
Zen menatap ke semua orang orang nya dengan tatapan tajam, ia marah, murka tentu saja. Apalagi ia dengar bahwa ITE nya tak dapat menemukan lokasi nya.
" lokasi GPS nona ada di rumah anda tuan muda.." perkataan ITE membuat zen terduduk di sofa dengan lemas.
` kau melepasnya sayang ` batin zen
" cari melalui nomer ponsel nya atau plat nomer mobilnya, kita harus temukan.." kata malik yang melihat bos nya terdiam dengan tatapan nyalangnya.
Semua orang mencarinya, dengan susah payah. Tsya seakan hilang tak ada yang tahu keberadaan nya. Sang ayah juga mencarinya tapi semua nya nihil. Tsya hilang entah kemana dia sekarang.
Nomer ponsel nya juga tak dapat di hubungi, dan sudah di buang di jalan, sedangkan mobil nya juga tak ada, karna plat nomer nya telah di lepas oleh seseorang dan di ganti dengan nomer lain. Tsya sungguh ingin bersembunyi kali ini.
Dua hari, tiga hari, bahkan sekarang sudah satu minggu tsya juga tak dapat di temukan. Zen mencari nya kemana mana tapi semua nya nihil. Wanita wanita tangguh yang selama ini bersama tsya pun juga ikut mencarinya juga tak dapat menemukan bos wanitanya.
Zen mencarinya seperti orang gila, mencarinya dengan mempora porandakan semua media yang menggosipkan dia satu minggu lalu. Zen menatap tajam semua orang yang berlalu lalang. Zen mengerahkan semua orang nya untuk mencari keberadan istrinya.
Sedangkan tsya sebenarnya tetap berada satu kota dengan zen, tapi dia pandai bersembunyi dengan bantuan exel, iya exel lah yang membantu menyembunyikan dirinya.
" exel bagaimana dengan keadan ayah ku?" Tanyak tsya ketika exel baru datang ke aparteman nya.
" ayah mu mencarimu kemana pun sya, katakan pada beliau kau aman di sini."
" tidak exel, aku takut ayah akan bicara dengan zen."
" suami mu juga mencari mu seperti orang gila sya, aku tahu dia terpukul.." Kata kata exel membuat tsya tak menjawabnya. " aku yakin dia tak berselingkuh sya, dia sangat mencintaimu sya.." sambungnya lagi.
" exel katakan pada pengacara ku bahw aku ingin hari ini surat pengajuan perceraian di terimah oleh zen.." tsya malah menjawab dengan berbedah.
__ADS_1
" kau sudah memikirkan nya, kau tahu apa yang akan di lakuakn suami mu ketika surat itu ada di tanggan nya."
" aku tahu exel, aku sudah memikirkan semuanya."
" kau tak bisa mundur jika kau sudah melangkah sya.." exel memperingatkan tsya, bagaimana pun ia akan terluka jika wanita nya terluka, ia tak ingin melihat wanita nya menanggis selama beberapah hari ini.
Tsya tak menjawabnya ia melangkahan kaki nya menujuh kamarnya, ia menutup pintunya menanggis dengan terjatuh di lantai. Menanggis sejadi jadi nya, ia terluka, rapuh serta sakit hati.
" kau yang memilih ini zen, kau yang memulai nya, sudah ku katakan aku akan menuruti semua ke inginan mu untuk berpisah jika kau bicara baik baik dengan ku hiks hiks, bukan nya malah selingkuh dan banyak yang membicarakan rumah tangga kita hiks hiks.." tanggis tsya kini kembali pecah ketika ia menginggat semua kejadian kebersamaan mereka.
Sedangkan zen meremas surat yang baru ia terimah. Ia membaca nya dengan tatapan elang yang mematikan. Semua orang yang melihat nya ketakutan, merinding. Mata jahat nya kini kembali, singga nya seakan mengaung dari tubuh laki laki ini.
" kau berani mengirim surat cerai sayang,kau nakal, aku akan menghukum mu jika aku bisa menemukan mu.." kata zen dengan sinis.
Zen meneguk minuman yang beralkohol dengan sangat banyak, botol berserahkan di lantai ia tumbang tengkurap di lantai. Aroma alkohol sangat menyegat di ruangan kerja nya.
" kamu di mana nona.." kata alicia dengan pelan.
" apa sudah tak ada tempat lain selain yang kita kunjungi.." aiden yang bertanyak dengan lembut.
" tidak. Semua nya sudah kita datangi.." alicia mencoba menginggat semua tempat tapi semua nya sudah mereka datangi. " apa tak ada yang menyembunyikan tsya, gak mungkin ia menghilang tanpa di bantu seseorang kan?" Perkataan alicia membuat semua orang yang di sana berfikir.
" apa mungkin pak abraham menyembunyikan nona tsya?" Timpal briyan.
" aku yakin tidak, tuan abraham juga cemas ia menyewa semua ditektif di kota ini untuk mencari nona, tapi juga nihil.." jawab malik.
__ADS_1
" semua hotel dan apartemen di kota ini juga tak ada nama nona tsya.." kata aiden. " apa kau tak mencurigai sesuatu di sini malik?"
Malik berfikir sejenak, menginggat satu nama yang terlintas di pikiran nya. " apa tak ada nama exel di sana, di hotel atau apartemen?" Malik mulai bicara dengan menginggat nama panjang laki laki tersebut.
" exel siapa yang kau maksud?, apa exel mantan tunangan dari tsya?" Tanyak alicia dan malik menganggukan kepalanya. " aku baru ingat dua hari lalu aku melihat nya keluar dari salah satu apartemen yang mewah di pinggir kota, tapi waktu aku datang kesana tak ada nama tsya.." sambung alicia yang menceritakan bahwa ia melihat exel keluar dari sana.
" kau masih ingat tempat nya honey.." aiden bicara dengan semangat siapa tahu ini adalah petujuh yang bisa menemukan nona nya.
" tentu aku ingat."
Kini semua nya bergegas menujuh ke tempat yang di katakan alicia, mereka berharap nona nya memang di sana, mereka berharap hari ini adalah hari terakhir pencarian nona nya, dengan menemukan nona nya semua kerusakan akan terselesaikan dengan cepat.
Kini malik dan briyan akan mulai mengikuti exel yang baru pulang dari perusahan, sedangkan alicia dan aiden tengah menatap ke arah apartemen yang di katakan alicia.
Exel segera melajukan mobilnya, berbelanja buah buahan, makanan, susu dan sayuran serta vitamin yang di pesan oleh tsya, sangking asik nya ia tak sadar bahwa sebuah mobil dari tadi mengikuti dari arah belakang.
Sedangkan tsya ia duduk di depan laptop nya, mempelajari sebuah berkas yang exel kirimkan melalui emailnya, ia tetap bekerja tapi hanya di balik layar, exel yang akan menjadi tanggan nya dan kaki nya untuk saat ini.
Exel tak jadi masalah jika tsya menjadikan nya tanggan atau kaki nya, yang jelas berada di dekat tsya adalah hal yang menyenangkan. Tapi jika kondisi nya seperti ini exel juga tak ingin. Ia mau wanita nya bahagia buka. menderita seperti sekarang, meskipun tsya tak pernah menanggis lagi tapi ia paham bahwa tsya tetap wanita yang rapuh.
_______
jempol mana jempol kalian, jangan pelit dong kasih like dan komen apa aja, jangan lupa bote juga kasih hadiah juga ga pa pa
up nya masih satu satu ya say, masih belom baik kondisi nya.
makasih
__ADS_1