
Bab 27
Setelah seharian mitha bosan menunggu, agar kakanya itu keluar dari rumahnya. akhirnya, tepat malam ini devin pun keluar rumah juga. saat itu waktu juga sudah menunjukkan pukul 12:00 tengah malam. mitha yang mengetahui devin akan pergi, lantas ia langsung mengendap-endap dan bersembunyi di belakang jok mobil devin.
Entah mau kemana perginya, di tengah malam begini devin keluar dari rumahnya. walaupun rasa kantuk sedang menerpa Mitha saat ini, ia tak memperdulikannya. karena mitha sudah sangat bersemangat sekali, ingin segera menguak keberadaan jenazah anjani dimana? karena ia merasa tak tega ingin segera menolongnya.
****
"Jo, ayo buruan balik. perasaan gue makin gak enak aja nih."ajak feri kepada Jojo.
"Halah lu mah fer, dari kemaren begitu aja ngomongnya. kalau emang gak enak, ya dienak-enakin ajalah. Ya gak, Coy!"Jojo bertanya ke teman lainnya, kebetulan juga mereka sedang duduk bersama, kala itu Jojo sedang dalam keadaan mabuk.
"Yoi Coy..!! "balas ketiga teman-temannya.
Kala itu feri dan Jojo, beserta tiga orang lelaki sesama sopir angkot dan becak. mereka semua sedang pesta minuman keras di dalam terminal bayangan.
Aauuuu.....Guk...!! Guk...!!
Tiba-tiba saja terdengar suara loolongan anjing yang saling bersahut-sahutan. feri yang sedari tadi sudah merasa takut sekali, ia pun malah semakin ketakutan. Ketiga temannya yang lain pun sama hal nya dengan feri, mereka juga ketakutan saat mendengar lolongan anjing tersebut. akhirnya mereka bertiga pun panik dan memutuskan untuk secepatnya pulang. soalnya perasaan mereka semua saat itu, mendadak berubah menjadi tidak enak.
"Woy..!! Lo semua mau pada kemana sih?katanya, Lo semua mau gadang nyampe pagi sama gue. lah Ini, baru juga Jam segini, Lo pada udah pada nyerah aja. Cemen luh pada..!!"Maki Jojo dengan nada teler kepada ke tiga orang temannya yang sudah kocar-kacir berlarian pulang.
__ADS_1
"Jo hayu ah, mendingan kita balik aja. soalnya gue makin takut nih! apalagi tadi ada suara anjing ngelolong gitu, kan disini kota Jo, bukan ditengah hutan."ajak feri sambil menarik tangan Jojo.
"Ah, lu sama Cemen nya kaya mereka fer. cuma suara anjing ngelolong doang aja udah pada takut! "Jojo mengibaskan tangan feri sambil menenggak mirasnya.
"Tapi kan Jo aneh aja, lagian kata orang juga. kalau ada suara anjing ngelolong begitu, pasti ada setan yang mau muncul. jangan-jangan setan cewek itu Jo yang bakalan muncul. "Ujar feri sembari bergidik dan memegangi tangan Jojo.
"Setan cewek itu mah udah mampus kali, gak bakalan dia balik lagi ke sini.!! dia udah tenang di neraka, kan kita udah habisin dia kemaren. "Balasnya santai.
Tiba-tiba saja muncul kepulan asap tebal yang menyelimuti terminal bayangan. Lalu dari kejauhan terlihat bentuk seluet sosok seorang gadis, makin lama kepulan asap tebal tadi pun mulai menipis. sosok seorang gadis itu pun semakin terlihat sangat jelas, bahkan sosok gadis itu mulai berjalan mendekati feri dan Jojo.
Perlahan-lahan sosok gadis itu keluar dari kepulan asap tebal tadi, sekarang terlihat jelas sosok gadis itu adalah anjani.
Jojo yang dalam keadaan mabuk berat pun langsung tersadar, saat melihat wujud arwah anjani yang menyeramkan. dia juga berusaha berlari sekencangnya, tapi entah mengapa kakinya terasa berat sekali untuk digerakan. sedangkan keadaan feri juga sama, diam dan mematung saja di tempatnya berdiri.
Sosok iblis jahat yang menyerupai anjani pun semakin mendekat ke arah Jojo. tanpa di komando oleh siapa pun, sosok iblis menyeramkan itu langsung mencekik leher Jojo. Cengkraman tangan arwah itu begitu sangat kuat dan kencang, sampai menimbulkan bunyi gemrutuk tulang leher jojo yang terdengar patah.
Lalu diangkatnya tubuh Jojo ke atas, dan jari-jari kuku arwah itu keluar memanjang. di robeknya celana jeans bagian depan yang di kenakan Jojo, saat itu ******** Jojo langsung ditariknya sampai putus. lalu darah segar pun mengucur deras, dari sisa batang ******** jojo. setelah itu tubuh Jojo dihempaskan ke tanah, dan akhirnya Jojo pun meregang nyawanya.
Seseorang yang menyaksikan kejadian itu dari dalam mobilnya, merasa senang sekali. ia merasa puas, karena orang yang dia benci mati secara mengenaskan.
Kini tinggallah feri yang masih saja diam dan mematung ditempatnya, lidahnya terasa keluh dan kakinya juga seolah berat untuk di gerakan. kini Ia semakin merasa ketakutan, kakinya gemetaran lalu tanpa terasa ia pun mengompol di celana. mungkin karena feri saking merasa takut, telah menyaksikan kematian temanya sendiri tepat di depan matanya.
__ADS_1
"A.. a.. ampun. to.. to.. long lepaskan saya..!! sa..sa..ya janji, kalau kamu biarin saya tetap hidup, saya akan segera menyerahkan diri saya kepada pihak yang berwenang."Ratap feri kepada makhluk itu dengan mengatupkan kedua tangannya.
Tapi sosok arwah menyeramkan itu, tak menghiraukan ratapan feri tadi. sosok itu semakin mendekat dan mulai mencekik leher feri. kuku-kukunya yang panjang pun siap untuk merobek kembali seperti yang dilakukan makhluk itu kepada Jojo.
"Berhenti...!!! Lepaskan dia iblis jahat, kau tak patut melakukan itu kepadanya."Teriak seseorang dari belakang arwah itu yang ternyata adalah Mitha.
Ternyata, saat mitha melihat Jojo dihabisi dan diserang makhluk menyeramkan yang mirip dengan anjani. dengan diam-diam mitha keluar dari belakang mobil Devin, karena ia merasa gak tega melihat teman kakanya itu mati secara mengenaskan.
Soalnya mitha ingin penjahat yang sudah melecehkan dan membunuh anjani, mereka semua mendapatkan hukuman dengan mendekam di dalam penjara. untuk mempertanggung jawabkan semua perbuatannya, bukan dengan cara mati secara sia-sia seperti itu.
Sosok arwah yang menyerupai anjani pun, berbalik menatap tajam ke arah Mitha. sebelum menghampiri Mitha, sosok itu melemparkan tubuh feri dulu keatas meja yang berisi botol minuman. Lalu sosok itu mulai mencekik dan mengangkat tubuh Mitha, melayang tinggi ke atas udara bersamaan dengan sosok itu.
Devin yang sedari tadi memperhatikan dari dalam mobilnya, langsung keluar dan berlari menghampiri adiknya. karena ia begitu terkejut, kenapa Mitha bisa ada disana bersama makhluk itu.
"Lepaskan sekarang juga adik ku iblis sialan..!! aku itu menyuruhmu membunuh mereka, bukan adik ku..!! "Hardik Devin sembari menunjuk mayat Jojo dan feri yang masih tergeletak bersimbah darah.
Sosok arwah menyeramkam itu masih terus saja mencekik leher Mitha, ia tak menghiraukan ucapan devin barusan. Lantas Devin pun, mengeluarkan subuah benda yang terbungkus kain hitam dari dalam saku celananya. devin pun langsung melemparkan benda tersebut ke arah sosok arwah anjani jahat.
Seketika arwah itu menjerit-jerit kesakitan dan melepaskan cengkraman tangannya dari leher Mitha. Akhirnya Mitha pun terlepas dan terjatuh ke tanah, lalu cairan kental berwarna merah segar, perlahan keluar membasahi pakaian devin yang kala itu sedang memangku Mitha.
****
__ADS_1
Bersambung....