Cinta Lama Berlabuh Kembali

Cinta Lama Berlabuh Kembali
ClBk2_ Pengobatan


__ADS_3

“ dokter bagaimana hasil nya?” kata pertama yang di tanyak langsung oleh tsya dengan rasa penasaran serta rasa yang bergetar di sekujur tubuhnya.


Sang dokter ani hanya mengelah nafas nya sebelom ia mengatakan apa yang dia baca, sedetik kemudian bibirnya menyungingkan senyum. “ tak ada penyakit lain yang membahayakan nyoya, hanya ada polip di leher rahim anda..” kata sang dokter.


“ lalu bagaimana pengobatan nya dok?” timpal zen.


“ kita akan melakukan histeroskopi tuan, kita bisa melakukan nya besok.”


“ apa itu histeroskopi dok?” tsya yang bertanyak. “ apa rahim saya akan di ambil, itu tanda nya saya tak bisa hamil..” sambungnya lagi.


“ histeroskopi atau kuretase nyoya, itu tidak mengangkat rahim anda. Kita akan menghancurkan benjolan kecil tersebut mengunakan alat, jika polip itu sudah bisa kita hancurkan, 63% anda bisa memiliki anak nyoya..” penjelasan sang dokter seakan memberikan angin segar buat pasangan tersebut.


“ apa anda bicara sungguh sungguh dok, anda tidak bercanda bukan..” suara tsya kini bergetar.


“ yang membuat anda susah hamil karna ada nya polip di dinding rahim, jadi jika kita bisa menghancurkan polip yang berukuran kecil, harapan anda bisa hamil 63% nyoya, jadi setelah pengobatan ini saya mintak anda beristirahat yang cukup, jangan terlalu lelah ataupun banyak pikiran, agar pembuahan nya sempurna, karna kandungan anda akan lemah..” sang dokter menjelaskan.


“ saya akan lakukan asal saya bisa hamil dok..” kata tsya dengan semangat.


“ baik nyoya, saya dan dokter briyan akan mempersiapkan agar anda besok sudah menjalani pengobatan histeroskopi.”


“ saya akan menyiapkan kamar inap anda nyoya..” timpal briyan.



****


Hari ini tsya akan menjalani pengobatan Histeroskopi atau kuretase, tsya sudah berada di dalam ruangan yang hanya ada dokter dokter yang mengerti tentang prosedur tentang apa yang akan dokter ani lakukan.


Sedangkan yang di luar ruangan zen dan pak abraham sedang menunggu dengan perasan yang cemas, zen hanya berjalan mondar mandir dengan perasan yang ketakutan, takut terjadi hal yang buruk dengan istri nya.


“ nak tenang kan dirimu, jangan mondar mandir seperti itu, kau membuat ayah bertambah panik..” pak abraham menegur menantu nya yang dari tadi tak bisa diam, ia hanya mondar mandar tak jelas dari tadi.

__ADS_1


“ aku cemas yah..” jawab zen dengan mengaruk kepalanya yang tak gatal.


“ duduklah, kita tunggu hasil nya. di dalam sana banyak dokter yang sudah terbiasa melakukan nya zen, kita percayakan saja pada mereka semua.”


“ iya yah, tapi tetap saja aku cemas.”


Pak abraham sebenar nya juga tengah takut, dan cemas sama seperti zen tapi beliau mencoba tenang, dalam diam ia selalu berdoa untuk putri kesayangan nya, yang saat ini tengah berjuang mengobati penyakit nya.


Satu jam berlalu tapi sang dokter masih tetap berada di dalam. Dari jauh malik berjalan dengan gusar menghampiri bos nya yang juga cemas.


“ selamat siang tuan zen dan tuan besar..” kata malik dengan sedikit membungkukan badan nya.


Zen menatap malik dengan mengerutkan keningnya, zen yakin bahwa ada sesuatu yang penting hingga malik sampai datang kesini.


“ malik ada apa?” zen langsung bertanyak.


“ tuan bisa kita bicara sebentar, ada hal yang perlu saya katakan..” malik bicara dengan penuh penekanan.


Ceklek


Zen dan pak abraham segera berdiri dan menghampiri para dokter dengan wajah yang sudah tak bisa di baca oleh orang lain.


“ dok bagaimana keadan istri saya, dia baik baik saja kan, tidak ada hal lain yang terjadikan kan dok, tsya tidak kesakitan sama sekali kan dok..” zen sudah memberondong pertanyak kepada para dokter.


“ tuan tenang lah dulu, kami akan menjawab semua nya..” kata dokter ani dengan menghela nafas nya. “ semua nya berjalan lancar, dan nyoya sedang istirahat, biarkan nyoya istirahat dulu..” sambungnya lagi dan membuat semua orang di sana merasa lega.


“ apa kita bisa menemui nya dok..” kata pak abraham.


“ sebentar lagi tuan besar, kami akan memindahkan nyoya ke kamar nya..” jawab briyan.


“ kalau begitu saya permisi tuan..” kata dokter ani dengan menganggukan kepalanya dan hanya di balas oleh anggukan kepala serta senyuman oleh mereka semua. “ dokter briyan jika nyoya tsya sadar segera kasih tahu saya..” sambungnya lagi.

__ADS_1


“ baik dok..” jawab briyan.


Para perawat telah memindahkan tsya kedalam kamar nya, kamar vvip yang tenang serta besar adalah kamar untuk istri pemilik rumah sakit ini, tak banyak yang tahu bahwa rumah sakit besar ini adalah milik dari zen adtya adam.


Zen tetap berada di samping istri nya dengan mengenggam tanggan nya dengan erat. ia menatap wajah ayu istrinya yang terlelap dalam tidurya, pengaruh obat bius nya mungkin masih ada hingga ia masih terlelap.


“ lebih baik aku yang kesakitan dari pada aku harus melihat mu seperti ini sayang..” zen merasakan kasihan pada istri nya ia rela melakukan hal ini agar ia bisa memiliki keturunan. “ aku mencintai mu ana, aku janji tak akan membiarkan mu meneteskan air mata lagi..” sambungnya lagi lalu mencium tanggan istrinya.



Sedangkan pak abraham hanya bisa menatap menantu nya yang tak ingin menjauh dari istrinya. Ia merasakan ketulusan cinta menantu nya itu kepada putrinya.


“ kamu beruntung sayang mendapatkan suami yang sangat mencintaimu..” pak abraham bicara pelan. “ seperti ayah yang hingga detik ini masih sangat mencintai mama mu, bahkan tak ada wanita lain yang bisa menggantikan posisi mama mu di hati ayah..” sambungnya lagi. Seakan terlintas wajah ayu sang istri di depan mata nya.


“ lihatlah ma, anak kita mendapatkan laki laki yang begitu menyanyangi dan mencintai putri kita. Kamu selalu berharap laki laki yang menikah dengan putri kita harus sama dengan ku, rasa sayangnya harus besar seperti ku menyanyangi serta mencintai kalian berdua..” sambungnya lagi dengan menyeka air mata nya.



Sekuat kuat nya manusia ia akan tetap memiliki sisi kelemahan nya, setangguh tangguh nya manusia ia akan tetap bisa mengeluarkan air mata nya ketika ia merasakan orang yang ia kasihi merasakan kesakitan.


_______


Kalian pernah gak sih gaes mengeluarkan air mata gara gara hal sepeleh?, karna orang yang kita sayangi tiba tiba diam, tak mau bicara, padahal dia gak marah dengan kita, hanya dia menghindari kita sementara agar emosi nya tak di lampiaskan pada kita.


Selamat pagi semua nya, bagaimana kabar kalian semua, aku harap kalian semua baik baik saja, jaga kesehatan kalian ya gaes.


Buat kalian yang berada di pulau jawa, hati hati dan waspada ya, karna pulau jawa akan ada gempa dan tsunami, kita pasrahkan pada yang kuasa ya gaes. Author juga di palau jawa, di banyuwangi tepat nya. Banyak banyak berdoa dan lebih dekat dengan kuasa ya gaes.


Jangan lupa tinggal kan jempol kalian


Like komen atau vote juga ga pa pa

__ADS_1


Biar author semangat nulis nya


Mampir juga di cerita wanita nakal, awas loe ya banyak adengan dewasa itu khusus pembaca umur 21+, yang masih kecil minggir dulu hehehe


__ADS_2