Dokter Cinta Spesialis Hati

Dokter Cinta Spesialis Hati
Dokter Cinta Spesialis Hati episode#66 "Happy holiday"


__ADS_3

Happy reading guys!


Dua hari kemudian ketika jam menunjukkan pukul sembilan pagi, Arshi meminta izin kepada Dokter Bayu Sagara spesialis bedah ortopedi yang menanganinya.


"Dokter aku mau pulang hari ini bolehkan?" Arshi menatap ke arah Dokter Bayu yang sedang sibuk memeriksa kakinya yang di pasang gif.


"Mau pulang kemana Shi? Ini kan rumah kamu juga." Ujar Dokter Bayu seraya tersenyum penuh arti.



"Aku mau pulang ke rumah suamiku." Jawab Arshi seraya mengulas senyumnya.


Rezki yang berdiri di samping bed pasien istrinya tampak mengepalkan tangannya karena sangat cemburu menyaksikan keakraban yang terjalin antara Arshi dan Dokter Bayu.


"Boleh aja sich tapi kamu harus janji jangan sampai melakukan aktivitas yang berat, hingga membuat kaki dan bahumu mengalami pergeseran tulang lagi." Nasehat Dokter Bayu mengingatkan.


Dokter Bayu Sagara sebenarnya keponakan dari Dokter Reisa mamanya Rasya yang juga menyimpan perasaan lebih kepada Arshi semenjak pertama kali menanganinya. Namun dia sangat pintar menyembunyikan perasaannya, sebab dia tahu Arshi sudah ada yang punya. Dokter Bayu memilih berteman baik dengan Arshi supaya bisa selalu dekat dengannya.


Aku memang gak bisa memilikimu namun melihatmu bahagia itu sudah cukup untukku. Semoga suatu saat nanti aku bisa mendapatkan wanita sebaik dirimu." Batinnya seraya tersenyum menatap wajah cantik Arshi.


"Baik Dokter!" Arshi menganggukkan kepalanya seraya tersenyum manis.


Sesudah mendapatkan izin dari Dokter Bayu Sagara, Rezki bergegas mengajak wanita yang sangat dicintai itu pulang ke rumahnya. Setelah memarkirkan mobilnya di garasi Rezki langsung menggendong istrinya masuk ke dalam kamar utamanya, yang ada di lantai dua dengan tergesa-gesa karena sudah tidak sabar lagi melampiaskan emosinya kepada kekasih halalnya itu. Dia


sangat cemburu menyaksikan keakraban istrinya dengan Dokter Bayu ketika di rumah sakit tadi. Dengan wajah merah padam dan nafas yang memburu Rezki menghempas tubuh istrinya diranjang king size miliknya yang sangat empuk itu lalu mengukungnya.



"Berani banget kamu ya Sayang tersenyum manis dengan laki-laki lain di depanku!" Rezki menatap lekat wajah cantik istrinya dengan tatapan tajamnya.


Aku benar-benar ingin memakanmu dan melahapmu saat ini juga Sayang!" Batinnya ketika melihat bibir ranum istrinya yang selalu menjadi candu untuknya itu.


Bukannya takut Arshi justru mengulas senyum manisnya karena dia sudah hafal dengan sifat pencemburu suaminya yang sangat posesif terhadapnya.


"Yank aku cuma menghargainya sebagai Dokter yang merawat aku gak lebih kok, jadi tolong jangan salah paham ya." Jujur Arshi sambil membelai wajah tampan suaminya dengan nada sangat lembut.


Kemarahan Rezki langsung reda ketika mendengar suara istrinya yang lembut dan terdengar sangat merdu ditelinganya, namun dia tetap mempertahankan posisinya dan ekspresi wajahnya supaya bisa memberi pelajaran untuk wanita yang sangat dicintai itu.


"Aku gak mau kamu terlalu akrab dengan laki-laki lain! Karena itu kamu harus dapat hukuman dariku." Rezki menyunggingkan senyum smirk nya untuk mengerjai istrinya.


Dia langsung menenggelamkan bibirnya ke bibir istrinya dengan lembut namun menuntut, sambil melucuti pakaian mereka berdua satu persatu tanpa melepaskan ciumannya, dengan penuh gairah dan hasrat yang sudah lama terpendam. Rezki mengeksplor setiap inci bagian tubuh kekasih halalnya itu tanpa terlewat sedikitpun juga, Arshi hanya bisa pasrah dan mengikuti kemauan suaminya dengan berusaha mengimbangi permainannya.


Sebab Rezki sudah tiga bulan tidak bisa menyalurkan hasratnya untuk bercinta dengan istrinya karena dua bulan yang lalu Arshi masih koma, setelah terbangun Arshi harus menjalani masa pemulihan selama dua minggu, dilanjutkan dengan tamu bulanan yang datang secara tiba-tiba sepuluh hari lamanya, ditambah lagi dengan dua hari yang lalu Arshi terpaksa harus opname lagi di rumah sakit keluarganya, karena insiden yang terjadi di kantor suaminya.


Padahal Rezki sengaja mengizinkan istrinya ikut ke kantor waktu itu, untuk mengulang kembali pengalaman pertama mereka berdua, ketika bercinta didalam kamar khusus yang ada dibalik lemari penyimpanan buku, piagam, piala dan berkas-berkas penting miliknya yang terdapat dalam ruangannya tersebut.


"Mau tambah lagi hukumannya Sayang?" Rezki mendekap tubuh istrinya seperti gulingnya, seraya mengulum senyum kemenangan karena berhasil melancarkan aksinya.


"Ku mohon jangan lagi Yank, aku udah lemes banget." Lirih Arshi sambil memejamkan matanya.


"Yaudah istirahatlah Sayang aku mau mandi dulu, nanti kalau udah waktunya sholat Zuhur dan makan siang aku bangunin kamu ya." Rezki mengecup kening istrinya lalu beranjak dari tempat tidurnya.


Tidak ada respon lagi dari Arshi karena dia langsung terlelap sebab benar-benar kelelahan sehabis melayani suaminya yang sangat kuat melakukan olahraga diatas ranjang. Rezki sengaja menghukum istrinya seperti itu karena dia ingin sekali membuatnya hamil kembali untuk menghilangkan rasa bersalah dalam diri wanita yang sangat dicintai itu, tanpa mengindahkan peringatan dari Dokter Murni spesialis kandungan yang menganjurkan untuk menunda kehamilan Arshi minimal enam bulan pasca keguguran. Rezki yakin bahwa hidup dan matinya seseorang ada di tangan Allah bukan ditangan manusia, dia juga mempunyai feeling yang kuat kali ini apabila istrinya hamil lagi anaknya akan lahir ke dunia dengan selamat.


🌿Flashback on 🌿


Hari pertama Arshi terbangun dari koma nya, setelah papah, mamahnya, Arsha dan Wava pergi meninggalkannya berdua dengan suaminya yang sibuk menyuapinya, tiba-tiba dia teringat akan anak yang dikandungnya.


"Mana anak kita Yank? Kenapa perutku tiba-tiba kempes?" Tanya Arshi sambil meraba-raba perutnya yang dulu mulai membucit karena sudah memasuki trimester kedua.


"Allah lebih menyayanginya daripada kita Sayang." Jawab Rezki lalu merengkuh tubuh istrinya ke dalam pelukannya.


"Semuanya karena salahku Yank, karena gak bisa menjaganya dan melahirkannya." Arshi menyalahkan dirinya sendiri sambil memukuli perutnya dan mengacak-acak rambutnya karena benar-benar syok mengetahui semua yang telah terjadi padanya.


🌿Banyak istri yang merasa tidak sempurna karena belum bisa melahirkan anak untuk suaminya, namun janganlah membuatnya semakin terpuruk dengan ikut menyalahkannya sebab itu bukan kemauannya sendiri.


🌿Berdoalah, bersabarlah, tawakkal lah dan berikhtiar lah niscaya Allah akan memberikan semua yang kita butuhkan diwaktu dan disaat yang tepat.


-


"Enggak Sayang ini bukan salah kamu, ini sudah takdir dari Allah. Mungkin Allah punya rencana lain yang lebih indah tapi kita gak tau!" Rezki mengunci gerakan tangan istrinya sembari merebahkannya di atas ranjangnya.


Dengan penuh kelembutan dan kasih sayang nan tulus dia mencium bibir istrinya untuk menenangkannya hingga akhirnya Arshi sadar dan meneteskan air matanya.


Hiks...hiks...Arshi terisak hingga membuat dadanya terasa sesak, akibat tautan bibirnya yang terikat oleh sang pemilik hatinya yang selalu memikat tanpa ada jarak yang menyekat.


"Jangan menangis Sayang." Rezki melepaskan tautan bibirnya ketika merasakan nafas mereka saling memburu untuk menghirup oksigen sebanyak-banyaknya.


Dia menghapus air mata istrinya dengan ibujarinya lalu mengecup kedua mata sembabnya.


"Sepertinya Allah mau kita pacaran halal dulu Sayang, sampai kita benar-benar puas menikmati hidup berdua tanpa ada yang menggangu." Ujar Rezki seraya tersenyum penuh arti.


Dia menatap lekat wajah cantik istrinya yang masih terlihat pucat hingga tatapan keduanya saling beradu untuk memastikan bahwa kekasih halalnya itu tidak menangis lagi.


"Kok kamu sekarang tambah putih kayak beras sich Sayang? Hati-hati loh kalau jalan kaki keluar sendirian nanti di patok ayam, soalnya dikiranya makanannya." Canda Rezki sambil mengedipkan sebelah matanya untuk menggoda istrinya supaya bisa melupakan kesedihannya.


Arshi mengulum senyumnya ketika mendengar kata-kata yang diucapkan suaminya untuk menghiburnya.

__ADS_1


🌿Flashback off 🌿


Seusai mandi Rezki menghubungi Radi untuk menanyakan masalah pekerjaannya lalu mengajaknya ikut liburan akhir dan awal tahun bersama Dira sekaligus melancarkan rencananya membuat kejutan spesial untuk mereka berdua.


📲" Assalamualaikum Bro." Sapa Rezki dari balik teleponnya.


Masih dengan memakai jubah mandinya Rezki terpaku di tempatnya ketika memperhatikan posisi tidur istrinya yang kembali membangkitkan gairahnya.



Masya Allah Sayang kenapa kamu kembali menggodaku dengan posisi tidur seperti itu? Apalagi baju tidurmu yang tersingkap ke atas?" Batinnya sembari meneguk salivanya dengan susah payah.


Rezki tidak sadar padahal dia sendiri yang memakaikan baju tidur seksi dan transparan untuk istrinya sebelum masuk ke kamar mandi tadi.


📱"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh." Jawab Radi sambil meneliti hasil laporan keuangan perusahaan yang harus dikirimkannya kepada Rezki." Ada apa Tuan muda?" Tanya Radi dengan bahasa formalnya.


📲" Gimana urusan bonus akhir tahun untuk para karyawan kita, udah Lo urus semua? Gue tunggu laporan terakhir mengenai omset kita diakhir tahun ini. Jangan lupa nanti Lo ajak Dira buat ikut liburan akhir dan awal tahun bersama kita semua.


📱"Liburan bersama Dira!" Seru Radi sambil membayangkan keromantisan yang akan terjadi nantinya ketika dia bisa berduaan.


📲"Gak usah menghayal berduaan kalian belum muhrim, sebab kita semua akan berangkat dengan jumlah sepuluh orang." Ujar Rezki sembari berjalan mendekati ranjangnya untuk membangunkan istrinya.


"Ok, jam berapa kita berangkat?" Radi langsung meninggalkan pekerjaannya karena sangat antusias mendengarnya.


"Besok malam ba'da sholat isya berjamaah di mesjid dekat rumah kami." Jawab Rezki sambil menciumi wajah istrinya.


"Baiklah gue beresin semua pekerjaan dikantor hari juga, walaupun harus lembur gak papa dech gue ikhlas, yang penting bisa liburan!"Ujar Radi sambil memutar kursi yang didudukinya.


"Yaudah kalau begitu, assalamualaikum." Rezki mengakhiri panggilan suaranya.


"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh." Jawab Radi lalu berkutat kembali dengan pekerjaannya.


-


Dua hari kemudian mereka semua sudah berkumpul di rumah Rezki dan Arshi setelah menunaikan ibadah sholat isya berjamaah di mesjid.


"Gimana kalau kita bawa dua buah mobil aja? Supaya gak terlalu repot beriringan dan pasti bikin macet jalanan di musim liburan ini, kalian semua bisa menitipkan mobil kalian di garasi rumah ini." Ujar Arshi menyarankan.


"Benar banget tuh kata Arshi!" Seru Wavi seraya tersenyum penuh arti.


Rezki mendelik tajam ke arah sepupunya itu karena Wavi tiba-tiba merangkul bahu istrinya tanpa memperdulikan kehadirannya didepannya. Dengan geramnya dia menepis tangan Wavi lalu menginjak kakinya dengan kuat.


Awww...." Wavi meringis menahan sakit di kakinya.


"Makanya jangan main rangkul aja istri orang!" Kesal Lida sambil menatap tajam ke arah Wavi.


"Khilaf yang disengaja!" Ketus Rasya dengan memajukan bibirnya.


"Udah gak usah diperpanjang lagi. Kapan mau berangkat kalau kayak gini terus? Ini udah jam sembilan malam!" Arsha berdiri di depan mereka semua sambil menggandeng tangan istrinya.


"Kami berempat naik mobil Rezki." Ujar Radi sembari menatap Dira, Arshi dan Rezki.


"Ok, kalau begitu yang lainnya ikut gue." Sahut Rasya sambil berjalan menuju mobilnya.


Mereka akhirnya berangkat menuju villa tempat lokasi destinasi pariwisata yang akan dikunjunginya. Setelah menempuh perjalanan sekitar tiga jam setengah sampailah mereka semua di tempat tujuannya. Rezki yang sudah menghubungi penjaga villa langsung mengajak semuanya masuk ke dalam kamar masing-masing untuk beristirahat karena jam sudah menunjukkan pukul 12:30 dinihari WITA.


"Ingat ya yang belum halal jangan coba-coba untuk masuk ke dalam kamar para wanita begitu juga sebaliknya." Ujar Arsha mengingatkan.


"Siap pak ustadz!" Seru Wavi, Rasya dan Radi serempak.


Mereka semua menggunakan empat kamar yang berbeda. Kamar pertama diisi oleh Rezki dan Arshi, yang kedua Arsha dan Wava, yang ketiga Lida, Tasya dan Dira, kamar yang keempat dihuni oleh Wavi, Rasya dan Radi. Karena sangat kelelahan mereka semua langsung tertidur pulas di atas ranjang masing-masing, untunglah dijalan tadi sepuluh orang anak manusia tersebut sudah mengisi perutnya masing-masing di rumah makan yang buka 24 jam.


🌿 Libur telah tiba 🌿 By Tasya Kamila


Libur telah tiba, libur telah tiba, hore hore hore


Simpanlah tas dan bukumu, lupakan keluh kesahmu


Libur telah tiba, libur telah tiba, hatiku gembira


Libur telah tiba, libur telah tiba, hore hore hore


Simpanlah tas dan bukumu, lupakan keluh kesahmu


Libur telah tiba, libur telah tiba, hatiku gembira


...☘️☘️☘️☘️☘️...


Kebersamaan dengan orang-orang yang kita sayang tidak akan berarti apa-apa jika dibarengi dengan keegoisan


Jadilah orang yang pandai memberikan kebahagiaan kepada orang lain yang ada disekitarmu


Niscaya Allah juga akan selalu membuatmu bahagia dalam keadaan apapun juga


Salam sayang sejuta rindu dariku yang jauh disini


...☘️☘️☘️☘️☘️...

__ADS_1


🌿Dandaman Banua🌿 Rindu kampung halaman


Kamana jua aku batulak


Kemanapun aku pergi


Ingat si Nanang lawan si Galuh


Ingat laki-laki dan perempuan


Banuaku nang tarasa nyaman


Kampungku yang terasa nyaman


Tagarak hati siang wan malam


Tersentuh hati siang dan malam


Duhai garangan dandaman hati


Duhai benar-benar rindu hati


Di wayah malam dipagut sunyi


Disaat malam dipeluk sepi


Banuaku banua dagang


Kampungku halamanku berjualan


Hari tuha mambawa untung


Hari tua membawa untung


Apa habar di wayahini


Apa kabar sekarang ini


Kutup-kutupan rasa hatiku


Debar- debar rasa hatiku


Tarasa banar rasa karindangan


Terasa sekali rasa rindu


Salawas madam ka banua urang


Selama pergi ke kampung orang


Rasa tarista kalu tapisah


Rasa teringat saat terpisah


Banuaku nang basimbah intan


Kampungku yang banyak intan


Taingat jua kampung halaman


Teringat lagi kampung halaman


Pasan habar wan urang banua


Pesan kabar dan orang kampung


...☘️☘️☘️☘️☘️...


Wahai keluarga dan para sahabat ku yang jauh disana


Rasa rinduku benar-benar membelenggu jiwa dan raga


Malam ini aku tak dapat tidur


Memikirkan kalian semua


Semoga kita bisa bertegur sapa kembali setelah sekian lama terpisah jarak dan waktu


Tunggulah jika Allah mengizinkan tahun depan aku akan pulang bersama keluarga kecilku ke kampung halaman


Bersambung....


Jangan pernah bosan untuk memberikan dukungan kalian melalui vote yang banyak, like yang tiada henti, komen yang selalu membangun, koin seikhlasnya, rate bintang lima dan jadikan favorit kalian selalu ya.


Selamat liburan buat semuanya baik yang bepergian maupun di rumah aja.


Tetap jaga kesehatan ya, kapanpun dan di manapun berada.

__ADS_1


Salam sayang selalu dariku Khardha Love.


__ADS_2