
Waktu adzan dzuhur hampir tiba, acara di tunda dahulu, semuanya bersiap dulu untuk melaksanakan sholat dzuhur bersama. Boy dengan yang lainnya pergi ke mesjid yang berada di depan Hotel tersebut. Mesjid itu masih termasuk ke dalam bagian hotel itu, yang khusus di buat oleh Har di sana.
Luna dan keluarganya masuk ke kamar hotel masing masing, untuk istirahat dan sholat terlebih dahulu.
Bayu dan Zahwa tengah berada di sebuah ruangan. Bayu sedang berganti baju, dan bersiap untuk pergi ke mesjid, Namun Zahwa menghalang halanginya.
"Nanti dulu, aku masih kangen sama kamu" ucap Zahwa ia menarik narik tangan Bayu. Zahwa masih dengan gaun pengantinnya
"Aku harus ke mesjid dulu sayang, nanti lagi ya "
Ucap Bayu memberi pengertian
"Aaa.. Jangan lama lama" Zahwa cemberut
"Ayo Bayu " ajak Har tiba tiba dari ambang pintu.
"Iya papih, Zahwa nya nih gak mau ditinggal" ucap Bayu
"Zahwa gak boleh gitu dong, nanti kamu bisa puas puasin nanti malam lagi. " ucap Har
"Ii papih apa sih,, Zahwa cuma mau di temenin aja"..
"Iya nanti lagi, ayo Bayu cepat sudah adzan itu"
"Iya papi, dah sayang muah" bayu mengecup pipi Zahwa.
"Iya daah" Zahwa serasa melayang layang di cium Bayu.
Masyaa Allah, terima kasih Allah. Batinnya sambil senyum senyum.
Zahwa berganti pakaian, ia sholat dulu di sana setelah itu kembali memakai gaun yang lain untuk melakukan acara selanjutnya. Lebih dari lima kali Zahwa mengganti gaun yang indah indah.
Waktu dzuhur telah berakhir. Semua kembali ke hotel untuk melangsungkan acara selanjutnya.
Boy memutuskan untuk menemui Luna dulu di kamar hotelnya, ia ingin melepas rindu, Boy selalu rindu sama Luna setiap saat, jadi dia harus melepas rindunya.
Boy masuk ke kamarnya itu, seraya mengucap salam
Ia melihat Luna tengah memakai kembali gaunnya.
Kemudian Boy memeluknya dari belakang.
"Mau ke mana sayang? " bisik Boy dengan lembut di telinga Luna.
"Kak Boy, kita turun lagi melihat acara selanjutnya kan" jawab Luna.
"Nanti, masih lama,, kamu gak mau apa mesra mesraan dulu sama kak Boy hm? "
Boy mengajak Luna ke kasur dan menindihnya
"Kak Boy,,, hahahaha geli tau gak. Hahaha" ucap Luna ketika boy mulai mencumbuinya, Luna malah kegelian dibuatnya, tapi Boy asyik saja dengan aksinya. Sampai akhirnya dia puas. Dan Luna hanya bisa pasrah..
Sampai satu jam kemudian...
Luna mandi membersihkan diri, lalu ia memakai gaun selanjutnya, kini ia memakai gaun lebih syar'i.
"Kak Boy bangun dong, temenin Luna ke bawah yuk" ucapnya sambil mengguncang tubuh Boy yang masih berbaring di tempat tidur.
"Mm sebentar lagi ya" gumamnya
__ADS_1
"Yaudah Luna tinggal ya"
", jangan dong, yaudah tunggu sebentar kak Boy mandi dulu ya" ucapnya langsung ia bergegas ke kamar mandi.
Beberapa menit kemudian Boy selesai mandi dan berdandan rapih.
Kemudian mereka turun kembali ke lantai 2 untuk menghadiri acara selanjutnya.
Bayu dan Zahwa sudah terlihat serasi dengan baju pesta yang satu ini. Mereka sedang melangsungkan pemotretan di sana.
"Lihatlah kak Boy, Bayu dan Zahwa mesra sekali" ucap Luna dengan terharu melihat Bayu dan Zahwa.
"Iya sayang, kalau dulu kamu malah malu malu waktu aku mau pegang. Hehehe" ucap Boy.
"Ii kamu, itukan pertama kalinya aku bersentuhan sama laki laki, ya aku malu lah" ucap Luna.
"Tapi sekarang nempel banget kayaknya"
"Hh hmm" Luna tersenyum mengakuinya.
Visual Bayu dan Zahwa.
Beberapa menit kemudian pemotretan selesai, Bayu dan Zahwa kembali duduk ke tempat duduk mereka
"Baiklah para hadirin, mari kita mulai acara selanjutnya, yaitu pesta dansaaa" ucap pembawa acara
Prokprokprok... Suara tepuk tangan
"Untuk pesta dansa kali ini akan diadakan sebuah kontes, barangsiapa pasangan yang paling mesra itu akan di berikan hadiah spesial dari tuan Har Ariyanshah "
Para tamu berantusias ingin ikut dalam acara tersebut. Di mulailah pesta dansa itu, suara musik merdu mengiringi pesta tersebut
Luna hanya diam melihat mereka yang tengah melakukan dansa dengan pasangannya. Dia tidak tertarik sebenarnya.
Namun tiba tiba Boy menarik tangan Luna dan langsung masuk ke bagian paling depan dari pada tamu tamu.
"Ayo kita lakukan juga" ucap Boy. Ia mulai meraih pinggang Luna.
"Kak Boy aku gak bisa, aku malu" ucap Luna malu malu
"Sudah ikuti saja kak Boy, sebenarnya aku juga gak bisa.. Hehe"
kamu pegang pundak kak Boy dan ikuti irama musiknya" ucap Boy
"Tapi Luna, Luna gak Bisa" Luna masih kaku.
"Pejamkan matamu" pinta Boy
Dan Luna memejamkan matanya tidak beberapa lama ia hanyut dalam irama musik merdu dan mengikuti langkah Boy dengan lembut mereka melakukan dansanya, Luna melihat dulu ke orang lain bagaimana dansa mereka dan Luna mengikutinya.
Luna dan Boy saling pandang mengikuti irama musik dan senyuman selalu mereka pancarkan.
Mereka terlihat mesra, membuat yang lain iri saja.
"Pintar sekarang dansanya" ucap Boy dengan lembut dan Luna hanya tersenyum
Bayu dan Zahwa jadi ikut baper melihat kakaknya berdansa dengan mesra di sana.
__ADS_1
", Zahwa ayo kita ikutan, masa kita kalah sama kak Boy" pinta Bayu.
"Ayo,, " Zahwa menyetujuinya.
Mulailah Zahwa juga merangkul pundak Bayu dan Bayu memegang pinggang Zahwa. Tidak kalah mesranya mereka berdansa
Bayu dan Boy menjadi pusat perhatian semua orang yang ada di sana.
Untuk penilaian siapa yang paling mesra, itu Har yang menentukan. Ia melihat semua pasangan dansa dengan seksama, namun pandangannya tertuju pada Luna dan Boy. Sebenarnya Bayu dan Zahwa juga terlihat mesra, namun mereka tidak diikutkan sebagai peserta.
Luna malu malu karena jadi pusat perhatian orang, tapi Boy cuek saja dan ia malah menciumi dahi Luna membuat semua orang baper. Begitu besar cintanya Boy pada Luna dan ia jatuh cinta setiap hari pada Luna.
Adik adiknya Boy melihat aksi kakak kakaknya di depan. Bastian ingin mengajak Wulan, namun Wulan tidak mau karena ia merasa malu.
Briand mengajak Mikha? Oh itu mustahil, sebenarnya ia ingin mengajak Mikha tapi sudah pasti Mikha akan menolaknya. Sedangkan gadis gadis lain mengantri menawarkan diri untuk berdansa dengan Briand, namun Briand menolaknya.
Sampai tiba saatnya penilaian, Har berbisik pada host mengenai siapa yang menjadi pemenangnya. Pesta di akhiri, semua peserta istirahat menantikan pengumuman siapa yang menang. Luna dan Boy nampak biasa saja, ia berfikir bahwa orang lainlah yang akan menjadi pemenangnya.
"Baiklah para hadirin sekalian, tiba saatnya kita beri penilaian tentang siapa pemenangnya.. dan pemenangnya adalah... Pasangan berdansa tuan muda Boy dan nona Lunaaa.... " ucap pembawa acara dengan semangatnya.
Prokprokprok.. Tepuk tangan dan sorak tamu undangan menggema di penjuru ruangan.
Boy dan Luna tidak menyangkanya, mereka tersenyum bahagia dibuatnya.
"Kita menang sayangg.. Yeee" ucap Boy dengan semangat dan memeluk Luna dengan erat
"Alhamdulillah kak Boy, luna gak nyangka lhoh"
"Iya sayang". Mereka masih berpelukan.
"Kami persilahkan kepada tuan muda Boy dan Nona Luna untuk maju ke depan, untuk menerima hadiah dari tuan Har Ariyanshah. " ucap pembawa acara.
Har sudah siap di depan bersama asistennya yang membawakan dua buah mahkota dari emas asli.
"Ayo kita ke depan sayang" ajak Boy pada Luna
"Ayo"
Mereka maju ke depan menghampiri Har, Har menjabat tangan Boy seraya mengucap selamat.
"Selamat Boy dan Luna, ini hadiah dari om" Har menyerahkan mahkota tersebut dan memakaikan di kepala Boy dan Luna
Prokprokprok... Suara tepuk tangan kembali menggema
"Terima kasih om" ucap Boy dan Luna
"Ini emas asli om? " tanya Boy.
"Iya dong, ini emas asli 24 karat, hadiah dari om" ucap Har dengan sumringah.
"Terima kasih om"
"Sama sama Boy"
Boy dan Luna seperti sepasang raja dan ratu sekarang. Media televisi tidak absen menyiarkan pesta pernikahan Bayu dan Zahwa sampai nanti tujuh hari kemudian.
Setiap hari akan ada acara mengisi di pesta yang di gelar Har. Mulai dari pengajian rutin setiap malam, Har mengundang ustadz ustadz terkenal setiap malam nya, tidak lupa juga Har mengundang khusus anak yatim di hari lainnya. Siang harinya diisi dengan acara kesenian khas sunda dan nusantara. Mulai dari wayang dan yang lainnya. Semua di gelar di kediaman Har untuk malam selanjutnya. Karena kediaman Har sangat besar dan luas halamannya. Har membuat tenda yang besar untuk menampung ratusan tamu yang datang.
Bersambung
__ADS_1
Jangan lupa sertakan komentar bila ada kata yang kurang baik, karena itu aku bisa memperbaikinya