mimpinya.


*****


Keesokan harinya prilly dan elmas segera tiba ke butik dan nur juga telah tiba. " Elmas." Suara nur yang tengah memanggilnya. " Maafkan aku yang tak ada di sampingmu dan aku turut berduka atas kepergian tante elif." Ucap nur ketika mereka berpeluk an.



" Tak apa nur,, kamu kembali kesini pun aku sudah bahagia." Ujar elmas dengan melepaskan peluk an nya. " Dan kenalin dia kak prilly istri dari kak bean ." Nur semakin mengerutkan keningnya.


" Hai aku prilly amelia." Ucap prily dengan menyodorkan tanggannya.


" Aku nur ." Mereka saling berjabatan tanggan.



Mereka akhir nya larut dalam pekerjaan masing masing. Dan elmas mendapatkan panggilan dari sang papa.


" Yaa paa ."


" Kau segera pulang sayang,, karna kamu dan papa harus datang di acara pesta rekan teman papa. Dan kakak mu mungkin juga akan datang bersama istrinya."


" Baik pa, aku akan pulang sekarang dengan kak prilly."


" papa tunggu di rumah el dan hati hati di jalan."

__ADS_1


" Yaa paa." Aku mengakhiri obral tersebut. " Kak kita harus pulang karna papa dan kak bean akan menghadiri pesta teman rekannya jadi kita harus ikut mereka."


" Baiklah el tapi apa tak masalah dengan nur kita tinggal sendiri." Perkataan prilly membuat nur tertawa.


" Tak masalah kak. Lagian dari dulu aku slalu sendiri disini." Sindirnya nur untuk elmas.


Elmas yang tau bahwa nur tengah menyindirnya. " Kita pulang kah biarkan saja dia di sini sendirian."


*****


Elmas dan richand telah tiba di sebuah pesta mewah. Sedangkan bean dan prilly juga sudah tiba. Elmas dengan anggun nya berjalan di samping sang ayah. Bergelayut manja di lenggannya sang ayah. Elmas dengan sangat cantik tersenyum kepada mereka yang tengah menatap nya.





" Kita kesana dulu princes,, memberi selamat kepada mereka." Elmas hanya menganggukan kepalanya.


Richand mengenal kan elmas pada semua rekan rekan nya. Semua mata seakan memuja pada sosok elmas yang cantik dan anggun. Richand tanpa malu memanjakan elmas di tengah rekan nya.



" Elmas." Ucap seorang lelaki yang menyapanya. Elmas yang tengah di panggil menoleh dan tersenyum.


" Leon ,, kamu di sini ." Ucap ku dengan tersenyum. " Paa aku akan bicara dengan teman ku."


" Iyaa paa ."


" Selamat malam om." Ucap leon.


" Selamat malam juga. Bukan kah kamu bintang model tahun ini." Ucap richand dengan menatapnya dengan menatap sangat intens.


" Iya om." Jawab leon dengan tersenyum.


" Paa aku dan leon mau duduk di sana,, ayo leon kita kesana." Richand hanya menganggukan kepalanya.


" Sama siapa kamu datang? Dimana kekasihmu. Siapa nama nya aku lupa ." Ucap ku dengan polos.


" Adriana el ." Jawabnya leon dengan menatap elmas. " adriana sedang pemotretan di negara sakura."


Di sudut pintu masuk ada pasangan yang juga menjadi sorotan. Sean dan amanda berjalan kearah para rekan rekan.




Suara musik dansa di putar dan banyak orang orang yang mulai berdansa. " Mau kah berdansa dengan ku el." Tanyak leon.

__ADS_1


" Dengan senang hati ." Leon dan elmas ikut bergabung di lantai dansa. Tanggan leon berada di pinggangnya elmas. Sedangkan tanggan elmas berada di leher leon.


Sean yang baru melihat elmas dengan leon terlihat sangat jelas bahwa dia menahan amarahnya dengan dada yang naik turun. Terlihat jelas bahwa sean sedang cemburu. Wanita nya tengah berdansa dengan sang mantan kekasih nya.


Sean yang segera melepas tanggan amanda yang merangkul lenggan sean dengan manja. " Lepas,, aku ingin ketoilet." Suara sean begitu dingin. Dan sean masuk kedalam toilet tanpa sengaja berpapasan dengan bean.


" Apa yang kau lakukan di sini bersama amanda." Ucap bean.


" Besok aku akan menjelaskan di kantor jangan di sini."


" Aku tunggu dan jangan lari dari ku."


" Aku tak akan lari bean."


Bean yang tak menjawabnya langsung pergi. "Arghhhhhh ." Teriak frustasi nya sean.


Sedangkan elmas dan leon menyudahi dansa mereka. Karna semua mata di sana tertujuh pada mereka berdua. " Lee aku ke toilet sebentar." Leon hanya menganggukan kepalanya.


Elmas yang berjalan kearah toilet tanpa sadar berpapasan dengan elmas. Elmas yang menatapnya dengan wajah datarnya dan dingin pergi begitu saja masuk ke dalam toilet.


" Elmas kita perlu bicara." Ucap bean setengah menarik elmas ketika elmas keluar dari toilet.


" Lepas !! Aku tak mau bicara dengan mu. Kau telah memilih istri mu jadi aku tak mau bertemu denganmu ." Ucap elmas dengan nada kesal. Sean yang tak peduli tetap menarik elmas untuk naik ke lantai atas gedung.


" Dengar kan sayang. Aku tak kembali bersama amanda. Amanda tak ingin bercerai dengan alasan yang tak masuk akal. Aku akhir nya membiarkan nya. Tetapi aku masih mengajukan gugatan. Dia tak akan menyadari jika aku tetap mengajukan gugatan. Percayalah aku tak ada perasaan apapun." Ucap nya dengan menatap elmas.


" Kalau begitu kau urus saja urusanmu dengan amanda. Setelah selesai kita akan bicara lagi." Jawab ku dan melangkah kan kakiku. Sebelam ada tanggan menarik ku dan mencium ku.


Ciuman yang sedikit kasar dan di dominan oleh sean. Ciuman yang penuh kecemburuan. Elmas yang tak mampu menyimbangi ciuman tersebut akhirnya mendorong sean. " Apa kau gila kau hampir membuat aku susah bernafas." Teriak elmas.


Sean yang sadar dengan semuanya. " Maafkan aku el. Aku cemberu melihatmu bersama leon."


" Apa kau pikir hati ku juga tak merasakan sakit melihatmu bersama amanda."


" Beri aku waktu untuk menyelesaikan semuanya. Dan tunggu aku." Ucap sean dengan nada memohon dan menatap elmas dengan lembut.


Sebelom elmas menjawab nya sean sudah mengunci bibirnya. Ciuman yang tadi kasar kini melembut. Ciuman cinta dan ketulusan. Tanpa di landasi ke nafsu an.


***


Kita buat konflik sedikit yaa sayang


Biar seru dikit


Dari awal kan mudah perjalanannya


Kita bikin sean berjuang sayang


Tinggal kan jejak kalian

__ADS_1


Jangan sungkan berkomentar


__ADS_2