Cinta Lama Berlabuh Kembali

Cinta Lama Berlabuh Kembali
CLBK2_ Malam Itu 1


__ADS_3

Setelah kejadian tadi malam yang membuat mereka berdua harus susah payah untuk tidak melakukan nya lagi, mereka mempunyai kesepakatan untuk tidak melanggar apa yang tidak boleh mereka lakukan. Tsya dan zen hanya saling tidur berpelukan dengan nyaman, berpelukan dengan erat saling takut kehilangan. Kini tsya terbangun dari tidurnya, menatap kearah samping melihat tunangan nya yang tidur dengan wajah penuh keguratan kecemasan. ‘ apa kamu cemas karna semalam kita membuat kesepatan kuno itu sayang ‘ batin tsya dengan menatap nya dengan wajah bangun tidur nya. tsya menginggat kejadian semalam dengan menatap langit langit kamar dan dekapan pelukan tunangan nya.


Flask black


Mereka menyatuhkan pangutan mereka, saling menyesa* saling menikmati benda kenyal tak bertulang, saling melepaskan rasa rindu. Ciuma* yang lembut membuat mereka enggan melepaskan tautan mereka, saling mengikis jarak di antara mereka, saling menempelkan tubuh mereka, pelukan yang hangat membuat mereka merasakan ke nyaman yang tiada tanding.


Zen dengan rakus nya meluma* bibi* ranum tsya dengan ciuman yang menuntut. Ciuma* yang lembut dan penuh cinta kini menjadi ciuma* yang panas menjalar ke tubuh mereka. Kini ciuma* itu menerjang leher tsya, bahkan sangat di sayangkan jika mereka tak menikmati sentuhan satu sama lain.


Ketika zen mengigit pelan leher tsya dan meninggalkan bekas kemerahan membuat tsya susah payah nya untuk tidak meloloskan desahan nya begitu saja. “ arghh.. ze..n..” desahan tsya yang begitu membuat zen semakin hilang akal nya.


“ tell me if you don’t want any more than this baby..” sebuah pertanyakan zen yang membuat mata mereka saling bertatapan.


( katakan jika kamu tak ingin menginginkan nya lebih dari ini sayang }


Tsya tahu betul api gairah terlihat jelas di mata zen, suara yang sudah berat menahan gairah nya dan tsya yakin bahwa tsya juga susah payah menahan sesuatu.


“ jika aku mengatakan tidak, maka aku adalah orang paling naif di dunia ini zen..” kata tsya dengan menyentuh wajah laki laki nya. “ tapi aku takut melakukan nya sebelom kita menikah..” sambungnya lagi.


“ apa yang kamu takut kan sayang, apa kamu takut aku meninggalkan mu?”

__ADS_1


“ takdir tak pernah ada yang tahu zen, apapun yang takdir tulisan kan untuk kita tak bisa kita rubah sayang, otak dan hati ku ingin mengatakan tidak ingin terlalu jauh, tapi tubuh ku berhianat karna ia tak menolak setiap sentuhan yang kamu berikan pada ku zen. Aku juga bukan orang naif atau munafik yang selalu menolak godaan asing yang menerpa setiap sentuhanmu..” kata tsya dengan menghentikan perkataan nya.


“ tapi aku juga berhak menahan apa yang tak seharus nya tak ingin aku lakukan zen, aku mencintai mu jangan ragukan cinta ku pada mu sayang. Tapi aku hanya bisa berkata maaf dan tolong bersabarlah sebentar, kita bisa melakukan nya ketika kita sudah resmi menjadi suami istri..” sambung tsya dengan menatap mata laki laki nya yang juga menatap nya.


Zen mencium kening tsya dengan lembut dan lama, penuh cinta. “ setiap hari kamu selalu memberi ku kejutan sayang, dan maafkan aku karna aku tak memikirkan apa yang kamu mau, aku menghargai keputusan mu itu. Aku mencintai mu bukan karna nafsu ku ana, maka aku akan bersabar menunggu kita menikah. Aku tak akan merusak tubuhmu, aku akan menjaga nya dengan cinta ku..” kata zen dengan menatap wanitanya.


“ maafkan aku sayang, kamu harus susah payah menahan hasrat mu, aku tahu kamu dulu tak pernah bia menahan hasrat mu..” perkataan tsya membuat zen menyipitkan mata nya.


“ apa kamu pikir setiap lubang aku masukin he..” kata zen dengan wajah kesalnya.


“ entahlah aku tak tahu, tapi mungkin begitu karna kamu tak pernah bisa untuk tidak bernafsu jika bersama ku.”


“ cih kau pembohong handal sayang..” kata tsya dengan tertawa dan zen hanya melengos kesal mendengar perkataan tsya.


‘ dia pikir aku cowok apakah?, setiap lubang aku masukin cih!! Wanita aneh, tadi nanggis sekarang tertawa, tapi aku suka dengan tawa nya meskipun aku yang harus jadi ejekan nya ‘ batin zen dengan menatap wanita nya yang masih tertawa.


*****


Sedangkan di lantai bawah kedua kelompok laki laki dan perempuan saling bertatapan dengan mata tajamnya. Para laki laki yang terus memaksa untuk berkenalan di balas dengan kemarahan para wanitanya.

__ADS_1


“ arghhhh..” teriakan aiden mengema di lantai bawah hingga membuat anak buah nya berlari menujuh aiden.


Sedangkan anak buahnya melihat aiden dengan rasa kasihan nya karna mereka melihat tanggan aiden yang di pelintir oleh seseorang wanita yang di bawah nyoya besar nya.


“ ampun.. ampun,, ampun..” sambungnya lagi dengan memohon.


“ jangan mendekati kami, bahkan kami bisa membunuh mu dalam satu detik..” kata seseorang wanita yang masih memelintir tanggan aiden.


“ aku hanya ingin berkenalan, apa aku salah?, argghhh..” teriak aiden lagi sedangkan malik yang sudah melaporkan kepada zen dan tsya bahwa di bawah ada keributan yang tak bisa di pisahkan.


Tsya yang melihat anak buah nya yang bernama alicia memelintir tanggan aiden. “ cia, apa yang kamu lakukan..” suara tsya yang menuruni anak tangga membuat nya harus melepaskan tanggan aiden dengan kasar.


“ argh, jika bukan wanita sudah aku balas..” kata aiden dengan kesal karan ia malu di depan anak buah nya ia harus kalah dengan wanita.


“ lu mau kalahin aku, mari kita tanding di ring tuan, maka kita lihat siapa yang menang di antara kita?” kata cia dengan dingin.


“ jangan menanggis jika kalah nona..” dibalas dengan tatapan membunuh dari aiden.


“ aiden dia bukan lawan mu..” timpal zen yang sudah berdiri di samping mereka. “ bubar, kalian bisa istrihat, ini bukan tontonan..” sambung zen kepada orang orang nya yang lain.

__ADS_1


“ baik bos, selamat malam..” ucap anak buah nya dengan serentak dan mereka membubarkan diri hingga tinggal beberapah orang saja di sana.


__ADS_2