Hanya Sebuah Cerita

Hanya Sebuah Cerita
Thanks For Everything


__ADS_3

...Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....


...***...


Woi! Tiba-tiba Aku punya satu tambahan untuk dibahas lagi nih, supaya chapternya sekalian genap gitu jadi 120.


Ini kalau nggak mau baca nggak papa, tapi kalau baca sih malah alhamdulillah juga. Terserah kalian.


Sebenarnya ini udah Aku tulis di tanggal 13 September 2020, tapi karena ini adalah ucapan jadi Aku taruh di paling akhir, padahal yang chapter Penjelasan dan Alasan serta chapter Pertanyaan itu Aku bikin di bulan Januari dan April tahun 2021 tapi Aku taruh sebelum chapter ini. Tapi nggak papa, yang penting tetap nyambung urutannya. Awokawokawok.


Bacanya pelan-pelan aja yah, supaya lebih dimengerti. Emang cuma doi doang yang mau dimengerti, Aku juga ingin dimengerti.


1.) Allah SWT


Yang pertama, Aku mau bilang makasih sama Tuhan karena udah mengizinkan dan memberi Aku kesempatan untuk menuangkan imaginasi liar Aku ke dalam sebuah ketikan sehingga menjadi sebuah karangan yang sesuai dengan keinginan Aku. Karena, berkat Tuhan juga Aku bisa sampai seperti sekarang. Tanpa Tuhan pun, mungkin Aku nggak bisa ketemu kalian dan segala sesuatu di platform ini.


2.) Readers


Yang ke dua, Aku mau bilang makasih sama kalian para readers Aku yang tercinta, karena berkat dukungan kalian semua Aku jadi semangat untuk nulis dan publish cerita. Aku nggak nyangka banget sih sampai sekarang karena udah bisa menyelesaikan sebuah cerita sampai ending. Karena jujur, Aku kalau nulis itu nggak pernah sampai ending. Entah itu mau ending atau pertengahan, selalu engga Aku lanjutin. Menurut Aku sendiri, bisa menyelesaikan cerita sampai ending itu adalah pencapaian yang sangat luar biasa, tapi lebih luar biasa lagi kalau mendapat apresiasi baik dari platform itu sendiri atau dari readers yang setia secara langsung maupun tidak langsung, tertulis maupun yang tidak tertulis. Jadi, bagi yang sudah vote, komen, saran, maupun yang hanya baca doang Aku ucapin makasih yang sebanyak-banyaknya tak terhingga sama kalian semua.


3.) Sahabat


Yang ke tiga, Aku mau ngucapin makasih sama kedua sahabat Aku (TNA dan ANA) walaupun mereka sama sekali nggak baca cerita Aku tapi kedua orang itulah yang selalu dukung apapun keputusan Aku selagi itu tidak merugikan orang lain. Terkadang kalau Aku ada apa-apa juga larinya ke mereka (Ya gimana nggak ke mereka berdua, kalau yang tahu Aku bikin cerita ini aja cuma mereka berdua) misalnya Aku tanya cover yang bagus yang mana? Ini atau itu? Terus juga Aku tanya pendapat mereka tentang prolog epilog atau apa gitu yang Aku buat. Gimana? Ada yang kurang nggak? Bagus ngga? Ya ... pokoknya yang gitu-gitulah. Aku juga mau makasih sama kalian berdua karena kalian udah mau merahasiakan kalau Aku bikin cerita dari orang lain sampai cuma kita bertiga yang tahu dan satu orang teman Aku yang Aku kasih tahu.

__ADS_1


Bukannya apa-apa tapi Aku tuh tipe orang yang kayak kalau punya sesuatu nggak terlalu mau ngasih tahu ke orang lain dan membiarkan waktu yang menjawab. Toh, kalau udah waktunya, mereka juga tahu sendiri tanpa harus koar-koar dan ngasih tahu kayak "Woi! Gue punya cerita. Baca dong!". Mungkin, bisa dibilang Aku adalah jenis manusia yang nggak suka sama keribetan apapun itu, maunya dibikin simple aja.


4.) Teman


Yang ke empat, Aku juga mau bilang makasih sama PN karena udah mau merahasiaan hal ini dari publik. Dia adalah orang yang ngasih tahu kalau tanda baca aku tuh salah semua, amburadul, dan acak-acakan. Dia bilang kayak "Tanda baca lo amburadul." , "Benerin biar lebih rapi lagi, gue aja yang baca males dan nggak nyaman." Terus akhirnya Aku rombak lagi deh chapter dari bulan April sampai pertengahan September. Tanda baca yang salah tuh kayak setelah koma nggak ada spasi, tanda tanya atau serunya berlebihan, dan tanda titiknya malah diakhir tanda petik bukan di akhir kalimat. Kalau tulisannya pakai capslock semuakan wajar jika tanda tanya atau tanda serunya dua gitu, nah sebelum itu Aku kalau nulis kalimat tanya atau kalimat perintah minimal pakai tiga tanda seru atau tanda tanya. Nah, itu yang berlebihan dan malah bikin nggak nyaman buat yang baca.


Ini Aku udah rombak aja tanda bacanya masih amburadul, gimana nggak Aku rombak coba? Bakal gimana dan jadi apa tulisan Aku nanti, ya Tuhan? Ya ... jadi Aku berterimakasih banget sama dia sih, karena udah mengingatkan Aku supaya belajar mengetikkan imaginasi liar yang lebih baik.


*****


Sekali lagi, Aku mau ngucapin terima kasih yang sebanyak-banyaknya sama kalian para readersku yang tercinta. Makasih untuk kalian semua yang udah setia ngikutin cerita ini dari awal sampai akhir. Makasih untuk kalian yang udah menyempatkan diri sekedar untuk mampir dan ngasih dukungan kalian. Dan, makasih untuk kalian semua yang telah hadir di hidup Aku.


Harapan Aku kedepan sih semoga cerita ini semakin berkembang, semakin banyak peminatnya, semakin populer, dan semakin membekas di hati kalian sampai nggak bisa hilang. Amin.


Tapi, tolong jangan dihapus dari library kalian dulu yah, siapa tahu nanti ada info-info penting.


...***...


...Keep smile,...


...Stay save,...


...And stay healthy everyone....

__ADS_1


...***...


...Sampai jumpa di karya-karyaku selanjutnya!...


...See you next time and good bye everyone!...


...***...


...Salam sayang dari istrinya Doh Kyung-soo yang cuek, pacarnya Suga yang dingin, dan selingkuhannya Zong Chenle yang kiyawah....


...***...


...Ditulis tanggal 13 September 2020...


...Dipublish tanggal 05 Juni 2021...


...***...


...Jangan lupa tinggalkan jejak untuk menghargai karya Author, supaya Authornya juga senang dan semangat nulisnya. Nanti kalau kalian nemu ada yang copas cerita Aku atau apa tolong banget kasih tahu Aku, ya! Tapi ngasih tahunya jangan komen, langsung aja chat Aku. Thank you and happy reading....


...***...


...Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....

__ADS_1


__ADS_2