
Malam hari di rumah sakit
"Sayang,, bobo sini"pinta Boy sambil menepuk ranjangnya pada Luna yang tengah duduk disampingnya sehabis membaca Qur'an.
"Iya,," Luna naik ke ranjang dan berbaring menghadap Boy.
Sementara di sana ada Ayah Mirza, ibu Lidya, Bianka, dan Briand. Bastian belum kembali ke rumah sakit.
Mereka tengah sibuk masing masing sambil mengobrol
"Sayang,, kamu habis nangis?" tanya Boy pada Luna, ia melihat mata Luna sembab
"Aku habis meminta sama Allah, supaya kamu cepat sembuh a" ucap Luna sambil meneteskan air matanya
"Sayang.. Aku tahan dinginnya es,
Tapi tak sanggupku lihat air matamu menetes.. Jangan nangis, aku pasti cepet sembuh. Terimakasih sudahh mendoakanku" ucap Boy
"Iya a,," ucapnya tersenyum
"Aku mau minta maaf" ucap Luna
"Maaf kenapa? Emangnya kamu ada salah sama aa hm?
" iya maaf udah terlalu sayang sama kamu" ucap Luna
Menggoda Boy
"Emmm... Kamu.., aku juga sayang sama kamu" ucap boy sambil mengusap kepala Luna
"Sayang kamu tau gak Apa bedanya balon sama kamu?
"Emm? Apa?" luna bingung
"Kalo balon 5 rupa-rupa warnanya.
Kalo kamu 1 rupawan parasnya".
"Eaaaa..." ucap Briand dan Bianka kompak menyuraki Boy. Kemudian mereka tertawa.
"sayang.. Kamu Amis ih,"ucap Boy sambil mengernyitkan bibirnya
"Masa sih a?" Luna mencium bau tubuhnya
"iya amis.... Amis you maksudnya…" ucapnya sambil memeluk Luna
"Sayang.. Jika suatu saat aku berlutut dihadapan wanita lain selain kamu,.." ucap Boy
"Maksudnya?" Luna kaget dan mengkerutkan dahinya
"Itu adalah saat aku sedang mengikat tali sepatu anak perempuan kita" sambung Boy
"Oohh.. Kirain apaan" ucap Luna kembali tersenyum
"Apa emangya?" tanya Boy
"Aku pikir wanita lain, maksudnya siapa gitu"
"Aku cuma sayang sama kamu Lunaku" ucapnya dengan jelas
"Kalau begitu aa umumin ke seluruh dunia kalau aku wanita yang paling kamu sayang" pinta Luna
"Kalo kamu nyuruh aku buat umumin keseluruh dunia kalo aku sayang kamu,
Aku Cuma bakal bisikin ke kuping kamu,
Soalnya kamulah duniaku." ucapnya sambil berbisik dan itu membuat Luna merinding.
"Iii aa.." ucapnya sambil tertawa kecil
"sayang.. Sepertinya Kamu orang jawa ya?
"Bukan a, aku orang sunda!" jelas Luna
"Jawaban dari doa-doaku maksudnya"
", xixixixix" Luna terkekeh
"Kamu sukanya apa? Kalo aku sukanya somay,
So may you marry me?"
"Heyy kita sudah menikah kan a.. Iiihh" Luna gemas pada Boy
"Oo.. Iya ya.. Hehe"
"Ayo kita main tebak tebakan" ucap Boy
"Ayo.."
"Rumah apa yang paling indah?" tanya Boy
"Rumah adat?"
"bukan,, Rumah tangga kita sayang"
"Ooohh.. Hehehe iya aamiin"
"Kalo jadi superhero, kamu bisa tebak aku mau jadi apa?"
"Jadii apa?" tanya Luna
"Jadi YourMan." ucap Boy
"Aasiikk..." Luna bertepuk tangan
"Oke,, cukup, sekarang giliran Luna ya" pinta Luna
"Silahkan sayang.."
"Tau satu kata yang bisa deskripsiin kamu?"
"Apa?" tanya Boy
"Aa itu, segalanya." ucap Luna sambil tersenyum lebar
"Muahh.. Muah.. " kecupan didahi Luna seraya tersenyum Boy
"Kalo ibarat aku setrika, aa itu listrik...!"
__ADS_1
"Kenapa?" tanya Boy
"Soalnya aku nggak mungkin bisa hidup tanpa kamu."
"Maasyaa Allah.." Boy tersanjung
"Kalo ibarat aku tulang, kamu itu kalsium."
"Mm.. Kenapa tuh?" tanya Luna
"Soalnya kalo tanpa kamu aku pasti rapuh"
"Aaaa..." Luna juga tersanjung, ia mencubit gemas pipi Boy..
"Wajahmu itu sulit buat digambar loh," ucap Boy
"Kok bisa?" tanya Luna
"Soalnya indah wajahmu, cerah senyummu tak bisa terlukiskan oleh apapun."
"Aih aa.. Bisa aja" ucap Luna
"Aduhh bucinnn... Bucin sumpah" ucap Briand sambil terkekeh. Dia ternyata dari tadi menyimak percakapan Luna dan Boy.
"Apa sih de, nyamber aja kayak petir" tukas Boy sambil tertawa kecil
Briand hanya menggeleng sambil tertawa
"Udah sayang, anggap saja kita cuma berdua disini, eh sama calon bayi kita. Hehe.." ucap Boy pada Luna
Kemudian Luna dan Boy melanjutkan tebak tebakannya.
Boy menghitung sampai sepuluh
"1 3 4 5 6 7 8 9 10, udah bener belom?"
"Ga ada duanya a!"
"Gak ada duanya ya? Iya sama kaya kamu ga ada duanya."
Luna
"Kalo kamu wajan, aku itu margarine.
Deket kamu aku meleleh." ucapnya
Boy tertawa
"Aduuhh kalian romantis sekali.. Ya sudah kalian lanjutkan ya, ibu sama ayah mau jalan jalan malam dulu." ucap ibu Lidya sambil menenteng tas dan beranjak dari duduk bersama mirza
"Ibu sama ayah mau kemana?" tanya Bianka
"Ibu sama ayah mau pacaran dulu.. Oke" jawab Mirza
Sambil tertawa
"Oke deh ayah.. Hati-hati.. " ucap bianka.
Boy tersenyum.
"Asikk.. Ayah, kayak anak muda aja.. "
"Assalamualaikum.."
"Waalaikumsalam..."
Ibu lidya dan ayah mirza pergi berangkat. Entah mau kemana mereka.
"Biy,, Biy.. Ayo ikutan tebak tebakan.." ajak Boy pada Bianka
"Oke..." Bianka setuju, kemudian ia menutup buku gambarnya. Kala itu bianka sedang menggambar
"Pintu apa yang walaupun didorong sepuluh orang pun tidak terbuka?" tanya Boy
"mmm..." Bianka mikir
"Pintu yang ada tulisan ‘TARIK’"Ucap Briand
"Ih kaka,,, kan kak Boy nanya sama Bianka, bukan sama kak Briand!" protes Bianka sambil cemberut pada Briand
"Hehe.. Maaf de, tapi benar kan kak?" tanya Briand pada Boy
"Benar, benar briand.. Hehe" ucap Boy
"Apa yang bulat, kecil, hitam, jika dipencet keluar orangnya?" tanya Briand pada bianka
"Haha apa tuh kak?" tanya bianka
"bel pintu." jawab briand
"Hah..? Oh iya iya.." ucap bianka sambil mangguk-mangguk
" Apa yang ‘Jauh di mata, dekat di hati’?" tanya Bianka
"Usus" jawab Briand
"Okeh bener!" ucap Bianka
"Rambut putih namanya uban, rambut merah namanya pirang, kalau rambut hijau namanya apa?"
Tanya briand pada Bianka
" Rambutan belum mateng."
Jawab Bianka
"Haha... Bener kamu dek"
"Jus apa yang turun dari langit?" tanya Boy
Semuanya mikir
"Apa tuh kak?" tanya bianka menyerah
"Justru itu yang aku kagak tau..he..he." Ucap Boy
"Ah sial!!" ucap Briand
" Apa bukti wortel baik untuk kesehatan mata?" tanya Briand
__ADS_1
" Pernah lihat kelinci pakai kacamata?" ucap Luna
"Hahaha... Bener bener.. " ucap Briand
"Apa bahasa Indianya bumbu dapur?" tanya Briand
"Apa kak?" tanya balik Bianka
" Tumbar miri jahe" ucap Briand sambil menggoyangkan kepalanya seperti orang india
"Hahaha... "
"Apa yang badannya hijau, kepalanya merah, jalannya mundur?" tanya Boy
"Apa kak?" tanya Bianka
" obat nyamuk bakar." ucap Boy
"Ahh.. Iya masuk akal itu" ucap bianka
"Siapa yang potong rambut tiap hari tetapi tidak botak?" tanya Boy
"Tukang pangkasnya lah kak!" jawab Briand
"Hahaha...."
" Nenek siapa yang jalannya meloncat-loncat?" tanya Boy
"Nenek si katak." jawab Luna.
"Benar kamu sayang" ucap Boy
"Hahaha...
"Dek.. Kenapa orang takut kehujanan?" tanya Briand
"Iya ya? Kenapa orang takut hujan kak?" tanya Bianka balik
"Karena hujan beraninya keroyokan, coba kalau satu-satu, nggak ada yangg takut, kan?" jawab Briand
"Haha keroyokan???..."
"Kenapa baju Superman ada huruf ‘S’?" tanya Boy
"Mmm.. Karena kalau ‘M’ atau ‘L’ kegedean." jawab Luna.
"Betuulll.."
"Kenapa baju Batman ada gambar kelelawar?" tanya Boy
"Karena huruf ‘B’ sudah dipakai kaos Bobo. Hehe.." jawab Bianka
"Ah.. Pinter kamu dek.
"Kenapa di keyboard komputer ada tulisan ‘ENTER’?" tanya bianka
"Karena kalo tulisannya ‘ENTAR’, programnya nggak jalan-jalan." jawab Briand
"Betuull.. Hahaha... "
"Kenapa dokter jika akan mengoperasi mulutnya ditutup?" tanya Bianka
" Karena jika matanya yang ditutup nggak bisa melihat dong …" jawab Briand
"Kenapa air laut asin?" tanya Boy
"Karena ikannya pada berkeringat... Hahaha" ucap Bianka. Mereka tertawa
"Kenapa kambing berjenggot?" tanya Bianka
" Karena jika berkumis nanti dikira Pak Raden …" jawab Briand
"Hahahaa.. "
"Apa beda antara unta dan kangkung?" tanya Briand
"Apa tuh kak?" tanya Bianka
"Kalau unta di Arab, kalau kangkung diurap." ucap Briand
"Oke.. Oke.. "
"Apa beda antara soto dan coto." tanya Bianka
"Apa dek?" tanya Briand.
"Soto dari daging sapi, coto dari daging capi... Xixixi"
"Sa ae kamu dek.. "
"Apa beda antara Meggi Z dan tukang sayur?" tanya Briand
"Hah emang apa bedanya?" tanya Bianka
"Meggi Z nyanyi ‘teganya-teganya’, tukang sayur teriak ‘Toge Nya, toge Nya’... Hahaha.."
"Hahaaha.. "
" Apa beda antara semut dan orang?" tanya Bianka
" Orang bisa kesemutan, tetapi semut nggak bisa keorangan." jawab Briand
"Hahh betull"
"Apa bedanya balapan kuda sama balapan motor?" tanya Briand
"Apaan kak?" tanya Bianka
"Kalo Balapan kuda ada tempat parkir motor, jika balapan motor tidak ada tempat parkir kuda."
Hahahaa...
"Sudah ah, kakak ngantuk.. Tidur dek" ucap Briand, ia sudah menguap, kemudian berbaring di sofa.
"Yaahh.. Lagi dong kak" Bianka mengguncang Briand.
"Besok lagi dek.." ucap Boy, ia juga mengantuk dan Luna sudah tertidur rupanya dari tadi. Kemudian ia juga tidur
"Hmmmm.." Bianka cemberut. Ia malah kembali menggambar karena belum ngantuk.
__ADS_1