
Happy reading guys!
Setelah sampai didepan rumahnya Rezki yang masih mendekap tubuh istrinya melonggarkan pelukannya, ternyata wanita yang sangat dicintainya itu tertidur pulas karena kelelahan sehabis menangis. Dia meminta Radi untuk membantunya membukakan pintu mobil untuknya.
"Bukain pintu mobilnya bro istri gue lagi bobo cantik." Ujarnya seraya tersenyum menatap wajah istrinya yang terlihat semakin menampakkan aura kecantikannya saat hamil.
Walaupun matamu sembab dan bengkak, wajahmu juga kelihatan pucat, bagiku kamu selalu cantik Sayang." Batinnya lalu menghujani seluruh wajah istrinya dengan ciumannya.
"Kenapa gak Lo bangunin aja sich!" Kesal Radi sembari membukakan pintu mobilnya.
Dia sangat kesal melihat Rezki yang selalu menunjukkan kemesraan didepannya, Radi merasa jiwa jomblonya semakin meronta karena benar-benar iri menyaksikannya.
Huhh dasar bucin! Dalam sikon apapun selalu aja curi kesempatan buat nyium istrinya. Kapan gue juga bisa gitu ya, jadi pengin banget cepat-cepat halalin Dira." Batinnya seraya tersenyum penuh arti.
"Dia baru aja tidur sehabis menangis sepanjang jalan tadi, gue gak mau ganggu istirahatnya." Jelas Rezki sembari keluar dari mobil lalu menggendong istrinya ala bridal style.
Rezki membawa kekasih halalnya itu masuk ke dalam kamar utama mereka berdua yang ada di lantai atas, lalu membaringkan tubuh istrinyanya itu dengan sangat hati-hati di atas ranjang yang berukuran king size miliknya. Dia mengusap kepala wanita yang sangat dicintainya itu lalu mengecup keningnya, Rezki juga menarik selimut untuk menutupi tubuh istrinya. Setelah melepaskan semua pakaiannya dan memasukkan kedalam keranjang pakaian kotor, dia masuk ke kamar mandi untuk membersihkan badannya yang terasa sangat lengket sehabis menghajar Rasya habis-habisan tadi. Seusai mandi Rezki ikut merebahkan tubuhnya di samping kekasih halalnya itu lalu meletakkan tangannya dibawah kepala istrinya, kecupan mesra penuh kasih sayang kembali diberikannya dikening wanita yang sangat dicintainya itu, diapun akhirnya memejamkan matanya untuk meraih mimpi indahnya karena tidak sabar lagi untuk menjadi seorang papah muda.
🌿🌿🌿🌿🌿
Keesokan harinya setelah selesai sholat subuh berjamaah seperti biasanya Arshi mencium punggung tangan suaminya dan Rezki mencium kening istrinya dengan penuh cinta. Elusan lembut dari tangannya diperut istrinya menjadi kebiasaannya lagi setelah mengetahui kehamilan kekasih halalnya itu. Rengkuhan mesra dari lengan kekarnya menjadikan kepala wanita yang sangat dicintainya itu bersandar didada bidangnya. Semua itu membuat Arshi yang berniat mendiamkan suaminya hanya bisa memejamkan matanya tanpa mau berkata apa-apa, dia terhanyut atas perlakuan manis laki-laki yang telah berhasil merebut hatinya itu.
"Sayang apa kamu masih marah sama aku?" Rezki menciumi puncak kepala istrinya sembari menutup matanya untuk menghirup aroma wangi dari rambut kekasih halalnya itu.
Arshi tetap memilih setia dalam diamnya, dia ingin sekali mengungkapkan semua isi hatinya namun air matanya justru lebih dulu mewakilinya.
"Sampai kapan kamu mau mendiamkan aku Sayang? Bicaralah, ungkapkan semua yang ada di hatimu. Lakukan apapun yang kamu mau terhadapku, yang penting jangan pernah berhenti mencintaiku dan berniat untuk pergi dari hidupku." Lirihnya dengan mata berkaca-kaca karena sangat pilu menyaksikan langsung raut kekecewaan diwajah cantik istrinya.
Arshi mendongakkan kepalanya, matanya menatap lekat wajah sendu suaminya yang sudah tidak dihiraukannya sejak pulang dari rumah Rasya kemarin. Dia mengusap air mata kekasih halalnya itu dengan ibu jarinya lalu mengecup kelopak matanya.
"Aku juga minta maaf Yank, tapi tolong beri aku waktu untuk menenangkan diri dulu, antarkan aku kerumah Mamah dan Papah ya, aku mau menginap di sana." Ucap Arshi meminta pengertian suaminya.
"Tapi aku ikut ya Sayang, aku gak bisa tidur nyenyak kalau gak meluk kamu." Rezki menangkup wajah istrinya.
"Itu sama aja kamu gak ngizinin aku untuk sendiri Yank." Kesal Arshi dengan memajukan bibirnya.
"Jangan menggodaku dengan bibirmu ini Sayang." Rezki menahan kepala istrinya lalu memagut benda kenyal yang selalu menjadi candu untuknya itu.
Arshi memejamkan matanya berusaha menikmati setiap sentuhan lembut dari bibir suaminya yang selalu membuatnya tidak berdaya untuk terus menolaknya. Rezki semakin bersemangat untuk memberikan French kiss nya ketika istrinya akhirnya mau juga membalasnya, hingga olahraga yang biasanya dilakukannya setiap pagi sebelum berangkat ke kantor di tempat gym diruangan khusus yang ada di rumahnya, akhirnya berganti dengan senam berbagai gaya diatas tempat tidurnya.
Setelah satu jam melakukan olahraga ala mereka, keduanya akhirnya tertidur karena kelelahan. Bi Sri asisten rumah tangga mereka yang sudah menyiapkan makanan untuk sarapan majikannya itu tidak berani untuk membangunnya padahal jam sudah menunjukkan pukul sembilan pagi. Tiba-tiba Radi datang mencari Rezki untuk memberikan informasi tentang orang yang menyerang Arshi ketika berada di rumah sakit yang ada di Bali kemarin.
"Assalamualaikum!" Serunya sambil membunyikan bel pintu depan rumah.
"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh." Jawab Bi Sri lalu membukakan pintu." Mas Radi datang kesini pasti cari Tuan muda kan?" Tanyanya sembari mempersilahkan masuk.
Radi menganggukkan kepalanya seraya tersenyum melihat asisten rumah tangga berbadan besar itu, lalu mendudukkan dirinya di sofa ruang tamu.
"Mereka berdua belum keluar kamar dari tadi Mas, mungkin lagi kerja rodi bikin Tuan muda junior ." Ujar Bi Sri dengan mengulum senyumnya membayangkan masa mudanya.
Hehehe..." Bibi tau darimana? Orang kamar mereka kedap suara." Ujar Radi sembari memainkan handphonenya.
"Mas Radi nanti juga pasti tau kalau udah nikah." Sahut Bi Sri sambil berlalu pergi ke dapur untuk membuatkan minuman.
Kenapa Bi Sri malah menyindir aku sich? Nasib jomblo gini banget ya." Gumamnya dalam hati lalu menyandarkan tubuhnya disofa.
Radi mencoba menelepon ke handphone Arshi karena nomer Rezki belum bisa dihubungi.
🌿 Cuma Kamu🌿
Cuma kamu sayangku di dunia ini
Cuma kamu cintaku di dunia ini
Tanpa kamu sunyi kurasa dunia ini
Tanpa kamu hampa kurasa dunia ini
-
Cuma kamu sayangku di dunia ini
Cuma kamu cintaku di dunia ini
__ADS_1
Tiada kalimat dapat melukiskan
Betapa sayangku kepada dirimu
Tiada ibarat sebagai umpama
Betapa cintaku kepada dirimu
-
Itu dapat kurasa dari belai tanganmu
Itu dapat kurasa dari pandang matamu
Cuma kamu sayangku di dunia ini
Cuma kamu cintaku di dunia ini
Tanpa kamu sunyi kurasa dunia ini
Tanpa kamu hampa kurasa dunia ini
🌿🌿🌿🌿🌿
Nada dering dari handphone Arshi yang sengaja dirubah oleh Rezki akhirnya membangunkan pasangan suami istri yang masih bergelut dalam selimutnya itu. Rezki mengerjapkan matanya lalu menjangkau handphone kekasih halalnya itu yang diletakkan di atas nakas.
"Siapa yang nelpon Yank?" Arshi menggeliatkan tubuhnya ketika Rezki melepaskan pelukannya.
"Radi Sayang." Jawab Rezki lalu menggeser tombol warna hijau di layar handphone istrinya.
📱"Assalamualaikum, ngapain Lo gangguin kami pagi-pagi?" Rezki tidak memperhatikan jam yang ada di layar handphone istrinya itu.
📲"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Pagi darimana ini udah jam setengah sepuluh tau!" Jawab Radi dengan meninggikan intonasi suaranya.
"Apa!" Rezki terlonjak kaget tanpa sadar dia mengencangkan genggaman tangannya di dada istrinya.
Awww..."Sakit Yank!" Arshi meringis lalu menyingkirkan tangan suaminya yang selalu memainkan buah dadanya.
"Maaf Sayang aku gak sengaja." Rezki mengelus-elus dada istrinya.
Rezki meneguk salivanya melihat pemandangan yang melintas didepan matanya, pintu kamar mandinya juga lupa dikunci oleh istrinya sebab sedikit terbuka. Hingga membuatnya bisa mengintip dari balik pintu lekuk tubuh seksi kekasih halalnya itu yang berdiri di bawah shower ketika mengisi bathtub, rasanya dia ingin mengulangi kembali olahraga paginya.
📱" Lo ada perlu apa nelpon gue? Gak kerja Lo?" Tanya Rezki sembari memperhatikan siluet tubuh istrinya yang terhalang dinding kaca.
📲"Gue udah tau siapa dalang yang menyerang istri Lo di rumah sakit di Bali. Ini gue lagi kerja bantuin Tuan muda rese kayak Lo!" Kesal Radi sembari mengepalkan tangannya.
📱"Lo ada di mana sekarang?" Rezki kembali bertanya dengan santainya.
📲"Dirumah Lo! Cepat turun! Gue udah nungguin dari jam sembilan tadi." Teriak Radi karena tidak sabar ingin segera menyampaikan informasinya.
"Iya tunggu gue satu jam lagi!" Rezki langsung memutuskan sambungan telepon secara sepihak.
Sorry bro gue mau mandi plus-plus dulu." Rezki terkikik geli membayangkan wajah Radi yang pasti sangat kesal kepadanya.
Dasar bos lucknut gue disuruh nungguin dia lagi! Mending gue sikat duluan makanannya." Radi bermonolog lalu beranjak dari duduknya menuju meja makan.
Rezki meletakkan kembali handphone istrinya diatas nakas, lalu melangkahkan kakinya menuju kamar mandi menyusul wanita yang sangat dicintainya itu. Arshi sangat terkejut ketika dia sedang berendam dengan air hangat dan aromaterapi untuk merelaksasikan tubuhnya tiba-tiba Rezki ikut masuk kedalam bathtub.
"Kamu mau ngapain Yank? Jangan bilang kamu pengin lagi!" Kesalnya dengan menatap tajam ke arah suaminya itu.
"Aku juga mau berendam Sayang, sekalian mijitin kamu." Rezki memberikan alasannya seraya mengulas senyum penuh maknanya.
"Masa sich?" Arshi memicingkan matanya.
"Kalau gak percaya sini balikin badan kamu." Pinta Rezki dengan seringai mesumnya.
Arshi langsung merubah posisinya dengan membelakangi suaminya lalu menepuk pundaknya untuk dipijit. Rezki awalnya memijitnya sesuai arahan istrinya namun karena sesuatu yang ada di bawah sana tidak bisa di ajak kompromi akhirnya terjadilah apa yang selalu di inginkannya itu.
🌿🌿🌿🌿🌿
Seusai mandi pasangan suami isteri itu langsung turun ke bawah menuju meja makan karena perutnya sudah minta diisi.
"Sayang maaf ya kalau aku selalu bikin kamu kesal." Rezki memeluk istrinya dari belakang ketika Arshi membuatkan minuman untuknya.
Rezki merasa sangat bersalah karena istrinya kembali muntah-muntah setelah mandi plus-plus nya tadi sebab sangat kelelahan melayaninya hingga Arshi hampir pingsan di buatnya.
__ADS_1
"Duduklah Yank, ini green tea buat kamu." Arshi berkata dengan nada sangat lembut.
"Makasih ya Sayang, cup." Rezki mengecup pipi istrinya lalu duduk berhadapan dengannya.
Kamu memang sangat mengesalkan Yank tapi aku sangat mencintaimu." Batin Arshi sambil meminum green tea hangatnya.
Makasih ya Sayang kamu selalu bisa membuatku semakin bersemangat menjalani hari-hari ku." Gumam Rezki dalam hatinya sembari menatap istrinya sambil manyangga wajahnya dengan tangannya.
🌿🌿🌿🌿🌿
Sementara itu Radi mendengarkan lagu di handphonenya lewat headset yang sengaja dipasang di telinganya, sambil duduk di taman belakang menikmati indahnya bunga-bunga yang bermekaran.
🌿 Jangan tunggu lama-lama 🌿By Cici Paramida
Apabila engkau berjumpa
Dengan seorang dara
Yang banyak memberi harapan
Dengan sepenuh jiwa
Jangan biarkan ia menunggu
Janganlah sampai ia berlalu
Jangan fikir lama-lama
Nanti lama-lama
Dia diambil orang
Sesal dan kesal engkau nantinya
Bila bungamu dirayu orang
Ke mana engkau akan mencari
Bila sang bunga melangkah pergi
Kerna tunggu lama-lama
Nanti lama-lama
Dia diambil orang
Apabila engkau berjumpa
Dengan seorang dara
Yang terlalu banyak meminta
Tiada menimbang rasa
Jangan dimanja atau dipandang
Walaupun hanya sebelah mata
Jangan tunggu lama-lama
Nanti lama-lama
Dia makin menyiksa
🌿🌿🌿🌿🌿
Aduh lagu ini benar-benar bikin kesal aja!" Gerutunya sambil memberi makan ikan-ikan di kolam yang ada di tengah-tengah taman itu.
Bersambung....
Hai teman-teman semuanya maaf ya telat up lagi semoga kalian gak pernah bosan untuk mendukung karya receh ku ini melalui vote, like, komen, koin dan rate bintang limanya.
__ADS_1
Sampai bertemu lagi di episode selanjutnya.