Cinta Sesudah Menikah

Cinta Sesudah Menikah
Bayu dan Zahwa


__ADS_3

Hari itu Bayu dan Zahwa di kediaman barunya. Baru satu minggu usia pernikahan mereka dan lagi mesra mesranya.


Siang itu bayu mencari Zahwa dan ternyata Zahwa sedang berada di dapur bersama mumu. Zahwa nampak sedang menasehati mumu kala itu, dan Bayu memerhatikan mereka dari ambang pintu.


Zahwa tengah berjongkok dan sedang menasehati mumu. Dan mumu terdiam sambil menunduk


"Mumu kamu nakal ya!!! Mami gak pernah ngajarin kamu mencuri!! Kecil kecil udah pinter mencuri..


Mau jadi apa kamu hah? Mau jadi pencuri entar kalau sudah gede?.. Jawab mumu! Ii kamu itu bikin gemesss tau gak.. Hahaha" Zahwa mencubit pipi mumu saking gemesnya


Bayu hanya cengengesan dari belakang.


"Kenapa sih yank marahin si mumu, memangnya dia salah apa? " ucap Bayu. Zahwa kaget karena ternyata Bayu ada di belakangnya


"Hah,, eh a Bayu, ini lhoh mumu curi ayam goreng kesukaanku dari piring di meja, padahal kan dia udah aku kasih dua lagi" ucap Zahwa sambil manyun


Kemudian Bayu tersenyum dan ia ikutan jongkok di sana. Mumu masih terdiam


"Gapapa dong, mungkin itu sudah miliknya mumu yank" ucapnya sambil ia membelai rambut Zahwa.


"Iya kan tapi mumu gak bilang bilang.. Ya aku kesel lah"


"Hahahaa.. Sayang sayang, kamu itu... Mumu kan kucing mana bisa ia bicara seperti manusia,, ii kamu itu gemessin tau gak" ucap Bayu, ia mencubit hidung Zahwa..


"Aww,, sakit tau.. " Zahwa mencubit pinggang Bayu sebagai balasan


"Hehehe iya maaf"


"Pokoknya mumu gak boleh mencuri lagi ya, kalau sampe nyuri lagi, Mami cubit pipinya.. Ayo minta maaf sama mami! " pinta Zahwa pada mumu kucing kesayangannya, mumu hanya mengeong. Dan Zahwa mengulurkan tangannya kemudian Mumu juga membalasnya.


Zahwa tersenyum "pintar kamu muu" ucapnya sambil ia mengusap usap badan mumu dengan lembut. Kemudian Zahwa menggendongnya ia mengajak bicara pada mumu seolah pada anaknya sendiri.


Bayu dan Zahwa duduk di lantai sambil bersila


Bayu hanya memerhatikan dan menggeleng kepala seraya tersenyum melihatnya


"Kamu sayang banget ya sama mumu" tanya Bayu.


"Sayang dong a, diakan gemesiin"


Zahwa mengunyel unyel kepala kucingya itu


"Namanya mumu saja apa ada kepanjangannya si? "


"Namanya mueeza a, biasa aku panggil mumu, aa baru tau ya? "


"Oo Mueeza namanya, hehe ia lah a bayu baru tau. Kalau gitu namanya sama ya seperti kucing punya Rasulullah. "


"Benar sekali, aa tau kisahnya? "


"Mm iya sedikit, jadi Suatu hari, Nabi Muhammad SAW hendak mengambil jubahnya, namun mendapati Mueeza terlihat tertidur lelap di atas jubah yang hendak dikenakannya. Tanpa maksud ingin mengganggu kucing kesayangannya, Nabi Muhammad SAW pun harus memotong belahan lengan jubah yang ditiduri Mueeza untuk tetap menjaga ketenangan kucing tersebut. Lalu, Nabi Muhammad SAW pergi ke luar rumah tanpa membangunkan Mueeza.


Ketika Nabi Muhammad SAW kembali ke rumah, Mueeza terbangun dan merunduk sujud kepada majikannya. Dengan penuh kasih sayang, Nabi Muhammad SAW yang mengetahui maksud Mueeza melakukan itu mengelus lembut tubuh mungil kucing kesayangannya sebanyak tiga kali. Mueeza milik Rasulullah itu sangat istimewa, ia mengeong jika mendengar suara adzan. Seolah ia menjawab suara adzan tersebut. Luar biasa ya yank"


Zahwa mendengarkan dengan seksama


"Iya a, luar biasa kucing itu.. Mumu juga luar biasa lhoh, ayo mumu salim sama abah.. Hahaha" ia menyodorkan kaki mumu pada Bayu seraya ingin menjabat tangan


"Kok abah sii,, enggak ah a Bayu gak mau, geli kalau pegang kucing, sama mami Zahwa aja ya muu"


Bayu menghindar


"Ayo dong a,, "..


Zahwa terus menggoda Bayu


"Jangan dong sayang,, a bayu gak bisa pegang kucing, geli.. Iiih" Bayu merinding dan menghindar


Tapi Zahwa malah ketawa kegirangan melihat ekspresi Bayu dan terus mengerjainya.


"Sudah dong,, mending kita makan siang dulu, ayo a bayu bikinin makanan spesial buat Zahwa"


Bayu bangkit dan mencari bahan makanan di sana.

__ADS_1


"Yee Zahwa mau" kemudian Zahwa menurunkan mumu dan ikut membantu memasak sama Bayu, ini pertama kalinya mereka masak berdua. belum ada Art di sana karena pulang dari bandung mendadak, jadi mereka belum menyiapkan art di rumah barunya itu. Karena Bayu dan Zahwa baru menempati rumahnya semalam, Pagi pagi Syifa yang urus kebutuhan mereka dan Bayu yang masak untuk sarapan, ya karena ia hobi masak kan.


"A bayu mau bikin apa? "


Zahwa memakaikan celemek di badan bayu.


"Mm,, ayam goreng special kesukaan kamu kan, yang tadi kan di makan sama mumu, sekarang a bayu bikinin lagi oke".


"Asikk,, iya Zahwa mau,, masakanmu luar biasa ennak banget.. Hmm sepertinya aku akan rindu sekali suamiku".. Tiba tiba suasana mellow karena Zahwa teringat ia akan kembali ke turki menyelesaikan kuliahnya. Zahwa memeluk suaminya dari belakang


Bayu menghentikan aktifitasnya ketika ia sedang menyiapkan bumbu buat ayam goreng itu.


"A Bayu akan sering mengunjungimu, kamu tenang ya" kemudian ia memutar badannya dan memeluk Zahwa. Sebenarnya ia juga merasakan apa yang zahwa rasakan.


"Cuti sebulan lagi boleh ya" pinta Zahwa


"Jangan dong sayang.. Pelajaranmu banyak tertinggal lho,, kamu harus semangat biar cepat lulus kuliahnya"


"Hmmmm" Zahwa cemberut...


"O ya, kamu katanya mau jadi dokter kan? Aku akan dukung kamu dan mendoakanmu supaya sukses cita citamu itu"


Zahwa mendongakkan kepalanya dan memandang Bayu


"Zahwa gak mau, Zahwa mau jadi ibu rumah tangga aja, Zahwa mau jadi istri shalihah aja buat a Bayu,, kalau boleh Zahwa jadi manajer a Bayu aja boleh ya?


Bayu tidak menyangka dengan ucapan Zahwa. Ia tersenyum seraya berkata


"Kamu serius sayang? Terus nanti gimana itu kerja keras kamu selama kuliah kamu masuk ke bidang kedokteran kan? Jangan sampai sia sia sayang. Kamu itu cerdas dan harus di kembangkan kemampuan mu itu"


"A Bayu, tapi Zahwa gak mau sekarang" Zahwa cemberut


"Apa alasanya hm? "


"A, kalau nanti Zahwa sibuk jadi dokter di rumah sakit, dan a Bayu sibuk ke sana ke sini ke restoran yang jauh di luar kota. Nanti kita jarang bertemu karena kesibukan masing masing. Zahwa gak mau itu, Zahwa mau sama a bayu terus"


"Hmm Sayang,, ia a Bayu faham sekarang, baiklah aa ikuti saja apa maumu oke. Yang penting kamu bahagia, itu yang utama"


Bayu tersenyum


Zahwa mengeratkan pelukannya.


"jadi zahwa boleh ya jadi manajer a Bayu saja slepas lulus kuliah nanti.. "


"Iya iya boleh sayang,, nanti aa akan alihkan profesi manajer aa yang lama.. sekarang kita lanjutkan masaknya ya"


"Iya,, silahkan"


"Yaaank.. A bayu gak bisa masak kalau kamu nempel terus, susah geraknya tau"


"Oh iya.. Hehe.. Silahkan suamiku.. Terima kasih untuk semuanya.. Muah" zahwa melepas pelukannya dan ia mengecup bibir bayu sekilas. Itu membuat Bayu terdiam seketika kemudian tersenyum. Dan ia membalas ciuman Zahwa


"Muah muah muah muah... " wajah Zahwa di hujani ciuman oleh Bayu.


Wajah Zahwa merah merona di buatnya


"Kak Bayu curang ih, Zahwa kan cuma satu kali"


"Tapi Zahwa suka kan? Hehe.. Satu kali Zahwa mencium a Bayu, a Bayu akan mencium sepuluh kali.. Mm indahnyaaaa.. ".


"Mana ada begitu"


"Ada dong barusan a Bayu lakuin.. Hehe"


"Udah ah,, ayo cepat masak lagi.. Zahwa udah lapar... "


Bayu terus memperhatikan wajah Zahwa yang memerah seketika karena ciumannya. Zahwa selalu membuat Bayu gemes karena tingkah manjanya dan malu malu jika Bayu menggodanya.


Zahwa memanggil Bayu dengan sebutan aa, seperti kebiasaan orang sunda bila memanggil suaminya.


Beberapa menit kemudian, Bayu selesai dengan memasaknya dan sudah terhidang di meja makan. Ia membuat beberapa menu siang itu


"Ayo sayang kita makan" ajak Bayu yang kala itu Zahwa sedang memainkan ponsel.

__ADS_1


"Iya a, waaw ini harum sekali.. Mm pasti enak" Zahwa mencium aroma ayam gorengnya.


"Iya dong, kamu sudah cuci tangan? "


"Udah,, ayo kita makan.. Baca doa dulu ya"


"Iya.. "


Kemudian mereka membaca doa dan langsung saja menyantap makan siangnya itu. Zahwa sangat menikmatinya, dan Bayu sesekali menyuapi Zahwa hanya makan lauknya saja, katanya Zahwa diet makan nasi. Tapi Bayu mau Zahwa makan nasi dan gak diet. Apalah diet gak penting menurut Bayu.


"Makan yang banyak sayang, badan udah kurus begitu masa mau diet si"


"Nanti kalau aku gemukan, aku gak seksi lagi. Dan kamu bosan sama aku.. Aku gak mau itu"


"Salah itu, justru kalau kamu gemuk dikit tubuhmu itu empuk dan hangat kalau aku peluk. Hheheh"


Bayu menggoda


"Ii a Bayu.. Mm oke deh.. Kalau itu maunya a Bayu.. Tapi ga apa kan kalau aku gemukan nanti?


"Iya dong, kalau kamu gemuk, pipimu tembem. Makin manis aku lihatnya"


Ucapnya kembali menggoda


Zahwa hanya tersenyum dan meneruskan makannya


"O ya yank, ngomong ngomong Syifa kemana? "


"Tadi aku suruh dia ke pasar beli bahan makanan"


"Ooh begitu. Aku boleh tau gak kenapa Syifa bisa sedingin itu sama orang lain? "


"Oke gini,, aku ceritain ya.. Ini cerita aku tau dari papih Har ya. Dia bilang begini.. dulu itu Syifa korban kekerasan seksual oleh keluarganya sendiri. Ibunya sering menyiksanya. Dan ketika tidak ada ibunya kakak tiri laki lakinya sering memper****nya. Syifa tidak melawan karena kakak tirinya itu selalu mengancam akan membunuhnya jika Syifa tidak mau nurut. Di lain waktu bapak tirinya juga pernah beberapa kali melakukan itu pada Syifa, keadaan itu membuat mentalnya menjadi lemah dan stres, ibunya tidak memperdulikannya, ia sibuk nyari uang, bapak tirinya tukang judi dan mabuk mabukan. Kakak tirinya seorang preman..gaj kebayang gimana kehidupan Syifa waktu itu


Mm dulu namanya bukan Syifa tapi ela.


Singkat cerita jadi papih Har menjadi penolong buat Syifa, waktu itu umur syifa 9 tahun a dan aku masih berumur 5 tahun, papih menemukan Syifa hampir gila di sebuah rumah kosong, tubuhnya kumel dan bajunya acak acakan. Syifa ketakutan ketika papih Har menghampirinya. Papih merasa iba, kemudian ia menyuruh pelayan wanita untuk membawanya pulang ke rumah papih Har. Syifa di rawat dan di lindungi di rumah. Ketika selesai di bersihkan ternyata Syifa itu cantik, kata papih.. Yaa karena syifa emang cantik kan a. Hehe.


Kemudian ia di tanya baik baik oleh papih. Tapi dia hanya menangis dan bergetar ketakutan tubuhnya, ia meringkuk saja di kursi sambil memeluk tubuhnya sendiri. Akhirnya papih membawa Syifa ke rumah sakit. Dan dokter mengatakan bahwa Syifa mengalami gangguan jiwa karena terjadi kekerasan seksual yang sering di alami Syifa. Papih syok dan ia bejanji akan membantu penyembuhan Syifa kala itu, papih juga melaporkan keluarganya ke pada polisi, dan sampai sekarang ibu, bapak sama kakaknya itu masih di penjara.


Beberapa Bulan kemudian, Syifa sembuh.seiring berjalannya waktu Syifa tumbuh dewasa, tapi dia sangat jarang sekali tersenyum apalagi bicara, mungkin karena ia syok dan bayangan masalalunya masih sering melintas di pikirannya.ia sering menyendiri jika emosi karena ingat kelakuan bejat kaka dan bapak tirinya, lalu ia melepasan kekesalannya lewat tinju atau bermain pedang. Sejak sembuh papih mendidiknya agar menjadi wanita yang tangguh dan pemberani, papih mengajar bela diri daan mengajarkan ketangkasan lain pada Syifa. Kemudian papih mengganti namanya menjadi Syifa


waktu itu. Syifa tidak mau sekolah walau papih memaksanya, dia lebih suka menghabiskan waktu di rumah dan bermain bersama aku, Zaskia dan Zareeva.


Sejak saat itulah Syifa tinggal bersama kami, dan Syifa sangat nurut sama papih Har. Menurutnya papih Har adalah penolongnya. Syifa tidak mau tau lagi tentang keluargnya itu yang berada di penjara, juga ia tidak mau tau tentang sanak saudaranya, karena waktu dulu tidak ada yang peduli padanya sedikitpun.


Kemudian aku kan juga tumbuh dewasa dan membutuhkan asisten, dan aku memintanya menjadi asisten,, dan ia sangat senang sekali.. Begitulah singkat ceritanya"


Bayu merasa iba setelah mendengar cerita yang sesunggguhnya. Dulu ia sempat seudzon, ia fikir Syifa itu sperti apaa gitu.


"Hmm, kasian sekali Syifa ya" hanya itu yang di ucapkan Bayu


"Iya a, tapi jangan sesekali kita menyinggung soal kepribadiannya apalagi masalalunya. Ia bisa ngamuk lho"


"Oo gitu, oke siap, jangankan bicara, nanya aja aku gak berani. Hehehe".


"Iya a, nanya seperlunya aja"


"Mm, usianya kan sekarang berarti 27 tahun ya, apa dia tidak mau menikah? "


"Ia sudah berjanji tidak akan menikah a"


"Apa??" Bayu kaget.


"Kenapa papih Har tidak menikahinya saja"


"Uhuk uhukk uhukkk... " ucapan Bayu membuat Zahwa keselek..


"Ya ampun sayang. Maaf maaf. Aku salah ya.. "


"Bicara apa sih a, papih gak mungkin nikah lagi, dia sayang banget sama alm. Mamih"


"Iya iya,, aku faham.. Oke maaf tadi aku hanya becanda ko".

__ADS_1


Kemudian suasana menjadi hening dan mereka melanjutkan makan siangnya.


__ADS_2