
Bab 106
Hadir kembali...😊
****
"Lu mah tega mil! masa punya ilmu hebat begitu, gak mau berbagi sama temen. gue juga kan sama, kangen dan pengen banget ketemu sama nyokap gue." sahut si Emes.
"Tapi mil gue masih penasaran banget nih. Lo itu bisa dapetin duit buat modal usaha ibu Lo, sama makanan dan minuman yang Lo kasih ke pemuda tadi, semua itu dari mana?"tanya Rijal.
"Semuanya itu gue ambil dari orang-orang yang serakah dan gak mau bersedekah."sahut Emile santai sambil mengikuti seno di belakang.
"Berarti Lo nyolong dong!"kata Rijal.
"Iya! lagian orang yang serakah, kikir, maruk dan gak pernah mau bersedekah itu harus di colong hartanya, biar mereka tau rasa. lagian juga lebih baik hartanya itu di colong sama arwah kaya gue, dari pada di colong sama manusia yang sama-sama serakah juga."tutur Emile.
"Oh gitu ya, emangnya lu nyolong dari siapa sih mil?"tanya Rijal lagi dengan antusias.
"Nyolong dari rumah Lo jal! "jawab Emile santai.
"Ha...ha...haa! bagus tuh mil, keren juga gaya lu. ha..ha."timpal si Emes sambil terbahak-bahak.
"Diam Lo mes!"tunjuk Rijal ke kepala Emes.
"Wah parah Lo mil. masa uang, makanan dan minuman punya bokap gua lu colong sih."grutu Rijal sambil memonyongkan bibirnya.
"Biarin aja, suruh siapa bokap lu jadi orang yang kikir dan pelit. emang Lo gak pernah ngingetin apa sebagai anak, biar bokap lu itu menjadi orang yang dermawan dan rajin bersedekah. lagian kalau harta lu banyak disedekahin ke orang gak punya pahala nya gede jal, malahan harta lu akan makin bertambah."jelas Emile.
"Iya sih, bener juga apa kata Lo mil. gue juga udah nyesel banget mil, dulu gue suka ngikutin kelakuan bokap gua, menjadi orang kaya yang pelit dan angkuh."kata Rijal tertunduk sedih.
"Sudahlah gak usah diingat-ingat, lagian lu kan udah berusaha berubah, menjadi orang yang lebih baik lagi." kata Emile sambil mengusap dan menepuk punggung Rijal dengan pelan.
__ADS_1
Disaat ketiga sosok arwah mahasiswa itu sedang mengikuti seno, mendadak langkah seno langsung terhenti. sehingga membuat ketiga arwah itu saling bertanya-tanya.
"Kenapa ya dia berhenti?" tanya si Emes.
"Gak tau mes, coba kita lihat aja." balas Emile.
"Eh tunggu deh, kayanya setelah di perhatiin ini berasa aneh banget deh. masa iya di dalam hutan menyeramkan seperti ini, tiba-tiba ada makanan dan minuman seenak ini. malahan ada obat-obatan pula lagi. soalnya aku tadi gak kepikiran kesitu, karena saking senengnya bisa dapetin makanan dan minuman ini. kira-kira ini makanan dan minuman dari mana ya?"
"Apa jangan-jangan ini makanan setan! nanti kalau aku makan bisa-bisa aku dijadiin tumbal. Iiihh, serem! lebih baik aku balikin lagi ah, dari pada aku harus jadi tumbal dan budak setan." gumam seno berbalik dan berlari kecil menuju tempat tadi saat iya menemukan makanan.
"Hahahaha, masa elo dibilang setan sih mil!" sahut Emes terkekeh. Eh tapi emang bener Lo itu setan kan?"gumam Emes.
"Woy itu asli makanan manusia tau! orang si Emile tadi ngambil dari rumah bokap gue." seru Rijal di samping wajah seno.
"Bener tuh apa kata Rijal! itu makanan asli woy, udah buruan deh. Lo cepetan kasih ke temen lu yang lagi sekarat itu, nanti dia keburu mati lagi." teriak si Emes ke telinga seno.
Namun semua ucapan dan teriakan Rijal dan Emes, sama sekali tidak di dengar oleh seno. ya karena seno kan tidak bisa melihat mereka berdua, soalnya seno kan bukan anak indigo yang mempunyai mata batin atau sixth sense.
Emile pun segera mengejar seno, yang tengah terburu-buru ingin mengembalikan makanan dan minuman yang Emile berikan tadi. karena seno takut di jadikan tumbal, kalau ia memakan dan meminum penemuannya tadi, yang belum jelas asal-usulnya dari mana.
"Seno tunggu! jangan kau kembalikan semua itu, cepat kau kembali ke persembunyian mu. segera berikan semua itu ke suaminya anjani, agar dia tidak semakin kehilangan energinya, bisa-bisa kalau terlambat dia akan mati." kata emile setelah berhasil sejajar dengan seno.
Ternyata seno bisa mendengar perkataan emile tadi, ia pun langsung menghentikan langkahnya sambil netranya celingukan kesana-kemari. suara emile yang bisa di dengar oleh seno, itu semua karena sebelumnya emile pernah di ajarkan oleh merlin, bagaimana caranya agar dia bisa berinteraksi dengan manusia.
Merlin itu adalah sosok arwah perempuan yang dikorbankan oleh kekasihnya kepada iblis will wo. tapi sayangnya arwah merlin sedang di tahan di penjara ghaib di sarang iblis will wo. makanya ia jarang sekali menemui emile, kalau saja merlin berhasil menemui emile. itu karena merlin berhasil kabur dari penjara, tapi sialnya dia selalu ketangkep terus saat melarikan diri.
"Siapa kamu! tunjukan wujudmu! pasti kamu arwah makanan ini kan? tenang saja aku belum memakannya sedikitpun ko, aku juga akan mengembalikan nya ke tempat semula." ujar seno sambil berputar-putar dan mengacungkan kantong plastik hitam yang di pegangnya.
"Aku bukanlah arwah yang kau sebutkan tadi. aku ini adalah salah satu arwah mahasiswa dari kota, yang 10 tahun lalu pernah masuk dan menghilang di dalam hutan ini."sahut Emile.
"Namaku Emile." kata emile lalu memunculkan diri di hadapan seno.
__ADS_1
"Ka.. kau, beneran arwah mahasiswa itu? be.. berarti kau itu me.. memang sudah mati?" pa.. pasti kau mau mencelakai aku kan? jadi jangan dekat-dekat sana, pergi sana jauh-jauh." ujar seno gelagapan sambil mundur kebelakang.
"Yang namanya arwah, ya pasti sudah mati dong. kamu itu aneh ya."kata emile.
"Lagian kamu tidak usah takut begitu dong! tenang saja aku tidak akan mencelakai kamu. justru aku ini datang menghampiri mu, karena ingin menolong dirimu dan suaminya anjani. nanti setelah anjani berhasil mengalahkan si iblis itu, kita semua akan terbebas dari sini." papar Emile menjelaskan kepada seno.
"Apa! apa yang kau maksud, ka anjani istrinya den devin?" tanya seno. sedangkan emile hanya menjawabnya dengan anggukan saja.
"Kenapa kamu tidak membantu ka anjani saja, pasti dia sedang dalam bahaya besar. lagian dia itu kan hanya seorang perempuan biasa, mana mungkin dia bisa mengalahkan iblis yang kuat dan jahat seperti itu." imbuh seno.
"Hey pemuda desa! asal kau tau saja ya, dia itu bukan perempuan biasa, seperti apa yang kau fikirkan. anjani itu adalah sosok arwah sakti dan juga kuat yang terkenal di dunia perilmuan alam ghaib." sahut Emile dengan lantang.
"Apa ARWAH! Hey kau arwah penasaran, kamu jangan asal bicara deh. ka anjani itu belum meninggal, mana mungkin bisa jadi arwah." timpal seno tak mempercayai ucapan Emile.
"Berarti kamu ketinggalan good news, tentang anjani itu siapa. ya sudahlah gak perlu dibahas bukan waktunya, lebih baik cepat selamatkan suaminya anjani sebelum terlambat. berikan makanan dan minuman serta vitamin itu, aku jamin itu semua makanan asli ko, jadi kau tak perlu khawatir atau takut."titah Emile.
Kenyataan nya seno itu belum mengetahui perihal tentang jati diri anjani siapa, makanya ia sempat terkejut saat Emile bilang anjani adalah sesosok arwah sama seperti dirinya.
Namun bukannya seno beranjak pergi dari sana, ia masih saja berdiam diri dengan raut wajah yang seolah merasa kebingungan.
"Hey pemuda desa! kalau kau masih penasaran tentang anjani. simpan saja dulu semua rasa penasaran mu itu, karena ada satu nyawa yang perlu kita selamatkan. setelah kau berhasil keluar dari sini, baru kau fikirkan itu." ujar Emile.
"Tapi, dulu yang masuk dan hilang di dalam hutan ini bukannya ada tiga orang ya? terus sekarang yang muncul cuma ada satu, yang dua lagi kemana?"tanya seno.
"Memang kami semua bertiga ko, cuma kamu saja tidak bisa melihat kedua arwah temanku. lagian kedua arwah temanku, wujudnya itu sangatlah menyeramkan. pasti kamu bakalan gak kuat saat melihat mereka. lagi pula dari tadi mereka berdua juga ada disini ko, tuh ada di samping kiri dan kanan dirimu."jawab Emile sambil menunjuk ke kiri dan kanan seno.
"Ah, yang bener kamu?" tanya seno antusias dan lagi-lagi Emile hanya mengangguk saja.
Akhirnya ketiga arwah mahasiswa itu beserta seno, mulai berjalan menuju ke persembunyian seno dan devin. sesampainya disana, ternyata keadaan devin sudah semakin memburuk.
Apalagi kejadian tak terduga sedang menimpa devin. saat seno kembali, posisi devin yang semakin melemah sedang dililit oleh seekor ular besar yang tak tahu datangnya dari mana.
__ADS_1