
Tok.. Tok.. Tok.. Toloktok.. Papih Har mengetuk ngetuk meja dengan cincin batu jamrudnya sambil duduk.
"Aduh mana nih yang punya restoran kok gak muncul muncul!!" gerutunya sambil melihat lihat ke arah dalam restoran tersebut
"Bayu..!!? Mana dia mantuku" Har memanggil Bayu dengan suara serak serak coolnya.
Sementara Bayu dari dalam mendengar ada suara yang memanggilnya dan ia kenal suara itu.
"Papih har?" ucapnya. Kemudian ia bergegas menuju arah suara dengan berlari lari kecil
Benar saja, Bayu melihat papih Har sedang duduk di menghadap ke meja, dengan pakaian jubahnya ala orang arab, serta kacamata hitam dan penutup kepala yang menempel rapih di kepalanya.
"Papih.." sapa Bayu dengan senyum ramahnya sambil menghampiri papih Har.
"Hah,, Bayu.. Kemari kau" Har menggerakan tangannya memanggil Bayu.
Bayu menghampiri, kemudian menyalami papih Har dengan sopan.
"Papih bagaimana kabarnya? Kenapa tidak menghubungi Bayu dulu kalau mau ke sini" ucap Bayu sambil duduk di samping Har,
"Papih sehat, papih gak sempat buat menghubungi kamu.."
"Papih sama siapa ke sini" tanya Bayu sambil melirik ke sekitar
"Sama anak buah papih.."
"Sekarang papih mau makan.. Buatkan papih steak onta, katanya kamu, sudah ada menu steak onta yang laris di jual di sini"
"Ohh benar pih,, restoran timur tengah ini kan papih yang minta.. Dan ya alhamdulillah ramai sekali pembeli yang tertaelrik dan pada minat dengan steak unta yang papih suka itu"
"Nah baguslah.. Sekarang buatkan papih steak itu, lalu apa lagi yang kamu sediakan di restoran ini?"
"Semua makanan khas timur tengah pih.. Ada kebab..Nasi Kebuli, Roti Maryam.Hummu, Falafel, Sambosa atau Samosa. Dan... "
"Yaa.. Sudah, papih tau itu, buatkan semuanya sekarang... Sana"
Apa? Serius nih si papih minta semuanya?. Batin Bayu nampak keget dia
__ADS_1
"Yakin semuanya pih?"
"Iya.. Cepat sana!"
"Baik,, baik pih.. Tunggu sebentar ya pih"
"Hmm." jawab Har
Kemudian Bayu ke dalam dan membuakan masakan yang di pesan papih Har itu, dibantu chef yang bekerja di sana.
Tidak lama kemudian pasakan yang dipesan oleh Har datang berangsur satu persatu di antar oleh pelayan di sana.
Sampai akhirnya meja penuh dengan masakan khas timur tengah itu, terutama steak onta pesanan papih Har yang dibawa khusus oleh Bayu. Sebenarnya steak onta bukan masakan khas timur tengah tapi kesukaan papih Har, gitu maksudnya .
"Nah.. Ini pih steak unta pesanan papih" ucap Bayu sambil menghidangkan steak itu di hadapan Har
"Hahh.. Bagus bagus.." Har seperti tidak sabar ingin menyantapnya
"Papih.. Apa papih akan menghabiskan semua ini sendiri?" tanya Bayu
"Arkhan!!! Kemari kau!!!" papih Har memanggil Arkhan dengan tangannya.
Kemudian lelaki itu menghampiri Har dengan ekspresi dingin dan gagahnya.
Oh my god.. Batin Bayu, ia membelalakan matanya ketika melihat Arkhan untuk yang pertama kalinya.i tadi Bayu tidak melihat Arkhan, tapi setelah papih Har memanggilnya, Arkhan langsung terlihat sedang duduk di kursi sudut ruangan. Arkhan apa kau ini jin? Hihihi. Bukan lah ya, bukan jin, hanya saja Bayu tidak memperhatikan Arkhan yang tengah duduk sendiri di sudut ruangan.
Arkhan adalah sekretaris pribadi papih Har, anak buah sekaligus tangan kanan papih har. Juga sebagai body guard buat papih Har.
Jadi itu sekretaris Arkhan,, grrrr.. Tidak kalah menyeramkannya seperti papih ternyata. Batin Bayu sambil menatap Arkhan yang tengah berjalan ke arah papih Har
Arkhan duduk di samping papih Har
"Ada apa tuan?" tanya Arkhan dengan dinginnya.
"Cicipi" titah papih Har sambil menunjuk makanan yang di hadapannya dengan matanya.
__ADS_1
Kemudian Arkhan mencicipi satu persatu masakan itu menggunakan sendok.
Arkhan merasa rasa dengan lidahnya
"Ini jangan dimakan tuan" tunjuk Arkhan pada salah satu makanan
Kemudian ia mencicipi yang lainnya
"Yang ini jangan dimakan tuan!" ucapnya lagi pada makanan itu
"Yang ini juga jangan tuan.."
Begitu terus ucap sekretaris Arkhan pada saat setelah mencicipi makanan itu.
Hingga akhirnya tujuh menu masakan yang tidak boleh di makan oleh Har. Sementara steak onta mah selamat dan boleh dimakan oleh Har
Papih Har hanya mengangguk ngangguk saja ketika Arkhan mengucapkannya.
Sementara bayu nampak kebiingungan dan bertanya tanya.
"Lhoh kenapa papih? Kok ada yang tidak boleh di makan?" tanya Bayu penasaran
"Jelaskan Ar!!" papih Har menyuruh Arkhan
"Ada bumbu yang tidak boleh tuan Har makan, yang ini kurang matang, yang ini terlalu lembek, terlalu banyak air.. yang ini tidak sesuai bumbunya, yang ini tidak enak.. Yang ini tidak enak.. Yang ini tidak enak" jelas sekretaris Arkhan sambil menunjuk nunjuk makanan yang tidak dipilihnya.
Bayu nampak tidak terima dengan ucapan sekretaris Arkhan yang mengatakan masakannya tidak enak
"Wah.. Wah waahh... Kau berani mengatakan masakan ini tidak enak? Padahal masakan ini laris di sini,, kurang ajar kau!!!" Bayu marah
Arkhan menatap Bayu dengan tajam dan dingin, seolah dia juga tidak terima dengan ucapan Bayu
"Bawa masakan ini kembali ke dapur!" tegas Arkhan.
"Ckk.. " Bayu kesal. Kemudian ia menyuruh pelayan membawanya kembali ke dapur masakan yang tidak dipilih Arkhan.
Sementara Har santai saja sambil menikmati steak onta nya.
__ADS_1