Destiny In My Life

Destiny In My Life
Kelulusan


__ADS_3

Beberapa Minggu kemudian. . . .


Kemarin adalah hari dimana diumumkan nya kelulusan di sekolah Misha. Dengan syukur semua siswa di sekolahnya lulus semua dengan nilai rata rata.


Tidak ada acara kompoi apapun karena dilarang oleh setiap sekolah. Walaupun begitu pasti tetap aja banyak siswa yang melanggar.


Misha dan ketiga temannya tidak ikut kompoi karena dilarang oleh orang tua mereka masing masing.


3 hari lagi akan diadakan acara wisuda kelulusan di sekolahnya dan hari ini semua siswa kelas 12 diharuskan berangkat ke sekolah untuk mempersiapkan sedikit persiapan untuk acara nanti.


Misha dan Tina berangkat bersama ke sekolah. Sesampainya di kelas mereka tidak melihat seorang pun yang datang.


"Lah kenapa baru kita aja yang datang??". Ucap Tina heran.


"Gak tau padahal udah siang". Seru Misha yang asik dengan ponselnya.


Tina berniat untuk menelpon Elma menanyakan keberadaannya. "Hello Lo dimana??".


"Gue di kantin sama Sinta". Jawab Elma di sebrang telpon.


"Sialan udah di kantin aja Lo pada". Ujar tina kesal.


"Gue tadi udah ke kelas tapi gak ada siapa siapa jadinya gue ke kantin aja". Dalih Elma.


"Sekarang gue ke kelas. . Suruh kumpul dikelas masing masing sama guru". Sambung sinta.


"Beliin gue permen". Teriak Misha.


"Bang**** teriak di kuping gue". Keluh Tina menjauhkan dirinya yang duduk disebelah Misha.


Tidak ada rasa bersalah Misha malah menjulurkan lidah pada Tina.


Panggilan dimatikan dan beberapa teman sekelasnya satu persatu datang menghampiri 2 gadis yang sudah dari tadi mengeluh karena tidak ada orang.


"Mau ngapain sih disuruh berangkat". Ujar Rizal salah satu teman sekelas Misha.


Rizal yang baru datang langsung duduk satu kursi dengan Misha. Padahal kursi itu hanya cukup untuk 1 orang.


"Ikhhhh Lo duduk disana sempit dajal". Keluh Misha mendorong Rizal yang terus ingin duduk bersama dirinya.


"Gue mau duduk disini". Ucap Rizal maksa.


Dengan segera Misha mencubit tangan Rizal dengan keras membuat yang punya tangan menjerit kesakitan."aaaaahhh. . . . Misha sakit".


"Bodo amat".


Pltak. . . . Pukulan mendarat di tangan Rizal.


"KDRT". Pekik Rizal menatap Misha.


"Emang gue istri Lo". Ucap Misha tegas.


Rizal yang kesakitan terus menggosok tangannya yang dapat cubitan dan pukulan dari Misha sedikit menjauh.


Gak lama Elma dan Sinta datang menghampiri Misha. Lalu meletakan permen titipan dia tadi.


Dengan cepat Misha mengambilnya karena beberapa orang disana ingin ikutan mengambil tetapi kalah cepat dengan tangan Misha yang meraih semua permen di atas meja.

__ADS_1


Semua siswa melakukan photo bersama untuk kenangan. Mereka tidak akan menampilkan apapun di dalam acara besok karena mereka hanya akan menyaksikan adik adik kelasnya yang memberi dukungan kepada kakak kelasnya.


Selesai berphoto dan membuat video semua siswa kelas 12 dipulangkan karena mereka memang sudah bebas dan hanya tinggal acara wisuda saja.


........


Hari ini hari acara wisuda kelulusan Misha. Ia bangun sangat pagi karena harus pergi ke rumah perias.


Ia juga harus menyewa kebaya untuk acara ini karena kebanyakan kebaya miliknya berbentuk gamis.


Bersama beberapa teman sekelas dan siswa dari sekolah lain berkumpul di perias yang sama dengan Misha.


Sebelum bagian dirinya yang mendapat giliran paling akhir, ia juga membantu beberapa orang untuk memasangkan kerudung yang teman sekelasnya sudah dirias dari awal karena Misha kenal dengan periasnya dan memang satu desa dengan dirinya.


Sebelum pukul 07.00 Misha sudah rapih dengan kebayanya. Ia pulang untuk menjemput ibunya yang akan berangkat bersama ke sekolah.


Sebelum berangkat Misha berphoto bersama terlebih dahulu bersama sang kakak dan beberapa keluarganya.


Ia berangkat bersama ibunya mengendarai motor Vario dengan perlahan. Saat memakai rok kebaya membuat ia susah bergerak dan melajukan kendaraannya dengan kecepatan sedang takut makeup nya rusak.


Sampai di depan sekolah, Misha memberikan motornya kepada adik kelasnya untuk dipalkiran oleh mereka.


Misha dan ibunya langsung pergi menuju lapangan tempat diadakannya acara wisuda anak kelas 12.


Duduk dengan urutan yang sudah ditentukan dan memang anak kelas 12 diperintahkan duduk di kursi paling depan sedangkan orang tua duduk di barisan belakang.


Gak lama kemudian semua temannya udah bergabung bersama dan acara wisuda dimulai dengan baik.


Semua adik kelasnya memberi persembahan untuk kakak kelasnya yang sudah lulus untuk memberi kenang kenangan untuk mereka semua.


Acara berlangsung sampai siang. Sedangkan para orang tua langsung pulang setalah acara selesai. Ibu Misha pulang dijemput oleh pamannya yang kebetulan ada di rumah.


Saat asik berphoto berempat di kelasnya tiba tiba Adit datang menghampiri mereka masing masing.


"Guys boleh photo bareng gak??". Ajak Adit.


Keempat gadis itu hanya terdiam tanpa mau menjawab. Mereka juga melihat bahwa Adit tidak datang sendirian.


"Boleh ayok??". Ucap Elma membuat semua teman Adit masuk ke dalam kelas.


Kelvin, aji dan Fadil masuk setelah mendengar jawaban dari mereka.


Keempat gadis itu memang tidak terkejut karena sebelumnya sudah menebak kelakuan mereka semua.


Akhirnya mereka pun perphoto dengan banyak gaya. Sampai akhirnya pacar Elma datang untuk menjemput.


"Gue balik dulu ya soalnya ada urusan juga". Pamit Elma kepada tiga temannya.


"Kayanya mau langsung ke KUA nih". Ledek Misha dengan sedikit tertawa.


"Tau aja Lo". Balas Elma.


"Ya udah hati hati ya".


Mereka melambaikan tangan pada Elma yang akan pulang terlebih dahulu.


"Setelah ini kalian mau kemana??". Tanya Kelvin pada ketiga gadis itu tapi pandangannya menatap ke arah Misha.

__ADS_1


"Mau langsung pulang kayanya". Balas Misha.


"Gimana kalau kita makan makan dulu sebelum pulang". Ajak Adit.


"Hah langsung gitu". Kaget Tina mendapat anggukan dari mereka semua.


"Lah gak mau. . Malu lah masih pakai kebaya kaya gini. .lagian kita harus cepat kembaliin kebaya ini ke tukang rias". Ucap Misha.


"Kalian juga memangnya gak mau ganti baju dulu??". Tanya Shintia menunjuk ke semua cowok yang ada didepannya.


"Ya udah kita ganti baju aja nanti ketemu di caffe pelangi gimana??". Usul Adit kepada semuanya.


"Gitu juga boleh". Para cewek menyetujui usulan mereka. Ini juga sebagai perpisahan mereka yang sebagian dari keempat cowok itu ada yang akan langsung berangkat ke kota.


Mereka semua berjalan beriringan menuju palkiran untuk mengambil motor mereka.


"Sha gue anterin ya pulangnya. . Lagian Lo juga susah naik motor dengan pakaian kaya gini". Ucap Kelvin.


"Gak udah gue juga sama Shinta pulangnya". Ujar Misha menunjuk Shinta.


"Gue dijemput Pajar di depan". Seru Shinta membuat Kelvin dengan tidak ada alasan lagi Misha menolak.


"Pacar Lo datang??". Tanya Misha yang dapat anggukan dari Shinta.


"Baiklah gue pergi duluan. . Nanti gue langsung datang ke caffe sama Pajar". Ucap Shinta langsung meninggalkan mereka.


"Gimana sha??". Tanya Kelvin lagi.


"Tapi baju Lo". Tunjuk Misha.


"Tenang gue bawa baju ganti di bagasi motor". Balas Kelvin yang membuat Misha tidak bisa mengelak lagi.


"Ya udah ayok". Ajak misha memberikan kunci motornya pada Kelvin.


Sebelum menaiki motor Misha, Kelvin mengambil paper bag yang ada di bagasi motor yang akan dibawa oleh aji.


Mengambil paper bag milik Kelvin untuk dipegangi dan naik ke motor.


Kelvin melajukan motor Misha menuju rumah perias. Di perjalanan tidak ada obrolan apapun sampai di rumah perias, keadaannya sangat sepi.


"Kayanya gak ada orang sha??". Ujar Kelvin.


Misha langsung menghubungi nomer tukang rias itu dan menanyakan tentang kebayanya. Setalah dibales ternyata benar tidak ada dirumah alhasil Misha membuat untuk mengembalikannya nanti sore aja.


"Ya udah pulang aja mba nya gak ada dirumah??". Ucap Misha pada Kelvin.


Kelvin mengantar Misha ke rumahnya untuk mengganti pakaian. Di rumah kebetulan Misha tidak sendiri membuatnya meminta Kelvin untuk berganti pakaian di kamar pamannya di rumah nenek yang bersebelahan dengan rumahnya.


...--------------------...


Hai reader. . .


Maaf kalau banyak typo dalam setiap tulisan author hanya memakai handphone untuk mengaturnya . . .


Dukung terus author. .


Ingat ini hanya cerita fiksi tidak ada kaitan dengan siapapun. . .

__ADS_1


Dilarang copas dan menjiplak hak cipta orang. . .


Happy reading semua. . . . .


__ADS_2