
Happy reading guys!
Setelah selesai berselfi ria mereka semua kembali duduk di gazebo untuk menyantap hidangan makan siang yang baru datang di antar para pelayan resto yang ada di villa tersebut, mereka semua makan dengan lahap sambil sesekali bercanda ria untuk menggoda teman-temannya. Seusai makan mereka semua memutuskan untuk beristirahat di kamar masing-masing, karena nanti malam mereka berencana untuk berkemah sekaligus menyambut malam tahun baru bersama.
-
Semilir angin disore hari menerpa wajah tampan seorang CEO muda yang sedang memangku kepala istrinya dengan duduk lesehan diatas balkon villa tempat mereka berlibur sekarang ini, keduanya baru saja bangun tidur siang dan menunaikan sholat ashar berjamaah didalam kamarnya.
"Sayang, malam ini aku mau ngasih kejutan sama Radi dan Dira, tadi aku sudah minta pihak karyawan villa untuk mengatur semuanya. Tapi kamu juga harus bantuin aku ya." Pintanya sembari mengusap kepala istrinya dengan penuh cinta.
"Aku harus bantuin apa Yank?" Arshi mengerutkan keningnya menatap wajah tampan suaminya yang hanya berjarak beberapa centi darinya.
Rezki membisikkan rencananya di telinga istrinya lalu mengulas senyumnya, Arshi menganggukkan kepalanya tanda mengerti apa yang harus dilakukannya.
-
Dikamar sebelahnya tampak Arsha dan Wava sedang bergelut dalam selimutnya dengan deru nafas saling memburu dan suara desah lirih manjanya. Pasangan pengantin baru yang masih dalam suasana honeymoon itu sengaja memadu kasih di sore hari untuk menyalurkan hasratnya, karena malam ini mereka berdua berencana ikut berkemah di luar ruangan untuk menyambut malam tahun baru bersama teman-temannya.
-
Sementara itu di dalam kamar yang lain tampak tiga laki-laki dewasa sedang mengistirahatkan tubuhnya masing-masing, ada Rasya yang berbaring di atas ranjang, Wavi yang tengah asyik rebahan di sofa dan Radi yang tiduran di atas karpet bulu sambil memainkan handphonenya.
"Lo berdua ada rencana apa untuk menyambut malam tahun baru?" Tanya Radi memecah keheningan di antara mereka.
"Gue mau ngasih kejutan sama Lida." Jawab Wavi sambil tersenyum penuh arti.
"Lo sendiri mau ngapain?" Wavi balik bertanya kepada Radi.
"Gue bingung mau ngapain, pikiran gue ngeblank sekarang, apalagi kalau ketemu wanita pujaan hati gue." Jujur Radi sembari menelungkupkan wajahnya dibantal seperti orang yang malu-malu kucing.
Udah tuer Lo gak cocok malu-malu harimau gitu!" Batin Wavi sambil memutar bola matanya.
"Kalau Lo Sya mau ngapain malam ini?" Wavi melirik ke arah Rasya yang tengah asyik bermain game di handphonenya.
"Gue cuma mau menikmati hidup gue dulu saat ini." Jawab Rasya tanpa mengalihkan pandangannya dari handphonenya.
"Emangnya Lo gak ada rencana buat nembak Tasya? Gue perhatiin Lo cocok sama dia." Ujar Wavi sambil berjalan mendekati sepupunya itu.
"Tasya." Gumam Rasya seraya tersenyum." Liat nanti aja dech!" Ujarnya kemudian melanjutkan kembali permainan game nya.
-
Dikamar para wanita tampak ketiganya saling curhat satu sama lain sambil berbaring di atas ranjang.
"Gimana kaki Lo Ra masih sakit?" Tanya Lida memulai pembicaraan.
"Alhamdulillah udah mendingan, tadi Dokter Arsha ngasih obat anti nyeri buat gue setelah makan siang." Dira mengulas senyum tulusnya.
"Lo pacaran ya sama Radi?" Tebak Lida sembari memegangi lengan Dira.
"Enggak kok gue cuma asistennya." Dira kembali tersenyum lalu memeluk guling yang ada di sampingnya.
Dia pernah menyatakan cintanya kepadaku tapi aku masih bingung harus menjawab apa? Namun setiap kali berada dekat dengannya dadaku selalu berdebar-debar gak menentu. Apakah ini yang dinamakan cinta?" Batin Dira bertanya dalam hatinya.
-
"Lo sendiri Sya ada perasaan gak sama Rasya?" Lida berusaha menginterogasi rekan sejawatnya itu.
"Rasya!" Gumam Tasya seraya tersenyum mengingat kecanggungan yang sering terjadi diantara mereka." Gue belum ada perasaan lebih sama dia, cuma kami sering nyambung aja kalau bicara." Jujurnya sembari melirik ke arah Lida.
Gak tau nanti gimana kedepannya?" Tasya masih bingung dengan apa yang dirasakannya.
-
Malam harinya setelah menunaikan sholat isya berjamaah di musholla yang ada di lingkungan villa. Rezki membisikkan sesuatu di telinga Radi hingga membuat asisten, wakil, sahabat dan saudara angkatnya itu terpaku ditempatnya.
"Gue gak mungkin biarin Lo jomblo selamanya Bro!" Seru Rezki lalu menepuk pundak Radi dengan keras untuk menyadarkannya dari keterkejutannya.
"Tanks ya Bro, gue gak akan sia-siakan malam ini." Radi memeluk Rezki secara tiba-tiba.
"Udah gue gak suka Lo peluk-peluk, mending istri gue yang peluk gue!" Rezki mendorong tubuh Radi dengan kasar." Nanti orang kira kita pisang makan pisang." Rezki bergidik kemudian berlalu pergi menghampiri istrinya yang tengah asyik bercengkrama
dengan teman-temannya untuk mengatur apa saja yang akan mereka lakukan.
Mereka semua segera mendirikan tenda masing-masing untuk berkemah, menyalakan arang ditempat khusus untuk barbaque yang telah disiapkan karyawan villa atas permintaan Rezki sebagai pemilik tempat tersebut. Mereka semua sangat antusias untuk membakar jagung, ayam, sosis, daging, ikan dan bahan-bahan lainnya yang juga mereka minta pada chef restoran yang ada di sana. Secara bergantian sepuluh orang anak manusia itu memasaknya, lalu menyalakan api unggun untuk menghangatkan tubuh mereka ditengah dinginnya udara malam yang dikelilingi oleh pegunungan. Mereka duduk disamping pasangannya masing-masing mengelilingi api unggun, sambil bernyanyi secara bergantian di iringi petikkan gitar yang selalu dibawa Rasya setiap kali mereka berkumpul bersama bila ada acara barbaque.
🌿inikah cinta🌿By M.E
Saat kujumpa dirinya
Di suatu suasana
Terasa getaran dalam dada
Kucoba mendekatinya
Kutatap dirinya
Oh dia sungguh mempesona
Ingin daku menyapanya
Menyapa dirinya
Bercanda tawa dengan dirinya
Namun apa yang kurasa
Aku tak kuasa
Aku tak tau harus berkata apa
Inikah namanya cinta
Inikah cinta
Cinta pada jumpa pertama
Inikah rasanya cinta
Inikah cinta
Terasa bahagia saat jumpa
Dengan dirinya
Kujumpa dia berikutnya
Suasana berbeda
Getaran itu masih ada
Aku dekati dirinya
Kutatap wajahnya
Oh dia tetap mempesona
Ingin daku menyapanya
Menyapa dirinya
Bercanda tawa dengan dirinya
Namun apa yang kurasa
Aku tak kuasa
Aku tak tau harus berkata apa
Inikah namanya cinta
Inikah cinta
Cinta pada jumpa pertama
Inikah rasanya cinta
Inikah cinta
Terasa bahagia saat jumpa
Dengan dirinya
Rindu terasa
Dikala diri ini ingin jumpa
Ingin s'lalu bersama
Bersama dalam segala suasana
Inikah namanya cinta
Inikah cinta
Cinta pada jumpa pertama
Inikah rasanya cinta
__ADS_1
Inikah cinta
Terasa bahagia saat jumpa
Dengan dirinya
Inikah namanya cinta
Inikah cinta
Cinta pada jumpa pertama
Inikah rasanya cinta
Inikah cinta
Terasa bahagia saat jumpa
Dengan dirinya
Inikah namanya cinta
Inikah cinta
Cinta pada jumpa pertama
Inikah rasanya cinta
Inikah cinta
Terasa bahagia saat jumpa
Dengan dirinya
Oh dirinya
Oh dirinya
Dengan dirinya
"Gue juga mau nyanyi khusus buat orang yang gue cinta selama ini." Ujar Rezki lalu meminjam gitar Rasya." Kita duet ya Sayang." Pintanya sembari menatap wajah cantik istrinya yang duduk di sampingnya lalu memetik gitarnya.
🌿Memandangmu🌿 By Ikke Nurjanah feat Aldi Bragi
Memandangmu walau selalu
Tak Akan Pernah Beri jemu Di Hatiku
Menyapamu walau Selalu
Masih Terasa Merdu bagai diawal Jumpa
Mencari Apa Yang Aku Cari
Merangkai Rindunya Hatiku
Bulan Bawa Bintang Menari iringi Langkahku
Malam Hadir Bawa Diriku berjumpa denganmu
Dua Hati Satu Tujuan melangkah Bersama
Cinta Hadir Bawa Diriku menyentuh Indahnya
Memelukmu walau selalu
Tak Akan Pernah Sanggup aku Melepasnya
Membelaimu walau selalu
Masih terasa harum lembut di hatiku
Mencari apa yang aku cari
Merangkai rindunya hatiku
Bulan Bawa Bintang Menari iringi Langkahku
Malam Hadir Bawa Diriku berjumpa denganmu
Dua Hati Satu Tujuan melangkah Bersama
Cinta Hadir Bawa Diriku menyentuh Indahnya
Bulan Bawa Bintang Menari iringi Langkahku
Malam Hadir Bawa Diriku berjumpa denganmu
Dua Hati Satu Tujuan melangkah Bersama
Cinta Hadir Bawa Diriku menyentuh Indahnya
🌿 Sayang 🌿 By Evie Tamala dan kawan-kawan
Yang, malam ini aku
Bahagia hatiku
Ada bersamamu
Sayang, malam ini aku
Damai nya hatiku
Ada disisimu
Sekarang kita telah bertemu
Kita berjumpa melepas rindu
Jangan biarkan Waktu berlalu
Dengan diam dan saling membisu
Sayang malam ini aku
Damainya hatiku
Ada disisimu
Dekatlah padaku
Sambutlah tanganku
Agar engkau tau
Betapa rinduku
Jangan kau lepaskan
Genggaman tanganku
Jaga kemesraan
Diantara kita
Sayang, malam ini aku
Bahagia hatiku
Ada bersamamu
Ooh… Sayang, malam ini aku
Damai nya hatiku
Ada disisimu
Sekarang kita telah bertemu
Kita berjumpa melepas rindu
Jangan biarkan waktu berlalu
Dengan diam dan saling membisu
\=\=\= music \=\=\=
Dekatlah padaku
Sambutlah tanganku
Agar engkau engkau
Betapa rinduku
Jangan kau lepaskan
Genggaman tanganku
__ADS_1
Jaga kemesraan
Diantara kita
Dekatlah padaku
Sambutlah tanganku
Agar engkau tau
Betapa rinduku
Jangan kau lepaskan
Genggaman tanganku
Jaga kemesraan
Diantara kita
Dekatlah padaku
Sambutlah tanganku
Agar engkau tau
Betapa rinduku
Jangan kau lepaskan
Genggaman tanganku
Jaga kemesraan
Diantara kita
Dekatlah padaku
Sambutlah tanganku
Agar engkau tau
Betapa rinduku
Jangan kau lepaskan
Genggaman tanganku
Jaga kemesraan
Diantara kita
Dekatlah padaku
Sambutlah tanganku
Agar engkau tau
Betapa rinduku
Jangan kau lepaskan
Genggaman tanganku
Jaga kemesraan
Diantara kita
Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat hingga terdengar bunyi kembang api dan terompet secara bersahutan, menandakan malam pergantian tahun baru. Mereka semua ikut menyaksikan indahnya pemandangan kembang api yang dinyalakan orang-orang di sekitarnya sambil berdoa di dalam hatinya masing-masing.
🌿Semoga tahun ini lebih baik dari tahun kemarin dan semua apa kami cita-cita kan akan menjadi kenyataan. Aamiin ya rabbal alamiin.
Setelah tidak ada lagi suara kembang api yang saling bersahutan tiba-tiba saja Arshi menarik Dira keatas dataran tinggi disana untuk melihat tulisan di atas atap villa dengan lampu berwarna putih yang dibentuk sedemikian rupa.
Radi dan Rezki langsung mengikuti langkah Arshi dan Dira meninggalkan teman-temannya yang masih asyik menikmati makanannya sambil bernyanyi dengan semangat tahun baru yang penuh kebahagiaan nan terlukis jelas diwajah mereka.
Dengan penuh harap Radi bersimpuh di hadapan Dira sambil membawa kotak warna merah berbentuk love yang berisi cincin berlian yang telah disiapkan oleh Rezki dan Arshi jauh-jauh hari.
"Dira will you marry me?" Tanya Radi sembari menunggu jawaban dari wanita yang telah lama dicintainya itu.
"Maaf aku gak bisa menikah denganmu." Jawab Dira lalu melangkahkan kakinya meninggalkan tempat itu begitu saja.
Rezki, Arshi dan terutama Radi sangat terkejut dibuatnya. Harapan seorang laki-laki dewasa yang baru pertama kali jatuh cinta, dia ingin membina rumah tangga tanpa harus pacaran sebelum menikah supaya terhindar dari dosa, akhirnya pupus sudah.
Apa alasannya Dira menolakku? Apakah karena dia gak mencintaiku? Apa aku yang terlalu cepat melamarnya? Salahkah bila aku mengharapkannya menjadi ibu dari anak-anakku kelak?" Radi bertanya-tanya dalam hatinya.
Kisah cintanya layu sebelum berkembang, bagaikan layangan putus dari benangnya. Dia tampak sangat kecewa dengan reaksi Dira yang pergi begitu saja setelah mengucapkan kata maaf tanpa mengatakan alasan sebenarnya.
"Apa alasannya Dira menolak Radi ya Sayang?" Rezki mengerutkan keningnya
menatap istrinya yang berdiri di sampingnya.
"Aku juga gak tau Yank." Arshi mengangkat bahunya.
"Coba kamu tanyakan sama Dira Sayang, supaya kita bisa membuat Radi bahagia bersama wanita yang selama ini dicintainya." Pinta Rezki sembari menggenggam tangan istrinya lalu berjalan menuju ke tempat teman-temannya berada.
"Ok Yank aku pasti akan melakukan yang terbaik untuk mereka berdua, supaya gak terjadi kesalahpahaman lagi." Arshi mengulas senyumnya.
Dia berusaha memastikan semuanya akan baik-baik saja.
Jam sudah menunjukkan pukul dua dini hari mereka semua sudah mengantuk lalu masuk ke dalam tenda masing-masing.
Keesokan harinya setelah pulang dari berkemah mereka kembali ke villa namun para wanita dibuat sangat terkejut ketika memasuki kamar mereka saat melihat tulisan di atas ranjang yang terbuat dari bunga mawar merah yang dibentuk sedemikian rupa.
"Heyy kerjaan siapa ini?" Tasya bertanya kepada Dira dan Lida.
"Gue juga gak tau!" Seru Lida dan Dira secara bersamaan.
Tiba-tiba Wavi datang dengan membawa sebuket bunga lalu menyerahkan kepada Lida kemudian bersimpuh di hadapannya.
"Will you marry me Dokter Maulida Syafira?" Tanya Wavi sembari menyodorkan cincin berlian yang ada di tangannya.
"Yes of course!" Jawab Lida dengan mata berkaca-kaca karena sangat terharu dengan perlakuan manis yang diberikan Wavi kepadanya di hari pertama tahun baru ini.
Akhirnya Lo bisa romantis juga ya Vi." Batin Lida yang sudah lama menantikan semuanya.
Wavi segera menyematkan cincin berlian di jari manis Lida lalu mengecup punggung tangannya.
"Thank you very much my darling." Ucap Lida lalu menghambur ke pelukan Wavi.
"You are both my love." Wavi membalas pelukan Lida.
-
"Sosweet banget sich kalian berdua!" Seru Tasya dan Dira yang menyaksikannya.
Sementara itu Radi berdiri di depan pintu sembari memperhatikan Dira yang berpelukan dengan Tasya.
Kelihatannya kamu bahagia banget melihat Wavi dan Lida. Tapi kenapa kamu menolak lamaranku Dira?" Radi melipat kedua tangannya di atas dada sambil terus menatap lekat ke arah Dira.
Semua orang yang menyaksikan acara lamaran romantis ala Wavi untuk Lida itu ikut tersenyum bahagia melihatnya, hanya Radi yang menampakkan ekspresi datarnya.
"Yank aku mau bicara empat mata dulu sama Dira ya." Arshi meminta izin kepada suaminya.
Sebab sedari tadi dia terus memperhatikan gerak-gerik Radi ketika melihat ke arah Dira.
"Iya Sayang." Rezki menganggukkan kepalanya lalu melepaskan tautan tangannya.
Makasih ya Sayang kamu benar-benar mengerti apa yang harus kamu lakukan untuk menyelesaikan masalah ini." Batinnya sembari tersenyum penuh arti.
Arshi langsung masuk ke dalam kamar lalu meminta Dira supaya mengikutinya.
"Ikuti gue Ra, kita harus bicara!" Tegas Arshi tanpa mau dibantah.
Sebenarnya Dira merasa malas untuk mengikuti Arshi, namun karena menghormatinya sebagai istri dari Rezki Aditya Pratama CEO dari perusahaan tempat dia bekerja selama ini, Dira terpaksa melangkahkan kakinya mengikutinya.
Bersambung....
Apa alasan Dira sebenarnya menolak Radi?
Padahal dia juga merasakan getaran yang sama ketika berdekatan dengan Radi.
Ingin tahu bagaimana kelanjutan ceritanya?
Tunggu aja episode selanjutnya ya!
Selamat tahun baru ya teman-teman semuanya.
Semoga tahun ini lebih baik dari tahun kemarin.
Jangan pernah bosan untuk memberikan dukungan kalian pada karya ku ini ya.
Berikan vote, like, komen, koin, rate bintang lima dan jadikan favorit kalian selalu ya.
Salam sayang selalu dariku Khardha Love.
__ADS_1
Tetap jaga kesehatan ya kapanpun dan di manapun berada.