Destiny In My Life

Destiny In My Life
Berkumpul dengan teman lama


__ADS_3

Siang tadi grup di WhatsApp sangat ramai. Mungkin karena jam istirahat membuat beberapa temannya membalas chat yang Misha kirim tadi.


Mereka setuju untuk berkumpul di salah satu tempat yang ada di Jakarta. Hanya 4 orang yang bisa tapi masih juga meminta mereka mengajak temannya yang lain untuk gabung biar ramai.


Setalah shalat magrib, misha siap siap untuk pergi. Mereka akan janjian kumpul di tempat tujuan karena keberadaan mereka yang berjauhan.


Misha memakai crop top hoodie biru dengan dalaman tank top warna hitam dan celana jins hitam. Tak lupa juga sepatu sneaker putih. Untuk rambut Misha dibiarkan tergerai tapi dia selalu membawa jepit di tas untuk berjaga jaga.


Di lobi misha memesan ojek online menuju tempat kumpul. Dari hotel ke lokasi hanya membutuhkan waktu 8 menit jika tidak macet.


Mungkin karena bertepatan dengan jam pulang kerja. Jalanan menjadi macet akhirnya Misha sampai dalam waktu 15-20 menit.


Ting, , Ting, , Ting.


Bel caffe berbunyi saat pelanggan masuk. Salah satu karyawan mendatangi meja Misha untuk menanyakan pesanan.


"Mau pesan apa mba??". Tanya orang itu.


"Ice cappucino saja".


"Baik nona tunggu sebentar, jika ada tambahan bisa panggil kami kembali". Pelayan itu pergi setelah mencatat pesanan Misha.


Gak membutuhkan waktu lama akhirnya minuman datang. Misha hanya bisa menunggu kedatangan teman lamanya yang sudah lama tidak bertemu.


Notifikasi pesan di dalam grup juga ramai menanyakan keberadaan mereka. Misha yang sudah sampai duluan hanya bisa memantau.


Sampai akhirnya satu persatu datang dengan seorang diri dan ada juga yang membawa teman lainnya.


Mereka berbincang bincang sebelum jalan ke salah satu tempat wisata yang ada di Jakarta.


Tidak lupa juga misha yang doyan makan memesan cemilan untuk dimakan disana. Padahal para cowok sudah memberitahukan bahwa kita akan beli makanan disana.


Tapi bukan misha namanya kalau tidak keras kepala.


Kami kapan jalan berdelapan orang. Dengan tambahan pacar Adit dan 2 teman aji. (3 cewek, 5 cowok).


Kevin juga datang. Seperti biasa dia selalu dekat dengan Misha mencari kesempatan dalam kesempitan. Kevin gak tahu misha sudah memiliki kekasih.


Banyak orang yang mendukung hubungan mereka lebih serius tapi dari sisi Misha tidak ada niatan itu karena Misha sudah menganggap Kevin sahabat yang paling terbaik. Untuk menjadi lebih dari itu tidak ada dipikirannya sama sekali.


Malam ini Misha sangat bersenang senang bersama dengan teman lamanya. Mereka sedari dulu sangatlah kocak saat berkumpul. Apalagi tina, selalu ada aja tingkahnya yang membuat semua orang tertawa.


Beberapa temannya membuat story atau mengunggah momen di sosial media tapi untuk Misha tidak. Itu karena akan membuat Riyan tahu keberadaannya sekarang.


"Lo kerja gak besok??". Tanya misha kepada Tina.


"Kerja lah besok hari Jumat". Misha menganggukkan kepala. "Kenapa emangnya??".


"Gue mau ajak lo nginep di tempat gue".


"Lo gak kerja emangnya?". Sahut Adit.


"Gue ambil cuti 3 hari".


"Ambil cuti sembarangan hanya buat healing. Tau rasa lo kalau kalau masa cuti lo habis". Ujar aji membuat Misha menjulurkan lidahnya meledek. Aji memang gak pernah berubah, cowok itu paling julid diantara kami saat berkumpul.


"Yeyeyeye".


"Kampret lo". Ucap aji ngegas dengan tangan yang ingin memukul Misha. Tapi dengan cepat Misha menghindarinya.


Drrrttt, , , ,Drrrttt, , , Drrrttt


Saat asik berbincang tiba tiba terdengar panggilan masuk di ponsel Misha.


Sedari tadi misha memang tidak mengeluarkan ponselnya sama sekali dari dalam tas. Dia berphoto pakai ponsel temannya yang lain.


Misha mengambil ponsel itu untuk melihat siapa yang menelpon tapi saat ingin mengangkatnya mereka terlihat kaget dengan ponsel yang Misha miliki.


"Cie iPhone". Ledek aji dengan keras.


Misha langsung menatap ke arah para temannya yang menatap ke satu titik.


"Pantesan gak dikeluarin dari tas. Hasil endors ya". Sambung tina dengan senyum meledek.


Mereka semua tahu bahwa akun Instagram Misha memang ramai. Tapi mereka gak tahu bahwa Misha itu tidak pernah mengambil endorsan karena waktunya yang sibuk bekerja.

__ADS_1


Followers akun Instagram Misha juga bertambah setelah dekat dengan Riyan. Ntah kenapa kebanyakan yang add Misha itu orang yang kenal Riyan. Tapi saat ditanya Riyan gak tahu mereka.


Padahal Misha gak pernah memposting photo berdua. Mungkin hanyalah cocologi dengan photo yang kami unggah masing masing memiliki latar belakang yang sama.


Contohnya saat liburan di Bali waktu itu.


"Ai shattt, , diem lo pada gue mau angkat dulu, bacot". Seru Misha geram yang terus mendapat ledekan itu.


Misha sedikit menjauh, panggilan itu berasal dari nomer bokapnya Riyan. Dia lupa untuk membisukan nya karena berpikir papi Rendra gak bakal menelpon Misha.


["Hello sayang, akhirnya kamu angkat telpon mami". Suara mami Vita dari sebarang telpon terdengar bahagia. ]


"Ada apa mami telpon Misha, pakai nomer papi Rendra lagi??".


["Mami telpon dari pagi gak ada respon. Mami kangen sama kamu". ]


"Maaf mi Misha sibuk hari ini sengaja jarang buka ponsel. Mungkin karena ponselnya Misha silent".


[" Ya udah gak papa. Kamu lagi dimana kok ramai??". ]


"Misha lagi diluar sama temen".


["Oh maaf mami ganggu ya. Ya udah kalau misha lagi jalan mami tutup telponnya dulu bye sayang". ]


"Bye mi".


Pip,,!!!


Panggilan dimatikan masih dengan tatapan mengerikan dari teman temannya. Tentu saja itu membuat misha berdecak sebal. Iya malas menjawab pertanyaan menderet dari mereka yang pasti tidak akan berhenti dengan 1 atau 2 pertanyaan.


Tak terasa jam sudah menunjukan pukul 11 malam, beberapa dari mereka sudah pada pulang.


Tinggallah Misha dan Kevin berdua. Kevin akan mengantar misha pulang karena dia memaksa.


"Vin beli KFC dulu, gue mau beli makanan lapar". Seru Misha saat berjalan ke tempat palkir berdua.


"Dari tadi kamu banyak makan sekarang masih bilang lapar, ck emang gak berubah dari dulu". Ujar Kevin dengan sedikit tertawa.


"Ck gak usah ledek gue. Ayo lah". Paksa Misha.


Misha naik ke motor Kevin dengan hati hati berpegangan pada bahunya. Kevin ternyata berangkat ke Jakarta membawa motor dilihat dari motor yang sama waktu sekolah dulu.


Seperti yang Misha ucapkan. Kevin berhenti KFC terdekat. Dia memesan beberapa paket ayam, kentang goreng dan minuman. Tentu saja membuat Kevin bertanya tanya kenapa Misha banyak makan tapi badannya segitu terus tidak ada perubahan.


Selesai membeli makanan barulah Kevin mengantar pulang Misha dengan arahan Misha.


Saat motor itu memasuki pekarangan hotel, wajah Kevin terlihat sangat terkejut. Misha bisa melihat itu.


"Kalau ada yang mau ditanyakan WA gue aja, udah malam lo pulang katanya besok kerja". Seru misha yang tahu isi pikiran Kevin saat ini.


"Aku gak kerja besok. Nanti aku WA tapi kamu balas ya".


"Iya, hati hati dijalan".


"Kamu masuk dulu". Pinta Kevin.


Misha masuk terlebih dahulu sebelum Kevin pulang.


Sampai di kamar hotel Misha meletakan makanan di tas meja makan kecil. Ia berencana untuk cuci muka dan mengganti pakaian sebelum makan. Saat ini perutnya sedikit lapar, padahal tadi dia sudah makan banyak waktu jalan sama teman lamanya di salah satu wisata yang ada di Jakarta.


Tidak membutuhkan waktu lama, Misha duduk di kursi dengan makanan dihadapannya.


Seperti biasa, kedua kaki misha terangkat keatas kursi dengan nyaman makan KFC yang tadi dibeli dengan tangan lain memegang ponsel.


Misha berencana nonton film tapi terlihat beberapa pesan masuk dari banyak orang yang mencarinya di tempat lain.


Mata Misha tertuju kepada chat dari Kevin yang masuk.


...Kevin...


|Sha


|Kamu udah tidur??


^^^Belum, maaf gue baru bales habis bersih bersih|^^^

__ADS_1


|Iya gak papa gue juga baru sampai


|Aku boleh tanya??


^^^Tanya apa??|^^^


^^^Kalau gue bisa jawab nanti gue jawab|^^^


|Kenapa kamu tinggal di hotel??


Pertanyaan yang membuat Misha mengerutkan keningnya. Tapi seketika dia paham dengan Kevin yang penasaran saat ini.


^^^Ngakak tahu gak, tapi gue paham kok|^^^


^^^Gue lagi refreshing dari kerjaan makanya milih| tinggal di hotel ini karena dekat dengan pantai^^^


|Emang tadinya kamu tinggal dimana??


^^^Ada, tempatnya gak jauh tapi gue gak bisa| cerita sama lo^^^


|Ya udah kalau kamu gak mau cerita gak papa.


|Btw, besok kamu ada acara apa??


^^^Gak ada|^^^


|Gue mau ajak kamu jalan, mau gak!


|Berdua


"Kevin mau ajak gue jalan berdua, gue kan lagi ada masalah dengan Riyan. Kalau tiba tiba ketemu di jalan gue bisa apa apalagi gue mengindari dia sekarang. Masa iya gue ke ciduk jalan sama cowok lain". Gumam Misha membaca pesan dari Kevin.


^^^Sorry Vin gue gak bisa kalau rame rame sih| boleh tapi kalau berdua gue takut ada yang salah paham^^^


|Gak ada yang salah paham kok, aku jomblo 😁


"Ck gue tahu, Lo jomblo karena mau sama gue". Gumam Misha dengan percaya diri. Tapi memang benar apa yang Misha pikirkan.


^^^Bukan itu|^^^


^^^Sebenernya gue lagi ada masalah sama cowok| gue makanya gue nginep di hotel ini^^^


^^^Kalau gue jalan sama lo tiba tiba cowok gue| lihat, gue mau jelasin apa coba^^^


|Kamu punya cowok??


^^^Iya|^^^


^^^(Read)^^^


"Oi di read dong, pasti dia marah sama gue, bodo lah moga aja kevin ngertiin gue".


Misha pergi untuk cuci tangan setalah makanan itu habis. Kemungkinan dia gak akan langsung tidur jadi Misha memutuskan untuk pergi ke balkon kamar hanya untuk melihat pemandangan malam.


Bisa dibilang pemandangan tengah malam sih. Karena jam sudah menunjukan pukul 1 dini hari.


Tapi belum ada tanda tanda Misha akan pergi tidur.


...☀️☀️☀️☀️...


Matahari pagi sudah sedikit meninggi. Gadis kecil yang masih asik didalam selimut sedikit menggeliat.


Bukannya bangun, gadis itu malah menelusupkan wajahnya ke dalam bantal dengan selimut yang menutupi seluruh tubuhnya menghindari sinar matahari.


Semalam dia tidur mendekati pagi, masuk ke dalam kamar tanpa menutup gorden kamar. Al hasil matahari masuk tanpa izin menerangi kamar Misha.


"Emmmm, , , , ".


Lenguhan panjang terdengar dari mulut Misha dengan meregangkan seluruh otot tubuhnya dengan perlahan membuka mata untuk membiasakan matanya dengan cahaya ruangan.


"Hufh,, udah jam 9". Gumam Misha kembali membaringkan tubuhnya.


...---------------...


...TBC...

__ADS_1


...Happy Reading. .. Babay!!!...


__ADS_2