Cinta Lama Berlabuh Kembali

Cinta Lama Berlabuh Kembali
CLBK2_ Rapuh


__ADS_3

" apa anda tak melihat berita online hari ini nona, seorang paparazzi telah memotred suami anda dengan wanita sarapan pagi setiap pagi beberapah minggu ini, bahkan hari ini mereka terang tetangan bermesraan di tempat umum.." sebelol wartawan tersebut menyelesaikan ucapan nya tsya sudah memutuskan panggilan tersebut dan segera melihat betita online hari ini.


Dan benar saja wajah suaminya dan seorang wanita yang ia lihat kemarin terpampang di beberapah berita online dengan berbagai caption. Tsya menutup mata nya yang menahan air mata nya agar tak terjatuh dari mata nya yang sudah memerah.


" kau memilih nya zen, dan ini adalah akhir hubungan pernikahan kita.." kata tsya dengan turun dari ranjangnya berjalan mengambil koper besar yang telah ada di dalam lemari bajunya.


Sedangkan malik yang mengetahui berita heboh bos nya segera menghubungi bos nya.


" tuan maafkan saya menganggu pagi ini, apa anda sedang bersama madam andin?" Malik langsung bertanyak tanpa basa basi.


" iya ada apa, kami sedang sarapan pagi.." jawab zen dengan tenang.


" foto anda dan madan andin tersebar di berita online yang mengatakan anda berselingkuh dari nona tsya.." perkataan malik tentu saja mendapatkan reaksi lototan dari zen.


Zen segera meangakhiri panggilan tersebut dan melihat berita online, dan benar saja semua gosip tengah membicarakan rumah tangga nya dan seorang wanita yang sedang sarapan pagi bersama nya.


" shit.." umpat zen dengan segera meninggalkan meja nya, sedangkan andin yang memanggil zen tak dapat respon dari laki laki ini.


Zen terus menghubungi istrinya dan tak dapat jawabannya, menghubungi rumahnya juga tak dapat jawaban apapun. " damn.." umpatnya lagi.


Sedangkan tsya berjalan mendorong koper besarnya. " nona mau kemana pagi pagi dan membawah koper besar.." tanyak salah satu pembantu yang melihat istri bos nya ingin keluar dari rumah ini.



" minggir bi, jangan halangi saya.." kata tsya dengan dingin.


" nona maafkan saya, tapi biarkan tuan datang terlebih dulu.." kata nya lagi dengan menunduk.


Tsya mengambil pisau yang ada di meja makan, mengarahkan pisau tersebut di tanggan nya. " nona jangan lakukan ku mohon nona.." teriakan salah satu pembantunya membuat semua orang yang di sana menujuh bos nya.


" astaga nona apa yang anda lakukan.." kata pak ali, kepala pembantu di situ.


" katakan untuk minggir, aku ingin keluar. Kalau tidak kalian akan melihat aku mati di sini.." tegas tsya dengan menatap semua pembantu di sana dengan tatapan serius.


" minggir, biarkan nona pergi.." pak ali yang menyuruh semua yang menghalangi jalan nona nya pergi, tsya dengan segera membuang pisau nya ke lantai dan segera meninggalkan rumah itu.


20 menit ke pergian tsya, zen telah tiba di rumah nya dengan di sambut banyak pembantu di sana. " tuan selamat datang.." pak ali menyambutnya dengan gemetar.

__ADS_1



" sayang, sayang.." teriak zen memanggil istrinya.


" tuan, nona pergi.." kata pak ali dengan menunduk.


Zen menghentikan langkahnya yang ingin ke kamarnya. " pergi?, kemana."


" nona tak mengatakan apapun tuan. Nona membawah koper besar.."


" kenapa tak kalian hentikan haa.."


Prankkkk


Teriakan zen dengan membanting vas bunga hanya dapat tundukan dari semua orang yang di sana. " maafkan kami tuan, kami sudah menghentikan nona, tapi nona mengancam kami dengan pisau di tanggan nya."


Zen menutup mata nya. " kau meninggalkan ku lagi sayang, kali ini kau tak bisa lari lagi ana.." kata zen dengan pelan yang kemudian pergi meninggalkan rumah.


Zen menujuh rumah ayah mertua nya, ia yakin bahwa istrinya akan berada di sana. Di mana lagi istrinya kalau bukan kerumah ayah nya.


Tak lama zen telah tiba di rumah ayah mertua nya tapi tak nampak mobil istrinya di sana, ia tetap turun dan segera masuk kedalam rumah ayah mertua nya.


Bugh


Satu pukulan yang di layangkan sang ayah mertua nya ketika ia tahu bahwa menantu nya masuk kedalam rumah nya.



" sudah ayah katakan, kembalikan putri ku dengan baik baik, jangan kau buang dia seperti sampah.." bentak pak abraham dan zen hanya terdiam merasakan bibirnya yang keluar darah.


" maafkan zen yah, tapi aku tak berselingkuh dengan dia. Madam andin adalah clien ku, ia satu minggu di sini, selama satu minggu ini zen yang menemani nya sarapan pagi.." zen menjelaskan dengan mata nya mencari sosok istrinya nya.


" aku tak peduli zen, jika kau menyakiti putri ku maka kau juga musuh ku, sudah ku katakan sekali kau menyakitinya maka kau akan lihat bagaimana seorang ayah menyembunyikan putri nya, meskipun itu dari suami nya sekaliapun.." ucap pak abraham dengan tegas.


" ayah ku mohon kali ini, maafkan aku. Aku akan mengklarifikasi hubungan ku dengan madam andin, aku sungguh tak berselingkuh demi apapun aku bersumpah yah, aku hanya mencintai tsya.." kata nya dengan menatap ke arah ayah nya.


Dan pak abraham tahu bahwa tatapan itu adalah tatapan ketulusan tak ada ke bohongan sama sekali di sana.

__ADS_1


" sekarang kamu sedang apa di sini, di mana tsya?" Pak abraham bertanyak ketika ia menyadari bahwa putrinya tak ikut bersama menantunya.


" apa tsya tak datang ke sini?"


" jangan konyol zen, dia tak ada di sini.." Kata kata pak abraham, di balas dengan usapan kasar di wajah nya zen. " temukan istrimu lebih dulu, jika ayah yang menemukan nya maka kau tak akan bisa bertemu dengan nya lagi.." ancaman sang ayah dapat respon dari zen, ia segera berlari keluar menujuh mobil nya dan mencari istrinya.


Zen melajukan mobil nya dengan kencang, ia menujuh markas di mana IT ada di sana, ia baru ingat bahwa cincin pernikahan nya ada pelacak di sana.


" kamu di mana sayang, seharus nya kamu dengar kan dulu penjelasan ku.." kata nya dengan pelan.


Malik juga sudah berada di markas, ia tadi menghubungi bos nya dan tak dapat jawaban nya, ia menghubungi pak ali, ia mengatakan bahwa tuan nya pergi.


Malik di sini dengan orang orang yang sudah menunggu ke datangan bos nya, malik tahu bahwa bos nya akan datang ke sini. Insting seorang kaki tanggan tentu saja tepat ada nya.


Brum


Brum


Suara mesin mobil tepat berhenti di depan, membuat semua orang di sana berdiri menyambut kedatangan bos nya.


" aiden, briyan, di mana kalian.." teriak zen dengan berjalan masuk.


" bos kami di sini.." ucap malik ketika bos nya mendekat.


Zen menatap satu persatu orang orang nya dengan tatapan kalut. " lacak lokasi istri ku segara.." katanya dan para IT di sana sudah bekerja mengunakan laptop nya masing masing.


_________


Mana jempol kalian gaes


Like komen dan vote nya mana nih


Jangan pelit dong


Biar author tambah semangat up nya


Makasih

__ADS_1


__ADS_2