Dendam Arwah Anjani

Dendam Arwah Anjani
Bab 55


__ADS_3

Bab 55


Entah mengapa perasaan anjani saat melihat laki-laki itu, kenapa mendadak tiba-tiba serasa berbunga-bunga dan bahagia sekali. baru kali ini ia merasakan debaran aneh di dalam dirinya, apalagi saat berhadapan dengan laki-laki itu.


Tanpa sadar anjani sesekali mesam-mesem sendiri, saat memperhatikan laki-laki yang sedang berdiri membelakanginya. sehingga membuat kuntilanak yesie, sedikit kebingungan karena melihat tingkah anehnya.


"Hello... Jan. "ucap kuntilanak yesie sambil melambaikan tangannya di depan wajah anjani.


Namun anjani tetap saja terpaku, terdiam tak menjawab panggilan yesie tadi. kini tingkahnya malah makin jadi, bukan hanya mesam-mesem gak jelas, tapi sambil meracau gak jelas.


"Uuuhh, ganteng banget sih tuh cowok, body nya juga sispek, macho. aku syuka...!"racau anjani sambil terus menatap laki-laki itu.


"Jani! kamyu kenapa sih? Iiihhh, nih bocah bener-bener udah sinting kali ya, apa kesambet. ah, mana mungkin dia kesambet atau sinting, orang dia juga hantu kaya akika. hehehe" gumam kuntilanak yesie sambil terkekeh.


"Mbak yesie! "panggil anjani sambil menepuk punggung kuntilanak yesie alhasil membuatnya tersentak dan jatuh tersungkur.


"Anak kodok bapaknya toke!" Uuuhh, Jani kamu ngagetin aja ih."cetus Kuntilanak yesie kesal.


"Hahahaha, baru kali ini aku liat kun-kun latah. udah gitu latahnya gak jelas banget lagi, masa iya kodok sama toke dibawa-bawa."ledek anjani sambil terkekeh memegangi perutnya.


"Ye,, suka-suka akika dong, mau latah apa aja. lagian emang manusia aja yang boleh latah, setan kun-kun juga boleh lah."ucapnya kesal.


"Iya.. iya deh, lagian mbak yesie kenapa kali ngelamun begitu." ucap anjani.


"Kebolak kali Jan, yang ngelamun tuh kamu bukan akika."sahut kuntilanak yesie gemas.


"Kebalik mbak!"kata anjani membenarkan.


"Iya, itulah pokonya. setan mah gak papa kali salah ucap juga."bela Kuntilanak yesie.


Tanpa mereka berdua sadari laki-laki yang sedari tadi anjani pandangi, kini sudah berada di hadapannya dan sedang memandangnya.


"Hey! lagi apa disini?"sapa dan tanya laki-laki itu saat dihadapan anjani.


"Kamu bicara sama saya?" jawab anjani sambil celingukan seolah mencari-cari sesuatu.


"Ya iyalah sama kamu, masa iya sama setan sih."ucapnya sambil tersenyum.


"Ye, ni cowok. cakep-cakep tapi jahat ih, masa akika yang secantik ini di bilang setan."grutu mbak yesie kesal.


"Ih aneh si Mbak Kun-Kun yesie! kan emang beneran situ setan, siapa juga yang bilang situ bidadari."cetus anjani mengejek.

__ADS_1


"Ah kamu mah jan, sama saja kaya dia. bisanya ngehina akika saja."grutu mbak yesie kesal.


"Hey! kamu ngomong sama siapa?"tanya devin kebingungan sambil celingak-celinguk.


Ya, laki-laki yang sedang berdiri memandangi keindahan negri itu adalah devin, ia sengaja datang ke RSJ.SEHAT WARAS lagi karena ia berharap bisa bertemu anjani disana.


Gadis desa yang sedari sejak awal dulu, sudah bisa membuat hatinya bergetar merasakan debaran-debaran cinta. sampai penyakit depresinya yang di derita tak kunjung sembuh pun, akhirnya langsung sembuh saat ia kembali bertemu dengan anjani tempo hari lalu. saat anjani baru saja tiba di RSJ.SEHAT WARAS, untuk menjenguk ibu dari karto dan romo.


"Oh, aku itu lagi ngomong sama mbak yesie."balas anjani polos.


"Mbak yesie, siapa dia? tapi, aku dari tadi gak liat siapa pun di dekat kamu." ucap devin bingung karena memang dia tidak mendapati siapa-siapa di samping anjani.


"Ini di samping aku masa gak keliatan sih, mbak yesie itu Kuntilanak lebay."tegas anjani.


"Kuntilanak!" ucap devin terkejut.


"Jan... kamu itu gimana sih. dia itu manusia normal loh, mana bisa dia lihat akika. kecuali dia itu punya indera ke enam atau sixeth sense bahasa baratnya gitu. hehe" ujar mbak yesie sambil terkekeh menutup mulutnya.


"Oh ya, aku lupa mbak!"kata anjani sambil menepuk jidatnya.


"Pasti dia berfikir aku gila, atau berkelainan gitu."ah gimana ini mbak!" imbuhnya gugup.


"Ya deh mbak!"


"Ya sudah, aku mau keliling dulu ya. semoga sukses ya, Jan. daahh..!!"pamit mbak yesie.


"Ih, mbak yesie, sukses apa sih." gumamnya sambil menarik baju mbak yesie saat dia mau menghilang alhasil kuntilanak yesie malah terjerembab ke belakang.


"Aduh jani...apa sih! maennya gitu ih Jan, tarik-tarik baju segala."cetusnya kesal.


"Abisnya mbak yesie belum jawab pertanyaan ku, sudah mau pergi aja."kata anjani cemberut.


"Hadeuhh, ini cewe polos nya kebangetan ih. akika tau kamu naksir cowok itu kan?"grutu mbak yesie lalu berbisik pelan di telinga anjani.


"Makanya akika mau pergi aja dari sini, biar kamu bisa berduaan sama dia gitu loh. lagian akika gak mau disebut sebagai orang ketiga, kalau aku masih berada disini."tutur mbak yesie sambil melipat kedua tangannya didepan dada.


"Apa sih, aku makin gak ngerti deh."sahut Jani.


"Haduh Jani.. Jani..!! kamu ini udah manusia setengah hantu otaknya masih lola aja. kan ada pepatah yang mengatakan, kalau kita berduaan pasti yang ketiganya itu setan. makanya dari pada aku dibilang begitu, mendingan akika pergi aja dari sini. mau ngintipin cowok-cowok gila dikamar mandi. hihihihihihihihi" ujar mbak yesie terkekeh lalu menghilang.


"Iiiihhh.... dasar kun-kun aneh."grutunya.

__ADS_1


"Siapa yang aneh?"tanya devin sambil mendekatkan wajahnya ke anjani.


"Oh, bukan siapa-siapa ko."jawab anjani sedikit gelagapan dan pipinya bersemu.


Akhirnya anjani dan devin pun mulai akrab, lalu mengobrol panjang lebar kesana kemari.


****


Wiuw... Wiuw... Wiuw...


Mobil ambulance yang membawa jenazah bu asih dari kota, kini sudah datang dan tiba di desa mekarsari. banyak orang kampung yang datang melihat dan menyaksikan, kedatangan iring-iringan mobil ambulance itu.


Disana juga sudah ada pak RT Sudin selaku ke tua RT setempat, menyambut kedatangan karto dan juga ki romo. tanpa menunggu waktu lama lagi, jenazah bu asih pun segera dimakamkan. karena melihat kondisi cuaca saat ini, sudah terlihat sangat sore dan akan berganti malam.


Lagi pula sebelum jenazah buk asih dibawa pulang, pihak rumah sakit sudah mensucikan dan mengkafani jenazah sesuai syariat Islam. karena bagi karto dan romo perjalanan dari rumah sakit ke kampung halaman nya jauh, jadi gak akan keburu kalau tidak di bersihkan dulu.


Sebelum jenazah bu asih dibawa pulang, karto juga sudah menelfon pak RT sudin agar mempersiapkan makam untuk ibunya itu. Jadi saat karto tiba di kampung mekarsari, ia bisa langsung mengebumikan jenazah ibunya.


"Aamiin... Aamiin ya rabbal alamin."ucap sang kiyai saat doa yang diucapkan berakhir.


"Saya turut berduka cita ya pak karto dan ki romo. atas meninggalnya bu asih."ucap RT sudin berbela sungkawa.


"Ia terimakasih pak RT, karena berkat bantuan dari pak rt proses pemakaman ibu saya berjalan dengan lancar." balas ki romo.


"Sudin, aku punya kerjaan untuk mu! apa kau mau? aku akan membayar mu dengan upah yang sangat besar, kalau kau mau mengikuti semua perintah ku."ucap Karto.


"Kerja apa dulu pak Karto? memang sih, saat ini aku lagi membutuhkan uang sekali, buat biaya istriku yang lagi sakit parah."tutur RT Sudin.


"Nah, maka dari itu terimalah tawaran ku. lalu semua uang ini akan menjadi milikmu, kalau kau mau bekerja sama denganku."ucap Karto sambil mengipaskan segepok uang cepean.


"Tapi pak Karto, saya harus tau dulu kerjaan apa yang harus saya lakukan?"sahut RT Sudin.


"Sini mendekat ke padaku!"ucap Karto lalu berbisik di telinga RT Sudin.


****


Bersambung.....


Maaf ya baru update lagi, soalnya kemaren lagi sibuk lebaran.😊😊 saya ucapkan Minal Aidzin Walfaidzin ya, mohon maaf lahir dan batin.πŸ™


Jangan lupa Like,vote and komentarnya ya.. apalagi kalau diberi hadiah😊😊

__ADS_1


__ADS_2