Destiny In My Life

Destiny In My Life
Makan makan


__ADS_3

Rapih dengan pakaian santai Misha dan Kelvin pamit pada ibunya Misha untuk pergi ke caffe pelangi.


Sesampainya di caffe pelangi mereka melihat teman temannya yang kebetulan sudah sampai di caffe tersebut.


Misha juga melihat beberapa temannya membawa pasangan mereka masing masing. Tina juga membawa gebetannya yang kemarin.


"Dih gak seru bawa tameng masing masing". Ledek Misha duduk di sebelah Tina.


"Jangan iri. . Lo juga datang sama dia". Tunjuk Adit pada Kelvin.


Tidak ada niatan menjawab, Misha memakan sup buah yang ada di hadapannya tanpa minta izin terlebih dahulu.


"Itu punya gue". Ucap Tina, sedangkan Misha hanya bisa mengusap kepala yang dipukul akibat memakan sup buah miliknya.


"Pelit". Celetuk Misha tanpa rasa bersalah.


Gak lama kemudian Kelvin datang membawa sup buah dan minumannya. Lalu memberikannya ke hadapan Misha.


"Cie cie". Sorak semua orang di meja itu membuat Misha diam.


Dari dulu Misha memang tidak memberi Kelvin kesempatan untuk lebih dekat dengannya. Karena takut dianggap memberi celah. Misha selalu berusaha menghindari kelvin tapi semua temannya malah mendukung hubungan mereka berdua.


Misha hanya menatap Kelvin dengan penuh pertanyaan."Buat Lo". Ucap Kelvin yang melihat Misha diam.


Misha tersenyum dan mengucapkan terima kasih. Tina melirik gerak gerik dari Misha yang merasa tidak enak dan mulai tidak nyaman.


"Gue mau pesan makan dulu ke depan. . Ada yang mau nitip??". Tanya Misha pada semua orang.


"Aku temenin ya". Pinta Kelvin.


"Biar gue aja. . Lo disini sama mereka biar Misha gue yang nemenin". Sahut Tina.


Misha pergi ke kasir untuk memesan makanan dan diikuti Tina dari belakang.


"Lo gak nyaman ya??". Tanya Tina yang tahu akan suasana hati Misha.


Hanya diam menatap ke arah Tina tanpa mau menjawab. Ia membenamkan kepalanya diantara tangannya yang diletakan di atas meja.


"Tau ah gue lagi gak mood banget. . Yuk kesana lagi". Ajak Misha untuk bergabung lagi sama yang lain.


Makanan akan dibawa ke meja mereka sama pelayan jika sudah siap.


Mereka semua bercanda bersama. Walaupun tidak mood Misha berusaha tidak memperlihatkannya sampai ada seseorang yang datang menghampiri nya.


"Misha. . ". Sapa orang itu.


"Ya". Jawab Misha menatap seseorang yang belum pernah ia temui tetapi wajahnya sangat tidak asing.


Menatap orang itu sambil berpikir dengan keras bahwa ia pernah melihatnya. "hm. . Gue kaya gak asing tapi siapa ya??". Tanya Misha.


"Aku Alex". Ucap orang itu menunjuk dirinya sendiri.


"Alex. .". Gumam Misha sambil berpikir. "Oh Alex yang di Facebook itu". Seru Misha saat tau dia itu siapa.


"Ia semalam juga habis Chat an masa Lo lupa". Ujar Alex lalu duduk di tempat yang kosong.


Misha hanya tersenyum, memang ini pertama kali mereka ketemu walaupun sering chatan di Facebook.

__ADS_1


"Lo datang sendirian??". Tanya Misha sambil makan sup buah miliknya.


"Gue datang sama temen temen gue disana". Tunjuk Alex pada temannya yang ada di sebrang tempat mereka duduk.


Melihat ke arah tunjuk Alex dan tersenyum menyapa sambil menundukkan kepalanya.


Saat asik memakan sup buah, tiba tiba ia tersedak saat melirik ke arah Tina yang meledeknya. Sebab saat ini Misha duduk diapit oleh 2 orang cowok yang ia kenal.


"Uhuk. . Uhuk. . uhuk".


Misha menundukkan kepalanya sambil memegang mulutnya yang memang masih ada buah buahan di dalam mulut.


Kelvin yang ada di sampingnya terus mengelus punggung Misha dengan lembut sambil memegang tisu untuk diberikan padanya.


Semua orang ada disana hanya tertawa. Yang paling bahagia melihat kesengsaraan temannya hanyalah Tina.


"Lo gak papa??". Tanya Kelvin sangat khawatir.


Misha hanya menggelengkan kepala dan mengambil tisu yang diberikan oleh Kelvin.


Tidak dimakan lagi semua buah yang ada di mulutnya ia letakan di tisu dan langsung dibuang.


Misha juga mengusap dadanya yang sedikit sakit akibat tersedak air sup buah itu. Lalu ia menatap ke arah Tina dengan tatapan tajam.


Orang itu hanya nyengir kuda sambil mengangkat tangannya dengan berbentuk 'V'. Melihat itu Misha mendengus sambil menatap ke arah lain.


Hari ini mood Misha benar benar hancur sekali. Tidak ada orang yang mengerti itu semua bahkan kedua temannya hanya asik dengan orang di sampingnya tanpa ingin tau apapun yang Misha rasakan.


Saat tina menanyakan hal tadi waktu di kasir ia sudah merasakan bahwa Tina hanya ingin tau untuk meledeknya saja tidak untuk memberi nasehat apapun.


Mengambil tisu untuk mengelap air mata uang terus mengalir akibat tersedak tadi. Misha sungguh ingin pulang dari caffe itu.


Semua orang menatap ke arah Misha dengan banyak pertanyaan.


"Hello Ra ada apa??". Tanya Misha to the point kepada sang penelepon.


"Gue mau ajak Lo kerja di caffe Crescent moon Lo mau??". Ajak Laura di sebrang telpon.


"Mau. . Lo kerja disana juga kan??". Tanya Misha dengan gembira.


"Iya. . Sebelumnya gue ajak sepupu gue tapi mendadak dia menolak karena lamaran di terima siang tadi di pabrik". Beber Laura.


"Lo di rumah sekarang". Tebak Misha.


"Ia gue dirumah sekarang dan nanti malam gue baru berangkat. . Kalau mau Lo ikut gue nanti malam berangkat ke Jakarta". Ujar Laura membuat Misha kaget.


"Lo serius. . Kenapa dadakan banget".


"Soalnya gue cuma cuti 3 hari dan nanti malam gue harus berangkat. . Kalau itu sih terserah Lo gue gak maksa". Ujar Laura.


"Gue obrolin sama keluarga gue dulu ya. . Nanti gue kabarin lagi sebelum magrib".


"Ok. . Gue tunggu". Misha langsung mematikan telpon Laura dan menatap semua orang yang ada di sana.


"Gue pulang dulu ya. . Ada urusan". Pamit Misha.


"Kenapa buru buru sih nanti aja lah". Seru Adit.

__ADS_1


"Gak bisa gue harus omongin ini sama keluarga gue. . Kalau jadi nanti malam gue mau berangkat ke Jakarta". Jelas Misha membuat semua orang kaget.


"Malam ini". Kaget Tina.


"Kenapa harus malam ini". Tanya Kelvin.


"Ia soalnya Laura juga berangkat malam ini jadi gue ikut dia. . Kalau diizinin sama orang tua gue. . Ya udah gue pulang dulu ya mumpung belum sore". Pamit Misha yang membereskan semua barang miliknya ke tas.


"Gue anterin ya". Ucap Kelvin.


"Gak usah gue bisa sendiri. . Motor Lo dibawa aji kan??". Tolak Misha dapat anggukan dari aji.


"Ya udah Lo hati hati". Ujar Kelvin.


"Hm. . bye semua". Ucap Misha melambaikan tangan. Lalu pergi meninggalkan semua temannya yang masih di caffe pelangi.


.......


Sesampainya di rumah Misha langsung mencari keberadaan ibunya.


"Bu. . ibu dimana??". Teriak Misha.


"Ada apa". Balas ibu Nita sedikit teriak yang ada dikamar mandi.


"Misha mau berangkat ke Jakarta nanti malam apa boleh??". Ucap Misha membuat ibunya kaget.


"Sama siapa?? Kamu baru juga lulus tadi pagi udah mau berangkat aja". Ujar sang ibu.


"Laura ajak Misha kerja di caffe tempatnya kerja makanya dadakan. . Gimana boleh ya Bu??". Rengek Misha meminta izin.


" Boleh tapi ini mendadak Lo sha apa kamu yakin". Seru ibu Nita yang khawatir sama anak bungsu nya.


"Gak papa Bu. . Misha gak usah bawa apa apa kok. . Misha juga ingin cepat kerja dan kebetulan Laura ajak Misha ". Ujar Misha meyakinkan sang ibu.


"Baiklah ibu kamu mau bawa apa??*. Tanya sang ibu.


"Gak usah Bu. . Nanti Misha beli di sana aja kalau masalah barang barang kebutuhan Misha". Ucap Misha sambil tersenyum.


"Ya udah ibu bantuin kamu beres beres". Ujar sang ibu.


Sebelum membereskan semua pakaian ke dalam tas besar, Misha memberi tahu Laura bahwa ia diizinkan berangkat nanti malam bersama dia.


Masalah tempat tinggal, Misha akan satu kontrakan bersama Laura yang kebetulan dia tinggal sendiri.


Semua barang barang yang akan ia bawa sudah rapih. Sore harinya Misha pergi ke rumah nenek dan saudaranya untuk berpamitan. Pergi ditemani ibunya yang kebetulan jarak dari rumah ke rumah neneknya lumayan jauh.


Di perjalanan pulang dari rumah nenek. Misha berhenti untuk membeli jajanan yang akan ia bawa. Layanan untuk cemilan nanti saat di kontrakan.


...-----------------------...


Hai reader. . .


Maaf kalau banyak typo dalam setiap tulisan author hanya memakai handphone untuk mengaturnya . . .


Dukung terus author. .


Ingat ini hanya cerita fiksi tidak ada kaitan dengan siapapun. . .

__ADS_1


Dilarang copas dan menjiplak hak cipta orang. . .


Happy reading semua. . . . .


__ADS_2