Dendam Arwah Anjani

Dendam Arwah Anjani
Bab 60


__ADS_3

Bab 60


GUBRAAAKK....!! suara pintu rumah dibanting seseorang dengan kerasnya, sehingga membuat seorang bapak tua terkejut dan keluar dari ruangannya.


"Siapa yang membanting pintu sekeras itu, apa Jangan-jangan Karto sudah pulang dari menghabisi keluarganya pak anung.


"Lihat saja kau Karto kalau memang itu kau! kali ini aku akan menghabisi kau juga, seperti kedua orang tua mu dulu menghabisi kedua orangtua ku dan menghancurkan hidupku."maki Ki romo yang kala itu sedang berada di ruangan perdukunan nya.


Namun saat Ki Romo keluar dari ruang perdukunan nya, disana sudah nampak anjani yang sudah berdiri dengan beberapa makhluk menyeramkan dibelakangnya.


Ada makhluk hitam tinggi besar dan berbulu lebat dengan kedua gigi taringnya yang panjang, lalu ada juga sosok makhluk sejenis Kuntilanak dengan wajah yang menyeramkan berlumuran darah, dengan kuku kuku jarinya yang panjang dan tajam.


Serta ada beberapa makhluk-makhluk menyeramkan lagi, yang anjani bawa ke rumah Ki Romo saat itu. anjani sengaja membawa beberapa makhluk itu, yang ia temukan saat disepanjang perjalanan nya menuju desa.


Itu semua ia lakukan agar makhluk makhluk itu membantunya mengalahkan ki Romo, kalau saja ia tak sanggup mengalahkan ki Romo seorang diri nantinya.


"A..anjani kau! mau apa kau kesini?"ucap Ki romo sedikit gemetaran.


"Aku ingin kau membantuku menolong kedua orang tuaku, yang saat ini sedang dalam fitnahnya Karto. aku juga ingin kau dan Karto mengakui kesalahan kalian dan fitnahan keji kalian terhadap kedua orangtua ku itu di depan semua warga atau kau akan ku habisi. "ucap anjani sambil menunjuk Ki Romo.


"Hahahahaha, kau mau mencoba mengancam dan menakuti ku dengan membawa makhluk seperti ini. aku tidak takut!"ucap Ki Romo.


"Hayo semuanya bantu aku, kalahkan Ki Romo!"titah Anjani kepada para makhluk.


Akhirnya pertarungan antara Ki Romo dan para makhluk astral, yang dibawa anjani pun berlangsung dengan sengit. sampai akhirnya Ki romo lah yang memenangkan pertarungan itu, semua makhluk astral yang dibawa anjani lenyap terbakar dikalahkan dengan mudah oleh Ki Romo sang dukun yang terkenal sakti.

__ADS_1


"Anjani! sekarang giliran kau yang akan aku habisi, agar kau tidak bisa membalaskan dendam mu kepadaku dan Karto."ucap Ki Romo sembari menyeringai.


Sebenarnya ki Romo sudah tau kalau anjani akan datang ke rumahnya, untuk membalaskan dendam kesumatnya. makanya Ki Romo dan Karto sudah mempersiapkan semuanya, Karto menyuruh anak buahnya untuk menculik anak laki-laki di kampung Sangiang tanjung.


Karena Ki Romo membutuhkan darah segar dari anak laki-laki, untuk menghabisi anjani. lalu jenazah anak laki-laki itu sengaja Karto taruh di gubug pak anung, untuk melancarkan aksinya memfitnah pak anung dan keluarganya.


Ki Romo pun mengambil seember darah segar anak laki-laki yang sudah ia tampung, lantas ia berkomat-kamit membacai mantra dan mengurung anjani di dalam jala sutra. anjani pun hanya bisa berteriak-teriak meratap, kepada Ki Romo agar ia dibebaskannya.


"Lepaskan aku pak, tolong bantu kedua orangtua ku mereka tidak salah apa-apa. aku tahu bapak itu orang baik, karena waktu itu bapak juga pernah merawatku dengan baik dan kasih sayang."ucap anjani.


"Diam kau, aku tak butuh ceritamu itu."tutur Ki Romo tak memperdulikan.


Namun saat Ki Romo hendak menyiramkan darah segar yang berada di sebuah ember, angin yang begitu kencang dan dahsyat langsung menghempaskan nya ke dinding. sehingga membuat darah segar itu berceceran dimana mana, sehingga tak bisa terpakai lagi.


"Kurang ajar! siapa lagi ini yang berani melawanku, tunjukan dirimu Hay makhluk sialan! "maki Ki Romo kepada wujud angin itu.


"Mas Romo."ucap lirih sosok itu.


"Karlina, itu kah kau."balas Ki romo langsung menghampiri sosok itu.


"Iya, ini aku Karlina mas! aku mohon hentikan perbuatan sesatmu itu, jangan kau nodai kebaikan hatimu dengan dendam dan perbuatan keji mas."ucap sosok arwah perempuan yang bernama Karlina.


"Tidak! aku akan terus seperti ini selamanya, lagian aku bisa jadi seperti ini itu juga karena mu Karlina."sahut Ki Romo.


"Aku tahu di lubuk hatimu yang paling dalam, kau itu masih seperti dulu pria yang baik, penyayang dan tidak pedendam. bahkan saat kau tahu kedua orangtua mu yang selalu menyiksamu itu, bukan orang tua kandung mu kau tidak pernah marah dan tega kan."balas Karlina sambil mendekatkan wajahnya.

__ADS_1


"Itu dulu Karlina! saat kau masih bersamaku, tapi saat kau berpaling dariku dan menghianati cintaku lalu memilih jordan. aku sudah merubah diriku menjadi jahat selamanya, itu semua karena kau KARLINA."hardik Ki Romo.


"Aku sudah berjuang mati-matian mencari uang untuk ayahmu yang gila harta itu, sampai aku tak sengaja membunuh ayah angkat ku. karena aku ketahuan mencuri sertifikat rumah dan perkebunannya, untuk aku berikan kepada ayahmu. tapi apa setelah ku berikan itu semuanya, ayahmu malah memilih Jordan dan kau juga menerima nya. Aaaaaggrrrhhh!!!! Ucap Ki Romo panjang lebar sembari memukul kedua tangannya ke dinding.


"Itu semua tidak benar mas! aku dan ayahku tidak pernah ingin melakukan itu kepadamu."ucap lirih Karlina berlinang air mata.


"Apa maksud mu itu tidak benar?"


"Ayahku di tipu oleh Jordan, karena tergiur oleh tawaran bisnis yang menggiurkan. Jordan meminta ayahku, agar menginvestasikan uang hasil dari penjualan perkebunan teh dan rumah yang dijualnya kepada pak Bramantyo. katanya ayahku akan mendapatkan keuntungan berkali-kali lipat, tapi nyatanya ayahku malah di jebak dan dililit hutang lalu akan dipenjarakan.


"Karena aku ayah dan ibu ketakutan, Jordan berucap akan menolong membayarkan hutang itu dan membebaskan ayahku. asalkan ayah mau menikahkan ku dengannya, awalnya aku menolak tawaran itu karena aku hanya mencintai mu mas Romo. tapi karena aku tak tega melihat ayahku dipukuli terus setiap hari oleh algojo tukang tagih hutang, akhirnya aku menerima pernikahan itu tanpa memberitahumu terlebih dahulu."ucap Karlina sambil menangis tersedu sedu.


"Benarkah itu Karlina, kejadian nya seperti itu."ucap Ki romo sambil bersimpuh di hadapan Karlina yang sedang duduk.


"Iya mas, selain itu Jordan juga mengancam akan membunuh mu kalau aku menolak menikah dengannya."balas Karlina sambil memeluk Ki Romo.


Ki Romo dan Karlina pun saling berpelukan, saking sedihnya karena mengetahui kenyataan pahit dan salah selama ini.


"Mas, tolong lepaskan anjani! bantu dia dan keluarganya jangan sampai mereka menjadi seperti kita, yang hidup dalam kesalah fahaman mereka tidak bersalah, kau hanya diperbudak Karto karena rasa dendamnya seperti mu dulu kepadaku."ujar Karlina menatap Ki Romo.


"Baik Karlina! aku akan membantu anjani dan meluruskan semua permasalahan ini, lalu setelah itu aku akan menebus kesalahanku selama ini kepadamu dengan menyerahkan diri ke polisi."ucap lirih Ki Romo.


"Terimakasih mas, aku sekarang sudah tenang. karena aku sudah bisa memberitahukan kebenaran yang selama ini terkubur, jaga dirimu baik-baik dan selalu menjadi mas Romo ku yang penyayang dan penyabar."ucap Karlina perlahan mulai menghilang.


"KARLINA!"aku akan mengabulkan semua keinginan mu, dan aku juga akan membuktikan semua ucapan ku."gumam Ki Romo.

__ADS_1


Ki Romo pun langsung membuka jala yang mengurung anjani, ia juga mulai berbicara kepada anjani untuk melancarkan sesuatu aksi untuk menolong segera seluruh keluarga nya anjani yang sedang dalam masalah.


Bersambung.....


__ADS_2