
Happy reading guys!
Setelah menghubungi Radi sahabat sekaligus sekertarisnya itu Rezki masuk kedalam mobilnya dan duduk dikursi penumpang disamping Radi. Dia terlihat tersenyum-senyum sendiri sepanjang jalan sampai masuk kedalam ruangan presdirnya, sehingga membuat Radi mengerutkan keningnya menatap heran dengan bos sekaligus sahabatnya itu.
"Heyy lo kenapa senyum-senyum sendiri sedari tadi? Cepat banget lo ngerubah mood lo sepulang dari rumah sakit tadi, emangnya habis ketemu siapa disana?" Tanya Radi sembari duduk dikursi yang ada didepan meja kerja Rezki.
"Gue habis ketemu sama calon ibu dari anak-anak gue." Jawab Rezki dengan bersandar di kursi kebesarannya.
"Yang bener lo? Kenapa gue gak tau kalau lo udah punya calon istri? Biasanya lo selalu kasih tau gue dulu sebelum menjalin hubungan sama cewek." Radi memicingkan matanya kearah Rezki yang tampak santai menanggapinya.
"Itu karena gue baru aja memantapkan hati gue untuk melamarnya langsung tadi sama orangtuanya." Jujur Rezki seraya tersenyum penuh arti.
"Apaaa!" Kaget Radi mendengar apa yang dikatakan Rezki." Kok bisa lo ngelamar cewek langsung sama ortunya tanpa persiapan terlebih dulu." Ujarnya sembari menggelengkan kepalanya.
"Hehehe itu karena dia gak mau pacaran kata nyokapnya jadi ya gue lamar aja langsung." Rezki menyunggingkan senyumnya.
"Emangnya siapa dia? Kok kayaknya lo ngebet banget sama tuh cewek? Apa gue kenal sama dia?" Cecar Radi karena sangat penasaran dengan wanita yang di incar Rezki.
"Dia seorang Dokter cantik spesialis anak yang pagi tadi datang kesini." Jawab Rezki sembari memegangi bibir dan pipinya.
Dia membayangkan firskissnya bersama Arshi yang berujung dengan cap lima jari dipipinya.
"Ohh gue ingat cewek yang berani banget nampar lo didepan semua orang tadi pagi itu ya, habis lo juga sich main templok aja tuh bibir." Radi tersenyum mengejek Rezki.
"Makanya tadi gue ke rumah sakit buat minta maaf sama dia secara langsung." Ucap Rezki penuh penyesalan.
"Ohh gue kirain lo mau check up atau jenguk orang sakit, gak taunya malah nemuin Dokter itu." Radi baru mengerti apa yang sebenarnya dilakukan Rezki dirumah sakit.
"Dia memang sakit, kakinya cedera gara-gara gue tabrak kemarin, motornya juga hilang karena gue lupa mengamankannya ketika buru-buru nolongin dia untuk membawanya ke rumah sakit." Rezki merasa sangat bersalah dengan apa yang telah terjadi kepada Arshi.
"Ceroboh banget sich lo, pantesan dia kesini mau nuntut pertanggungjawaban dari lo." Tunjuk Radi dengan pulpennya.
"Gue bakal lakuin apa aja buat nebus kesalahan gue sama dia." Tekad Rezki dengan sangat serius.
"Tapi kenapa harus jadi calon suaminya? Emangnya dia mau sama lo?" Tanya Radi meragukan keputusan sahabatnya itu.
"Karena dia wanita yang spesial buat gue. Justru karena dia nolak gue makanya gue mau menaklukkan hatinya dengan cara apapun juga. Selama ini lo sendiri kan tau gimana kaum wanita ngejar-ngejar gue, hanya dia yang gak tertarik sama sekali sama pesona gue." Rezki merasa sangat tertantang untuk mendapatkan Arshi sebagai pendamping hidupnya.
"Pantesan aja lo bilang dia spesial, ternyata dia gak kayak cewek-cewek kebanyakan, sungguh wanita yang sangat menarik." Radi manggut-manggut mengerti maksud Rezki sembari mengingat-ingat wajah cantik Arshi yang berhasil membuat sahabatnya itu jatuh cinta.
"Udah keluar sana, gue mau beresin kerjaan gue!" Bentak Rezki dengan tatapan tajamnya.
Sebab dia tidak suka Radi ikut membayangkan wajah cantik Arshi didepannya. Baginya wanita yang berhasil membuatnya jatuh cinta itu hanya untuknya tidak boleh ada orang lain yang ikut memikirkannya.
"Kurang asem lo!" Radi melemparkan pulpen kearah Rezki.
"Berani lo ya sama gue, gajih lo gue potong 50%." Teriak Rezki lalu tersenyum menatap kepergian sahabatnya itu.
๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ
Malam harinya Rezki yang sudah selesai dengan semua aktivitas kesehariannya langsung menghempaskan tubuhnya diatas ranjangnya. Bukannya segera beristirahat dia justru memainkan handphonenya untuk mengirim chat berupa lagu kepada Arshi.
__ADS_1
"Dengerin lagu ini calisku!" Ujarnya dalam pesan suara.
๐ฟDahsyat by Abiem Ngesti๐ฟ
Bukalah semua pintu asmara dihatimu
Lalu coba rasa betapa dahsyat nya cintaku
Setelah itu barulah kau tau
Seberapa besar ku punya mau
padamu,padamu, padamu, padamu
Dadaku bergetar kala ku lihat kau tersenyum
Rinduku menggumpal bila ku tak jumpa denganmu
Tapi mengapa kau diam membisu
Semakin menggebu rasa cintaku
padamu, padamu, padamu, padamu
Bukalah semua!
Cobalah, bukalah pintu dihatimu
Izinkan kumasuk dan lalu rasakan
Oh dah-syat-nya
Tak kenal makanya tak sayang
Tak sayang makanya tak cinta
Begitu pepatah lamanya
Kalau sudah kenal pasti kamu tau
Kalau sudah tau pasti kamu mau
Lalu cinta pun datang
Dadaku bergetar kala ku'lihat kau tersenyum
Rinduku menggumpal bila ku' tak jumpa denganmu
Tapi mengapa kau diam membisu
Semakin menggebu rasa cintaku
__ADS_1
Padamu, padamu, padamu, padamu
Bukalah semua!
Rinduku, cintaku, selalu menggebu
Tidurku, mimpiku, nyataku selalu ingat kamu
Kepalang rinduku cintaku padamu
Oh dah-syat-nya
Tak kenal makanya tak sayang
Tak sayang makanya tak cinta
Begitu pepatah lamanya
Kalau sudah kenal pasti kamu tau
Kalau sudah tau pasti kamu mau
Lalu cinta pun datang
๐ฟ
๐ฉ"Gimana kamu suka gak sama lirik lagunya? Lagu ini menggambarkan perasaanku padamu Dokter Kharshi Setiawan Sp. An. Dariku Rezki Aditya Pratama.
Rezki kembali mengirimkan chat kepada Arshi, namun sayangnya hanya dibaca saja oleh Arshi karena dia tidak berminat untuk meladeni orang yang sudah terlanjur dibencinya itu.
๐ฉ"Maaf jika aku lancang melamarmu tadi siang, semua itu aku lakukan karena aku benar-benar gak mau kehilanganmu. Izinin aku untuk mengenalmu lebih jauh lagi, aku akan membuktikan bahwa aku bersungguh-sungguh untuk menjadikanmu sebagai calon istriku. Selamat malam calisku semoga mimpi indah ya, emuach."
Rezki akhirnya berhenti mengirim chat kepada Arshi, karena matanya sudah tidak bisa lagi diajak kompromi, dia tertidur sambil memegangi handphonenya. Berbeda dengan Arshi sendiri yang terjaga semalaman akibat memikirkan chat yang dikirim oleh Rezki kepadanya. Dia merasakan ada getaran aneh didalam dirinya ketika mendengarkan lagu dan membaca pesan yang dikirim Rezki berulang kali.
Apa yang terjadi denganku? Masa cuma dengerin lagu dan baca chat gak penting kayak gini aja dadaku berdesir? Aku gak bisa tidur lagi jadinya, padahal pagi ini aku harus menjalankan tugasku lagi. Gumamnya dalam hatinya sembari memijat kepala yang terasa sakit akibat begadang.
Arshi segera beranjak dari tempat tidurnya menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya lalu berwudhu. Dia melaksanakan sholat sunnah tahajjud, hajat, taubat, dan di teruskan dengan mengaji membaca alquran.
Ya Allah tenangkanlah hatiku, mudahkanlah segala urusanku, berikan jalan keluar terbaik atas semua masalah yang kuhadapi, Aamiin ya robbal alamin." Doa Arshi dalam hatinya.
๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ
Arsha dikamarnya juga melakukan qiamul lailnya dia bermunajat untuk menggapai ridho Allah dalam memperjuangkan harapan dan keinginannya.
*Ya Allah jika benar dia jodohku dekatkanlah dia selalu kepadaku, namun jika bukan jauhkanlah dia dari rasa dambaku. Tuntunlah aku selalu dijalanMu agar aku bisa memberikan terbaik untuk keluargaku dan orang-orang yang ada disekitarku, aamiin ya mujibassailin.
๐ฟ*
Keesokan harinya Arshi kembali bertugas untuk memeriksa pasien anak-anaknya bersama Wava. Tiba-tiba dari belakangnya dia dikejutkan oleh seseorang, saking terkejutnya Arshi refleks menolehkan kepalanya hingga kepalanya membentur dada orang itu, mata mereka pun saling bertemu.
Bersambung...
__ADS_1
Sampai jumpa lagi di episode selanjutnya, jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya teman-teman melalui vote, like, komen, koin dan rate bintang lima nya ya.
Terimakasih, jangan lupa untuk selalu bahagia dalam menjalani hidup ini ya.