Destiny In My Life

Destiny In My Life
Hari libur


__ADS_3

1 bulan kemudian. . .


Tidak kerasa hari ini adalah tanggal 25. Yang artinya Misha akan mendapatkan gaji pertama dari caffe tempatnya kerja.


Bertepatan dengan hari libur membuat Rafa sang pemilik caffe memajukan pembagian gajinya di hari selasa di sore hari.


Jika besok hari libur, malam nya tidak akan ada live musik untuk mengurangi pengunjung yang datang ke caffe.


Selasa siang Raffa baru berangkat ke caffe karena ada pekerjaan diluar.


"Na datang ke ruangan saya bergiliran ya". Perintah Raffa saat memasuki caffe.


"Siap bang". Balas Nana.


Nana yang diperintahkan untuk memanggil karyawan satu persatu meminta Tasya yang pertama pergi dan dilanjut dengan dirinya yang akan bertukaran menjaga kasir dengan tasya.


Jika bukan Nana, tasya lah yang akan menggantikannya.


Semua karyawan bergiliran masuk ke dalam ruangan Raffa dan akan diakhiri dengan para cowok.


Misha yang masuk ke dalam ruangan sangat gugup karena ini pertama kalinya ia mendapat gaji setelah lulus kuliah.


Gaji di caffe itu memang besar karena jam kerjanya pun sangat panjang membuat semua orang senang. Walaupun jam kerja 13-14 jam sehari mereka tetap senang dan menikmati libur mereka 1 hari dalam seminggu.


Itulah kesempatan mereka untuk istirahat lebih dan hanya sekedar jalan refreshing sejenak dari pekerjaan.


Pukul 9 malam mereka sudah selesai beres beres caffe dan akan pulang bersama sama seperti biasa.


"Sha kamu pulang sama siapa??". Tanya Rafa yang keluar caffe bersama sama.


"Sama Yuda bang". Balas Misha langsung disangkal oleh seseorang.


"Nggak bang sama Azis kok". Celah Azis yang terus saja mendekati Misha.


Misha yang mendengar itu langsung saja menatap ke arah azis dengan menaik turunkan kedua alisnya.


Plak. . . Pukulan mendarat di kening Azis dengan keras membuat si empunya tercengang ke belakang. "Jijik gue liat Lo kaya gitu". Celetuk Misha membuat semua orang tertawa.


Azis yang mendapatkan pukulan langsung cemberut dan sedikit menjauh dari Misha. Menurutnya Misha dan Laura sama sama cewek bar bar, tetapi ntah kenapa jika sama misha ia terus saja mengejarnya walaupun ia tau Misha tidak menganggap lebih dari teman.


Jika Azis menunjukannya langsung tetapi Yuda memberikan perhatian kepada Misha secara diam diam dengan tingkah tanpa basa basi dari mulut.


Hal itu pun tidak membuat Misha tertarik karena Misha adalah cewek yang memang susah membuka hati untuk seseorang dari dulu.


"Hm baiklah kalian hati hati dijalan ya. . Selamat berlibur". Ucap Rafa menggerakkan tangannya dan masuk ke dalam mobil terlebih dahulu.


"Ia bang hati hati". Balas semua orang bersamaan.


Mereka semua langsung naik ke atas motor saling berbonceng menuju kontrakan masing masing.


Dengan posisi Misha bersama Yuda, Azis sama Laura dan Nana sama Tasya. Mereka semua memakai motor sport kecuali Nana yang memakai motor Scoopy.

__ADS_1


Motor Nana yang akan sering para cewek pinjam jika mau pergi membeli barang keluar. Tetapi kalau untuk jalan jalan kedua cowok itu pasti akan ikut kemanapun pada cewek pergi.


Sesampainya di kontrakan, Misha dan yang lain langsung masuk ke dalam kamar masing masing untuk istirahat.


"Lo besok mau pakai baju mana??". Tanya Laura yang ada di depan lemari pakaian.


Misha yang ditanya langsung mencari outfit untuk ia pakai besok saat jalan ke mall agar besok tidak lama mencari apa yang akan mereka kenakan.


Selesai menentukan apa yang akan mereka pakai barulah dua gadis cantik ini pergi tidur.


...🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂...


Pagi pagi sebelum matahari muncul seperti biasa dua gadis cantik ini sudah bangun mendengar alarm dari ponsel masing masing.


Dan mereka akan kembali berbaring setelah shalat subuh tetapi tidak untuk tidur lagi.


Karena cucian Misha banyak jadi setelah shalat subuh ia nyuci dulu di kamar mandi, sedangkan Laura membuat sarapan.


Mereka memiliki peralatan lengkap di kontrakannya membuat ia selalu membuat sarapan sendiri di kontrakan. Untuk makan siang dan malam mereka selalu berada di caffe membuat dua gadis ini hanya membeli bahan bahan yang simpel saja.


"Sha bikin nasi goreng aja ya buat sarapan". Ucap Laura untuk menanyakan perihal sarapan pagi hari ini.


"Terserah kamu aja". Balas Misha yang sedang nyuci pakaian.


Selesai menjemur pakaian di lantai 3 langsung saja mereka sarapan bersama di dalam kamar. Gak lupa Misha juga selalu membuat susu coklat hangat kesukaannya di pagi hari.


Pukul 08.00 seperti biasa mereka akan kumpul di kontrakan Laura yang akan membuat seisi kontrakan menjadi ramai.


"Mau setebal apa tu gincu gak bakal ada yang tertarik sama Lo". Seru Azis yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari Tasya.


Semua orang sudah rapih dengan style masing masing. Hari ini Misha memakai kemeja tangan balon berwarna biru muda dan celana jins putih. Tidak lupa rambutnya ia gerai dan memakai riasan yang natural.


Misha yang berjalan kesana kemari tanpa berbicara apapun membuat semua orang heran.


"Lo cari apa??". Tanya Nana sambil memukul pantat Misha yang lewat depan ia duduk.


"Its sakit tomboy". Rengek Misha mengelus pantat nya yang sedikit sakit.


"Lo cari apa dari tadi celingak-celinguk??". Tanya nana lagi menaikan satu oktaf.


"Gue cari sepatu gue satu lagi". Misha menjulurkan sebelah kakinya yang belum pakai sepatu.


Mendengar itu semua kadang langsung ikut mencari dan ternyata Yuda yang diam diam menyembunyikan nya di samping tempat ia duduk.


Pltak. .


"Apa sih kok mukul gue". Keluh Yuda yang mendapat pukulan tiba tiba dari Misha.


Tidak menjawab ucapan Yuda, ia dengan cepat mengambil sepatu miliknya dan memukul pelan di kakinya Yuda yang membuat orangnya kesakitan.


Beres semuanya, barulah mereka berangkat dengan mengendarai motor masing masing. Seperti biasa Misha akan dibonceng dengan Yuda. Ia sangat tidak mau jika dibonceng dengan Azis yang akan membuatnya darah tinggi.

__ADS_1


Terakhir ia dibonceng olehnya saat pulang dari caffe dan Misha selalu mendapat kejahilan dari Azis. Itulah membuat Misha memilih dibonceng Yuda. Jika kepada Laura Azis tidak akan berani.


Sesampainya di mall mereka akan langsung pergi untuk nonton film yang baru tayang di bioskop dengan genre horor dan tidak lupa membeli pop corn serta minuman.


Saat nonton ramai ramai mereka tidak akan pernah nonton film romantis karena menurutnya sangat menggelikan jika nonton genre itu saat ramai. Bukan mereka tidak suka genre romantis tetapi cuma beda timing saja.


Misha akan selalu dekat dengan Yuda ntah kenapa. Kemanapun mereka pergi Misha akan selalu ada di samping Yuda dan Laura.


Kalau Azis jangan ditanya lagi. Mereka akan ribut selalu dan Misha lah yang akan mendapatkan kejahilan itu.


Tetapi jika Misha lagi satu frekuensi sama Azis mereka semua akan kewalahan dengan kelakuan dua orang ini yang hanya membuat mereka geleng geleng kepala.


2 jam akhirnya film selesai. Mereka berenam langsung pergi mencari restoran untuk makan siang karena sangat lapar.


Setelah pesan makanan mereka ngobrol ngobrol dulu dan ada juga yang sibuk berphoto Selfi.


"Mau ke area permainan gak??". Tanya Misha kepada semua orang.


"Dih katanya mau belanja". Celah Tasya menolak.


Misha yang langsung mendapat celahan dari Tasya membuat ia sedikit kesal. "gue cuma nanya". Celetuk Misha yang langsung di senyumin oleh Tasya.


"Adu adu aduh sorry baby". Goda Tasya mengusap kepala Misha dengan lembut.


Misha yang memiliki umur yang paling muda membuatnya sering dipanggil baby dan saat dia cemberut akan sangat menggemaskan. Hal itu membuat semua orang ingin mencubit pipinya tetapi itu adalah hal yang paling Misha benci.


"Gue mau ke toilet sebentar". Ujar Nana dan diangguki oleh semua orang.


"Gue ikut lah". Ucap Tasya.


"Gue juga". Sahut Laura.


"Kalian mau reunian disana". Celetuk Azis yang heran dengan kelakuan para cewek.


"Gu-".


"Jangan bilang Lo juga mau ikut". Potong Azis yang melihat Misha ingin berbicara.


Mendengar hal itu Misha tersenyum memamerkan giginya yang putih. "Kalian aja deh. . bisa bisa ni tuyul bisa ngamuk". Ujar Misha sedikit pelan.


...-------------...


Hai reader. . .


Maaf kalau banyak typo dalam setiap tulisan author hanya memakai handphone untuk mengaturnya . . .


Dukung terus author. .


Ingat ini hanya cerita fiksi tidak ada kaitan dengan siapapun. . .


Dilarang copas dan menjiplak hak cipta orang. . .

__ADS_1


Happy reading semua. . . . .


__ADS_2