
Hari menjelang sore dan mereka tiba di sebuah kamar yang mewah. Kamar pribadi sean paulo. Yang slalu sean gunakan jika diri nya sedang ada pekerjaan di italia.
" Sean aku ingin mandi. Aku rasa badan ku penuh dengan keringat ". Ucap elmas dengan melepaskan sepatu yang dia pakai.
" Mandi lah dahulu dan kebutuhan mu sudah ada di ruang ganti hem ". Ucap sean dengan menyandarkan punggungnya yang serasa lelah. " Sayang pak han sebentar lagi menyiapkan makan malam kita di dalam kamar jadi jika mau keluar bertanyak lah dulu padaku".
Elmas yang ingin masuk kamar mandi menghentikan langkah nya dan menatap sean dengan tak mengerti tapi elmas tetap saja menurut dengan patuh.
Elmas masih saja berkutik di dalam kamar mandi. Sedangkan sean memilih mandi di kamar sebelahnya. Setelah sean selesai mandi sean segera menghubungi pak han jika sean sudah selesai dan pak han serta orang orang nya menyiapkan makan malam tuan nya di dalam kamarnya.
Sean kini tengah duduk di sofa dan mengotak atik ponselnya dan Sean membuka email dari pengacara serta erlan. Sedangkan pengacara nya memberi tahu berita bahwa sekarang sean adalah lelaki bebas.
Pengacara####
" Selamat malam tuan muda. Maaf saya baru memberi kabar bahwa anda sekarang resmi menjadi lelaki bebas,, dokumen perceraian anda yang asli saya pegang dan salinan saya serahkan kepada asisten anda. Dan dokumen nyoya amanda sudah saya kirim kan melewati asisten saya ."
Begitu lah isi email dari sang pengacara. Sedangkan erlan memberi kabar bahwa amanda mengamuk di rumah nya erlan.
Erlan#####
" Selamat sore tuan muda. Maaf saya menganggu acara liburan anda. Saya hanya mengabar kan bahwa salinan dokumen perceraian anda ada di tanggan saya. Dan tadi nyoya amanda mengamuk di rumah saya.
Banyak barang yang dia lempar tuan. Dia ingin bertemu dengan anda serta icha".
Itu pesan email dari erlan. Sean merasa lega dengan penantian selama ini. " Akhirnya aku jadi lelaki bebas dan elmas bukan wanita simpanan ku lagi". ucap sean dengan pelan. Sean ingin menghubungi pengacara dan erlan.
Sean yang mendengar suara pintu kamar mandi terbuka segera menatap elmas khawatir. Karna takut jika elmas mendengar ucapannya barusan.
" Sayang kau sudah selesai ". Suara sean yang sedikit khawatir dan menatap elmas.
" Heem ,, kamu mandi di mana kenapa sudah siap". Sebuah pertanyaak an elmas untuk sean.
" Aku mandi di sebelah kamar kita,, di sebelah adalah kantor ku".
" Kenapa tak menunggu ku ". Ucap elmas dengan duduk di sebelah sean.
Sean yang mendengar pertanyak an elmas segera menatap nya dan tersenyum dan memengang pipinya. " Kamu tau sayang kau di kamar mandi hampir 2 jam ".
" Haa !! 2 jam ? Benarkah ? " ujar elmas dengan tidak percaya.
" Coba kau lihat jam berapah sekarang ". Perintah sean untuk elmas sedangkan elmas segera melihat ke arah jam dinding.
Elmas yang menyadari nya hanya cengegesan merasa tak bersalah. Sean hanya menatap nya dan mengelus rambut elmas dengan cinta.
__ADS_1
" Kita makan sekarang el,, makanan kita hampir dingin ". Ucap sean dengan berdiri dan berjalan lalu di susul oleh elmas yang mengikuti di belakang nya.
Sean menarik kursi untuk elmas dan sean sendiri duduk di sebelah elmas. " Sean aku tak menyangka bahwa kamu bisa romantis dari kemarin ". Perkataan elmas membuat sean menghadap kearah nya dan mereka saling tersenyum.
Elmas yang tak menyangka bahwa elmas slalu memberi kejutan yang tak terduga dari kemarin. Elmas segera menarik tengkuh nya sean agar mudah elmas mengjangkauh bibirnya sean. Elmas segera me****t nya pelan dan sean sedikit membalas lu****n yang di berikan elmas.
Mereka melepaskan ciuman itu. " Jangan mengoda ku sayang ,, bisa bisa aku yang akan memakan mu ". Ucap sean dengan masih menatap nya elmas. Sedangkan elmas hanya tertawa dan menggalingkan muka nya.
" Baiklah kita makan dulu ". Ucap elmas.
" Setelah makan kita pergi ke sebuah club malam. Aku harus mengontrol nya sebentar". Perkataan sean membuat elmas menganggukan kepala.
" Tapi aku harus berganti baju dulu ". Perkataan elmas membuat sean mengerutkan keningnya.
" Mengapa harus berganti baju ".
" Baju yang sedikit terbuka ". Perkataan elmas membuat sean menaruk sendok serta garbu nya di atas piring dan menatap elmas dengan melotot. Sedangkan elmas tak tau jika kekasih tengah melotot ke arah nya.
" Apa ? Kenapa memandang ku seperti itu ". Sebuah perkataan elmas lolos begitu saya dari bibirnya.
" Baju terbuka,, ingin menunjukan ke siapa hee,, tak ada orang yang lain boleh melihat nya hanya aku yang melihatnya ". Ucap sean dengan masih melotot. " Meskipun dulu ada yang pernah melihat nya tapi sekarang tak ada yang boleh melihatnya ". Perkatan sean barusan itu berasal dari hati nya.
" Baiklah tapi aku tidak janji untuk tidak memakan mu ketika melihat kau memakai baju terbuka ". Sean yang sedikit mengancam elmas agar mengurungkan niat nya memakian baju seksi.
" Kita lihat nanti sayang ". Ucap elmas dengan mencium pipi sean. Sedangkan elmas segera bangun dari duduk nya dan masuk ruang ganti. Mencari pakaian yang tela di siapkan oleh erlan dan kak prilly serta nur sahabat nya.
Elmas baru sadar bahwa mereka tidak menceritakan apapun kepada nya. Setelah pulang dari sini elmas akan mendengar kan cerita nya bagaimana bahwa erlan bisa memborong setengah baju dari butiknya.
^^^^
Sean yang sedari tadi cemberut melihat elmas memakai gaun berwana hitam sedikit panjang di atas lutut dan lengan terbuka hingga terlihat sedikit gundukan yang menjadi favorit sean. Sedangkan sean memakai jas abu abu dan kemeja putih. Mereka sangat cocok menjadi sepasang kekasih ataupun sepasang suami istri.
Mereka masuk kedalam club malam yang di kelola oleh seorang lelaki jadi jadian seorang kepercayaan sean. Yaa club tersebut milik dari sean paulo. Mereka berjalan masuk dan para lelaki memandang elmas dengan tatapan lapar.
Siapa saja yang melihat elmas akan terkagum kagum. Elmas memiliki wayah yang cantik serta rambut panjang nya yang di gurai. Masalah tubuh jangan di tanyak lagi bagaimana tubuh nya yang seksi.
Sean yang menatap nya elmas dengan tatapan marah. " Kau lihat para lelaki itu,, melihat mu dengan tatapan haus ". Ucap sean dengan masih cemberut.
" Lalu kau cemburu dan kau sama sekali tak haus menatap ku memakai ini ". Ujar elmas yang mengoda sean dengan tersenyum.
" Ouhhh kau menatang ku nona elmas. Lihat nanti setelah kita kembali ke hotel,,aku tak akan melepaskan mu meskipun kau melarang ku untuk memasuki mu ". Ucap sean sedikit pelan dan membuat elmas tertawa.
__ADS_1
Sean yang sudah merasa risih kepada para lelaki yang menatap elmas di segera merangkul pundak elmas dan berjalan kearah ruangan nensi yang sean percaya.
Krekkk
Pintu terbuka dan mengkap sosok laki laki lemah gemulai tengah duduk di kursi kebesarannya. " Astaga beb kau di sini,, apa kabar ". Sapa nensi untuk sean dengan berdiri dan ingin memeluk nya.
" Stop jangan bertingkah yang membuat mu kehilangan jabatan mu". Ucap sean dengan dingin dan membuat nensi berhenti di tempat dengan seketika.
" baiklah baiklah sekarang duduk lah. Ehh siapa yang kau bahwa bos. Wanita yang sangat cantik apa dia akan bekerja di sini ". Pertanyak an nensi yang membuat sean marah.
" Kau bilang apa ? Bekerja ? Kau ingin aku bunuh di sini cong ". Sean yang meledak amarah nya dan elmas hanya tersenyum dan jangan di tanya lagi bahwa nensi sudah takut setengah mati.
" Sayang jangan marah marah ". Ucap elmas dengan mengelus dada nya serta tanggan mungil nya sudah melingkar ke lenggan sean.
Sean menatap elmas dengan wajah yang masih garang. Elmas segera mencium pipi sean agar mudah menurunkan kemarahan sean.
" Tunggu dulu tadi dia bilang sayang. Dia bukan istri nya si bos kan. Bukan amanda juga kan apa aku lupa dengan wajahnya ". Ucap nensi dalam hati.
Sedangkan sean mengecup singkat bibir nya elmas dan kemudian menatap nensi yang sedikit masih marah. " Jika kau katakan dia wanita ja**ng lagi maka aku sendiri yang melemparmu dari sini ". Ucap sean dengan tegas dan dingin.
" Maafkan saya bos,, saya tak tau ". Ucap nensi dengan menundukan kepala nya.
" Mana buku keuangan satu tahun ini aku mau melihatnya,, jika ada satu yang salah maka aku akan memotong gaji mu bulan ini ". Ucap sean yang membuat nensi takut. Nensi segera mengambil dokumen laporan keuangan selama setahun penuh.
Sean segera melihat dengan teliti data data yang ada di tanggan nya. Sedikit menanyakan apa yang tak sean tau. Dan sean hanya menganggukan kepala nya ketika nensi menjelaskannya. " good job cong,, kau memajukan club ini dengan bagus ". Ucap sean. Meskipun di katanya terselip senyuman tetapi nensi masih mendengar dinginnya suara bos nya.
" Sayang kita pulang atau ingin turun ". Ucap sean dengan lembut. Sedangkan elmas yang sedari tadi mengotak atik ponsel sean melihat sean dengan tersenyum.
" Apa boleh kita turun,, aku sudah lama tak datang ke club malam ".
" Tentu sayang kita akan turun ". Ucap sean dengan mengelus rambut nya. " Tapi tunggu bentar lagi hem ". Elmas tak menjawab nya hanya menganggukan kepalanya dan kembali mengotak atik ponsel dari sean.
___________
Selamat pagi sayang.
Selamat hari Rabu.
Mudah mudahan di beri kelancaran.
tinggalin like atau komentar kalian.
Selamat beraktifitas ya sayang.
Salam peluk dari elmas dan sean.
__ADS_1