Dokter Cinta Spesialis Hati

Dokter Cinta Spesialis Hati
Dokter Cinta Spesialis Hati episode#42 "Rindu"


__ADS_3

Happy reading guys!


Masih dalam ruang VIP tempat Arya dirawat. Arshi beranjak dari duduknya sambil menutupi mulut dan hidungnya lalu masuk ke dalam kamar mandi, dia kembali merasa mual ketika mencium bau gas yang dikeluarkan oleh Arya tanpa sengaja.


Hoek...hoek...Arshi memuntahkan cairan dari mulutnya karena perutnya sudah kosong sama sekali, kepalanya kembali berdenyut sakit karena kondisi tubuhnya memang semakin menurun sejak menolong Arya tadi, ditambah perutnya yang belum terisi sejak bangun tidur dari kamar hotel, tubuhnya merosot ke lantai karena sangat lemas, pandangannya semakin gelap. Setelah itu dia sudah tidak tahu apa-apa lagi.


Hampir satu jam Arshi tidak keluar dari dalam kamar mandi, saking lamanya Rezki sangat mengkhawatirkan keadaan istrinya, sebab feelingnya mengatakan kekasih halalnya itu tidak dalam keadaan baik-baik saja. Dia mengetuk pintu kamar mandi untuk memastikan apa yang sebenarnya dilakukan wanita yang sangat dicintainya itu.


Tok...tok...tok....Bunyi pintu diketuk dari luar oleh Rezki dengan ekspresi wajah khawatir yang tidak bisa dia sembunyikannya, Arya yang terbaring di bed pasien pun ikut merasa khawatir.


"Sayang kamu ngapain aja didalam, kok lama banget?" Rezki menajamkan pendengarannya dengan menempelkan telinganya kepintu kamar mandi.


Hanya ada bunyi gemericik air yang meluber ke lantai, karena tidak ada sahutan dari istrinya Rezki langsung mendobrak pintunya, dia mendapati kekasih halalnya itu tergeletak dilantai tidak sadarkan diri. Rezki langsung menggendongnya keluar dari sana lalu membaringkannya di sofa, Arya yang melihatnya segera menjangkau interkom yang terletak didinding diatas kepalanya, lalu menghubungi petugas medis yang berjaga.


"Tolong cepat kesini ada yang pingsan!" Seru Arya dengan menahan sakit didadanya yang terluka ketika menggerakkan tubuhnya.


"Baik kami akan segera kesana!" Jawab petugas jaga lewat sambungan interkom.


Tidak lama kemudian datanglah Dokter bersama perawat dengan tergesa-gesa karena menerima panggilan darurat dari Arya.


"Siapa yang pingsan?" Tanya Dokter itu ketika indera penglihatannya hanya terfokus kepada Arya.


"Itu teman saya yang ada disofa." Tunjuk Arya dengan jari telunjuknya.


Dokter dan perawat itu lalu menolehkan kepalanya kearah sofa, disana tampak Rezki yang masih berusaha membangunkan istrinya.


"Sayang bangun Sayang." Rezki menepuk pelan pipi istrinya dengan nada suara yang sangat lembut.


Dokter dan perawat itu menghampiri Rezki dan Arshi yang terbaring di sofa.


"Permisi biar saya periksa dia dulu." Dokter wanita yang bername tag Kadek Devi itu menepuk bahu Rezki.


Rezki menolehkan kepalanya kesampingnya ketika mendengar suara orang lain yang berani menepuk bahunya, dia baru sadar sedang berada di rumah sakit.


Kenapa gak dari tadi aku panggil Dokter untuk periksa istriku," batinnya sembari menepuk jidatnya.


"Ok." Rezki menganggukkan kepalanya lalu berdiri di samping istrinya.


Dokter Kadek Devi segera memeriksa Arshi dengan teliti, setelah selesai melakukan pemerikasaan, dia menyuruh perawat untuk memasang infus di tangan arshi.


"Gimana keadaan istri saya Dokter?" Rezki mengerutkan keningnya menatap ekspresi Dokter Kadek Devi yang sulit diartikannya.


"Saya belum bisa memastikannya, lebih baik bawa dia ke poli kandungan setelah dia sadar." Jawab Dokter Kadek Devi menyarankan.


"Poli kandungan! Maksud Dokter istri saya hamil?" Rezki berusaha memastikan pendengarannya karena dia benar-benar excited.


"Semoga prediksi saya tidak salah, oleh karena itu untuk memastikannya lebih baik bawa dia ke Dokter Sp.Og." Saran Dokter Kadek Devi sembari memasukkan tangannya ke saku jas putihnya.


"Baik Dokter!" Seru Rezki seraya mengulas senyumnya." Tolong siapkan kamar VVIP untuk istri saya sekarang juga dan rekomendasikan Dokter spesial kandungan terbaik di rumah sakit ini." Pintanya sembari menggenggam tangan wanita yang sangat dicintainya itu.


Semoga kamu beneran hamil lagi Sayang, kehamilanmu akan menjadi kado terindah ulang tahunku tahun ini." Batinnya sambil mengelus-elus perut istrinya yang masih rata.


🌿🌿🌿🌿🌿


Arshi sudah di pindahkan ke kamar VVIP sesuai keinginan Rezki, karena dia tidak mau berlama-lama melihat wajah Arya yang dicurigainya menaruh hati pada istrinya. Setelah Arshi mulai terbangun dari alam bawah sadarnya, dia mengerjabkan matanya untuk menyesuaikan cahaya yang masuk ke indera penglihatannya. Rezki baru saja selesai menunaikan sholat isya, dia menyunggingkan senyumnya ketika melihat istrinya sudah siuman.


"Syukurlah kamu udah sadar Sayang!" Seru Rezki sembari berjalan menghampiri istrinya.


Rezki langsung memberikan ciuman penuh kasih sayang dikening wanita yang sangat dicintainya itu ketika berdiri di samping bed pasiennya.


"Yank kenapa aku ada di sini?" Arshi menatap sendu kearah suaminya yang berada sangat dekat dengannya.


"Habis kamu tidurnya lama banget sich, jadi terpaksa aku sewa kamar ini." Jawab Rezki sembari mencubit hidung istrinya.


"Kamu jangan becanda Yank, gak lucu! Aku tau ini kamar rumah sakit!" Ketus Arshi lalu menepis tangan suaminya yang masih memainkan hidungnya.


"Terus kamu mau kita balik ke hotel? Sedangkan kondisi kamu masih lemah kayak gini!" Rezki melipat tangannya diatas dada sembari menatap tajam kearah istrinya.


Rezki sengaja berpura-pura marah supaya istrinya tiadak memprotesnya lagi, Arshi menundukkan kepalanya tidak berani lagi bertatapan langsung dengan suaminya, untuk mengalihkan pembicaraan dia merengek dengan nada manja sebagai senjatanya.


"Yank aku laper." Ujarnya sembari mengelusi perutnya lalu menarik ujung baju suaminya.


Rezki menghela nafasnya lalu ikut mengelus perut istrinya yang diyakininya memang ada kehidupan lagi di sana.


"Kamu mau makan apa Sayang?" Tanyanya sembari menunggu istrinya yang terlihat berpikir keras dengan mengetukkan telunjuknya di dagunya.


"Aku mau makan nasi goreng spesial buatan Mamah." Jawab Arshi dengan lirihnya karena keinginannya itu jelas tidak mungkin terkabul untuk saat ini.


"Sayang bisa gak kamu minta yang lain aja? Kamu tau kan kita gak mungkin saat ini kerumah Mamah." Rezki berusaha membujuk istrinya supaya mau makan yang mudah didapatnya.


Dia berusaha sabar menghadapi keinginan istrinya yang jelas tidak mungkin langsung dikabulkannya, sebab jarak antara Bali dan Kalimantan yang cukup jauh walaupun naik pesawat sekalipun.


"Aku kangen masakan Mamah Yank, aku juga merindukan semua keluarga kita di Kalimantan, hiks... hiks..." Arshi meneteskan air matanya mengingat orangtuanya dan semua keluarganya.


Rezki langsung merengkuh tubuh istrinya kedalam pelukannya lalu menyandarkan kepalanya didada bidangnya.


"Aku juga merindukan mereka semua Sayang, tapi situasi dan kondisi yang gak memungkinkan untuk kita pulang sekarang." Rezki menciumi puncak kepala istrinya sambil membelai rambutnya.


🌿🌿🌿🌿🌿


Sementara itu di Kalimantan, Khardha tampak berdiri di balkon kamarnya, dinginnya angin malam tidak membuatnya beranjak dari sana. Dia menatap rembulan yang bersembunyi dibalik awan, ditemani kerlap-kerlip bintang yang berkedip mesra.


"Ngapain kamu disini Sayang?" Tanya Dokter Hasan sembari memeluk istrinya dari belakang.


"Aku rindu banget sama Arshi Sayang, apa kamu juga merindukannya?" Khardha mengusap tangan suaminya yang melingkar di perutnya.


"Tentu saja Sayang, aku juga sangat merindukannya." Dokter Hasan semakin mengeratkan pelukannya untuk menghangatkan suasana malam yang semakin dingin.


"Aku mau menyusul Arshi ke Bali Sayang, tapi nomer handphone nya gak bisa dihubungi." Ujar Khardha dengan suara bergetar menahan tangisnya.


"Sabar ya Sayang, yang penting sekarang anak menantu kita sudah diketahui keberadaannya, doain aja semoga mereka bisa pulang kesini secepatnya." Dokter Hasan membalikkan badan istrinya lalu merengkuhnya kedalam pelukan hangatnya.

__ADS_1


Pasangan yang tidak lagi muda itu selalu mengekspresikan rasa cinta, kasih dan sayangnya disetiap kesempatan apalagi ketika mereka berduaan.


Pengantin lama rasa baru terus itulah yang dirasakan Dokter Hasan dan Khardha.


Terutama author dan misua tentunya, hehehe.


🌿🌿🌿🌿🌿


Berbeda dengan Arsha yang merindukan calon istrinya dan Wava yang merindukan calon suaminya.


Aku sangat merindukanmu malam ini Sayang, mungkinkah kamu juga merasakan hal yang sama?" Batin mereka berdua ditempat yang berbeda dengan menatap langit yang sama.


Pernikahan mereka terpaksa ditunda sampai Arshi dan Rezki kembali ke rumah mereka yang ada di Kalimantan.


🌿🌿🌿🌿🌿


Dirumahnya Lida tidak bisa memejamkan matanya sedikitpun, entah mengapa malam ini dia sangat merindukan sosok Wavi dengan segala kekonyolannya. Diapun beranjak dari ranjangnya menuju balkon kamarnya lalu duduk dikursi yang ada disana sembari menatap langit malam yang bertabur bintang.


Vi apakah kamu juga merindukanku? Bayangan wajahmu selalu menghantuiku Vi, aku bisa gila kalau kayak gini terus." Gumamnya dalam hati.


🌿🌿🌿🌿🌿


Wavi yang termenung didalam kamarnya merasa aneh dengan dirinya sendiri.


Kenapa malam ini aku sangat merindukan Lida ya? Mungkinkah posisi Arshi dihatiku sudah terganti oleh kehadiran Lida yang selalu ada untukku? Semudah itukah aku melupakan Arshi setelah dia menikah dengan Rezki. Semoga Lida adalah wanita terbaik yang diberikan Allah untuk menjadi jodohku." Batinnya lalu beranjak menuju balkon kamarnya untuk melihat langit malam dengan berjuta bintang menghiasinya.


🌿🌿🌿🌿🌿


Malam ini kerinduan melanda hatiku yang paling dalam


Rindu ingin bertemu seseorang yang sangat aku sayang


Seandainya ada pintu kemana saja seperti dalam kartun Doraemon aku pasti akan menemuimu saat ini juga Sayang


Sayangnya jarak dan waktu memisahkan kita


Sehingga kerinduan ini belum bisa terobati walaupun makin hari semakin menjadi


Namun aku tetap bertahan dengan rasa rindu


Yang kian membelenggu hatiku ini


Tatapanmu, senyumanmu takkan pernah bisa aku lupakan Sayang


Tiada siang, tiada malam raut wajahmu selalu terbayang dalam ingatan


Kehadiranmu di dekatku sungguh menggetarkan kalbuku


Memotivasi ku untuk segera menghalalkanmu


Berjauhan denganmu membuatku selalu merindukanmu


Walaupun aku jauh dari pandangan matamu namun hatiku selalu dekat denganmu


🌿Nyanyian rindu by Evie Tamala🌿


Kutuliskan syair ini hanya untukmu


Kunyanyikan lagu ini hanya untukmu


Walau engkau jauh engkau disana


Hati rindu ingin berjumpa


Hanya gambarmu yang selalu kupandangi


Betapa besar cinta ini padamu, kasih


Kucurahkan kasih sayang hanya padamu


Bulan saja mengerti diriku


Aku ini sedang jatuh cinta padamu, sayang


Apa memang tiada kau merasa?


Atau memang tiada dirasa, getaran jiwa?


Masih terngiang merdu suaramu, kasih....


🌿Aku rindu padamu🌿by Evie Tamala


Kemanapun ada bayanganmu


Dimanapun ada bayanganmu


Disemua waktuku ada bayangmu, kekasihku


Kumenangis, menangisku karena rindu


Kubersedih, bersedih ku karena rindu


Kuberduka, duka karena rindu


Kumerana, merana ku karena rindu


Mau tidur, teringat padamu


Mau makan, teringat padamu


Mau apapun, teringat padamu, kekasihku

__ADS_1


Kemanapun ada bayanganmu


Dimanapun ada bayanganmu


Disemua waktuku ada bayangmu, kekasihku


Aku rindu....rindu.....padamu


🌿Nyanyian rindu🌿by Yelse


Kasih coba dengarkan


Kunyanyikan lagu untukmu sayang


Agar dirimu tidak kesepian


Dirimu yang kini aku tinggalkan


Jangan engkau ragukan


Walau diriku yang jauh disebrang


Kesetiaan terus aku semaikan


Kepadamu hanya aku curahkan


Untuk selamanya


Jangan kau sirami kasih


Dengan airmata mu yang bening


Tanda ketulusan cinta mu yang suci


Disana engkau menanti


Kutau dirimu kasih


Selalu merindukanku


Suatu hari pasti ku kan kembali


Selamanya bersamamu


Ku menanti impian indah ditaman rindu


Yang lama tidak bertemu


Hari-hari kulalui terus dan merindu


🌿Kerinduan🌿by Rhoma Irama feat Rita.S


Betapa hati rindu pada dirimu


Duhai kekasih ku


Segera lah kembali pada diriku


Duhai kekasihku


Aku juga rindu lincah manja sikapmu


Aku sudah rindu kasih sayang darimu


Semoga kita dapat bertemu lagi seperti dahulu


Supaya kita dapat bercinta lagi seperti dahulu


Gelisah, hati gelisah sejak kepergianmu


Tak sabar, hati tak sabar menanti kedatanganmu


Tenangkanlah hatimu jangan gelisah


Aku tahu kau menanti


Sabarkanlah hatimu sabarlah sayang


Aku segera kembali


Betapa hati rindu pada dirimu, duhai kekasihku


🌿🌿🌿🌿🌿


Berambung...


Hai teman-teman maaf ya telat up lagi maklum ibu rumah tangga dengan seabrek kesibukannya.


Kadang jadi wanita karir juga bantuin misua di toko obat kami.


Kadang jadi guru untuk anak yang belajar online dirumah.


Dan sikecil yang suka rewel juga bawel tapi comel.


Mohon maaf jadi curhat kehidupan riil aku.


Jangan lupa tinggalin jejak kalian ya melalui vote, like, komen, koin dan rate bintang lima nya, mari saling mendukung.


Hargailah setiap karya orang lain.


Tetap jaga kesehatan ya, sampai jumpa lagi di episode selanjutnya.

__ADS_1


__ADS_2