
Bab 24
Kala itu devin yang masih terduduk lemas di atas tanah, karena terus saja meratapi kepergian gadis yang di cintainya pada pandangan pertama. Lantas ia bangun dan berjalan menuju ke gundukan tanah, yang berada di bawah pohon beringin.
Entah setan apa yang merasukinya saat itu, devin langsung menggali kuburan anjani yang masih basah. tanpa alat bantuan sama sekali, ia terus menggali dengan kedua tangannya. rasa sakit dan perih ditangannya pun tak dihiraukannya.
Memang sangat sakit dan perih sekali, kalau melihat sebuah kenyataan hidup. gadis cantik dari desa yang devin taksir dan sukai, telah meninggal dengan cara yang mengenaskan. bahkan ia belum sempat mengutarakan rasa sukanya itu, kepada gadis yang ditaksirnya, tapi gadis itu sudah pergi untuk selama-lamanya.
****
✨Ingatan Devin
Sebenarnya malam itu, dimana malam anjani baru tiba di kota besar. ternyata devin juga datang ke terminal bayangan. kedatangannya kesana, dia berniat ingin bertemu dengan ke empat temannya. yaitu, Jojo, Damar, Feri, dan Peyot.
Tapi tak sengaja ia melihat seorang gadis yang baru saja turun dari sebuah mobil pick up, gadis itu terlihat sangat cantik, manis dan juga lugu. hati devin langsung bergetar tak karuan, saat melihat gadis dari desa itu. apalagi saat gadis desa itu tersenyum manis ke arahnya. jantungnya makin berdetak kencang tak beraturan.
Awalnya devin ingin menghampiri gadis desa itu, ingin mengajaknya berkenalan. tapi ke empat teman-temannya keburu meneriaki dirinya, menyuruh devin agar segera datang menghampiri mereka.
Akhirnya devin memutuskan menghampiri temannya lebih dahulu, baru setelahnya dia menemui gadis itu. karena Devin merasa, gadis itu baru pertama kali datang ke kota besar yang semrawut ini.
Devin beserta feri and the geng, mereka ternyata sudah berteman lama semenjak masuk di bangku SMA. lalu setelah itu pertemanan mereka berlanjut, hingga ke bangku universitas (kuliah).
Tapi sayangnya, nasib baik tak memihak kepada ke empat temannya itu. setelah lulus kuliah, ke empat teman-temannya malah bekerja sebagai supir angkot dan tukang becak. sedangkan Devin langsung bekerja menerusi usaha ayahnya, yaitu mengelola pabrik teh yang berada di kota.
Sebenarnya sih teman-temannya devin, bisa melamar di perusahaan atau tempat kerjaan yang lain. yang lebih bagus dan mempunyai gaji yang lumayan. tapi karena sifat mereka yang agak pemalas dan ingin bebas, makanya mereka berempat memilih pekerjaan itu yang dibilang santai dan seenaknya. yaitu, sebagai supir angkot dan tukang becak.
__ADS_1
Maksud devin malam-malam datang ke terminal bayangan, karena ia ingin mengajak ke empat temannya itu. supaya mau bekerja di pabrik teh miliknya, untuk hidup mereka agar bisa berubah menjadi lebih bagus lagi. soalnya kan semenjak jadi supir angkot dan tukang becak, teman-temanya itu jadi begajulan sering mabuk bahkan main perempuan.
Tapi niat baik devin saat itu malah ditolak mentah-mentah, oleh teman-temannya. bahkan devin malah diledek oleh mereka.
Karena tak berhasil mengajak ke empat teman-temannya itu ke jalan yang benar, devin pun berpamitan, maksudnya ingin menghampiri gadis yang ia lihat tadi.
Baru saja devin ingin menghampiri gadis desa tadi, ternyata gadis desa itu sudah lewat tepat di hadapan dirinya dan juga ke empat teman-temannya, yang sedang berkumpul di dalam terminal bayangan. sontak saja ke empat teman-temannya yang melihat kecantikan dan kemolekan tubuh gadis itu, langsung menggodanya. bahkan langsung mengikuti gadis desa itu, sampai ke kolong jembatan layang.
Devin yang merasa tidak suka gadis yang di taksirnya itu diganggu, ia berusaha menghalau, menghalangi dan melarang ke empat teman-temannya itu.
Karena ke empat teman-temannya itu lagi terpengaruh minuman dan obat obatan terlarang, jadi usaha Devin mencegahnya pun hanya sia-sia. akhirnya Devin malah mendapat perlakuan buruk dari ke-empat teman- temannya itu, karena sudah berusaha membela gadis desa itu.
*****
Saat mengingat kejadian itu kembali Devin merasa kesal, marah dan juga benci, kepada ke empat teman temannya. devin terus saja menggali sekencangnya, peluh-peluh yang berjatuhan membasahi tubuhnya pun tak diperdulikannya.
"Kenapa kamu harus pergi secepat ini? Kenapa kamu tinggalkan aku.? "umpatnya kepada jenazah anjani sambil terisak.
"Dasar orang bodoh...!! Dasar orang tak berguna..!! kenapa tadi aku gak bisa menyelamatkan dia."rutuknya sembari memukuli dirinya sendiri.
"Sayang...!! sekarang aku panggil kamu sayang ya, gimana boleh gak?"tanya devin kepada jenazah anjani sambil ia tersenyum-senyum sendirian.
"Sayangnya aku..!! mulai sekarang kamu jangan takut lagi ya, karena aku akan selalu menjaga dan melindungimu dari orang-orang jahat itu."oceh devin sembari tertawa dan menangis seperti orang yang kurang akal sehatnya.
"Tenang saja, aku akan membalaskan kesakitan mu dan kesedihan mu itu. terhadap mereka yang sudah melakukan semua ini kepadamu, walaupun mereka itu adalah sahabat karibku."umpat devin sambil menerawang tajam lalu tertawa kencang di pekatnya sang malam.
__ADS_1
*****
Saat devin sedang meracau sendirian di bawah kolong jembatan terbengkalai, tiba-tiba dari kejauhan. ia melihat ada dua orang laki-laki, sedang membuang sebuah bungkusan plastik besar berwarna hitam.
Terlihat bungkusan plastik itu di buang ke dalam semak-semak. setelah membuang bungkusan itu yang diperkirakan seperti tubuh manusia, lantas kedua laki-laki itu pun segera pergi. Karena rasa penasaran devin pun mulai menghampiri bungkusan tersebut, ternyata benar dugaannya devin. yang dibuang itu adalah manusia, tapi sudah tidak bernyawa lagi alias mati.
Devin pun mulai memastikan bungkusan plastik berwarna hitam itu, perlahan dia mendekati bungkusan itu dan mulai membukanya. ternyata benar saja ada mayat seorang perempuan yang kayanya seumuran dengan anjani. sepertinya mayat perempuan itu juga sama-sama korban pelecehan dan pembunuhan.
Devin pun termenung sesaat, lantas rencana iblis pun muncul dibenaknya dan langsung merasuki fikiran Devin, yang sedang kacau dan depresi malam itu.
Mayat perempuan itu pun, diangkat dan dibawa oleh devin ke tempat dimana jenazah anjani berada. lalu devin mulai mengganti baju mayat perempuan itu, dengan baju dan aksesoris yang di kenakan oleh anjani saat ini. setelah itu devin langsung memasukan mayat perempuan yang dibuang itu, ke dalam liang bekas anjani lalu menguburkannya.
Sedangkan jenazah anjani langsung dia bawa dengan menggunakan mobilnya.
****
Mitha pun tersadar dari gambaran yang diperlihatkan anjani barusan, ia merasa bersedih terlihat butiran-butiran bening mulai menetes membasahi kedua pipi mulusnya. mitha masih merasa tidak percaya dengan apa yang dilihatnya tadi. ternyata kakanya devin, sosok laki-laki yang baik hati dan bertanggung jawab. ternyata bisa nekat juga, melakukan hal sebodoh dan sejahat itu. hanya karena rasa cintanya kepada seorang gadis.
"Ka anjani tau gak, kalau ka devin menyembunyikan tubuh kaka dimana.?"tanya Mitha menatap sedih ke arah anjani yang dijawab anggukan saja.
Baru saja anjani akan menunjukan lagi sebuah gambaran, tiba-tiba saja devin keluar dari kamarnya.
*****
BERSAMBUNG.....
__ADS_1
Salam penasaran selalu.....🌹🌹🌹