Cinta Lama Berlabuh Kembali

Cinta Lama Berlabuh Kembali
MARAH


__ADS_3

POV SEAN PAULO


Setelah kejadian elmas menerimah kepergian sang ibu,, aku tak pernah menghubunginya karna ada kesibukan yang aku lakukan. Perceraian ku dengan amanda awalnya berjalan lancar. Amanda yang sudah mendatangani surat percerain dan hari ini sidang pertama.


Aku yang tak akan datang ke pengadilan. Hanya akan menunggu keputusan. Aku rasa tak akan susah karna aku dan amanda sudah sepakat dengan semuanya. Tapi rencana tinggal lah rencana.


" Daddy apa kah mami elmas sudah sembuh." Pertanyakan icha waktu makan malam.


" Mami elmas suda sembuh sayang. Apakah kamu mau menemuinya."


 " Aku rindu pada mami elmas. Apa boleh aku kesana daddy".


" Tentu sayang. Besok daddy akan mengantarkan mu kesana."


" Horeee ." Teriak icha dengan gembira. Ada kegembiran tersendiri yang terpancar dari wajah icha.



 ***


Pagi ini mood ku sungguh hancur. Bagaimana tak hancur. Mama mertua atau mama nya amanda datang dari korea setelah mendengar percerain kami.


Amanda


Datanglah ke apartemen karna mama ku datag dan ingin bicara padamu. Aku rasa mama tak menyetujuhi kita bercerai.


Pesan singkat yang aku baca dari amanda. Akhirnya aku datang ke apartemen untuk menjelaskan bahwa aku sendiri sudah tak mencintai putrinya.


" Mama apa kabar." Sapa ku saat aku masuk ke apartemen amanda.


" Baik dan duduklah. Jelaskan kenapa kalian ingin berpisah."


 " Kami tidak mencintai maa." Ucap ku dengan latang.


" Kami ? ." Mama mengulangi perkataanku. " yang kau maksud kamu yang tak mencintai dan ingin menikah dengan wanitamu dari masa lalu. Apakah kau tak memikirkan perasaan amanda atau icha sean." Bentak mama dengan nada tinggi.


" Amanda sudah menyetujuhi kita bercerai." Jawab ku.


" Tapi kau mengancam akan menghancurkan putri mama. Bagaimana bisa kau mengancam ibu dari anakmu dan kau sengaja menjauhkannya dan melarang amanda bertemu dengan putrinya." Sekarang aku mengerti drama apa yang di lakukan amanda di depan ku.


" Apa mama tau kenapa aku menikah dengan amanda adalah kesalahan."


" Mama tau dari awal. Tapi itu tak jadi masalah selagi kalian bisa saling mencintai." Aku menatap amanda tajam. Dan amanda tersenyum penuh arti. " mama akan membawa icha jika kalian tetap bercerai." Tegas sang mama lalu berdiri meninggalkan aku dan amanda.


" Apa yang kau katakan pada mama." Bentak ku pada amanda ketika berada di depannya. Dan amanda hanya tertawa.

__ADS_1


" Aku tak mengatakan apapun. Hanya menceritakan kejadian yang sebenarnya." Jawab an amanda dengan tanggannya berada di dadaku.


" Jauhkan tangganmu jangan pernah menyentuhku." Ucap ku dengan menghempaskan tanggannya dengan kasar.


Sean yang akan melangkah menujuh pintu keluar. " Sean aku ikut denganmu. Mobil ku rusak." Sean yang tak menyadari bahwa amanda tengah membohonginya hanya mengiyakan saja.



Amanda dan sean keluar dari loby apartemen dan menuju perusahaan. Tanpa sean sadari bahwa ada mata yang tak sengaja melihatnya keluar dari apartemennya amanda.



Sean yang menyadari bahwa ponsel nya berdering. Lama sean tak langsung menjawabnya. Pada akhir nya sean tetap harus menjawabnya. " Sayang aku sedang meeting di kantor,, nanti aku hubungi lagi setelah selesai." Tanpa menunggu jawaban elmas aku sudah mengakhiri panggilan tersebut. Sean harus berbohong. Kebohongan tersebut yang akan menjadi petaka nya hubungan sean dan elmas.


 " Tasya hubungi erlan untuk segera datang ke ruanganku." Perintah sean untuk seketarisnya.


" Baik bos muda." Tasya segera menghubungi erlan segera karna terlihat jelas wayah bos nya yang sedang menahan amarah.



 " Kenapa kau lama sekali ha. Mau aku potong gajimu." Bentak sean untuk erlan setelah erlan masuk ke dalam ruangannya.


" Maafkan saya bos. Negosiasi dengan perusahan ikhlan terasa susah."


" batal kan jika susah. Aku tak mau ambil pusing masalah kecil. Itu sudah menjadi tugas mu. Masalah kecil saja tak bisa kau selesaikan."


Sean menyenderkan punggungnya dengan sedikit memijat pelipisnya yang terasa sakit. "Amanda tak ingin bercerai dan dia menggunakan mama nya untuk melawanku. Apa yang harus aku lakukan lan." Pertanyak sang bos yang di tujuhkan untuk erlan.


 " Biar kan saya yang memikirkan cara nya bos."


" Lakukan segera karna icha menjadi taruhannya." Perkataan sean berhenti ketika ponsel nya berdering  dan melihat bahwa icha yang menghubunginya.


" Ada apa icha." Ucap nya dengan lembut. " Daddy tak jadi mengantar kan mu daddy ada meeting penting. Pergilah bersama kakak pengasuhmu." Mana mungkin sean berani bertemu dengan elmas. " Daddy akan memberi tahu alamat butiknya mami elmas dan hati hati sayang." Ucap sean dan mengakhiri panggilan tersebut.



***


Keesokan hari nya sean masih tak sanggup bertemu dengan elmas. Apalagi sekarang mama mertua nya dan amanda tinggal satu rumah dengan sean dan icha.


Icha yang tak terlalu bersemangat mengetahui amanda dan oma nya tinggal bersama.


" icha sayang kenapa kau tak bersemangat sejak ada oma di sini. Apa kamu sakit sayang." Ucap mama amanda.


Icha yang tak menjawab pertanyaak an nya. " Kakak kita berangkat sekarang. Daddy aku pergi." Ucap icha dengan meninggalkan meja makan.

__ADS_1


 Sean hanya menganggukan kepala dan juga berdiri meninggalkan mereka. Tak banyak percakapan yang menghangatkan karna mama mertua nya tau seperti apa hubungan amanda dengan cucunya.


" Kau tak bisa lebih peduli dengan putrimu amanda." Ucap sang mama.


" Kita pernah membahas nya maa dan jangan berlebihan." Lalu amanda pergi begitu saja.




 Malam telah tiba sean dan amanda mendapatkan undangan bahwa rekan nya menikah an putri nya. Malam nya mereka akan berpesta dengan para kolega kolega nya. Amanda dan sean tentu saja akan menjadi pasangan suami istri karna mereka masih memiliki status seperti itu.


 Mereka tiba di sebuah pesta pernikahan. Sean dan amanda berjalan kesana kemari untuk juga menyapa koleganya yang lain. Tanpa sadar dia menatap elmas dengan leon yang sedang berdansa begitu mesra. " Sialan dia berani menyentuh wanita ku." Ujar sean dalam hati.




Sean yang menahan amarah. Terlihat jelas yang rahangnya mengeras dan menutup bibirnya rapat rapat. Menaik turun kan dadanya dengan sangat arogan. Sean yang tengah menahan cemburunya tak tahan lebih memilik pergi ke toilet.


 Dia berpapasan dengan bean. Bean dan sean terlibat perdebatan sebentar. Sean memberikan janji untuk menjelaskannya. Dan tanpa sengaja berpapasan dengan elmas yang akan ke toilet. Sean yang menunggu di depan toilet.


 " Elmas kita perlu bicara." Ucap sean setengah menarik elmas ketika elmas keluar dari toilet.


" Lepas !! Aku tak mau bicara dengan mu. Kau telah memilih istri mu jadi aku tak mau bertemu denganmu ." Ucap elmas dengan nada kesal. Sean yang tak peduli tetap menarik elmas untuk naik ke lantai atas gedung.


Sean menatap mata nya elmas. Dan elmas memalingkan mukanya. Sean melepaskan cengkraman pada tanggan elmas ketika tiba di atap gedung.


" Dengar kan sayang. Aku tak kembali bersama amanda. Amanda tak ingin bercerai dengan alasan yang tak masuk akal. Aku akhir nya membiarkan nya. Tetapi aku masih mengajukan gugatan. Dia tak akan menyadari jika aku tetap mengajukan gugatan. Percayalah aku tak ada perasaan apapun." Ucap nya sean dengan menatap elmas.


" Kalau begitu kau urus saja urusanmu dengan amanda. Setelah selesai kita akan bicara lagi." Jawab elmas dan melangkah kan kakinya. Aku yang tak tahan dengan rasa cemburu ku. Aku segera menarik lenggannya dan menciumnya.


Ciuman yang kasar dan di dominan oleh sean. Ciuman yang penuh kecemburuan. Elmas yang tak mampu bernafas akhirnya mendorong sean. " Apa kau gila kau hampir membuat aku susah bernafas." Teriak elmas di depan ku.


Sean yang sadar dengan semuanya. " Maafkan aku el. Aku cemburu melihatmu bersama leon."


" Apa kau pikir hati ku juga tak merasakan sakit melihatmu bersama amanda."


" Beri aku waktu untuk menyelesaikan semuanya. Dan tunggu aku." Ucap sean dengan nada memohon dan menatap elmas dengan lembut.


Sebelom elmas menjawab nya sean sudah mengunci bibirnya. Ciuman yang tadi kasar kini melembut. Ciuman cinta dan ketulusan. Tanpa di landasi hasrat.


______


Tinggalkan jejak kalian sayang.

__ADS_1


Vote yuk


Terimah kasih


__ADS_2