Dendam Arwah Anjani

Dendam Arwah Anjani
Bab 95


__ADS_3

Bab 95


Aauuuu.... ! Guk..!Guk..!


Terdengar suara lolongan anjing yang panjang dan nyaring, entah dimana binatang itu berada yang terdengar hanya suaranya saja. sehingga membuat hati semua peronda bergetar dan bergidik ngeri saat mendengar lolongan itu.


"Ko ada suara anjing ngelolong ya? Iiihh, serem! jangan-jangan bakalan ada setan atau makhluk buas itu yang bakalan nongol disini. lebih baik kita balik aja yu ke pos."ajak iman menampakan ekspresi wajah yang mulai ketakutan.


"Alah bisa aja kau alasan, man, man! pake acara ngomong kalau makhluk buas itu mau muncul. bilang aja loe malas dan takut kan!"hardik beni seraya menepuk-nepuk punggung iman pelan.


"Tau nih si iman! situ kan aparat keamanan desa, masa iya cuma denger suara lolongan anjing aja takut. harusnya situ mencotohkan hal yang baik kepada kami, selaku warga. agar menjadi panutan buat kami semua, bukanya mau kabur gitu aja."sahut goman tegas.


"Iya.. iya, saya akan mencontohkan hal yang baik nih. tadi itu kan saya cuma akting aja, untuk menguji keberanian kalian sampai mana. hayo kita lanjutin lagi keliling nya."ajak iman.


Namun, baru saja kakinya si iman melangkah. tiba-tiba saja judin muncul sambil memakai kain berwarna putih, seolah di bentuk seperti sosok pocong. alhasil membuat si iman yang penakut. langsung klenger tak sadarkah diri.


"PO..PO..PO..POCONG...!!"pekiknya langsung tak sadarkan diri dan wajahnya nyungseb ke tanah berlubang dan becek tepat di hadapannya.


Soalnya waktu sore hari tadi, hujan telah turun dengan lebatnya membasahi desa mekarsari. karena sudah hampir beberapa minggu ini, di bumi desa mekarsari tak pernah turun hujan. makanya pas di sore hari tadi hujan, alhasil jalanan desa yang masih beralaskan tanah, menjadi sangat becek dan sedikit berlumpur.


"Huu.., dasar penakut! baru di takut-takuti pakai kain saja, udah klenger begitu."umpat judin sambil menoyor tubuh iman dengan kakinya.


"Lagian elu din! ngapain juga pake acara maen pocong-pocongan segala. nanti kalau ada yang lihat, mereka bisa ketakutan tau."kata beni kesal seraya menarik ikatan pocong judin.


"Hooh ni si judin nakutin orang aja! hampir aja tadi gue ngompol di celana tau, karena gue fikir emang loe itu pocong beneran."timpal goman.

__ADS_1


"Ha...Ha..Ha..!! berarti nyali lu semuanya cemen, sama kaya si iman blekok noh. baru di tongolin pocong boongan aja udah takut, apalagi kalau pocong beneran. "kata judin sambil terkekeh.


"Ye..enak aja lu nyamain kita sama si iman kampret."balas keduanya seraya menoyor judin.


"Ngomong-ngomong, lu bisa dapet kain kafan itu dari mana, din? emang lu sengaja bawa dari rumah ya? hanya buat ngerjain kita-kita orang gitu." tanya beni seraya membangunkan iman, dengan cara memencet keras hidungnya dan menepuk-nepuk tubuhnya berkali-kali.


"Gue tadi nemu kain kafan ini di situ ben, saat gue mau nyari tempat pipis."tunjuk judin ke arah semak-semak ilalang di balik pohon besar.


"Yang bener ah, Din? masa iya, ada orang buang kaen kafan sembarangan."gumam beni.


"Beneran ben, gue kagak boong ko! malahan gue juga nemuin banyak sesajen di dalam semak ilalang sono."kata judin meyakinkan.


"Coba anterin gue kesono, din! soalnya gue penasaran pengen lihat."kata beni langsung menghampiri lokasi yang di bilang judin tadi.


"Hayo kita kembali ke pos ronda, kita kabari pak RT dan yang lainnya tentang penemuan kita ini." ujar beni dan langsung mengajak judin dan goman ke tempat iman tak sadarkan diri tadi.


Akhirnya mereka berempat pun memutuskan untuk kembali lagi ke pos ronda, soalnya mereka bertiga ingin segera memberitahu kan pak RT dan para warga yang lainnya. tentang apa yang sudah mereka lihat dan temukan tadi. iman yang saat itu masih tak mau sadarkan diri juga, ia pun langsung di panggul oleh goman.


****


🍃 Dari arah Timur desa mekarsari 🍃


Seno, Azril, Niko dan Ozi, beserta Devin. mereka berlima pun mulai berjalan untuk meronda berkeliling desa mekarsari. akhirnya mereka berlima pun sampai juga di penghujung desa, lebih tepatnya ujung desa yang bersebelahan dengan hutan kinarang. hutan desa yang jarang sekali di masuki dan di lalui banyak orang. soalnya di dalam hutan itu terselenting kabar, bahwa banyak makhluk tak kasat mata yang menunggu dan tinggal di dalam hutan kinarang.


Sempat ada kejadian geger waktu dulu, sekitar 10 tahunan yang lalu. pernah ada tiga orang remaja mahasiswa, memaksa memasuki hutan kinarang. padahal mereka bertiga itu sudah di wanti-wanti agar tidak memasuki hutan itu. namun karena ketiga remaja mahasiswa itu tidak mempercayai mitos di desa mekarsari, yang katanya kalau sudah masuk ke dalam hutan kinarang tidak akan bisa kembali lagi.

__ADS_1


Karena mereka bertiga ngeyel di kasih tau, dengan beralasan ingin melakukan penelitian. akhirnya tanpa sepengetahuan warga setempat mereka bertiga pun memaksa masuk kesana, hingga ke khawatiran itu pun terbukti. tak ada satu pun dari mereka bertiga, yang kembali atau keluar lagi dari dalam hutan kinarang. para keluarga ketiga remaja itu, datang ke desa mekarsari untuk mencari anak-anak mereka.


Dan pada akhirnya, yang di temukan bukanlah ketiga remaja mahasiswa itu. melainkan hanya tas ransel mereka bertiga, yang hanya berisikan barang-barang bawaan mereka yang ditemukan berceceran di depan hutan kinarang.


Selain itu warga yang di bantu oleh pihak kepolisian juga, menemukan sebuah handycam yang berisikan cuplikan rekaman, saat ketiga remaja itu masuk kedalam hutan kinarang. sehingga para warga menyimpulkan, bahwa ketiga remaja tersebut, sudah hilang di bawa makhluk penunggu kawasan hutan kinarang.


Hingga sampai saat ini pun, tepatnya sudah 10 tahun waktu berlalu. ketiga remaja mahasiswa itu pun, tak ada satu pun dari mereka bertiga yang kembali ke desa mekarsari. baik itu dalam keadaan nasih hidup atau pun sudah mati.


****


"Sen! kenapa kamu gak meneruskan kuliah saja di kota. sambil kuliah kamu juga bisa sambil bekerja ko disana. kalau kamu mau, aku bisa membantu mu untuk meneruskan sekolah lagi." kata devin menawarkan bantuan.


Seno adalah pemuda asli dari desa mekarsari. selain anaknya pemberani, seno juga termasuk ke dalam pemuda yang berfikiran cerdas dan berotak pandai. seno selalu mendapatkan peringkat pertama, dari jaman ia sekolah dasar hingga ke sekolah menengah atas (SMA).


Tapi, karena ia tergolong dari keluarga yang serba kekurangan, makanya seno hanya bisa bersekolah sampai bangku SMA saja.


Sebenarnya ayahnya seno yang bernama pak barkah, menyuruhnya agar meneruskan sampai bangku kuliah. tapi karena seno merasa gak tega kepada ayahnya yang selalu bekerja keras membiayai sekolahnya dulu. makanya ia memutuskan hanya mau bersekolah sampai bangku SMA saja, soalnya kondisi pak barkah sekarang sudah tua dan sering sakit-sakitan.


Makanya seno sekarang menggantikannya bekerja, untuk membiayai kedua adiknya yang masih bersekolah di bangku SD dan SMP.


****


Bersambung.....


Hayo dong readers setia dendam arwah anjani, bantu dukungan-nya dong. dengan cara di like setiap bab ceritanya, vote nya juga jangan lupa ya😊😊 apalagi kalau di kasih hadiah...🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2