
Sean terbangun dari tidur ketika mendengar suara sang istri yang memutahkan semua isi perut nya.
" hoek.. hoek.. aku tak makan apapun tapi kenapa dengan perut ku? Hoekk ". Ucap elmas dengan pelan.
" Sayang kau tak apa ". Ucap sean berdiri di belakang sang istri.
" Hubby aku membangunkanmu ".
" Tak apa sayang. Seharus nya kau memang membangunkan ku ".
" Hubb- hoek ". Sean dengan telaten memijat tengkuh sang istri.
" Kita kerumah sakit sayang ,, ayo aku gendong ". Sebelom mengendong elmas sean mengelap bibir sang istri dengan lembut.
" Hubby biarkan aku saja. Kau nanti jijik aku habis mutah ".
Sean yang mendengar ucapan elmas mengangkat satu alis nya dan sedikit tesenyum. Sean mencium bibirnya sang istri sedikit melu**t nya dan elmas tentu saja terkejut.
" Apa pun yang terjadi aku akan di samping mu sayang dan aku tak akan pernah jijik dengan apa yang terjadi padamu nanti ". Ucap sean dan segera mengendong sang istri. Elmas menyembunyikan wajahnya di dada sang suami.
Entah kenapa mencium aroma dari tubuh sang suami membuat perut nya yang tadi mual sangat hebat tiba tiba hilang. Dan sean menurunkan elmas membaringkan dengan penuh hati hati.
" Hubby aku ingin memeluk mu ". Ucap elmas ketika badan mereka terlepas dari gendongan sean.
" Aku akan meminta neni untuk menyiapkan air hangat sayang. Tunggu sebentar hem ".
Sean dengan dua langkah berjalan mendengar suara elmas yang sudah menanggis.
'' Hiks .. hiks ''.
" Astaga sayang apa yang sakit. Mana yang sakit ? , jangan menanggis. Katakan mana yang sakit sayang ". Ucap sean dengan rasa panik nya.
" Hati ku yang sakit karna suami ku tak ingin memeluk ku lagi hikkss ". Sean mengerutkan kening tak mengerti dengan keadan sang istri.
" Astaga sayang aku hanya memintah neni buatkan air hangat lalu aku kembali lagi hanya itu bukan tak ingin memeluk mu ".
" Sana pergi jangan hiraukan kan aku hiks.. hiks ".
" Ya sudah sini aku peluk aku gak jadi ke bawah oke,, aku telfon saja orang bawah. Jangan menanggis lagi ". Ucap sean dengan naik ke atas kasur dan segera memeluk elmas sedangkan elmas tentu saja sudah memejamkan mata nya.
Sean masih tak mengerti ada apa dengan istri nya yang sifat nya banyak berubah. Sean mengurungkan niat nya untuk mengabari neni agar membawahkan air hangat karna merasakan nafas elmas yang tenang.
Sean tak bisa memejamkan mata nya. Karna sean merasa elmas sudah tertidur dengan nyeyak. Sean berusaha memindahkan elmas ke atas bantal nya. Dengan pelan bahkan sangat pelan.
Sean segera turun dan berjalan ke arah bawah untuk meminta minuman hangat nya. Sean juga menyuruh neni agar menaruh air hangat di dalam kamar. Sedangkan sean sedang menikmati kopinya dengan membaca koran.
Sedangkan elmas yang merasa dari tadi tidur nya nyeyak kini merasa terganggu karna perut nya mengelonjak mual ingin memuntahkan apa saja yang ada di dalam perut nya.
" Hoekk ,, ". Elmas segera bangun dan berlari ke arah kamar mandi. " Hoekk.. hoek.. hoekk ". Elmas memuntah kan semua nya padahal dari kemarin tak memakan apapun. Elmas duduk terkulai lemas di kamar mandi.
" Hoekk.. " Bertepatan dengan neni masuk ke dalam kamar dan mendengar nyoya nya mutah dari arah kamar mandi.
" Astaga nyoya. Nyoya tak apa ". Ucap neni ketika melihat nyoya nya duduk di lantai dengan lemas.
" Neni perut ku mual. Di mana suami ku ".
" Tuan di bawah nyoya.. sedangkan minum kopi ".
" Panggilan kan saja dia neni ".
" Baik nyoya tapi mari saya bantu dulu ke atas kasur nya nyoya ".
" Panggilkan saja neni. Aku hanya mau di gendong dengan suami ku ".
" Baik nyoya ". Neni segera berlari meninggalkan nyoya nya yang terkulai lemas di kamar mandi. " Tuan maaf kan saya. Tapi nyoya mutah mutah di kamar mandi ".
__ADS_1
" APA ". Sean yang merasa khawatir segera berlari ke arah kamar nya.
" Hoekk.. hoekk ".
Sean mendengar suara istri nya dari dalam kamar mandi dan sean sangat khawatir melihat sang istri nya duduk lemas di dalam kamar mandi.
" Sayang kau tau apa?,, maafkan aku ". Ucap sean dengan memengang pipi sang istri.
Elmas yang memejamkan mata nya dan tak melihat ke arah sean membuat sean sangat khawatir. " Sayang buka mata mu please "
Elmas membuka mata nya dan menatap sean dengan tatapan sendu. " Gendong ".
Sean tanpa banyak kata segera mengendong sang istri agar berbaring ke ranjang nya. Sedangkan neni di belakang menyasihkan tuan nya sangat mengkhawatirkan nyoya nya.
" Kenapa tadi tak membawa nyoya ke ranjang dahulu sebelom memanggil ku ". Ucap sean kepada neni.
" Maaf tuan tapi nyoya tak mau. Nyoya hanya mau di gendong tuan ". Ucap neni dengan menunduk.
" Hubby aku yang menyuruh neni memanggilmu dan aku hanya mau kamu yang mengendong ku ". Ucap elmas ketika sean sudah membaringkan badannya di atas kasur.
" Kita kerumah sakit sayang. Katakan pada supir agar menyiapkan mobil ". Ucap sean dan di angguki neni dan segera pergi dari kamar tuannya.
" Tak perlu hubby. Aku hanya masuk angin ".
" Sayang lihat lah kau sangat pucat. Bahkan kau tak menyentuh makanan apapun dari kemarin. Bagaimana bisa di katakan tak apa ".
" Hubby aku hanya ingin dirimu. Tapi entah kenapa ketika aku berdekatakan dengan mu dan menciun aroma tubuhmu rasa mual ku hilang seketika ". Ucap elmas dan sean sungguh tak mengerti bahkan sean menganggap elmas hanya sedang merayu nya.
" Jangan merayu ku sayang ".
" Aku sungguh mengatakannya ".
" Sekarang istirahat lah. Aku akan di sini tak akan kemana mana hem ". Ucap sean dengan memengang tanggan elmas.
Elmas tertidur kembali dengan tenang sean memperhatikan wajah ayu nya sang istri. Wajah ayu nya kini menjadi wajah yang pucat. Bibir sang selalu menjadi candu nya kini memutih.
" Sebenarnya kau sakit apa sayang. Aku kan menghubungi paman agar kau di periksa di rumah saja ". Ucap sean.
Sedangkan di rumah richand mereka tengah sarapan sama sama.
" Opa aku merindukan mami elmas boleh kah aku kesana ". Ucap icha
" Tentu saja nanti kita kesaana kebetulan opa hari ini tak ada jadwal ". Ucap richand dengan melahap makanannya.
" Kalau begitu kita semua kesana bagaimana. Hari ini om bean juga tak sibuk. Bagaimana honey ". Ucap bean
" Baiklah kita kesana setelah sarapan. Setujuh ". Ucap prilly dan di balas dengan senyuman mereka.
Semenjak kepergian ibu mertua nya prilly tak melihat sang papa mertua nya tersenyum sebahagia ini. Semenjak ada icha sang papa merasa sangat bahagia. Mereka menganggap icha adalah cucu nya sendiri. Tanpa membedahkan dia adalah anak dari mantan istri nya dari mantu nya sendiri.
Semenjak kepergian elmas pun prilly lah yang mengatur semua rumahnya tapi tak lupa prilly menanyakan ke pada sang suami ataupun sang papa.
Pernikahan mereka hampir satu tahun lamanya tapi mereka belom juga mendapatkan seorang anak yang akan melengkapi rumah tangganya. Sesungguhnya bean sangat mengharapkan kehadiran anak kecil di tengah tengah rumahnya. Tapi tuhan berkata lain tuhan belom memberikan kepercayaan pada nya agar merawat seorang anak.
Sean menunggu paman yang akan meriksa keadan sang istri. Sean tak meninggalkan elmas seditik pun meskipun elmas tengah pulas di dalam tidur nya.
" Maaf tuan dokter sudah ada di sini ". Ucap neni.
" Suruh masuk ".
" Mari dok. Tuan sudah menyuruh anda masuk ". Ucap neni dan di angguki oleh dokter.
" Paman segera periksa istri ku dari kemarin hanya mutah mutah saja ".
__ADS_1
" Tenanglah nak. Paman akan periksa ".
Dokter pun memeriksa dengan teliti dan sedikit tersenyum. Sean merasa heran kenapa paman nya tersenyum.
" Sean istri mu tak apa ".
" tak apa bagimana mana paman dia dari kemarin memuntahkan semua yang di makan ".
" Tenang lah dulu nak. Biarkan paman menjelaskan nya. Istri mu tak ada penyakit apapun. Dalam hamil semester pertama hal itu sering terjadi ".
" Hamil ?"
" Apa kalian tak tau jika elmas tengah mengandung ".
Sean mengelengkan kepalanya. Dan sean merasa istri pun juga tak mengetahuinya. " Hubby ". Ucap elmas ketika terbangun dan melihat ada paman erik yang memeriksa nya.
Sean melihat ke arah elmas dengan senyum yang mengembang sedangkan paman erik mencari alat mengetes masa ke hamilan di dalam tas nya yang dia beli untuk pasien nya beberapah hari yang lalu.
" Elmas kau tak apa nak ". Ucap paman erik.
" Paman maaf kan saya. Saya merepotkan paman ".
" Tak apa nak. Ini ambil dan gunakan di kamar mandi dan ada petunjuk di situ ".
Elmas mengambil benda kecil yang di berikan paman erik untuk nya.
" Aku bantu sayang ".
" Tak apa hubby aku sendiri saja ".
Elmas berjalan ke arah kamar mandi dan membuka bungkus dan melihat cara memakai nya. Tak lama elmas keluar dengan masih tak mengerti dengan benda kecil di tanggannya.
" Paman ini ". Ucap elmas dengan menyodorkan benda kecil tadi dan duduk di sisi ranjang.
" Lihat ini elmas. Garis dua bukan. Ini positif menanadahkan kamu tengah mengandung anak dari sean ".
" Hamil paman ?. Hubby aku hamil icha akan mempunyai adik ". Ucap elmas dengan bahagia. Sean segera mendekap istri nya dan senyum di wajah mereka berdua.
" Periksa lah lebih lanjut ke dokter kandungan agar lebih memastikan dan dapat vitamin yang cocok untuk wanita hamil ".
" Terimah kasih paman ".
" Jaga pola makanan jangan terlalu lelah kalau begitu paman permisi sekali lagi selamat ".
Sean dan elmas hanya menganggukan kepala dan paman erich keluar dari kamar tersebut.
" Terimah kasih sayang ". Ucap sean dengan mencium tanggan elmas.
Sean segera mencium bibir elmas dengan penuh cinta. Tak ada gairah hanya sebuah ungkapan cinta dari mereka berdua.
" Besok kita harus ke dokter ". Ucap sean dan di angguki oleh elmas. Sean segeea memeluk sang istri kembali.
________
*Selamat hari jumat kak.
Mudah2 an selalu berlimpah rezeki.
Dan terimah kasih sudah mau mampir di sini.
Bab selanjutnya akan mengambar kan kebahagia sean dan elmas yang akan mempunyai baby ya kak.
Dan mengambarkan pusing nya wanita yang tengah nyidam dan pusing suami ketika horman wanita hamil berubah ubah.
Kita bahagia dulu sebelom negara api menyerang 😂😂*.
Salam cium dari sean dan elmas 😘
__ADS_1
Salam sayang dari author juga 🤗