
Zen yang sudah selesai dengan urusan mandinya, keluar dengan menggunakan handuk yang hanya melilit di pinggangnya, badan yang tegap, serta perut yang menjadi idaman setiap laki laki adalah nampak nyata yang dapat di saksikan dengan mata yang begitu polos.
Tsya yang melihat nya hanya terbengong karna dia tak menyadari bahwa laki laki yang tidur di sebelahnya tadi adalah sosok yang sangat sempurna dengan tubuh yang ideal.
“ kau ingin menyentuhnya sayang..” pertanyakan zen dengan nada menoda menyadar kan tsya bahwa dia tengah melihat laki laki yang tampak sempurna itu.
Tsya yang sadar segera mengahlikan pandangan nya ke sebuah jendela besar. “ aku..”
“ aku?, kenapa sayang..” ucap zen lagi yang terus mengodanya.
“ aaggghhhh sudah lah zen kau senang sekali mengodaku.. minggir sana aku ingin mandi..” usir tsya dengan garang.
“ ya sudah mandi sana.”
“ aku tak bisa keluar dari selimut ini, karna aku tak pakai apapun. Jadi sekarang kau minggir aku ingin mandi, kalau kau tetap di sini, aku malu”
“ bahkan aku sudah melihat nya semalam..” kata zen dengan fulgar yang membuat tsya malu seketika.
Blush
“ gadis perawan ku sedang malu ternyata..” goda zen lagi yang sudah duduk di tepi ranjang sebelah tsya.
“ zennnnn..” teriak tsya dengan cemberut.
Zen tertawa melihat wanitanya yang sedang merajuk karna godaan yang di berikan oleh dirinya. Zen menarik tanggan tsya hingga bibi* mereka menempel sempurna, zen yang meluma* pelan, serta menginggi* pelan hingga terbuka lah, hingga mereka saling menari* li*ah, ciuman yang bersambut membuat zen bersemangat, decapan demi decapan kini terdengar begitu nyata bagi mereka.
Ciuman yang panjang membuat mereka kehabisan oksigen hingga sulit untuk bernafas, saling melepas dengan nafas yang terputus membuat mereka saling menempelkan kening, dengan saling menutup mata mereka masing merasakan nafas pasangan.
“ aku akan segera memintak mu kepada ayah mu untuk menikahi mu..” perkataan zen membuat tsya melihat kearahnya dengan wajah yang ragu.
“ apa tidak terlalu cepat zen, kita masih beberapah minggu.”
“ beberapah minggu?, kita bahkan kenal dari kita sma sayang, hanya saja kita berpisah karna kesalahan ku, aku gak peduli seberapah lama kita bersama, aku akan tetap menikahmu secepat nya.”
__ADS_1
“ maksud ku kita pacaran dulu atau apa gitu.”
“ kita sama sama dewasa ana, pacaran setelah menikah tak masalah bukan, aku gak mau kehilangan kamu lagi. Satu bulan, dua bulan, 3 tahun bahkan berapah tahun lagi, kita akan tetap menikah, apa bedah nya jika kita menikah segera, toh kita akan tetap sama sama menikah.”
“ sayang aku tahu tapi aku belom siap untuk menjalin sebuah pernikahan, pernikahan adalah sebuah komitmen yang dimana kita harus tetap menjaga nya, bersumpah di depan tuhan dan keluarga kita, lagian aku hanya ingin menikah sekali dalam seumur hidup.”
“ kamu pikir aku akan menikah berapah kali ana, aku hanya ingin menikah satu kali yaitu denganmu. Apa kamu masih meragukan cinta ku padamu?, atau kamu masih tetap menyangka bahwa aku menjadikan mu taruhan lagi?”
“ bukan sayang, hanya saja-“
“ hanya saja kau belom percaya pada ku bukan..” potong zen dengan cepat.
Tsya menyentuh tanggan zen dengan meremas tanggan nya. “ sayang beri aku waktu untuk memikirkan ini semua, bagiku ini terlalu cepat, kita baru bersama beberapah minggu dan kamu ingin menikahku, tentu aku terkejut, bukan nya aku tak ingin menikah dengan mu tapi beri aku waktu untuk memikirkan nya.”
“ berapah bulan, berapah tahun ana?, tak cukupkah 8 tahun aku menunggumu dan ketika kita bersama hanya beberapah minggu kau masih ingin memikirkan sebuah pernikahan untuk kita, tak bisakah kau melihat bahwa aku mencintaimu hingga aku rela menunggumu. Apa kau tak bisa melihat ketulusan di mata ku ana..” kata zen dengan rasa kecewanya, sedangkan tsya binggung dengan ini semua, karna ini semua terlalu cepat.
“ sayang ku mohon mengertilah, aku hanya ingin memintak waktu sebentar lagi, setidaknya hanya beberapah minggu.”
“ apa kau tak serius menjalani hubungan dengan ku?”
“ tapi kau tak pernah mengatakan cinta padaku?, aku hanya ingin melindungi wanita ku. apa kau lupa bahwa kau hampir 2x ingin di lecehkan, aku tak ingin hal itu terulang lagi untuk ketiga kali nya.”
“ zen aku tak pernah mengatakan cinta padamu, bukan berarti aku tak mencintaimu bukan?, aku berdiri di sampingmu pun aku harus membuka luka itu lagi, dan saat ini aku hanya ingin menyembukan luka itu, perlahan luka itu sembuh dengan sendiri karna aku memang masih mencintaimu. Luka ku dulu dan cinta ku sekarang lebih besar cinta ku. apa kau pikir aku tak bergelut dengan rasa sakit ku yang dulu ketika aku memutuskan kembali padamu, aku terimah kasih karna kamu sudah menunggu ku 8 tahun, tapi beri aku waktu untuk memikirkan pernikahan kita..” panjang lebar tsya menjelaskan nya dengan sabar serta lembut.
Zen menatap tsya dengan tulus sedangkan tsya juga membalas tatapan itu dengan cinta. “ maafkan aku sayang, mungkin aku egois memaksa mu untuk segera menikah dengan ku..” kata zen.
Tsya yang tersenyum dengan tetap melihatnya. “ tak apa oke, jangan merasa bersalah, aku bahagia karna kamu ingin menikahi ku, tapi beri aku waktu untuk berfikir, hanya beberapah minggu, tak akan lama.”
“ tapi kamu akan tetap menerimah lamaran ku bukan?, kamu memikirkan nya bukan berniat menolak ku dengan halus.”
Tsya yang mendengarnya seakan geli dan langsung tertawa tak ada hentinya. “ apa yang kamu tertawakan ana..” pertanyak zen dengan suara dingin nya karna wanita nya tertawa tak ada hentinya.
“ hahahaha, zen aku tertawa karna pertanyakan konyol mu itu.”
“ aku hanya berjaga jaga.”
__ADS_1
“ aku tak mungkin menolak laki laki yang sudah melihat seluruh tubuh, enak aja.”
“ kalau begitu kita boleh melakukan hal itu kan..” ucap zen dengan kembali pikiran mesum nya.
Tsa yang segera memasang wajah kaku nya lagi. “ jangan mesum dengan ku zen, minggir aku ingin mandi..” kata tsya dengan dingin.
Sedangkan zen hanya tertawa, zen dengan segera mengendong tsya dan membawahnya kedalam kamar mandinya, tsya tentu saja mengalungkan tanggan nya ke leher zen. Kini tsya tengah menikmatai tubuhnya yang berendam, sedangkan zen tentu saja sudah keluar dari kamar mandi tersebut.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Sebuah pernikahan adalah komitmen kita kepada tuhan, berkomitmen kepada pasangan dan berkomitmen juga dengan keluarga besar kita. Jangan karna cinta semata kalian memilih untuk menikah tetapi tak memikirkan semua nya. pernikahan akan membawah kita kedalam kebahagian, tetapi pernikahan akan membawah kita kependeritaan.
Pernikahan adalah sebuah hubungan yang tentu saja harus dipikir kan dengan matang. Pernikahan bukan hal yang mudah di pilih hanya karna ingin melakukan hubungan badan. Pernikahan harus mengurus segala sesuatu nya dengan tanggan kita sendiri.
Pernikahan juga harus menyesuaikan diri kita untuk masuk kedalam lingkungan keluarga baru, beradaptasi dengan keluarga pasangan kita yang terkadang kita tak tahu setiap karakter masing masing orang.
Pernikahan bukan hanya kita yang menikah, tetapi juga menikahan kedua keluarga hingga menjadi satu. Pikirkan dengan matang, segala kesusahan dan kesenangan akan setiap hari menghampiri rumah tangga.
Pernikahan juga bukan yang ketika kita bosan, kita ada masalah langsung untuk mengatakan cerai, karna pernikahan bukanlah hubungan yang sesingkat itu. Pernikahan adalah sebuah hubungan yang harus kita jaga, bagaimana pun cara. Kesusahan yang setiap orang rasakan dalam rumah tangga bukan untuk mengakhiri sebuah hubungan tetapi untuk menjadikan kita tetap saling berpengangan tanggan untuk menghadapi krikil kecil atau krikil besar yang siap menerjang rumah tangga kita setiap saat.
__________
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya gaes
Like,coment atau vote juga ga pa pa
Setiap comen kalian adalah semangat baru ku
Makasih untuk yang sudah setia tetap membaca cerita ini
Tetap jadikan favorit kalian ya gaes
Makasih banyak
Salam sayang dari ourthor 😘💋
__ADS_1